Anda di halaman 1dari 41

Fertilisasi,

kehamilan dan
perkembangan
embryo
Dr. Andi Darma Putra, SpOG
Fertilisasi
Sperma manusia biasanya difertilisasi 48-
72 jam pasca ejakulasi
Sel telur mengalami fertilisasi 24-48 jam
pasca ovulasi
1/3 Distal Ampulla
Sperm hyaluronidase menembus corona
radiata
Kepala sperma akan berfusi dengan
oosit
Terjadi pembelahan ke-2
Mature oocyte + polar body
Mechs to prevent polyspermy
Wanita/ pria zygot yang diploid
Mitosis morula blastocyst
Blastocyst uterus
Implantation placenta
Implantasi dan perkembangan awal
embrio

Implantasi terjadi 5-6 hari setelah fertilisasi


(hari ke-21)
CL menghasilkan progesteron
Progesterone : menyiapkan desidua decidual,
secretory endometrium
Jika tidak terjadi fertilisasi korpus luteum akan
berregerasi
Ovulasi terjadi -14 hari dari haid berikutnya di
bawah pengaruh LH. (32-36 jam)
Usia kehamilan
Definition: Dihitung dari hari pertama haid
terakhir. Rata-rata 40 minggu
Rata-rata konsepsi terjadi pada minggu ke-
2, implantasi minggu ke-3, dan perasaan
tidak haid pada minggu ke-4
Syncytiotrophoblast menghasilkan hCG
masuk ke sirkulasi.
Dapat di deteksi 24 jam setelah implantasi
Mencapai puncak pada akhir trimester
pertama
Functions:
Stims luteal function
Induces morning sickness
Stim area postrema of brain n/v
Stims fetal androgen secrn
Impt to masculinization of fetal genitalia
hCG menstimulasi fungsi luteal
Incrs hormone prodn at CL
Progesterone uninterrupted
Mandatory until parturition
Functioning CL mandatory for maintenance first 7 wks
At 5 wks after fertn, placental prodn progesterone
sufficient
Hormones @ sustained CL strong neg feedback at
ant pit
Plasma FSH, LH suppressed
Gonadotrophs unresponsive to GnRH
Fungsi plasenta mulai maksimal kehamilan 13-15 mg
Placenta
Penghubung antara ibu dan janin
Maternal = decidua
Endometrial lining
Falls off at parturition
Supplied by spiral arteries
Fetal cells = trophoblasts
Organ penukar
Barrier
Unit Fetoplacental
Menstimulasi theca lutein, granulosa lutein
cooperation in progesterone/E2 production
3 Hormon utama yang dihasilkan:
Estrogens
Progesterone
Corticosteroids
Embryonic Development/
Endocrinology
Innate bisexual potential decision to
male or female
Sex determination
Chromosomal (Y=male)
Gonadal (testis=male)
Genal (external genitalia)
Sexual/gender identity (psychosocial)
Sexual orientation (attraction)
Chromosomal Sex
Established during fertn
Fusion male/female pronuclei diploid
chromosomal #
Oocyte X sex chromosome
Sperm X or Y sex chromosome
Female normal karyotype 46,XX
Male normal karyotype 46,XY
Perkembangan janin normal

Peningkatan level hormon


HCG: meningkat 2x setiap 2 hari
Sejak implantasi trophoblast
progesterone: meningkat sejak fase mid luteal
dari corpus luteum sampai-8wks
Kemudian dari trophoblast
Ultrasound detection (transvaginal)
gestational sac by 5 weeks from LMP
fetus (fetal pole) with fetal heart motion (FHM) and yolk
sac by 6 weeks from LMP
Embrio dan
Pertumbuhan Janin