Anda di halaman 1dari 12

KEBUTUHAN DASAR MANUSIA II

PEMBERIAN OBAT SECARA


SUBLINGUAL
Disusun Oleh :
Muhammad Fahrizal
Rio Pratama
Riyadlus Sholihin
Siti Julaikha
Sri Handayani
ST Nurrahmatiyah
Tipah
Ulfiana Basyaratul M.
Zakiyyah Husna
Pendahuluan
Obat adalah senyawa atau
campuran senyawa untuk
mengurangi gejala atau
menyembuhkan penyakit. Teknik
pemberian obat didapati ada
berbagi macam cara, diantaranya
secara oral, parenteral, dermal,
bucal, sublingual dan sebagainya.
(Perry Potter, 2006).
Pemberian Obat Sublingual
Pemberian obat secara sublingual merupakan pemberian
obat yang cara pemberiannya di taruh di bawah
lidah. Absorbsinya baik melalui jaringan kapiler di
bawah lidah obat-obatan ini mudah diberikan sendiri.
Tujuannya agar efek yang ditimbulkan bisa lebih
cepat karena pembuluh darah di bawah lidah
merupakan pusat dari sakit. Mempunyai kelebihan
yaitu efek obat akan terasa lebih cepat dan
kerusakan obat pada saluran cerna dan metabolisme
di dinding usus dan hati dapat di hindari dan
kekurangannya yaitu kurang praktis untuk digunakan
terus menerus dan dapat merangsang selaput lendir
mulut. Hanya obat yang bersifat lipofil dan dapat
diberikan dengan jalan ini.
Persiapan
Alat Pemberian Obat Sublingual
1. Daftar buku obat / catatan
2. Jadwal pemberian obat
3. Obat yang sudah ditentukan dalam
tempatnya
4. Tongspatel (bila perlu)
5. Kasa untuk membungkus tongspatel


Persiapan Tempat Atau Lingkungan
1. Bekerja sebaiknya dari sebelah
kanan pasien
2. Tempatkan alat agar mudah bekerja
3. Meminta pengunjung atau keluarga
menunggu di luar
4. Jaga privasi pasien, dengan
memasang sampiran atau menutup
tirai
Persiapan Pasien
1. Cek perencanaan keperawatan pasien
2. Menjelaskan tujuan pemberian obat
sublingual
3. Pasien diberi penjelasan tentang
prosedur yang akan dilakukan
4. Posisikan pasien dengan posisi yang
nyaman
Cara Kerja Pemberian Obat Sublingual
1. Keuntungan
A. Onset cepat
B. Mencegah first pass effect
C. Tidak diperlukan kemampuan menelan

2. Kerugian
A. Absorbsi tidak adekuat
B. Kepatuhan pasien kurang (compliance)
C. Mencegah pasien untuk menelan
Prosedur Kerja :
1. Cuci tangan
2. Jelaskan prosedur yang akan dilakukan
3. Memberikan obat kepada pasien
4. Memasang tongspatel ( jika klien tidak sadar )
kalau sadar anjurkan klien untuk mengangkat
lidahnya
5. Memberitahu pasien agar meletakkan obat pada
bagian bawah lidah, hingga terlarut seluruhnya
6. Menganjurkan pasien agar tetap menutup mulut,
tidak minum dan berbicara selama obat belum
terlarut seluruhnya
7. Catat perubahan dan reaksi terhadap pemberian.
Evaluasi respons terhadap obat dengan mencatat
hasil pemberian obat
8. Cuci tangan
Hal-hal Yang Harus Di Evaluasi
1. Perhatikan dan catat reaksi klien
setelah pemberian obat
2. Perhatikan respon klien dan hasil
tindakan
Hal-Hal yang Harus Diperhatikan
1. Sabar
2. Hati-hati
3. Ramah
4. Benar Pasien
5. Benar Obat
6. Benar Waktu
7. Benar Dosis
8. Benar Cara/Rute Pemberian
9. Benar Dokumentasi
TERIMA KASIH