Anda di halaman 1dari 16

TOOLS MAGANG DI PUSKESMAS & RUMAH

SAKIT

PEMBEKALAN MAGANG
FKM UPRI MAKASSAR TAHUN 2017
KEGIATAN PROMOSI KESEHATAN DI PUSKESMAS

DI TEMPAT PENDAFTARAN
Penyebaran informasi melalui media seperti poster, leaflet, selebaran yang dapat dipasang/diletakkan di depan
loket pendaftaran, Adapun jenis informasi yang disediakan, yaitu:
1. Alur pelayanan puskesmas
2. Jenis pelayanan kesehatan
3. Denah polilklinik
4. lnformasi masalah kesehatan yang menjadi isu pada saat itu
5. Peraturan kesehatan seperti dilarang merokok, dilarang meludah sembarangan, membuang sampah
pada tempatnya can lain-lain
Memberikan salam kepada pengunjung puskesmas termasuk dari kegiatan promosi karena telah terjadi
komunikasi awa] yang menimbulkan kesan yang baik dan menyejukan bagi pasienl pengunjung puskesmas
sehingga mengurangi beban yang dideri
DI POLIKLINIK
1. Konsultasi atau Konseling
2. Pemasangan poster dan media komunikasi lainnya
DI RUANG PELAYANAN KIA & KB
1. Konsultasi atau Konseling
2. Pemasangan Poster atau Leafleat
DI RUANG PERAWATAN INAP
1. Di Tempat Tidur (Penyuluhan dilakukan kepada pasien di tempat tidur dengan menggunakan
gambar dan lembar balik.
2. Penggunaan bahan Bacaan (Biblioterapi)
3. Penyuluhan Berkelompok
4. Pemamfaatan Ruang Tunggu (Pada dinding ruang tunggu dapat dipasang berbagai poster,
disediakan boks berisi selebaran atau leaflet yang boleh diambil secara gratis)
5. Pendekatan Keagamaan
DI LABORATORIUM
1. Promosi kesehatan dengan media yang bersifat swalayan (self service) sepertl poster yang dapat
dibaca atau leaflets yang dapat diambil gratis
DI KAMAR OBAT
Membangun kesadaran pasien dan pengantar tentang :
1. Manfaat obat generic dan keuntungan jika menggunakan obat generic
2. Kedisplinan dan kesabaran dalam menggunakan obat sesuai dengan petunjuk dokter
3. Pentingnya memelihara taman obat keluarga (toga)
Disamping dipasang poster dan disediakan leaflet! selebaran tentang informasi kesehatan, di
ruang ini dapat dioperasikan tape recorderl player yang menyampaikan pesan-pesan tersebut
DI TEMPAT PEMBAYARAN
1. Mengingatkan kepada pasien yang suah sembuh agar kiranya memanfaatkan kembali layanan kesehatan
DI KLINIK KHUSUS
1. Layanan konseling untuk membantu upaya pemecahan masalah yang dirujuk dari
poliklinik atau pelayanan KIA dan KB
DI HALAMAN
1. Promosi yang besifat umum misalnya pentingya melaksnakan PBHS
2. Ditunjukkan taman obat keluarga
3. Menyediakan pesan-pesan promosi kesehatan dalam bentuk poster
KEGIATAN PROMOSI KESEHATAN DI LUAR GEDUNG PUSKESMAS

Pelaksanaan promosi kesehatan di luar gedung dilakukan oleh Puskesmas


bekerja sama dengan berbagai pihak potensial lainya, dengan menerapkan
ABG ( Advokasi, Bina suasana, dan Pemberdayaan Masyarakat), yaitu :
1. Promosi Kesehatan melalui pendekatan individu
2. Promosi kesehatan melalui pendekatan kelompok (Tim Penggerak PKK,
posyandu, karang taruna, Saka Bakti Husada, majelis taklim)
3. Promosi kesehatan melalui pendekatan organisasi massa (seperti kelompok
kesenian tradisional dan sebagainya
4. Penggerakan dan pengorganisasian masyarakat
KEGIATAN KESLING DI PUSKESMAS
Tugas pemegang program adalah sebagai pelaksana pengamatan kesehatan lingkungan, pengawasan
kesehatan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka perbaikan kualitas kesehatan
lingkungan untuk dapat memelihara, melindungi dan meningkatkan cara-cara hidup bersih dan sehat.
Ada (6) upaya dasar yang dilakukan di bidang kesling
1. Penyehatan sumber air bersih (SAB)
Kegiatan upaya penyehatan air meliputi ; surveilans kualitas air, inspeksi sanitasi SAB, pemeriksaan kualitas
air, pembinaan kelompok pemakai air.
2. Penyehatan lingkungan pemukiman (Pemeriksaan Rumah)
Sarana sanitasi dasar yang dipantau meliputi jamban keluarga (jaga), saluran pembuangan air limbah (SPAL),
dan tempat pengelolaan sampah (TPS).
3. Penyehatan tempat-tempat umum (TTU)
Penyehatan tempat-tempat umum meliputi hotel dan tempat penginapan lain, pasar, kolam renang dan
pemandian umum lain, sarana ibadah, salon dan pangkas rambut, dilakukan upaya pembinaan institusi
rumah sakit dan sarana kesehatan lain, sarana pendidikan dan perkantoran
4. Penyehatan tempat pengelola makanan (TPM)
Secara umum penyehatan TPM bertujuan untuk melakukan pembinaan teknis dan pengawasan terhadap
tempat penyehatan makanan dan minuman, kesiap-siagaan dan penanggulangan KLB, keracunan,
kewaspadaan dini serta penyakit bawaan makanan
5. Pemantauan Jentik nyamuk dan PSN (pemberantasan Sarang Nyamuk)
Petugas sanitasi puskesmas melakukan pemeriksaan terhadap tempat yang mungkin menjadi
perindukan nyamuk.
6. Konsultasi kesling klinik sanitasi
Pemberian konsultasi gratis kepada masyarakat/pasien yang menderita penyakit yang berhubungan
dengan lingkungan seperti; diare, kecacingan, penyakit kulit, TB Paru, dan lainnya.
Uraian tugas pelaksana kesling :
1. Mempersiapkan pelaksanaan kegiatan kesehatan lingkungan.
2. Melakukan pengamatan kesehatan lingkungan.
3. Melakukan pengawasan kesehatan lingkungan
4. Memberdayakan masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan.
5. Membuat karya tulis/karya ilmiah di bidang kesehatan lingkungan.
6. Menterjemahkan/menyadur buku dan bahan lainnya di bidang kesehatan lingkungan
7. Membuat buku pedoman/petunjuk pelaksanaan/petunjuk teknis di bidang kesehatan lingkungan.
8. Mengembangkan teknologi tepat guna di bidang kesehatan lingkungan.
9. Mengajar/melatih yang berkaitan dengan bidang kesehatan lingkungan.
KEGIATAN GIZI DI PUSKESMAS
Kegiatan program Perbaikan Gizi Masyarakat dapat dilakukan dalam maupun di luar gedung Puskesmas.
Kegiatan Program Gizi Harian
Kegiatan program gizi yang dilakukan harian adalah
1. Peningkatan pemberian ASI Eksklusif adalah Pemberian ASI tampa makanan dan minuman lain pada
bayi berumur nol sampai dengan 6 bulan
2. Pemberian MP-ASI anak umur 6- 24 bulan adalah pemberian makanan pendamping ASI pada anak
usia 6-24 bulan dari keluarga miskin selama 90 hari.
3. Pemberian tablet besi (90 tablet) pada ibu hamil adalah pemberian tablet besi (90 tablet) selama masa
kehamilan.
4. Pemberian PMT pemulihan pada Keluarga Miskin adalah balita keluarga miskin yang ditangani di sarana
pelayanan kesehatan sesuai tatalaksana gizi di wilayah puskesmas
5. Kegiatan investigasi dan intervensi yang dilakukan setai saat jika ditemukan masalah gizi misalnya
ditemukan adanya kasus gizi buruk.
Kegiatan Program Gizi Bulanan
Kegiatan yang dilakukan bulanan adalah
1. Pemantauan Pertumbuhan Berat Badan Balita ( Penimbangan Balita)
adalah pengukuran berat badan balita untuk mengetahui pola pertumbuhan dan
perkembangan berat badan balita.
2. Kegiatan konseling gizi dalam rangka peningkatan pendidikan gizi dan Perberdayaan
Usaha Perbaikan Gizi Keluarga/Masyarakat.
3. Kegiatan yang dilakukan setiap smester ( 6 bulan sekali) adalah Pemberian
Kapsul Vitamin A (Dosis 200.000 SI) pada balita adalah pemberian kaspusl vitamin A
dosis tinggi kepada bayi dan anak balita secara periodik yaitu untuk bayi
diberikan setahun sekali pada bulan Februari dan Agustus dan untuk anak balita
enam bulan sekali dan secara serentak dalam bulan Februari dan Agustus
Kegiatan Program Gizi Tahunan
Kegiatan yang dilakukan setiap tahun ( setahun sekali adalah)
1. Pemantauan Status Gizi balita
2. Pemantaun konsumsi gizi
3. Pemantauan penggunaan garam beryodium
4. Pelaksana program Gizi di Puskesmas dilakukan oleh tenaga gizi berpendidikan D1
(Asisten Ahli Gizi) dan DIII (Ahli Madya Gizi) serta S1/D4 Gizi (Sarjana Gizi) yang khusus
dipersiapkan atau mahir dalam Usaha Perbaikan Gizi Keluarga/Masyarakat atau
sebagai tenaga profesinal di bidang gizi. Pelaksana Program Gizi dapat juga dilakukan
oleh tenaga kesehatan lain yang telah dilatih dalam pelaksanaan program gizi
puskesmas.
KEGIATAN ADMINISTRASI KEBIJAKAN KESEHATAN DI PUSKESMAS
Kegiatan Administrasi Kebiakan di Puskesmas diantaranya :
1. Penyiapan instrumen adminstrasi di setiap unit layanan di puskesmas
2. Perencanaan kegiatan
- Mikro Planing Puskesmas (Lokakarya Mini)
3. Pencatatan dan pelaporan
- SP2TP (Sistem Pencatatan Dan Pelaporan terpadu Puskesmas)
4. Manajerial puskesmas
1) Sistem Informasi Puskesmas
2) Manajemen Logistik
3) Manajemen data
KEGIATAN EPIDEMILOGI DI PUSKEMAS

Kegiatan Epidemiologi Di Puskesmas


1. surveilans epidemiologi Penyakit Menular
2. Surveilans Epidemiologi Penyakit Tidak Menular
3. Surveilans Epidemiologi Masalah Kesehatan
4. Surveilans Epidemiologi Kesehatan Matra
Kegiatan Pokok Surveilans Puskesmas
1. Pengumpulan data
2. Tabulasi dan analisis data
3. Penyebarluasan hasil dan informasi
KEGIATAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DI PUSKESMAS

Kegiatan K3 Di Puskesmas sector formal dan informal


1. Pengawasan dan pembinaan pencegahan penyakit akibat kerja
2. Kordinasi dengan manajer k3 perusahaan sector formal
3. Pembinaan dan pemeriksaan rutin resiko penyakit akibat kerja
4. Pencatatan dan pelaporan kasus-kasus kecelakaan akibat kerja
KEGIATAN KESEHATAN REPRODUKSI DI PUSKESMAS

Pelaksanaan Pelayanan Terpadu Kesehatan ReproduksI Memerlukan persiapan


yang meliputi 5 langkah penting, yaitu :
1. Sosialisasi Informasi Kesehatan Reproduksi,
2. Kajian atas Program Pelayanan yang termasuk dalam PKRE (Pelayanan Kesehatan
Reproduksi Esensial)
3. Kajian atas Pelayanan Klinis PKRE,
4. Kajian atas Manajemen Data PKRE,
5. Penyesuaian Alur Pelayanan Klinis, Manajemen Data dan Logistik PKRE