Anda di halaman 1dari 15

PENGUKURAN DENGAN MENGGUNAKAN

LUMPUR PEMBORAN

KELOMPOK 3

Jessy Jansen S 115080056


Anbier Rubby P 115080057
Negi Dian Nagoro 115080058
James H.S 115080062
Agung Puji Prayoga 115080065
Didi Irawan 115080066
Janes D.L 115080075
Dirce S.G.N 115080078
Samuel H.G.M.Y 115080079
Identifikasi Keberadaan Gas dalam
Lumpur

Salah satu tujuan dasar lumpur adalah


mencegah semburan liar pada formasi yang terisi
fluida, dengan cara tekanan hidrostatik lumpur
harus lebih besar atau sama dari tekanan formasi.
Lumpur akan bercampur dengan Cutting
dan fluida formasi (hidrokarbon), pencampuran
tersebut memberikan indikasi bahwa pemboran
pada formasi yang poros dan permeabel.
Sirkulasi Lumpur pada Operasi Pemboran
Menghilangkan Gas Dari Lumpur

Prinsip Alat Degasser Pemasangan Alat di kepala Sumur


Deteksi Dan Analisa Gas
Prinsip dasar Detektor Gas :
1. Konduktivitas termal
2. Pembakaran katalitik
3. Ionisasi
4. Penyerapan inframerah
Alat dengan detektor aliran panas dan
pembakaran katalis
detektor ionisasi
Analisa Kromatrografi
Degassing Manual Dari Lumpur
Pada pengukuran ini mempunyai keuntungan sebagai berikut:
Dapat mendeteksi konsentrasi yang sangat kecil, pada umumnya pada
hidrocarbon yang berat
Menentukan komposisi aktual dari campuran hydrocarbon
Kemungkinan dari kalibrasi pada degasser selanjutnya
Akurasi estimasi yang lebih dari saturasi gas pada lapisan
Akurasi analisa ketika mengunakan Oil base mud
Kecepatan Perpindahan Masuk Dan
Keluar

Beberapa Alasan pengukuran Perpindahan :


Untuk mengetahui beberapa sirkulasi yang hilang atau
perpindahan masuknya bisa terjadi ketika pemboran.
Memperkirakan waktu pada saat cutting dapat diambil
dan menunjukkan gas, minyak atau air pada daerah yang
diteliti
Penilaian pada penunjuk ini
Density Di dalam Dan Di luar

Maksud dari pengukuran ini adalah:


Mengkontrol akurasi dan kontinuitas dari density lumpur pada log yang
dapat dikorelasikan dengan log yang lain.
Menunjukkan adanya indikasi gas.
Untuk menentukan dan mengkontrol besarnya perbedaan waktu saat
pemboran.
Untuk kontrol lumpur selanjutnya
Temperatur Inlet dan Outlet

Inlet dan outlet pada temperatur


lumpur sekarang ini terekam secara
sistimatik oleh thermometrik dengan
plantinum atau semikonduktor.
Resistivitas Intlet dan Oulet
Resistivitas saat ini sangat mudah dan dapat diukur oleh aliran induksi.
Aliran induksi dan kotak kontrol yang mengukur konduktivitas. Walaupun
nilainya sangat mudah untuk dikonversi menjadi resistivitas yang sering
digunakan untuk interpretasi. Variasi umum pada resistivitas
mengindifikasikan adanya air. Juga dapat mendeteksi penetrasi sampai
lapisan garam.
Tekanan Inlet dan Outlet
Tekanan lumpur adalah pengukuran oleh tekanan
gas-gas pada kolom yang bekerja sampai dasar yang
menghasilkan tekanan inlet. Pengukuran tekan pada
casing adalah sangat diperlukan untuk mengontrol
semburan liar.
Floresensi Lumpur

Floresensi, ditentukan dari lumpur oleh pancaran


ultraviolet yang tinggi, sangat effektif untuk mendeteksi
tekanan dari minyak.

Floresensi dari minyak mempunyai warna putih sampai


kebiru-biruan.
Floresensi kepadatan minyak bumi berwarna kuning
kadang berwarna coklat.

Anda mungkin juga menyukai