Anda di halaman 1dari 46

PERUSAHAAN DARI SISI NERACA

Keputusan Investasi Modal


Utang Lancar

Aset Lancar
Utang Jangka
Panjang

Apa investasi
jangka
panjang Modal
Aset Tetap perusahaan?
PERUSAHAAN DARI SISI NERACA

Keputusan Struktur Modal

Utang Lancar

Aset Lancar Bagaimana


perusahaan Utang Jangka
mendapatkan Panjang
dana untuk
menjalankan
Aset Tetap investasi? Modal
PERUSAHAAN DARI SISI NERACA

Keputusan Modal Kerja

Utang Lancar
Aset Lancar Net
Working
Utang Jangka
Capital Panjang

Berapa banyak
aliran kas yang
Aset Tetap dibutuhkan untuk
Moal
membayar
tagihan?
MODAL KERJA

Modal Kerja = current assets

Modal kerja bersih (Net Working Capital)


= current assets - current liabilities
Manajemen Modal Kerja

Aktiva Lancar
kas, sekuritas yang diperdagangkan, persediaan,
piutang usaha

Aktiva Jangka Panjang


peralatan, bangunan, tanah
Manajemen Modal Kerja

Kewajiban Jangka Pendek


wesel, pendapatan dibayar dimuka, utang usaha
Kewajiban Jangka Panjang dan Ekuitas
Obligasi , saham preferen, saham biasa
Manajemen Modal Kerja

Aktiva mana yang menghasilkan tingkat


pengembalian yang lebih besar?
aktiva jangka panjang

Aktiva mana yang digunakan untuk mencegah


risiko likuiditas?
aktiva lancar

Risk-Return Trade-off:
Aktiva lancar menghasilkan pengembalian yang
rendah, namun mengurangi risiko likuiditas
Manajemen Modal Kerja

Kewajiban mana yang lebih mahal bagi


perusahaan? Hutang jangka panjang
Kewajiban mana yang membantu mengurangi
risiko likuiditas? Hutang jk pdk
Risk-Return Trade-off:
Hutang jangka pendek kurang mahal dibanding
jangka panjang, namun meningkatkan risiko
likuiditas (tidak likuid)
Neraca
Aktiva Lancar Kewajiban Lancar

Aktiva Tetap Hutang Jk. Panjang


Saham Preferen
Saham Biasa

Sebagai ilustrasi, kita mendanai semua aktiva


lancar dengan kewajiban lancar, dan mendanai
semua aktiva tetap dengan pendanaan jangka
panjang.
Neraca
Aktiva Lancar Kewajiban Lancar

Aktiva Tetap Hutang Jk. Panjang


Saham Preferen
Saham Biasa

Jika kita menggunakan pendanaan jangka


panjang untuk mendanai sebagian aktiva lancar.
Strategi ini memang risiko rendah, namun lebih
mahal.
Neraca
Aktiva Lancar Kewajiban Lancar

Aktiva Tetap Hutang Jk. Panjang


Saham Preferen
Saham Biasa

Jika kita menggunakan kewajiban lancar untuk


mendanai sebagian aktiva tetap.
Strategi ini memang lebih murah, namun lebih
berisiko!
Prinsip-prinsip Hedging
(Lindung Nilai)
Adalah mencocokkan aktiva yang menghasilkan arus
kas dengan waktu jatuh tempo sumber pendanaan
yang digunakan untuk mendanai pembeliannya.
Aktiva permanen (dimiliki > 1 tahun)

Harus didanai dengan sumber pendanaan yang


permanen dan spontan
Aktiva Sementara (dimiliki < 1 tahun)

Harus didanai dengan sumber pendanaan yang


sementara (Jangka pendek)
Prinsip Lindung Nilai
Pendanaan Permanen
Pinjaman jangka menengah, pinjaman jangka
panjang, saham preferen, saham biasa
Pendanaan Spontan
Hutang dagang yang timbul secara spontan dalam
operasi harian (kredit dagang, hutang gaji, bunga dan
pajak akrual)
Pendanaan Jangka Pendek (temporer)
pinjamanbank tanpa jaminan, commercial paper,
pinjaman yang dijamin oleh piutang dagang atau
persediaan
Biaya Kredit Jangka Pendek

Bunga = pokok x tingkat suku bunga x waktu

Contoh
Pinjam $10,000, suku bunga 8.5% selama 9 bulan

Bunga = $10,000 x .085 x 9/12


= $637.50
Biaya Kredit Jangka Pendek

Kita dapat menggunakan persamaan:


Bunga = pokok x tingkat suku bunga x waktu

Untuk menghitung tingkat suku bunga (rate), dan


memperoleh nilai Annual Percentage Rate (APR)

bunga 1
APR = pokok x waktu
Biaya Kredit Jangka Pendek

bunga 1
APR = x
pokok waktu
Contoh: jika anda membayar $637.50 sebagai
bunga untuk pokok sebesar $10,000 selama 9
bulan:

APR = 637.50/10,000 x 1/(9/12) = .085


Biaya Kredit Jangka Pendek

Annual Percentage Yield (APY)


mirip dengan APR, kecuali bahwa perhitungannya
menggunakan bunga berbunga (compound
interest):

i m
APY = (1+ ) m - 1
i = tingkat suku bunga nominal
m = jumlah periode dalam satu tahun
Biaya Kredit Jangka Pendek

Berapa (APY) dari pinjaman dengan tingkat


suku bunga 9% dengan pembayaran bulanan?

APY = ( 1 + ( .09 / 12 ) 12 -1 )
= .0938
= 9.38%
Sumber-sumber Kredit Jangka Pendek

Tanpa jaminan
Gaji dan pajak akrual
Kredit dagang
Kredit bank
commercial paper

Dengan Jaminan
Pinjaman dengan Jaminan piutang
Pinjaman dengan Jaminan persediaan
PENDANAAN JANGKA PENDEK
Hubungan Kas dengan Akun Lainnya

Long- Net Working


Fixed
Cash = Term + Equity Capital
Assets
Debt (excluding cash)

Kenaikan hutang jangka panjang dan ekuitas mengakibatkan


kenaikan jumlah kas.
Sebaliknya, kenaikan modal kerja bersih dan aktiva tetap
mengakibatkan penurunan kas.
SIKLUS OPERASI DAN SIKLUS KAS

Siklus kas = Siklus operasi Periode utang dagang

CCC = Cash Convertion Cycle


DIO = Days Inventory Outstanding
DSO = Days Sales Outstanding
DPO = Days Payable Outstanding
SIKLUS OPERASI DAN SIKLUS KAS
Days Inventory Outstanding (DIO): menunjukkan jumlah hari untuk menjual
seluruh persediaan. Semain kecil, semain baik
DIO = persediaan rata-rata / HPP per hari
persediaan rata-rata= (persediaan awal + persediaan akhir) / 2

Days Sales Outstanding (DSO): menunjukkan jumlah hari yang diperlukan untuk
menagih piutang penjulan kredit. Penjualan tunai berarti DSO adalah nol. Semakin
kecil semakin baik.
DSO = Piutang rata-rata / pendapatan per hari
Piutang rata-rata = (piutang awal + piutang akhir) / 2

Days Payable Outstanding (DPO): menunjukkan kemampuan kemampuan


perusahaan untuk membayar hutangnya. Semakin panjang semakin baik
DPO = Hutang rata-rata/ HPP per hari
Hutang rata-rata = (hutang awal + hutang akhir) / 2
SIKLUS OPERASI DAN SIKLUS KAS

2005 2004
Revenue 5103.0 Not needed

COGS 3533.0 Not needed

Inventory 1314.0 1274.6

A/R 99.1 91.5

A/P 828.8 745.1

Average Inventory ( 1314.0 + 1274.6 ) / 2 = 1294.3

Average AR ( 99.1 + 91.5 ) / 2 = 95.3

Average AP ( 828.8 + 745.1 ) / 2 = 787.0


SIKLUS OPERASI DAN SIKLUS KAS

DIO = 1294.3 / (3533.0 / 365 hari) = 133.7 hari


DSO = 95.3 / (5103.0 / 365 hari) = 6.8 hari
DPO = 787.0 / (3533.0 / 365 hari) = 81.3 hari
CCC = 133.7 + 6.8 - 81.3 = 59.2 hari
KEBIJAKAN KEUANGAN JANGKA PENDEK

Ada dua elemen kebijakan pendanaan jangka pendek


perusahaan.
Flexible
Restrictive

Kebijakan ini bisanya diukur sebagai proporsi utang


jangka pendek terhadap utang jangka panjang
UKURAN INVESTASI DALAM ASET LANCAR

Kebijakan pendanaan fleksibel mempertahankan rasio


yang tinggi antara aset lancar terhadap penjualan.
Menentukan jumlah kas dan surat berharga dalam jumlah besar
Investasi di persediaan besar
Termin kredit liberal
Kebijakan pendanaan restrictive mempertahankan rasio
yang rendah antara aset lancar dengan penjualan.
Saldo kas kecil dan tidak ada surat berharga
Investasi di persediaan sedikit
Tidak ada kredit, tidak ada piutang
Carrying Cost and Shortage Cost

Rp Titik Total biaya memegang aset


minimum lancar

Carrying cost

Shortage cost

CA* Investasi di aset


lancar (Rp)
Carrying Cost and Shortage Cost

Carrying costs increase with the level of investment in current


assets. They include the costs of maintaining economic value and
opportunity costs (example: interest & warehousing costs).

Shortage costs decrease with increases in the level of investment


in current assets. They include trading costs and the costs related
to being short of the current asset (for example, sales lost as a
result of a shortage of finished goods inventory). The firms
policy can be characterized as flexible or restrictive.
KEBIJAKAN FLEKSIBEL

Rp
Titik
minimum Total biaya memegang aset
lancar
Carrying cost

Shortage cost

CA* Investasi di aset


lancar (Rp)
KEBIJAKAN RESTRICTIVE

Rp Titik Total biaya memegang aset lancar


minimum
Carrying cost

Shortage
cost

CA* Investasi di aset


lancar (Rp)
ALTERNATIF KEBIJAKAN PENDANAAN
JANGKA PENDEK

Kebijakan fleksibel berarti bahwa proporsi rendah


utang lancar terhadap utang jangka panjang.
Kebijakan restrictive berarti bahwa proporsi tinggi
utang jangka pendek terhadap utang jangka
panjang.
ALTERNATIF KEBIJAKAN PENDANAAN
JANGKA PENDEK

Dalam dunia yang ideal, aset lancar selalu didanai


oleh dana jangka pendek dan aset tetap didanai
oleh utang jangka panjang.

Dalam dunia seperti ini, modal kerja bersih selalu


berjumlah nol.
PENDANAAN DALAM EKONOMI YANG IDEAL

Aset lancar = Utang


$
lancar

Utang
jangka
panjang dan
Aset tetap perusahaan saham
yang tumbuh

0 1 2 3 4 5 Waktu
Pesediaan didanai melalui utang jangka pendek. Modal kerja bersih
menjadi nol.
STRATEGI ALTERNATIF
Total aset
Fleksibel = Konservatif Restrictive = agresif dibutuhkan
Total aset
Rp dibutuhkan Rp
Surat
berharga
Utang jangka
pendek

Utang jangka
panjang Utang jangka
panjang

Selalu ada kas Waktu Waktu


Kelebihan dana dlm btk kas dan Htg jk pjg utk permanen asset
srt berharga Htu jk pdk utk situasi tertentu
STRATEGI ALTERNATIF

Kompromi

Perusahaan mempunyai cadangan


Rp likuiditas
Htg jk pdk diperlukan apabila ada
kejadian yg benar-benar
Surat
membutuhkan
berharga Utang jangka
pendek

Pertumbuhan aktiva
Utang jangka lancar permanen dan
panjang aktiva tetap

Waktu
PENGANGGARAN KAS
Anggaran kas merupakan alat utama dalam
perencanaan keuangan jangka pendek.
Ide pokok cukup sederhana: estimasi penerimaan dan
pengeluaran kas.
Penerimaan kas
Muncul dari penjualan, estimasi kapan dikumpulkan.
Pengeluaran kas
Pembayaran utang
Pembayaran gaji dan pajak
Pengeluaran modal
Pendanaan jangka panjang
PENGANGGARAN KAS
Saldo kas menjadi informasi bagi manajer untuk menentukan
meminjam atau tidak.
Defisit kas jangka pendek ditutupi oleh utang jangka pendek.
Sumber pendanaan jangka pendek:
Line of credit
Bankers acceptance
Commercial paper
Secure loan:
Piutang didanai melalui factoring.
Persediaan didanai melalui utang dengan persediaan sebagai
jaminan.
KESULITAN KEUANGAN

Kesulitan keuangan merupakan penyakit, dari


yang ringan seperti kesulitan likuiditas jangka
pendek, sampai dengan yang paling berat, seperti
tidak solvabel
Kesulitan keuangan jangka pendek bersifat
sementara dan belum begitu parah. Tetapi
kesulitan semacam ini apabila tidak ditangani bisa
berkembang menjadi kesulitan yang berat, seperti
tidak solvabel
ALTERNATIF PERBAIKAN
Pemecahan secara formal, apabila masalah sudah parah,
kreditur ingin mempunyai jaminan keamanan

Cara Pemecahan secara formal


a. Apabila nilai perusahaan diteruskan > nilai
perusahaan dilikuidasi
maka dilakukan Reorganisasi, misal dengan merubah
struktur modal menjadi struktur modal yang layak

b. Apabila nilai perusahaan diteruskan < nilai


perusahaan dilikuidasi
maka dilakukan Likuidasi, yaitu menjual aset-aset
perusahaan
INDIKATOR KEBANGKRUTAN

Internal
o Analisis aliran kas
o Analisis strategi perusahaan
o Laporan keuangan perusahaan

Eksternal
o Lembaga perating
PREDIKSI KEBANGKRUTAN: ANALISIS UNIVARIATE

Menggunakan rasio keuangan secara tunggal (terpisah)

Contoh: prediksi kebangkrutan perusahaan kereta api di


Amerika Serikat, menggunakan dua rasio keuangan, yaitu
a. Rasio Biaya Transportasi terhadap Pendapatan
Operasional (BT/PO).
b. Rasio Times Interest Earned (TIE) yang merupakan
rasio EBIT (Earning Before Taxes)/Interest.
VARIABEL YANG BISA MEMPREDIKSI
KEBANGKRUTAN DENGAN KONSISTEN

Tingkat return (rate of return). Perusahaan yang bangkrut


mempunyai tingkat return yang lebih rendah.

Penggunaan Hutang. Perusahaan yang bangkrut


menggunakan hutang yang lebih tinggi.

Perlindungan terhadap biaya tetap (Fixed payment coverage).


Perusahaan yang bangkrut mempunyai perlindungan terhadap
biaya tetap yang lebih kecil.

Fluktuasi return saham. Perusahaan yang bangkrut


mempunyai rata-rata return yang lebih rendah dan mempunyai
fluktuasi return saham yang lebih tinggi.
MODEL DISKRIMINAN ALTMAN

X1 = Rasio Modal kerja / Total aset


X2 = Rasio Laba yang ditahan / Total aset
X3 = Rasio Laba sebelum bunga dan pajak / Total aset
X4 = Rasio Nilai buku saham preferen dan saham biasa/Nilai buku total hutang
X5 = Rasio Penjualan / Total aset

Z > 2,675 : tidak bangkrut

Z < 1,81 : akan bangkrut

1,81 < Z < 2,675 : daerah abu-abu