Anda di halaman 1dari 8

Deciphering the code

Pada tahun 1961, Nirenberg dan


Matthei melakukan percobaan untuk
menunjukkan bahwa molekul RNA
sintesis dapat digunakan sebagai
mRNA buatan untuk mengarahkan
dalam sintesis protein in vitro.
Eksperimen Nirenberg dan
Matthaei ini menggunakan
bakteri E.Coli dengan
memecah/menghancurkan
E.Coli dan melepaskan
sitoplasmanya.

Percobaan selanjutnya
menunjukkan AAA (lisin) dan
CCC (prolin)
Marshall Nirenberg dan Philip Leder

Pada tahun 1964, mencampur


semua (20) asam amino yang
mengandung ribosom dengan triplet
RNA yang berbeda.
Marshall Nirenberg dan Philip Leder

Penelitian ini (In vitro triplet binding


assay) menunjukkan bahwa
homopolimer sintesis seperti poly-U
dapat merangsang pengikatan yang
spesifik aminoasil-tRNA, begitu juga
dengan kopolimer polyribonucleotide
digunakan sebagai mRNA sintesis.
Har Gobind Khorana

Salah satu dari 3 ilmuwan yang


mendapatkan penghargaan oleh
Nobel Prize in Physiology/Medicine
pada tahun 1968. Beliau
meninterpretasikan kode genetik
dan fungsi dari sintesis protein
Har Gobind Khorana Experiment

Mengidentifikasi sisa dari kode


genetik hasil penelitian Nireinberg
dan Matthei , penelitianya
bertujuan untuk mensintesis RNA
dengan triplet trinukleotida
sehingga dapat memberikan dasar
yang kuat untuk menetapkan
kodon yang lengkap dan
bagaimana kode dibacakan.
Hasil dari eksperimen
diatas menghasilkan
64 kodon sequence
nucleotide triplet.