Anda di halaman 1dari 10

CONTOH KASUS

INTERVENSI KEPERAWATAN

KELOMPOK 17:
FAHMADINI ROZANA P. 162310101253
MUHAMMAD HISYAM A. 162310101257
KASUS

Hari ini tanggal 14 April seorang pasien Tn. D usia 55 tahun masuk
ke RSUD, pasien terlihat lemas, pucat, dan kesadarannya menurun. Pasien
mengeluh nyeri kepala, lemas dan sering pusing, jadi susah untuk
melakukan aktivitas secara mandiri, dan beberapa hari ini mual & tidak
nafsu makan sehingga berat badan turun sebesar 1 kg.
Keluarga pasien mengatakan bahwa pasien perokok aktif dan
meskipun sudah diingatkan tetap saja tidak mau berhenti. Keluarga pasien
menambahkan bahwa Tn. D mempunyai riwayat penyakit hipertensi tetapi
tidak rutin kontrol, dan pasien suka dengan makanan yang banyak
mengandung garam karena pasien dan keluarganya belum mengetahui
pantangan yang tidak boleh dikonsumsi oleh orang yang mengalami
penyakit tersebut.
Pada pemeriksaan tanda-tanda vital didapatkan Tekanan darah
180/100 mmHg, nadi 88x/menit, Suhu 37 C, laju napas 20x/menit, turgor
kulit jelek, kembali lebih dari 3 detik, akral dingin, tinggi pasien 160 cm, dan
berat badan 65 kg.
Pengkajian Data

Data Demografi
Identitas Pasien :
Nama : Tn. D No. RM :-
Umur : 55 tahun Pekerjaan : -
Jenis kelamin: Laki- laki Status Perkawinan: Kawin
Agama : Islam Tanggal MRS:14 April 2017
Pendidikan :- Tanggal :14 April 2017
Pengkajian Sumber Informasi : Pasien dan keluarga
Alamat :-
Pengkajian Data

Riwayat Kesehatan
Diagnosa medis: Hipertensi

Keluhan utama: Nyeri kepala, lemas dan sering


mengeluh pusing tidak nafsu makan.

Riwayat penyakit sekarang


Pasien mengeluh nyeri kepala, lemas dan sering
merasakan pusing, jadi susah untuk melakukan aktivitas
secara mandiri. Pasien beberapa hari ini tidak nafsu
makan.
Pengkajian Data

Riwayat penyakit dahulu


Pasien tidak pernah menjalani perawatan di rumah sakit
sebelumnya.
Riwayat penyakit keluarga : Hipertensi
Data penunjang : -
Pengkajian Data

Pemeriksaan Fisik
Keadaan umum : Pucat dan lemah

TTV :

TD : 160/100 mmHg
N : 88 x/menit
RR : 20 x/menit
S : 37C
TB: 160 cm, BB : 65 kg
Pengkajian Data

Pemeriksaan Per sistem


B1 (Breath) : -
B2 (Blood) : lemas, pucat, Tekanan darah 180/140
mmHg, nadi 88x/menit turgor kulit jelek, kembali
lebih dari 3 detik, akral dingin
B3 (Brain) : pusing
B4 (Bladder) : -
B5 (Bowel) : nafsu makan turun, BB turun.
B6 (Bone) : -
Analisis Data

No. Data Masalah Etiologi Paraf


1. DS: Ketidakefektifan jaringan Hipertensi, kurang
a. Keluarga pasien mengatakan bahwa perfusi perifer pengetahuan tentang faktor
pasien perokok aktif dan meskipun pemberat
sudah diingatkan tetap saja tidak
mau berhenti.
b. Keluarga pasien menambahkan
bahwa Tn. Mempunyai riwayat
penyakit hipertensi tetapi tidak rutin
kontrol, dan pasien suka dengan
makanan yang banyak mengandung
garam karena pasien dan Ns. FR
keluarganya belum mengetaui
pantangan yang tidak boleh
dikonsumsi oleh orang yang
mengalami penyakit tersebut.
DO:
a. TD: 180/100 mmHg
b. Turgor kulit jelek, kembali lebih dari 3
detik
c. Akral dingin
Analisis Data

No Data Masalah Etiologi


Paraf

2 DS: Ketidakseimbangan nutrisi kurang asupan makanan


- Pasien mengeluh nyeri kepala, kurang dari kebutuhan
lemas dan sering pusing, jadi
susah untuk melakukan aktivitas
secara mandiri, dan beberapa hari
ini mual & tidak nafsu makan
Ns. MH
sehingga berat badan turun
sebesar 1 kg.

DO:

- Pasien lemas dan pucat


3 DS: Intoleran Aktivitas Imobilitas
Pasien mengeluh nyeri kepala,
lemas dan sering pusing, jadi susah
untuk melakukan aktivitas secara
Ns. FR
mandiri, dan beberapa hari ini mual &
tidak nafsu makan sehingga berat
badan turun sebesar 1 kg.
DO:-
Diagnosa Keperawatan

Ketidakefektifan jaringan perfusi perifer b.d


Hipertensi, kurang pengetahuan tentang faktor
pemberat d.d DO,DS
Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan
b.d kurang asupan makanan d.d DO & DS
Intoleran Aktivitas b.d Imobilitas d.d DO, DS

Anda mungkin juga menyukai