Anda di halaman 1dari 34

OLEH: DERI KERMELITA, SKM.

MPH
Flora mikroba di udara bersifat
sementara dan beragam. Udara
bukanlah suatu medium tempat
mikroorganisme tumbuh, tetapi
merupakan pembawa bahan
partikulat debu dan tetesan
cairan, yang kesemuanya ini di
muati mikroba.
Metabolisme dalam tubuh makhluk hidup tidak
mungkin dapat berlangsung tanpa oksigen yang
berasal dari udara. Selain oksigen terdapat zat-zat lain
yang terkandung di udara, yaitu karbon monoksida,
karbon dioksida, formaldehid, jamur, virus, dan
sebagainya. Zat-zat tersebut jika masih berada dalam
batas-batas tertentu masih dapat dinetralisir, tetapi
jika sudah melampaui ambang batas maka proses
netralisir akan terganggu.
Jumlah dan tipe mikroorganisme
ditentukan oleh :
1. sumber pencemaran dalam lingkungan;
misalnya, dari saluran pernapasan manusia
disemprotkan melalui batuk dan bersin,
2. Keadaan atmosfer,
3. Kelembaban,
4. Cahaya matahari dan suhu;
5. Ukuran partikel yang membawa mikroorganisme itu;
6. Serta ciri-ciri mikroorganismenya terutama
kerentanannya terhadap keadaan fisik atmosfer.
Mikrooganisme
yang paling banyak berkeliaran di udara bebas adalah
1. Bakteri,
2. Jamur, dan
3. Mikroalga.
Kehadiran jasad hidup tersebut di udara, ada yang
dalam bentuk vegetatif (tubuh jasad) ataupun dalam
bentuk generatif (umumnya spora)
Kelompok microba yang paling banyak di temukan
sebagai jasad hidup yang tidak di harapkan
kehadiranya di udara, umumnya di sebut hidup di
sebut jasad kontaminan
1. Bakteri: bacillus, staphylococcus, streptococcus,
pseudomonas, sarcina, dan lain sebagainya.
2. Kapang: Aspergillus, mucor, rhizopus, penicillium,
trichoderma, dan lain-lain
3. Khamir: candida, saccharomyces, paecylomyces, dan
sebagainya banyak jenis dari cendawan
Mikrooganisme di udara dibagi menjadi 2, yaitu
mikroorganisme udara di luar ruangan dan
mikroorganisme udara di dalam ruangan. Mikroba
paling banyak ditemukan di dalam ruangan
Mikroba di Luar Ruangan
Udara luar atau outdoor air adalah udara yang
bergerak bebas di atmosfer dan jumlahnya lebih
banyak dari udara dalam suatu ruangan Budiyanto,
2001).
Mikroba di Luar Ruangan
Mikroba yang ada di udara berasal dari
1. Habitat perairan
2. Terestrial.
Mikroba di udara pada ketinggian 300-1,000 kaki atau
lebih dari permukaan bumi adalah organisme tanah
yang melekat pada fragmen daun kering, jerami, atau
partikel debu yang tertiup angin.
Mikroba yang ditemukan di udara di atas pemukiman
penduduk di bawah ketinggian 500 kaki yaitu spora
Bacillus dan Clostridium, yeast, fragmen dari
miselium, spora fungi, serbuk sari, kista protozoa,
alga, Micrococcus, dan Corynebacterium, dan lain-
lain.
Tipe-tipe bakteri cendawan yang diisolasi
dari bagian atas.
Mikroba di Dalam Ruangan
Udara dalam ruang atau indoor air adalah udara dalam
ruang gedung (rumah, sekolah, restoran, hotel, rumah
sakit, perkantoran) yang ditempati sekelompok orang
dengan tingkat kesehatan yang berbeda-beda selama
minimal satu jam.
Mikroorganisme yang tersebar di dalam ruangan
dikenal dengan istilah bioaerosol.
Tingkat pencemaran udara di dalam ruangan oleh
mikroba di pengaruhi oleh factor-faktor seperti
1. laju ventilasi
2. padatnya orang, dan
3. sifat serta taraf kegiatan orang-orang yang
menempati ruangan tersebut.
Mikroorganisme terhembuskan dalam bentuk
percikan dari hidung dan mulut selama bersin, batuk
dan bahkan bercakap-cakap. Titik-titik air yang
terhembuskan dari saluran pernapasan mempunyai
ukuran yang beragam dalam mikrometer sampai
millimeter.
Titik-titik air yang ukuranya jauh dalam kisaran
micrometer yang rendahan tinggal dalam udara
sampai beberapa lama. tetapi yang berukuran besar
segera jatuh ke lantai atau permukaan benda lain.
Debu dari permukaaan ini sebentar-bentar akan
berada dalam udara selama berlangsungnya kegiatan
dalam ruangan tersebut.
Tuberkulosis atau TBC
Tuberkulosis atau TBC adalah penyakit yang
penularannya terjadi secara langsung ketika sedang
berhadap-hadapan dengan si penderita, yaitu melalui
ludah dan dahak yang keluar dari batuk dan
hembusan nafas penderita.
Secara tidak langsung dapat juga melalui debu,
Lamanya dari terkumpulnya kuman sampai timbulnya
gejala penyakit dari yang berbulan-bulan sampi
tahunan membuat penyakit ini digolongkan penyakit
kronis.
Meningitis
Meningitis adalah peradangan yang terjadi pada
meninges, yaitu membrane atau selaput yang melapisi
otak dan syaraf tunjang.
Meningitis yang disebabkan oleh virus dapat
ditularkan melalui batuk, bersin, ciuman, sharing
makan 1 sendok, pemakaian sikat gigi bersama dan
merokok bergantian dalam satu batangnya.
Flu Burung
Avian Influenza atau flu burung adalah suatu penyakit
menular yang disebabkan oleh virus influenza H5N1.
Virus yang membawa penyakit ini terdapat pada
unggas dan dapat menyerang manusia. Penularan
virus flu burung berlangsung melalui saluran
pernapasan.
Unggas yang terinfeksi virus ini akan mengeluarkan
virus dalam jumlah besar di kotorannya. Manusia
dapat terjangkit virus ini bila kotoran unggas bervirus
ini menjadi kering, terbang bersama debu, lalu
terhirup oleh saluran napas manusia.
Pneumonia
Pneumonia atau yang dikenal dengan nama penyakit
radang paru-paru ditandai dengan gejala yang mirip
dengan penderita selesma atau radang tenggorokan
biasa, antara lain batuk, panas, napas cepat, napas
berbunyi hingga sesak napas, dan badan terasa lemas.
Penyakit ini umumnya terjadi akibat
bakteri Streptococus pneumoniae dan Hemopilus
influenzae yang berterbangan di udara terhirup masuk
ke dalam tubuh. Bakteri tersebut sering ditemukan
pada saluran pernapasan, baik pada anak-anak
maupun orang dewasa.
Pengendalian Penyakit Yang Terbawa Udara

1. Imunisasi
Dengan pemberian vaksin rubella pada anak-anak laki-
laki dan perempuan sejak dini.

2. Pengubahan kandungan jasad penyebab infeksi di udara


dengan penyaringan, sterilisasi atau pengenceran.
Penyaringan udara yang diputar ulang dengan mengalirkan
jumlah udara melalui penyaring dengan memerlukan
sistem ventilasi komplek ditambah penggunaan energi
yang besar. Teknik pengendalian di udara dengan
pengenceran dengan melakukan penggantian udara dalam
dengan udara luar secara terus-menerus.

Anda mungkin juga menyukai