Anda di halaman 1dari 32

Paparan Kajian Pendirian

LEMBAGA PEMERINGKAT UMKMK

oleh
Asippindo

Yogyakarta, 18 September 2015


Pengantar
Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi (UMKMK) mempunyai
peran yang strategis dalam pembangunan ekonomi nasional.
UMKMK selain berperan positif dalam pertumbuhan ekonomi
dan penyerapan tenaga kerja juga berperan dalam
pendistribusian hasil-hasil pembangunan.
Dalam kondisi krisis ekonomi yang pernah terjadi, UMKMK
terbukti lebih tangguh dalam menghadapi, sehingga tetap
eksis dalam menggerakkan roda Perekonomian Nasional.

Oleh karenanya, Pemerintah wajib secara terus menerus


melakukan upaya pemberdayaan dan pengembangan UMKMK
sebagai pelaku ekonomi agar meningkat peranannya dalam
Pembangunan Perekonomian Nasional.
2
Arah & Tujuan Pemberdayaan
dan Pengembangan UMKMK

Terciptanya :

1. UMKMK yang entrepeneur.


2. UMKMK yang produktif.
3. UMKMK yang kreatif.

3
Kondisi saat ini

1. Jumlah unit UMKMK sangat banyak dan mendominasi


( 99% dari jumlah pelaku ekonomi di Indonesia).
2. UMKMK mempunyai potensi yang sangat besar dalam
penyerapan tenaga kerja Indonesia, sehingga dapat
mengurangi pengangguran.
3. Produk UMKMK mempunyai daya saing (competitive
advantage) yang lemah dalam pasar persaingan bebas,
khususnya dari sisi kualitas dan kontinuitas produksi.
4. Lemah dalam mengakses sumber permodalan formal
dalam upaya membersarkan skala usaha-nya.

4
Mendorong tercapainya arah &
tujuan pemberdayaan UMKMK

1. Pembentukan lembaga atau badan usaha yang


mengelola database UMKMK Nasional untuk mengukur
pemerataan & peningkatan skala usaha UMKMK serta
tingkat penyerapan tenaga kerja-nya.
2. Penyusunan suatu skema pembiayaan yang melibatkan
semua lembaga keuangan dan perusahaan penjaminan
dalam rangka peningkatan skala usaha UMKMK.
3. Pemberian pelatihan & pendampingan secara terus
menerus untuk menumbuhkan jiwa entrepeneur,
produktif dan kreatif.

5
Tindak Lanjut
1. Membentuk lembaga pemeringkat UMKMK yang dapat
segera beroperasi selambat-lambatnya tahun 2016.
2. Melanjutkan dan menyempurnakan skema pembiayaan
usaha produktif UMKMK (KUR) yang lebih menekankan
peran aktif dari perusahaan penjaminan untuk
membatasi terjadinya risiko keuangan dan bisnis bagi
lembaga keuangan penyalur.
3. Meningkatkan fungsi lembaga pemeringkat dalam
pelatihan dan pendampingan bekerjasama dengan
motivator dan pakar marketing dan keuangan (seperti
Hermawan Kartajaya dan Pricewaterhouse)

6
7
Gambaran Proses Kerja
Lembaga Pemeringkat UMKMK

1
Penyediaan
Data Profil
Hasil UMKMK
Collect 2
Data
Source Lembaga
Pemeringkat User
Data
Updating Bayar
Data Members
hip

UMKMK yang :

Entrepenuer
Produktif
Kreatif
8
Proses Kerja Collecting & Updating Data UMKMK

Source Data
Hasil Collect
Data
Lembaga
Pemeringkat Aplikasi
Permintaan
Collect Data

Website /
Form Aplikasi

*Seluruh Update Data / Data yang Kementerian Perusahaan


masuk Akan melewati Komite Rating UMKMK Teknis Perbankan Pembiayaan
terlebih dahulu

Tenaga Pelatih dan Pendamping


9
Pengguna (user) Database UMKMK

User

Perbankan Data
Profil UMKMK
Lembaga
Lembaga Aplikasi Pemeringkat
keuangan
Membership fee
Non Bank

Kementerian
Teknis

Regulator *Seluruh Data yang keluar Akan


melewati Komite Rating terlebih
dahulu

Pihak
lainnya
Action Plan Legalitas pendirian Lembaga Pemeringkat
UMKMK

Novem 2015

Septe 2015 Octob 2015 Decem 2015 Janua 2016


Action Plan Runing awal Lembaga Pemeringkat UMKMK

Febru 2016

Janua 2016 March 2016


Regulasi yang terkait dengan permodalan Lembaga Pemeringkat

Perusahaan Publik adalah Perseroan Terbatas seperti yang dimaksud dalam Pasal 1 angka 1 Ketentuan
Umum Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Perseroan mempunyai
kekayaan sendiri terpisah dari kekayaan masingmasing pemegang saham perseroan. Termasuk dalam
harta kekayaan perseroan terbatas adalah modal, yang terdiri dari:
Modal perseroan atau modal dasar, yaitu jumlah maksimum modal yang disebut dalam akta
pendirian.Ketentuan modal dasar diatur pada pasal 31-32 UU No.40 Tahun 2007. Modal dasar
perseroan terdiri atas seluruh nilai nominal saham
Modal yang disanggupkan atau ditempatkan diatur pada pasal 33 UU No. 40 Tahun 2007. Paling
sedikit 25% dari modal dasar sebagaimana dimaksud dalam pasal 32 harus ditempatkan dan
disetor penuh (Pasal 33 ayat 1).
Modal yang disetor, adalah modal yang benar-benar telah disetor oleh para pemegang saham pada
kas perseroan. Diatur pada pasal 34 UU No.40 tahun 2007. Penyetoran atas modal saham dapat
dilakukan dalam bentuk uang dan/atau dalam bentuk lainnya (Pasal 34 ayat 1). Penyetoran atas
modal saham selanjutnya diatur pada pasal 34 ayat 2 dan 3.

Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal Nomor KEP-35/PM/1996 tentang Perizinan Biro
Administrasi Efek Ketua Badan Pengawas Pasar Modal nomor 1 ayat H tentang bukti penyetoran
modal sekurang-kurangnya Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).
Regulasi yang terkait dengan permodalan perseroan terbatas dan
lembaga pemeringkat

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 40 TAHUN 2007 TENTANG


PERSEROAN TERBATAS
Modal Dasar : Rp 50.000.000
Modal Ditempatkan : Paling Sedikit 25% * Modal Dasar
Modal Disetor : Paling Sedikit 25% * Modal Dasar

KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL NOMOR KEP-


35/PM/1996 TENTANG PERIZINAN BIRO ADMINISTRASI EFEK KETUA BADAN
PENGAWAS PASAR MODAL
Bukti Modal Setor : Paling Sedikit Rp 500.000.000

14
USULAN STRUKTUR ORGANISASI
Board of
Commissioner

President
Director

Internal Audit Sekretaris Prsh

Direktur
Direktur
Keuangan dan
Operasional
Umum

Legal & Economic Quality


Micro Business
Compliance Control
Research Rating
Officer

Business
Finance & Cooperation
Development
Accounting Rating
& Marketing

Information Middle
Technology Commercial
Rating

HR & GA

Komite Rating
Produk Lembaga Pemeringkat
UMKMK

Data Profil Profil Keuangan


UMKMK UMKMK

Data series risk Pengembangan


profile Produk Lainnya
PERHITUNGAN PROYEKSI KEUANGAN

Perhitungan proyeksi perhitungan keuangan harus


menunjukkan positif impact
(sedang dalam proses penyusunan dan pengumpulan
data raw material)
HAL-HAL PENTINGA DALAM PELAKSANAAN OPERASIONAL
LEMBAGA PEMERINGKAT UMKMK

Collecting dan updating database :


Jenis data dasar yang minimal harus tersedia.
Tenaga lapangan (penyuluh) yang melakukan monitoring
dan updating data lapangan
Adanya kerjasama dengan SKPD/Perguruan Tinggi dalam
kegiatan collecting dan updating database.
Penerapan tehnologi informasi dan komunikasi
Sistem informasi dan teknologi yang diimplementasikan
harus berbasis web (cloud) agar proses entry dan updating
database dapat dilakukan dari mana saja, kapanpun dan
oleh siapa saja.
HAL-HAL PENTINGA DALAM PELAKSANAAN OPERASIONAL
LEMBAGA PEMERINGKAT UMKMK

Pemanfaatan database pemeringkatan


Adanya regulasi bahwa pemberian fasilitas pembiayaan atau
kredit hanya diberikan kepada UMKMK yang sudah mempunyai
nomor register.
Setiap UMKMK dapat memonitor progres bisnisnya masing2 dari
manapun mereka berada.
Human capital
Kerja sama dengan seluruh SKPD dan PTN-PTN akan dapat
mengurangi banyak kebutuhan tenaga SDM lapangan,
khususnya proses kegiatan entry dan updating data UMKMK.
Permodalan
Modal perusahaan berasal dari Asippindo (anggota).
Seluruh proses kerja dari sejak proses collecting data sampai
proses updating database menjadi tanggung jawab Lembaga
Pemeringkat.
Jaringan Pelayanan

ALAMAT KANTOR PUSAT


Kantor Pusat Assipindo,
Gedung Jamkrindo, Jl Angkasa B-9 Kavling 6, Kota Baru Bandar
Kemayoran Jakarta Pusat 10630 Indonesia.
Telp. (62-21)-xxx xxxx
Mail: Info@xxx.com

Unit Kerja Lokasi


1. Kantor Cabang Wilayah 1 Sumatera
2. Kantor Cabang Wilayah 2 Jawa
3. Kantor Cabang Wilayah 3 Sulawesi

20
Outline Teknis Persiapan Pendirian Lembaga Pemeringkat UMKMK

1. Tahapan Pengembangan

2. Gambaran Profile PT Lembaga Pemeringkat

3. Perhitungan Kebutuhan Modal PT Lembaga


Pemeringkat

4. Persiapan Perijinan Legalitas Usaha

5. Persiapan SDM

6. Persiapan Sarana dan Prasaran

7. Persiapan Operasional

21
1. TAHAPAN PENGEMBANGAN PT LEMBAGA PEMERINGKAT

Jangka
Tahapan Keterangan
Waktu
Pembuatan kajian pendirian Perusahaan.
Melakukan focus group discussion untuk
memperoleh masukan dari berbagai pihak.
Pendirian PT Lembaga Pemeringkat
Pendirian Perusahaan 2015-2016 merupakan Perusahaan Baru.
Persiapan Gedung Kantor Pusat Lembaga
Pemeringkat
Menjadi Lembaga Pemeringkat Untuk Usaha
yang bergerak di bidang UMKMK Nomor satu
di Indonesia bekerja sama dengan berbagai
badan dan instansi.
Melakukan kerja sama bisnis dengan Mitra-
Penetrasi Pasar
2016-2017 mitra Bank dan pengembangan Produk
dan Operasional
Pembukaan kantor cabang lembaga
pemeringkat baru

Operasinal dan Perluasan jaringan usaha melalui


2017- dst pemeringkat jaringan secara online
Ekspansi Pasar
2. GAMBARAN UMUM PROFIL PT LEMBAGA PEMERINGKAT

No Pokok Uraian Keterangan

1 Nama Perusahaan PT Pemeringkat UMKMK


2 Bentuk Badan Hukum Perseroan Terbatas
3 Domisili Kantor Pusat Gedung Jamkrindo, Jl Angkasa
4 Ruang Lingkup Bisnis Nasional

5 Modal Dasar Rp. 700.000.000.000,-

6 Komposisi Saham Asippindo


7 Pemegang Saham Asippindo
8 Modal Disetor Rp. 100.000.000.000,-
9 Bidang Usaha Pemeringkat UMKMK
10 Jaringan Layanan Seluruh Indonesia
3. Rencana Permodalan PT LEMBAGA PEMERINGKAT dan contoh bentuk pelaporan.

a. Modal Dasar Perusahaan : Rp. 700.000.000.000,-


(Tujuh ratus miliyar rupiah)
b. Komposisi Pemegang Saham : Asippindo dan
Perusahaan Lainnya
c. Modal Disetor : Rp 100.000.000.000,-
4. PERSIAPAN PERIJINAN LEGALITAS USAHA

No Legalitas Dokumen Keterangan


Izin pendirian
perusahaan PT Lembaga
1 a. Kajian pendirian AP
Pemeringkat kepada
Otoritas Jasa Keungan
b. Penetapan Modal dasar dan Bukti pelunasan Modal disetor
c. Daftar pemegang Saham dan komposisi
d. Daftar BOD, BOC, DPS berikut lulus fit and proper dari OJK
e. struktur organisasi
f. Daftar SDM yang berpengalaman dan kompeten
g. SOP-SOP
h. Rencana Kerja 3 (tiga) tahun pertama
i. Bukti kesiapan operasional: daftar aktiva tetap& inventaris,
bukti kepemilikan, penguasaan atau perjanjian sewa menyewa
gedung kantor,NPWP, TDP.
j. Beberapa surat Pernyataan
Izin Pembentukan anak
Perusahaan BUMN
2 a. Kajian pendirian AP
kepada Kementerian
BUMN
b.Penetapan Modal dasar dan Bukti pelunasan Modal disetor
c. Daftar pemegang Saham dan komposisi
d. Penetapan calon BOD, BOC, dan DPS
5. PERSIAPAN SUMBER DAYA MANUSIA UNTUK PT LEMBAGA PEMERINGKAT

A. Kualifikasi Jabatan
No Posisi/ Jabatan Usulan Kriteria Kualifikasi
Pejabat struktural 1 level dibawah direksi

a Dewan Komisaris
mantan pejabat struktural (purna Bakti) 1 level dibawah direksi
(mantan kadiv, kakanwil atau kacab)

Pejabat Eselon II (setara) dari kementrian terkait


Pejabat struktural 1 level dibawah direksi : kadiv, kakanwil atau
b Direksi kacab (setara)
Profesional dari perbankan atau lembaga keuangan lainnya

Pihak lainnya yang fokus terhadap pemeringkat UMKMK

c Kepala divisi Pejabat struktural kabag atau kasie

Profesional dari perbankan atau lembaga keuangan lainnya

d Kepala bagian kasie/staf atau penugasan Kabag

Profesional dari perbankan atau lembaga keuangan lainnya

e Staf Penugasan staf


Rekrutmen baru untuk AP Lembaga pemeringkat
B. Komposisi kebutuhan SDM Penugasan dan Rekrut
Komposisi SDM PT Lembaga Pemeringkat
Asal
Jabatan/posisi Jumlah Keterangan Kualifikasi
Induk Prsh rekrut/lainnya
Dewan komisaris
ketua dewan Komisaris
Anggota dekom 1
Anggota dekom 2
Direksi
Direktur utama
Direktur complience
Direktur rating
Kepala Divis
Kepala Divisi Complience
Kepala Divisi Rating
Kepala Divisi SDM dan Umum
Ka SPI
Kepala Bagian
Kabag Legal complience
kabag finance and accounting
kabag IT
Kabag SDM dan Umum
Kabag Bisnis research
Kabag marketing
Kabag Quality Control
Kabag micro bisnis rating
Kabag Corporation rating
Kabag middle commercial
rating
Staf
Total
D. FORMASI SDM PT LEMBAGA PEMERINGKAT

Tahun
No Posisi
2015 2016 2017 2018 2019 2020
1 Dewan Komisaris
a. Ketua 1 1 1 1 1 1
b. Anggota 2 2 2 2 2 2

2 Direksi
a. Direktur utama 1 1 1 1 1 1
b. Direktur 2 2 2 2 2 2

3 Kepala Divisi 3 3 3 3 3 3
4 Kepala Bagian 10 10 16 16 25 25
5 Staf 20 20 36 36 45 45
6 Outsourcing/ KKWT 0 0 0 0 10 20
TOTAL 39 39 61 61 79 89
6. PERSIAPAN SARANA DAN PRASARANA

Kedudukan Kantor Pusat dan jaringan Layanan


Rencana Kantor Pusat PT Lembaga Pemeringkat di gedung Jamkrindo
Rencana pembukaan kantor cabang

Belanja Modal untuk PT Pemeringkat UMKMK dalam Tahun 2015/2016


Penjajagan kerja sama dengan semua pihak terkait, seperti Pefindo,
Konsultan Marketing, Konsultan Keuangan, dan pihak lain yang
terkait.

Jaringan teknologi Informasi


Untuk Tahap awal pendirian PT Pemeringkat UMKMK akan melakukan
kontrak kerja jaringan dan aplikasi IT.
Melakukan koneksi IT antara Kanpus dengan kanca PT Lembaga
Pemeringkat IT.
7. PERSIAPAN OPERASIONAL

Draft Blanko Dokumen Pemeringkat sudah disiapkan


Draft Logo perusahaan
Brand Image Pemeringkat

SOP DAN JUKLAK

SUMBER DAYA INSANI


KESIMPULAN
Pendirian lembaga pemeringkat UMKMK perlu disegerakan
untuk mendorong percepatan pembentukan UMKMK yang
entrepenuer, produktif dan kreatif, sehingga mampu
bersaing dalam pasar persaingan bebas.
UMKMK sebagi subyek dalam setiap pelaksanaan program
pemerintah perlu didokumentasikan dalam suatu sistem
database nasional, sehingga perjalanan dan kinerja UMKMK
dapat terus dimonitoring dan ditingkatkan keberhasilannya.
Pendirian dan operasional lembaga pemeringkat UMKMK
memerlukan koordinasi tingkat tinggi (high level
management effort), khususnya dalam pembentukan awal
database dan penggunaan data UMKMK oleh lembaga
keuangan, baik lembaga keuangan maupun badan usaha
lainnya.

31
Terima Kasih