Anda di halaman 1dari 29

Oleh :

Tim Perwakilan BPKP Provinsi


Bengkulu

Curup, 4 September 2017


PRINSIP BLUD

Efisien, efektif dan


Accrual Basic produktif

Azas Bruto
Flexible Budget

Akuntabel Transparan
Public Service Enterprising the
Oriented government
PIMPINAN DAPAT
DAPAT MELAMPAUI
NON PNS PLAFOND
DAPAT
PENGGUNAAN MELAKUKAN
LANGSUNG INVESTASI
JK
PENDEK

Kaidah Praktik Bisnis BARANG


PENETAPAN yang Sehat INVENTARIS
TARIF DAPAT
Breaking The Law DIJUAL
thd
Ketentuan Umum
Pengelolaan
PENGADAAN MELAKUKAN
BARANG/JASA Keuangan Daerah PINJAMAN

KSO DENGAN
PIHAK III REMUNERASI
PERSYARATAN PERSYARATAN PERSYARATAN
SUBSTANTIF TEKNIS ADMINISTRATIF

PERSYARATAN UNTUK MENJADI


BADAN LAYANAN UMUM DAERAH
RPJMD RSB
5 THN 5 TH
SPM
RBA STANDARD COST
RKPD
1 TH TARIP LAYANAN
1 THN

Proses
APBD

INFORMASI KEUANGAN INFORMASI KINERJA


RBA DEF

SISTIM DPA
PENATAUSAHA SPDK
KONTRAK
KEUANGAN
KINERJA

BS SISTIM
AKUNTANSI
IS
KEUANGAN
MA LAP KEU
NERACA LAPORAN
LRA
LAK DAN LO
KINERJA
CALK

t a r i
POLA TATA KELOLA
SKPD PEMDA

PERSIAPAN MENYIAPKAN
SKPD MENJADI PERSYARATAN
BLUD TEKNIS DAN ADM - MEMBENTUK
TIM PENILAI
- MENYUSUN
PEDOMAN
PENGAJUAN MENGUSULKAN BLUD PENILAIAN
MENJADI BLUD - MELAKUKAN
PENILAIAN
-PENETAPAN BLUD

PENERAPAN
RBA, PENYUSUNAN
PENERAPAN PERUBAHAN SISTEM LEGAL DRAFTING
BLUD OPERASI BLUD OPERASI BLUD
DAN
LEGAL DRAFTING
PIMPINAN DPRD
USULAN BLUD

DIREKTUR RSUD/ SYARAT SUBTANTIF 1 Bulan


KEPALA SKPD SYARAT TEKNIS
SYARAT ADMINISTRATIF
STATUS BLU BERTAHAP

GUBERNUR SYARAT SUBTANTIF


DITOLAK PROSES YA SYARAT TEKNIS
(DIBANTU
TIM PENILAI) 3 BLN
YA PEMENUHAN SEMUA
SYARAT
STATUS BLU PENUH ADMINISTRATIF MAX
3 THN
PIMPINAN SYARAT SUBTANTIF
SYARAT TEKNIS
DPRD TDK
1 Bulan SYARAT ADMINISTRATIF YA
BATAL
?

DIBERIKAN FLEKSIBILITAS POLA


PENGELOLAAN
KEUANGAN, BARANG, PIUTANG, INVESTASI,
UTANG, PENGADAAN BARANG/JASA, DAN
PERUMUSAN STANDAR, KEBIJAKAN, SISTEM &
PROSEDUR. (PENJELS. PP 23 PS 5(3))
?

DIBERIKAN FLEKSIBILITAS POLA


PENGELOLAAN
KEUANGAN, BARANG, PIUTANG, PERUMUSAN
STANDAR, KEBIJAKAN, SISTEM & PROSEDUR.
(PENJELS. PP 23 PS 5(3))
FLEKSIBILITAS YANG TIDAK DIPEROLEH :
INVESTASI, UTANG, PENGADAAN BARANG/JASA
TIM PENILAI (minimal)

KETUA MERANGKAP ANGGOTA SEKDA

SEKR. MERANGKAP ANGGOTA PPKD

ANGGOTA KA.BAPPEDA

ANGGOTA KABAWASDA

ANGGOTA TENAGA AHLI

Tim Penilai bertugas Meneliti dan menilai usulan


penetapan, Peningkatan, Penurunan, dan Pencabutan
status BLUD. Melaporkan hasilnya kepada Gubernur
sebagai dasar menerbitkan surat keputusan Gubernur.
PERSIAPAN AWAL TANGGUNGJAWAB
TRANSFORMASI SKPD:
SISTEM STRATEGIS: melakukan
PEMENUHAN
transformasi sistem
KRITERIA secara fundamental
PERSYARATAN sesuai dengan kaidah-
SUBSTANTIF, kaidah bisnis yang
TEKNIS,
DAN ADMINISTRATIF sehat

KEBERADAAN BPKP MERUPAKAN SARANA PERCEPATAN


TRANSFORMASI SISTEM PPK BLUD
BAIK DALAM PROSES PENETAPAN KRITERIA MAUPUN DALAM
PROSES
PENILAIAN PERSYARATAN PENERAPAN DAN PENILAIAN
PENERAPAN PPK BLUD
1. SATUAN PENGAWAS
INTERN (SPI) WASOP PEMIMPIN
BLU D

2. DEWAN PENGAWAS WAS STRATEGIS PEMDA


DAN KEPATUHAN PENGELOLA BLUD

3. AUDITOR EKSTERN AUDIT KEUANGAN PEMDA


PENGELOLA BLUD
PIHAK TERKAIT

4. DPRD Pengawasan
LEGISLATIF RAKYAT/
MASYARAKAT

5. TIM PENILAI Penilaian status


BUPATI
BLUD
LEGAL DRAFTING
UU No.1/2004
B

PP 23/2005 Permendagri 61/2007

Peraturan/Keputusan KDH
ttg : Peraturan/Keputusan KDH ttg :
Ps 4 Syarat Administratif Ps 42 Pengangkatan/pemberhent
Ps 5 Penetapan sbg BLUD ian Pejabat/Pegawai Non
PNS
Ps 7 Tim Penilai
Ps 43 Dewan Pengawas
Ps 8 Penetapan SPM
Ps Jenjang Nilai Pengadaan
Ps 9 Tarif Layanan
105 B/J
Ps 13 RBA/DPA
Ps Sistem Akuntansi
Peraturan/Keputusan Pimpinan BLUD ttg :
Ps 17 Kw Piutang &
Ps116 Ketentuan Pengadaan B/J
Penghpsn
101
Ps 18 Kw utang
Ps Kebijakan Penatausahaan
Ps 20 Kw Pengadaan B/J 114
Ps 36 Remunerasi Ps Kebijakan Akuntansi
Persyaratan substantif sebagaimana
dimaksud dalam Permendagri 61/2007 pasal
5& 6 terpenuhi apabila tugas pokok dan
fungsi SKPD atau Unit Kerja berkaitan dengan
bidang layanan umum yang menghasilkan
semi barang dan/atau jasa publik (quasi
public goods), pengelolaan wilayah/kawasan
tertentu dan pengelolaan dana khusus.
PELAYANAN PUBLIK

Tidak Dapat Dapat


Menjadi BLUD Menjadi BLUD
Penyedia Barang/Jasa Publik
Oleh Pemerintah yang Penyedia Barang/Jasa Publik
Semata-mata karena yang Tidak Dimonopoli
Kewenangan Oleh Pemerintah

Pelayanan KTP, Tempat Wisata


Izin Usaha, IMB, dsb Rumah Sakit
Pelayanan Pendidikan
B
1. kinerja pelayanan di bidang tugas pokok dan
fungsinya layak dikelola dan ditingkatkan
pencapaiannya atas rekomendasi Sekretaris
Daerah untuk SKPD atau kepala SKPD untuk
Unit Kerja;
2. kinerja keuangan SKPD atau Unit Kerja yang
sehat.

B
1. surat pernyataan kesanggupan untuk
meningkatkan kinerja pelayanan, keuangan,
dan manfaat bagi masyarakat;
2. Pola tata kelola
3. Rencana strategis bisnis;
4. Standar pelayanan minimal;
5. Laporan keuangan pokok; dan
6. Laporan audit terakhir atau pernyataan
bersedia untuk diaudit secara independen.

B
Dokumen dan Prinsip Tata Kelola BLUD

Transparansi

Akuntabilitas
Struktur Prosedur
organisasi kerja
Responsibilitas

Pengelompo Pengelolaan
kan fungsi sumber daya
yang logis manusia

Independensi
Indikator penilaian :
1. Adanya Kebijakan2 mengenai
organisasi dan tata laksana :
- Struktur Organisasi
- Prosedur Kerja
- Pengelompokan fungsi yang logis
- Pengelompokan SDM
2. Adanya Kebijakan tentang akuntabilitas:
- Sistem akuntabilitas berbasis kinerja
- Kebijakan keuangan
- Kebijakan pengelolaan lingkungan & limbah

B
Merupakan rencana strategis bisnis Rumah Sakit
untuk kurun waktu lima tahunan dengan mengacu
kepada RPJMD yang a.l berisi visi, misi, program
strategis, kerangka pembiayaan lima tahun, dan
pengukuran pencapaian kinerja.
Indikator penilaian :
1. Adanya pernyataan Visi dan Misi
2. Tergambarnya Program Strategis
- Kesesuaian RSB dg RPJMD
- Kesesuaian visi, misi, program dengan
pencapaian kinerja
3. Tersedianya Alat Pengukuran Pencapaian
Kinerja
- Indikator kinerja
- Target kinerja tahun berjalan
Indikator penilaian :
4. Gambaran mengenai Rencana Pencapaian 5
Tahunan
- Gambaran program 5 tahunan
- Pembiayaan 5 tahunan
- Penanggung jawab program
- Prosedur pelaksanaan program
5. Proyeksi Keuangan 5 Tahunan.
- Proyeksi arus kas
- Proyeksi neraca
- Proyeksi laporan operasional/aktivitas
- Proyeksi rasio keuangan
B
PENGERTIAN SPM

Standar Pelayanan Minimal (SPM) rumah sakit


adalah spesifikasi teknis tentang tolok ukur layanan
minimal yang diberikan oleh rumah sakit kepada
masyarakat pengguna jasa layanan.
(pelayanan manajemen rumah sakit, pelayanan medik, pelayanan
penunjang medik dan pelayanan keperawatan baik rawat inap
maupun rawat jalan).
STANDAR INPUT STANDAR PENYEDIAAN
SUMBER DAYA MINIMUM :
PROXY : STANDAR MINIMUM
ALAT, RUANGAN dan SDM

STANDAR OUTPUT STANDAR PEMANFAAT SUMBER


DAYA MINIMUM : PROXY :
STANDAR RUJUKAN RAWAT
JALAN, RAWAT INAP DAN
PENUNJANG MEDIS.

STANDAR MUTU STANDAR KUALITAS MINIMUM


PENANGANAN PENYAKIT,
PROXY : BERDASARKAN
PREDIKSI 10 PENYAKIT
TERBANYAK
Indikator penilaian :
1. SPM yang sesuai dg jenis & mutu pelayanan:
- Fokus
- Terukur
- Dapat dicapai
- Relevan dan dapat diandalkan
- Kerangka waktu
2. Kelengkapan & kesesuaian jenis & target kinerja :
- Kelengkapan jenis pelayanan sesuai
dengan SPM yang diberlakukan
3. Adanya keterkaitan antara SPM dg RSB dan
anggaran tahunan
4. Adanya pengesahan dari Kepala Daerah
Kekurangan dari penyediaan Standar
Input
(Ketersediaan ALAT, SDM dan
RUANGAN dituangkan dalam RSB
untuk digunakan dalam menyusun
RBA)
Ketersediaan Peralatan
Belanja Modal, Belanja Pemeliharaan
Ketersediaan SDM
Belanja Rekruitmen Pegawai
Ketersediaan Ruangan
Belanja Modal, Belanja Pemeliharaan
B
Indikator penilaian :
1. Laporan Realisasi Anggaran
- Laporan Realisasi anggaran sesuai
dengan SAP yang berlaku
2. Laporan Neraca
- Neraca sesuai dengan peraturan yang
berlaku pada pemerintah daerah.
3. Catatan atas Laporan Keuangan
- Catatan atas laporan keuangan dibuat
sesuai dengan pedoman yang berlaku
pada pemerintah daerah.
- Kesesuaian antara kinerja keuangan
dengan indikator yang ada di rencana
strategisnya.
B
SEKIAN

TERIMA KASIH