Anda di halaman 1dari 11

Analisis Kredit

Nurul Chuswatul Chasanah 13510041


Lila Faradilla Indi 13510143
Muhammad Nurul Ashab 13510176
Pengertian Analisis Kredit

Kata kredit berasal dari bahasa latin


credere yang berarti percaya atau to believe
atau to trust
Analisis kredit adalah suatu kegiatan
analisa/penilaian berkas/data dan juga
berbagai aspek yang mendukung yang
diajukan oleh pemohon kredit, sebagai
dasar pertimbangan pengambilan
keputusan apakah permohonan kredit
tersebut diterima atau ditolak.
Fungsi Analisa Kredit
Sebagai dasar bagi bank dalam menentukan
tingkat suku bunga kredit dan jaminan yang
disyaratkan untuk dipenuhi nasabah,
Sarana untuk pengendalian resiko yang akan
dihadapi bank,
Syarat kredit dan sarana untuk struktur,
jumlah kredit, jangka waktu kredit, sifa kredit,
tujuan kredit, dan sebagainya,
Sebagai bahan pertimbangan pimpinan/direksi
bank dalam proses pengambilan keputusan,
Sebagai alat informasi yang diperlukan untuk
evaluasi kredit.
Analisa Kredit

Analisis terbagi menjadi dua:


Analisa Kredit Kualitatif
Analisa Kredit Kuantitatif
Analisa Kredit Kualitatif
Berdasarkan Prinsip 5C: Berdasarkan prinsip 7P:
Character Personality
Capacity Party
Capital Purpose
Collateral Prospect
Condition Payment
Profitability
Protection
Analisa Kredit Kualitatif
Berdasarkan prinsip 3R: Berdasarkan aspek lain:
Returns Aspek Hukum
Repayment Aspek Pemasaran
Risk Bearing Ability Aspek Keuangan
Aspek Teknis
Aspek Manajemen
Aspek Sosial Ekonomi
Aspek AMDAL
Analisa Kredit Kuantitatif
Hal yang perlu dianalisa secara Kuantitatif:
Neraca
Laporan Laba Rugi
Laporan Sumber dan Penguasaan Dana
Analisa Kredit Kuantitatif
Terdapat beberapa rasio untuk melakukan
analisa kredit kuantitatif:
Rasio Likuiditas
Rasio Aktivitas
Rasio Leverage
Rasio Profitabilitas
Likuiditas dan Modal Kerja
Dua rasio yang digunakan pada rasio
likuiditas:
Rasio Lancar (Current Ratio)
=Aktiva Lancar/Hutang Lancar x 100%

Rasio Quick
=(Aktiva Lancar-Persediaan)/Hutang Lancar x 100%
Likuiditas dan Modal Kerja
Rasio Lancar (Current Ratio)
=Aktiva Lancar/Hutang Lancar x 100%

Tahun Aktiva Lancar Hutang Lancar Current Ratio

2005 196,602,891,521 174,222,345,734 112.85%

2006 205,716,729,051 224,922,193,615 91.46%

2007 340,931,935,006 371,622,472,516 91.74%

2008 276,767,886,115 160,355,559,940 172.60%

2009 303,306,729,866 211,751,326,640 143.24%


Struktur Modal dan Solvabilitas
Rasio solvabilitas diantaranya:
Debt to Equity Ratio
=Total hutang/Modal

Total Asset to Total Debt Ratio


=Total Hutang/Total Aktiva

Times Interest Earned


=Earning before tax and interest/Beban bunga