Anda di halaman 1dari 14

BURN INJURY

MUK-3 TEAM

MITRA USAHA KATIGA


www.muk3.com
Training Department
Pendahuluan
Pendahuluan

Definisi:
Luka bakar adalah luka
yang terjadi akibat
sentuhan permukaan tubuh
dengan benda-benda yang
menghasilkan panas
(api,cairan panas, listrik,
radiasi dll) atau zat-zat
yang bersifat membakar.

MITRA USAHA KATIGA


Training Department 2011
Pembagian
:

Berdasarkan dalamnya luka


bakar dibagi menjadi :

MITRA USAHA KATIGA


Training Department 2011
Luka bakar superfisial
(derajat satu)

Hanya meliputi lapisan kulit


yang paling atas saja
(epidermis).

Ditandai dengan kemerahan,


nyeri dan kadang-kadang
bengkak

MITRA USAHA KATIGA


Training Department 2011
Luka bakar derajat dua (sedikit
lebih dalam)

Meliputi lapisan paling luar kulit


yang rusak dan lapisan
dibawahnya terganggu.

Luka bakar jenis ini paling


sakit , ditandai dengan
gelembung-gelembung pada
kulit berisi cairan, bengkak,
kulit kemerahan atau putih,
lembab dan rusak.

MITRA USAHA KATIGA


Training Department 2011
Luka bakar derajat tiga

Lapisan yang terkena tidak terbatas,


bahkan dapat sampai ke tulang dan
organ dalam. Luka bakar ini paling
berat dan ditandai dengan kulit
biasanya kering, pucat atau putih,
namun dapat juga gosong dan
hitam.Dapat diikuti dengan mati rasa
karena kerusakan saraf. Daerah
disekitarnya nyeri.

MITRA USAHA KATIGA


Training Department 2011
Wounds in Special Areas

Wajah
Telinga
Tangan
Alat kelamin
Kaki
?????
memiliki arti fungsional dan kosmetik yang
tinggi

MITRA USAHA KATIGA


Training Department 2011
Luas Luka Bakar
Seorang dewasa dengan luka bakar,
prosentase luas
dapat dihitung sebagai berikut:
Kepala = 9%
Dada (depan) = 9%
Perut (depan) = 9%
Atas / pertengahan kembali / rendah dan bokong = 18%
Setiap lengan = 9% (depan = 4,5%, belakang = 4,5%)
Selangkangan = 1%
Setiap kaki = 18% total (depan = 9%, kembali = 9%)
Sebagai contoh, jika kedua kaki (18% x 2 =
36%), selangkangan (1%) dan dada depan
dan perut dibakar, ini akan melibatkan 55%
dari tubuh.

MITRA USAHA KATIGA


Training Department 2011
Etiologi
Luka bakar dikategorikan menurut mekanisme
injurinya meliputi :

Luka Bakar Termal


Luka bakar thermal (panas) disebabkan oleh
karena terpapar atau kontak dengan api, cairan
panas atau objek-objek panas lainnya.

MITRA USAHA KATIGA


Luka bakar tersiram kopi panas Training Department 2011
Luka Bakar Kimia

Luka bakar kimia disebabkan oleh kontaknya


jaringan kulit dengan asam atau basa kuat.

Luka bakar kimia dapat terjadi misalnya


karena kontak dengan zat-zat pembersih yang
sering dipergunakan untuk keperluan rumah
tangga dan berbagai zat kimia yang digunakan
dalam bidang industri, pertanian dan militer.

MITRA USAHA KATIGA


Training Department 2011
Luka bakar H2SO4
Luka Bakar Elektrik

Luka bakar electric (listrik) disebabkan


oleh panas yang digerakan dari energi
listrik yang dihantarkan melalui tubuh.

Berat ringannya luka dipengaruhi oleh


lamanya kontak, tingginya voltage dan
cara gelombang elektrik itu sampai
mengenai tubuh

MITRA USAHA KATIGA


Tersengat Listrik Training Department 2011
Luka Bakar Radiasi

Luka bakar radiasi disebabkan oleh


terpapar dengan sumber radioaktif..
Terbakar oleh sinar matahari akibat
terpapar yang terlalu lama juga
merupakan salah satu tipe luka bakar
radiasi.

MITRA USAHA KATIGA


Radiasi Nuklir 1945 Training Department 2011
Terpenting dalam pertolongan pertama pada
luka bakar adalah segera membebaskan
korban dari sumber luka bakar kemudian
cooling / pendinginan

Tindakan Terpenting adalah :


Segera menghentikan paparan panas
DR CAB
Mencegah meluas dan mendalamnya kerusakan
jaringan kulit (cooling)
Mencegah dan mengatasi infeksi
Mencegah perlengketan jari tangan/kaki

MITRA USAHA KATIGA


Training Department 2011
Pendinginan:
Hentikan proses luka bakarnya. Alirkan air dingin
pada bagian yang terkena. Bila ada bahan kimia
alirkan air terus menerus sekurang-kurangnya
selama 20 menit.
Buka pakaian penderita
Jangan mengelupas bagian yang melepuh
Upayakan penderita senyaman mungkin

MITRA USAHA KATIGA


Training Department 2011