Anda di halaman 1dari 10

PENYUSUNAN BASELINE

PERMUKIMAN KUMUH

DIREKTORAT PENGEMBANGAN KAWASAN PERMUKIMAN


DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
PENYUSUNAN BASELINE
PERMUKIMAN KUMUH
PENDAHULUAN

Pemerintah Indonesia melalui RPJMN III 2015-2019


telah menetapkan gerakan 100-0-100, yaitu target
pencapaian akses air minum 100%, mengurangi
kawasan kumuh hingga 0%, dan menyediakan
akses sanitasi layak 100% pada akhir tahun 2019
Perlu kolaborasi semua pihak yaitu Pemerintah
Kabupaten/Kota, masyarakat, swasta dan kelompok
peduli lain
Sebagai tahap awal yang penting dalam kolaborasi
tersebut maka perlu dilakukan Pendataan 100-0-100
sebagai data Baseline.

3
STATUS DATA BASELINE NASIONAL

Target lokasi pendataan adalah 11.067 kelurahan/desa


Data kelurahan yang telah masuk 11.062 atau 99.96%
(terdapat 5 kelurahan di Kota Surabaya yang belum
terakomodasi melalui SIM karena adanya merger/perubahan
nama kelurahan)
Jumlah pendataan tingkat RT yang telah masuk dari 11.062
Kelurahan mencakup 319.091 RT.
Jumlah kelurahan yang masuk SK Kumuh dari 11.062
Kelurahan terdapat: 2.594 Kelurahan dengan jumlah RT
28.606 yang masuk kumuh

4
PROSES PENYUSUNAN BASELINE
DAN PERHITUNGAN CAPAIAN
PENYUSUNAN BASELINE
KEGIATAN PENANGANAN PERHITUNGAN
CAPAIAN

VERIFIKASI DAN
DELINEASI KAWASAN PETA DELINEASI
KAWASAN

Survey Kampung BASELINE PETA


Sendiri (SKS) PELAKSANAAN PETA LAYANAN
KEGIATAN
DATA CAPAIAN
INFRASTRUKTUR
Peta (spasial) masalah TINGKAT
- per aspek KEKUMUHAN
infrastruktur AWAL (T0) DATA KEGIATAN HASIL CAPAIAN
INFRASTRUKTUR PENINGKATAN
(Jenis, Vol/Kapasitas KUALITAS
Data Numerik
/Koordinat)
PROFIL KUMUH

TINGKAT
Identifikasi program KEKUMUHAN
DED AKHIR (T1)
infrastruktur

TAHAP PENYUSUNAN RP2KP-KP Tahap Pelaksanaan Peningkatan Kualitas


(Pokjanis dan TAP) (Konsultan Individual)
5
KEDUDUKAN PENYUSUNAN BASELINE DALAM RP2KPKP

TAHAPAN
1 TAHAP PERSIAPAN 2 TAHAP VERIFIKASI LOKASI SERTA PERUMUSAN KONSEP DAN STRATEGI 3 TAHAP PERUMUSAN RENCANA PENANGANAN

4 TAHAP PENYUSUNAN DESAIN TEKNIS

WAKTU BULAN 1 BULAN 2 BULAN 3 BULAN 4 BULAN 5 BULAN 6

A.1.
PENYELENGGARAAN SOSIALISASI
A.4
KEGIATAN RP2KPKP A.3
FGD 1: FGD 2:
(pendekatan fasilitasi A.2 PENYEPAKATAN PROFIL HASIL PENYEPAKATAN KONSEP, A.5 A.6
KONSOLIDASI TK. VERIFIKASI DAN POLA KOLABORASI STRATEGI, POLA FGD 3:
Pemda) PROVINSI PENANGANAN PERMUKIMAN PENANGANAN SKALA KOTA, PENYEPAKATAN RENCANA AKSI,
KOLOKIUM
KUMUH DAN KAWASAN PRIORITAS PROGRAM DAN KEGIATAN

B.10 B.11 B.12


B.5 PERUMUSAN
B.1 SURVEI DAN PERUMUSAN KONSEP PENENTUAN B.13
PERSIAPAN DAN RENCANA AKSI DAN
PENGOLAHAN DAN STRATEGI KAWASAN SKENARIO PERUMUSAN MEMORANDUM
PEMANTAPAN DATA PENCEGAHAN & PRIORITAS PENTAHAPAN KETERPADUAN PROGRAM SKALA
RENCANA KERJA PERMUKIMAN PENINGKATAN PENANGANAN PENCAPAIAN 0%
KUALITAS PERMUKIMAN KOTA DAN KAWASAN
KUMUH KUMUH SKALA KOTA
PERMUKIMAN KUMUH KUMUH DAN KAWASAN

B.2 B.4 B.18


PENYUSUNAN OVERVIEW B.14 PENYUSUNAN RENCANA INVESTASI
DESAIN SURVEY KEBIJAKAN DAERAH
B.9 SURVEI DETAIL & PEMBIAYAAN KAWASAN KUMUH
DAN IDENTIFIKASI B.6 PERUMUSAN PERMUKIMAN KUMUH PRIORITAS
DAN FORMAT KEBUTUHAN PRIORITAS
PROSES PENYUSUNAN KEGIATAN KESESUAIAN
PERMUKIMAN
VERIFIKASI LOKASI DAN
PEMUTAKHIRAN PROFIL PENCEGAHAN &
PENINGKATAN
RP2KPKP EKSISTING
TERHADAP RENCANA
PERMUKIMAN KUMUH KUALITAS B.17
(Pendekatan Membangun TATA RUANG KAB/ PERMUKIMAN KUMUH B.15 PENYUSUNAN DESAIN
B.19
ANALISIS KEBUTUHAN
Sistem) B.3
KOTA
PENCEGAHAN &
TEKNIS
PENYUSUNAN PETA RINCI/ PENYUSUNAN DAFTAR
PENYIAPAN DATA PENINGKATAN KUALITAS SITEPLAN RENCANA & PENGUKURAN
PROFIL B.7 KAWASAN KUMUH PENYUSUNAN DETAIL KOMPONEN
PERMUKIMAN PENILAIAN LOKASI PRIORITAS VISUALISASI PENDUKUNG INFRASTRUKTUR
KUMUH BERDASARKAN KRITERIA, PERANCANGAN
Data kumuh INDIKATOR DAN
Data statistik PARAMETER
terkait KEKUMUHAN B.16
PERUMUSAN
KONSEP TEMATIK
B.8 & SKENARIO
DISTRIBUSI POLA PENANGANAN B.20
PERMUKIMAN PENYUSUNAN DETAILED ENGINEERING DESIGN/DED
KOLABORASI
PENANGANAN KUMUH PRIORITAS (GAMBAR KERJA, RAB, RKS)
PERMUKIMAN KUMUH

PENDAMPINGAN & C.1 C.2 C.3 C.4


PELIBATAN MASYARAKAT PENYIAPAN
KELEMBAGAAN
KOORDINASI &
SINKRONISASI DATA
KOORDINASI PERAN
MASYARAKAT DALAM
PERENCANAAN PARTISIPATIF DI KAWASAN PRIORITAS:
(Pendekatan Peningkatan MASYARAKAT DI KUMUH PENANGANAN
Pelaksanaan Community Action Plan (CAP)
Penyepakatan KOMPONEN DED
Kapasitas) TINGKAT KAB/KOTA (data primer & sekunder) PERMUKIMAN KUMUH

LAPORAN LAPORAN
PELAPORAN PENDAHULUAN ANTARA
LAPORAN
DRAFT AKHIR
LAPORAN
AKHIR

Rencana kerja yang telah disepakati; Hasil pengolahan data permukiman kumuh; Rencana aksi dan skenario pentahapan pencapaian 0% kumuh; Daftar rencana komponen infrastruktur
Pendekatan dan metodologi pelaksanaan Data hasil verifikasi lokasi (delineasi, luasan, layanan hunian dan infrastruktur) Data hasil survei lapangan kawasan permukiman prioritas; pembangunan tahap 1;
kegiatan yang telah disepakati; Hasil sinkronisasi data kumuh (primer dan sekunder); Kebutuhan pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh prioritas; Data hasil pengukuran detail komponen
Desain survey dan format kegiatan; Profil permukiman kumuh yang telah terverifikasi; Konsep tematik dan skenario pencegahan dan peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh infrastruktur pembangunan tahap 1:
Data awal profil kawasan kumuh; Daftar kawsan permukiman kumuh prioritas penanganan; prioritas; Peta rinci/siteplan;
Hasil overview dokumen perencanaan dan Daftar kebutuhan penanganan permukiman kumuh; Rencana investasi dan pembiayaan kawasan permukiman kumuh prioritas; Visualisasi pendukung perancangan
OUTPUT kebijakan daerah;
SK Kumuh, SK Pokjanis, Surat Minat, dan


Konsep dan strategi pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh;
Kawasan kumuh prioritas penanganan


Memorandum keterpaduan program pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh;
Terselenggaranya perencanaan partisipatif (pelaksanaan CAP dan penyepakatan komponen DED)
(dokumentasi drone, animasi 3D);
DED (Gambar kerja, RAB, RKS) komponen
Peta Dasar. Berita acara penyelenggaraan FGD 1 (Penyepakatan profil hasil verifikasi dan pola kolaborasi di kawasan permukiman kumuh prioritas; infrastruktur pembangunan tahap 1;
Hasil identifikasi kawasan permukiman penanganan permukiman kumuh); Berita acara FGD 3 (rencana aksi, program dan kegiatan) Dokumen lelang.
perkotaan yang tidak sesuai rencana tata Berita acara penyelenggaraan FGD 2 (Penyepakatan konsep, strategi, pola penanganan, dan
ruang kawasan prioritas)
Hasil penyiapan kelembagaan masyarakat
PERMEN PUPR NOMOR 2/PRT/M/2016 TENTANG PENINGKATAN KUALITAS PERUMAHAN KUMUH DAN PERMUKIMAN
KUMUH
(Penjabaran UU No.1/2011 (Pasal 94-104)

PENCEGAHAN DAN PENINGKATAN KUALITAS


Terhadap Perumahan Kumuh
dan Permukiman Kumuh

Ketentuan lebih lanjut dengan Peraturan Menteri

Pencegahan Terhadap Perumahan Peningkatan Kualitas Terhadap


Kriteria Perumahan Kumuh dan
Kumuh Perumahan Kumuh dan
Permukiman Kumuh
dan Permukiman Kumuh Permukiman Kumuh

1 Kriteria Bangunan
Gedung
PENGAWASAN DAN PEMBERDAYAAN 1) Penetapan Lokasi
2 Kriteria Jalan Lingkungan PENGENDALIAN MASYARAKAT
2) Pola Penanganan
3 Kriteria Penyediaan Air Perizinan Pendampingan
Minum a. Pemugaran
Standar Teknis Pelayanan Informasi
Kriteria Drainase b Peremajaan
4
Lingkungan Kelaikan Fungsi
c Pemukiman Kembali
5
Kriteria Pengelolaan Air
Limbah 3) Pengelolaan

6
Kriteria Pengelolaan
Persampahan

7
Kriteria Pengamanan
Kebakaran
Tools 7
REGULASI/LANDASAN KRITERIA
Kriteria Standar Landasan
Kondisi Bangunan - Bangunan yang memiliki Permen PU No. 24, 25 dan 26 Tahun 2007 tentang IMB, SLF dan
standar keselamatan, TABG
keandalan bangunan, dan Permen PU No. 29 Tahun 2006 Tentang Pedoman Persyaratan Teknis
memenuhi kriteria gedung Bangunan Gedung
hijau Permen PU No. 26 Tahun 2008 Tentang Persyaratan Teknis Sistem
- Standar kualitas pembangunan Proteksi Kebakaran pada Bangunan Gedung dan Lingkungan
RTH PerMen PU No 5 Tahun 2008 tentang RTH

Aksesibilitas Jalan Jalan yang memiliki standar PP No. 34 Tahun 2006 Tentang Jalan
keselamatan, keamanan, Permen PU No. 19 Tahun 2011 Persyaratan Teknis Jalan dan Kriteria
kelancaran, ekonomis, Perencanaan Teknis Jalan
kenyamanan, dan ramah SNI 03-1733-2004 Tata Cara Perencanaan Lingkungan Perumahan di
lingkungan Perkotaan
Drainase Berkurangnya genangan PP No.38 Tahun 2011 Tentang Sungai
Permen PU No. 12 Tahun 2014 Tentang Drainase Perkotaan
Drainase Berkurangnya genangan PP No.38 Tahun 2011 Tentang Sungai
Permen PU No. 12 Tahun 2014 Tentang Drainase Perkotaan
Air Limbah AL yang memenuhi standar Permen PU No.16 tahun 2008 Tentang KSNP-SPAL
kualitas, keterjangkauan dan Kepmen LH No.112 Tahun 2003 Tentang Baku Mutu Air Limbah
terputusnya kontak langsung Domestik
dengan limbah
Pengelolaan Pengelolaan Persampahan Permen PU No.21 Tahun 2008 Tentang KSNP-SPP
Persampahan yang mememnuhi standar Permen PU No.3 Tahun 2013 dan SNI terkait
nasional indonesia
Pengamanan Kebakaran Standar Penyediaan sarana Permen PU No. 25 Tahun 2008 Tentang Rencana Induk Sistem
pengamanan kebakaran Proteksi Kebakaran dan SNI terkait

8
ASPEK DAN KRITERIA
PERMUKIMAN KUMUH
ketidakteraturan dalam hal dimensi, orientasi, dan bentuk
kepadatan tinggi yang tidak sesuai dengan ketentuan dalam rencana tata ruang
Bangunan Gedung ketidaksesuaian dengan persyaratan teknis sistem struktur, pengamananpetir, penghawaan,
pencahayaan, sanitasi dan bahan bangunan

kondisi permukaan jalan yang tidak dapat dilalui kendaraan dengan aman dan nyaman
Jalan Lingkungan lebar jalan yang tidak memadai
kelengkapan jalan yang tidak memadai

ketidaktersediaan akses air minum


Penyediaan Air Minum tidak terpenuhinya kebutuhan air minum setiap individu
tidak terpenuhinya kualitas air minum sesuai standar kesehatan

ketidakmampuan mengalirkan limpasan air hujan


Drainase Lingkungan menimbulkan bau
tidak terhubung dengan sistem drainase perkotaan

ketidaktersediaan sistem pengelolaan air limbah


Pengelolaan Air Limbah ketidaktersediaan kualitas buangan sesuai standar yang berlaku
tercemarnya lingkungan sekitar

ketidaktersediaan sistem pengelolaan persampahan


Pengelolaan ketidaktersediaan sarana dan prasarana pengelolaan persampahan
Persampahan tercemarnya lingkungan sekitar oleh sampah

ketidaktersediaan sistem pengamanan secara aktif dan pasif


Pengamanan Kebakaran ketidaktersediaan pasokan air untuk pemadaman yang memadai
ketidaktersediaan akses untuk mobil pemadam kebakaran

9
TERIMA KASIH