Anda di halaman 1dari 23

DASAR PENYUSUNAN

LAPORAN KEUANGAN BLU

UU NO 1 TAHUN 2005
PP NO 23 TAHUN 2005
PP NO 24 TAHUN 2005
PP NO 58 TAHUN 2005
PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN
MENURUT
STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN

KERANGKA KONSEPTUAL

PSAK NO.1
TENTANG
PENYAJIAN
LAPORAN KEUANGAN
STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN RS BLU
s/d saat ini IAI blm menerbitkan
STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (SAK) SAK RS, shg. menggunakan
(diterbitkan oleh IAI) Acuan dari berbagai sumber

RUMAH Pedoman RUMAH STANDAR AKUNTANSI


Akuntansi
SAKIT Yang diterbitkan SAKIT PEMERINTAHAN
SWASTA Organisasi BLU (saat dikonsolidasikan
RS
Dengan LK Kementerian/
Pemda

SE Ka Bapepam
No.SE-02/PM/2002 UU 1/2005, PP 23/2005,
Ttg. Penyajian dan pengungkapan
LK Emiten RS
PP 24/2005, DAN PP 58/2005
(Untuk RS yang go public)

ACUAN YANG DIPERGUNAKAN OLEH INSTANSI YANG


MEMBAWAHI RS (Pemda/Kementrian dll)
JIKA BELUM DIATUR DALAM PSAK, MAKA MANAJEMEN HARUS
MENETAPKAN KEBIJAKAN UNTUK MEMASTIKAN BAHWA LAPORAN
KEUANGAN MENYAJIKAN INFORMASI :

A. RELEVAN DENGAN KEBUTUHAN PENGGUNA


B. DAPAT DIANDALKAN :
- MENCERMINKAN KEJUJURAN DALAM PENYAJIAN
- MENGGAMBARKAN SUBSTANSI EKONOMI DARI TRANSAKSI
- NETRAL
- MENCERMINKAN KEHATI-HATIAN
- MENCAKUP SEMUA HAL YANG MATERIAL

(Pernyataan SAK no.1, Penyajian LK, paragraf 14)


Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam
menetapkan kebijakan akuntansi, jika belum
diatur dalam PSAK :
1. Persyaratan/pedoman PSAK yang mirip
2. Kerangka dasar Penyusunan dan Penyajian LK
3. Pernyataan yang dibuat oleh Badan pembuat
Lain dan praktik industri yang lazim,
sepanjang konsisten dengan butir 1 dan 2
diatas.

(Pernyataan SAK no.1, Penyajian LK, paragraf 16)


KOMPONEN LAPORAN KEUANGAN
KERANGKA SAK NO 1 SAP BLU
DASAR
LAP POSISI NERACA NERACA NERACA
KEUANGAN

LAP. KINERJA LAP. LABA RUGI LAP. KINERJA LAP. KINERJA


KEUANGAN KEUANGAN KEUANGAN/ LAP.
(accrual basic) PENDAPATAN DAN
BEBAN
LAP. PERUBAHAN -LAP. PERUBAHAN LAP. REALISASI LAP. REALISASI
POSISI KEUANGAN EKUITAS ANGGARAN ANGGARAN
-LAP ARUS KAS LAP. ARUS KAS LAP. ARUS KAS
CATATAN & CATATAN ATAS CATATAN ATAS CATATAN ATAS
SKEDULTAMBAHAN LAP. KEU. LAP. KEU. LAP. KEU.
PERBEDAAN POKOK AKUNTANSI
RUMAH SAKIT DENGAN BISNIS UMUM

- ADANYA A CONTRACTUAL ADJUSMENT


(PENYESUAIAN KONTRAKTUAL) ATAS
PENDAPATAN PASIEN

- ADANYA SUMBER DANA BERUPA HIBAH


YANG BERASAL DARI DONOR/GRANTOR.
A CONTRACTUAL ADJUSMENT
(PENYESUAIAN KONTRAKTUAL)

ADALAH SUATU PENYESUAIAN


PENDAPATAN BERDASARKAN TARIF
DENGAN REALISASI PENERIMAANNYA.

PENYESUAIAN DAPAT SEBAGAI PENAMBAH ATAU


PENGURANG TERGANTUNG SELISIHNYA
HIBAH

MENURUT KAMUS BESAR BHS. INDONESIA :


HIBAH ADALAH PEMBERIAN (DENGAN
SUKARELA) DENGAN MENGALIHKAN HAK
ATAS SESUATU KEPADA ORANG LAIN.
BIASANYA DIPERKUAT OLEH AKTA NOTARIS,
PEMERINTAH SETEMPAT, SAKSI-SAKSI, DSB.
MENURUT AICPA HOSPITAL AUDIT GUIDE :

TERDAPAT DUA KELOMPOK DANA HIBAH YAITU


- DANA HIBAH TIDAK TERIKAT (UMUM)
- DANA HIBAH TERIKAT
Terikat tidaknya penggunaan dana hibah ditentukan
pada keinginan pendonor.
Dana Hibah terikat (oleh donor) harus disajikan
secara terpisah.
(Tetapi apabila pembatasan penggunaan oleh selain
donor tidak disajikan terpisah)

(dikutip dari buku Governmental and Nonprofit Accounting: Theory and Practice
susunan Robert J. Freeman, Craig D. Shoulders, Edward S. Lynn, Prentice Hall
Edisi III tahun 1988)
Dana Hibah Terikat

Specific Purpose Fund (SPF)


untuk tujuan pembiayaan operasional tertentu

Endowment Fund (EF)


untuk tujuan investasi keuangan tertentu

Plant Replacement dan Expansion


Fund
(PREF)
pemerolehan aktiva tetap
Hibah terikat untuk pembiayaan
operasional tertentu
(Specific Purpose Fund)

Dicatat di Neraca Dana Hibah Terikat


sampai dengan pembiayaan operasional
tertentu tersebut dilaksanakan.
Apabila pembiayaan operasional tertentu
tersebut dilaksanakan, maka penggantian
pembiayaan tersebut dicatat sebagai
Pendapatan Operasional Lainnya
Hibah terikat untuk investasi keuangan
(endowment)
Dicatat di Neraca Dana Hibah Terikat.
- Apabila penghasilan dari investasi keuangan
tersebut sifatnya tidak terikat dicatat sebagai
Pendapatan Non Operasional.
- Apabila penghasilan dari investasi keuangan
tersebut sifatnya terikat, maka atas penghasilan
tersebut dipindahkan ke Hibah Terikat dengan
tujuan untuk pembiayaan operasional tertentu atau
ke Hibah Terikat dengan tujuan pemerolehan
aktiva tetap, tergantung dari tujuan pemberian
hibah
Hibah terikat dengan tujuan pemerolehan
aktiva tetap (PREF)

dicatat di Neraca Dana Hibah Terikat.


Apabila aktiva tetap telah diperoleh, maka :
- dalam Neraca akan didebet aktiva tetap
dan mengkredit Ekuitas Dana Investasi
sebesar nilai aktiva tetap yang telah
diperoleh.
Sedang dalam Neraca Dana Hibah Terikat
akan berkurang saldo dananya sebesar nilai
aktiva tetap yang telah diperoleh.
Konsolidasi Laporan Keuangan BLU
dengan Laporan Keuangan Kementerian/Pemda
SAP, Pernyataan nomor 11, Laporan Keuangan
Konsolidasian
Par. 13. Setiap unit pemerintahan yang menerima anggaran belanja atau
mengelola barang adalah entitas akuntansi yang wajib
menyelenggarakan akuntansi, dan secara periodik menyiapkan
laporan keuangan menurut standar akuntansi pemerintahan.
Laporan keuangan tersebut disampaikan secara intern dan
berjenjang kepada unit yang lebih tinggi dalam rangka
penggabungan laporan keuangan oleh entitas pelaporan.
Par. 21. Laporan keuangan Badan Layanan Umum
(BLU)digabungkan pada kementerian negara/lembaga
teknis pemerintah pusat/daerah yang secara organisatoris
membawahinya dengan ketentuan sebagai berikut:
(a) Laporan Realisasi Anggaran BLU digabungkan secara bruto
kepada Laporan Realisasi Anggaran kementerian negara/lembaga
teknis pemerintah pusat/daerah yang secara organisatoris
membawahinya.
(b) Neraca BLU digabungkan kepada neraca kementerian
negara/lembaga teknis pemerintah pusat/daerah yang secara
organisatoris membawahinya.
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
SESUAI
PSAP NO. 11

PENYUSUN ENTITAS PELAPORAN

Yang dikonsolidasi LRA


NERACA
CALK

LAPORAN KEUANGAN BLU DIGABUNGKAN


PADA LEMBAGA TEKNIS PEMERINTAH DAERAH
YG SCR ORGANISATORIS MEMBAWAHINYA
PROSEDUR KONSOLIDASI
1. ELIMINASI RECIPROCAL ACCOUNT
2. TANPA ELIMINASI RECIPROCAL
ACCOUNT, DENGAN DISCLOSURE
PADA CATATAN ATAS LAPORAN
KEUANGAN
Proses Pembukuan
BKU Neraca
Reg. SPM LRA Supporting
Lap lain CaLK System
BLU
Proses Proses
Pembukuan Akuntansi

LK
Proses Akuntansi KONSOLIDASI
Dokumen

Bagian
Keuangan
PEMDA
Proses Pembukuan
Supporting
System
BKU Satker/
Register SPM
Lap lain
Dinas
BASIS AKUNTANSI LAPORAN KEUANGAN
SAK VS SAP

SAK SAP

NERACA Accrual Accrual


LAP L/R atau Accrual Accrual
LAP KINERJA KEU
LAP. ARUS KAS Cash Cash
LRA Cash
SISTEM AKUNTANSI DAN PELAPORAN

Laporan
Realisasi
Angg. Laporan
Sistem RA
SKPD Akuntansi Neraca
Instansi

Catatan atas
Neraca
LRA & Diperiksa
Neraca
oleh BPK
Laporan
Laporan Arus Kas
Sistem Arus Kas
Bendahara Catatan atas
Umum Akuntansi
Laporan
Daerah BUD
Catatan atas Keuangan
Laporan Arus
Kas
DAFTAR REFERENSI :

GOVERNMENTAL AND Nonprofit Accounting : Theory and


Practice ( Robert J. Freeman, Craig D. Shoulders, Edward S.
Lynn, Prentice Hall Edisi III tahun 1988)
Standar Akuntansi Keuangan
PP.No.24/200 tentang 5tandar Akuntansi Pemerintahan
PERMENDAGRI No.13/2006
Encyclopedia Accounting System
SE.BAPPEPAM No.02/PM/2002 tanggal 27 Desember 2002
tentang Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan
Keuangan Emitten atau perusahaan Publik-Industri Rumah Sakit
SEKIAN

TERIMA KASIH