Anda di halaman 1dari 19

MEMBERIKAN

KENYAMANAN PADA
PENCERNAAN BAYI
Oleh :
Dr. H. R. Ruwiyanto Widagdo,
Sp. A
RUMAH SAKIT UMUM BREBES
I. MAKANAN BAYI PUNYA
SPESIFIKASI
Pola makanan bayi sesuai umur :
ASI / PASI : 0 - 6 bulan
Lumat : 6 - 8 bulan
Lembek : 8 - 10 bulan
Lunak : 10 - 12 bulan
> 12 bulan: makanan keluarga
II. UNSUR YANG
TERKANDUNG DALAM
Karbohidrat MAKANAN
: 60 % 5 Kkal / gram
Protein : 10 % 4 Kkal / gram
Lemak : 30 % 9 Kkal / gram
Trace elemen : Fe, Ma, Ca, P, Zn, dll
Elektrolit dan vitamin :
Zn (seng) : enzim sntesis protein
Fe (zat besi) : anemia
I (yodium) : pertumbuhan
Vit. A : defisiensi vit. A
Ca : P : lancar defekasi
III. PROSES PENCERNAAN
KH : diserap dlm bentuk monosakarida masuk sel bersama Na +
difusi ke kapiler glygogen atau metabolisme
Lemak : enzim lipase

Asam lemak

Emulsikan garam empedu

Mikele difusi sel


Protein : diabsorbsi dalam bentuk asam amino

absorbsi oleh Brush Border + sel mukosa


hampir semua protein diabsorbsi
IV. FAKTOR FAKTOR YANG
BERPENGARUH TERHADAP
PENCERNAAN

Mekanisme pencernaan terbagi :


Fase luminal (dalam rongga usus)
Fase intestinal
permukaan sel (brush border)
didalam sel epitel

Fase angkutan dari sel epitel ke darah


V. GANGGUAN BISA TERJADI
1. Fase luminal :
gaster : hiper sekresi
gangguan lipolisis dan proteolisis
malnutrisi, pancreatitis chronis, defisiensi enzim,
gangguan conjugasi asam empedu
Faktor hepar premature
Cholestasis
Faktor usus bakteri tumbuh lampau
2. Fase intestinal
mukosa usus : infeksi
malnutrisi
infestasi parasit dan cacing
Obat-obatan
3. Fase angkutan : intestinal angiektasi & enteritis regionalis
IV. MAKANAN BAYI TERCUKUPI
PROTEIN

Bila tidak TRIPLANK BRIDGE PROTEIN

3 Lapis jembatan protein :


1. Menetek sampai 2 tahun
2. Protein nabati
3. Protein hewani
VII. BILA ADA INFEKSI PADA USUS
KEMUNGKINAN TERJADI
Serangan pertama

Atrofi mukosa

Disfungsi sel epitel yang masak

Defisiensi disakarida dan protease, gangguan absorpsi monosakarida, gangguan


proses reabsorbsi

Bakteri tumbuh lampau malabsorbsi garam empedu

DIARE insufisiensi pankreas eksokrin


Berkurangnya digesti MALNUTRISI
Dan absorpsi nutrien
VIII. PENCERNAAN NYAMAN BAGI BAYI
a. Makanan pertama sebaiknya tepung beras dan susu
faktor alergi (-)
frekuensi pemberian 2-3 x sehari
pemberian dengan sendok
amati 5 hari reaksi alergi (-) naikkan
b. Semakin tambah umur anjurkan :
ibu teruskan beri ASI
mulai berikan makanan tambahan
1 x naikkan sampai umur 12 bulan 3x sehari + 2
snack
kenalkan makanan 1 demi 1 tiap minggu, volume
naikkan secara bertahap
konsistensi dari halus ke kasar
IX. KONSISTENSI MAKANAN

Bertahap sesuai umur


6 bulan bubur, 8 bulan finger food
12 bulan makanan keluarga
Frekuensi makan
frekuensi mulai : 2-3 x/hari : 6-8 bulan
3-4 x/hari : 9-14 bulan
3-4 x/hari+ snack : 12-24 bulan
PENTING : protein hewani untuk mendapatkan Fe & Zn
X. MAKANAN UNTUK BAYI SAKIT

Anak sakit : panas


kembung makan <<
mual
Sarankan : lembut
bervariasi asupan banyak
disukai
enak
Cukup cairan atasi penguapan
XI. MAKANAN TAMBAHAN YANG
BAIK

1. Kaya protein, kalori, nutrien


2. Bersih dan aman
3. Mudah dicerna
4. Disukai anak
5. Tidak pedas dan asin
6. Mudah didapat dan dijangkau
7. Mudah disiapkan
XII. BAGAIMANA DENGAN BUAH
Kebiasaan pisang uleg umur 2 bulan
Alasan :
ASI tidak cukup menangis
Pisang serat tinggi gumpalan benzoars yang
sulit dicerna terus timbul bola salju
menggelinding ILEOSEKAL menyumbat
ileus
Buah 6-12 bulan 10-18 ml/hari bantu
absorpsi Fe dan Zn
XIII. FAKTOR MAKANAN YANG
MENGHAMBAT PERTUMBUHAN
OK MPASI yang :
1. Terlalu dini
2. Terlalu banyak mengurangi konsumsi
3. Terlalu sedikit ASI / PASI
4. Rendah kadar kalori dan nutrisi

Terjadi malnutrisi

Infeksi
XIV. RESUME

Pencernaan nyaman bagi bayi :


1.Sesuai pola makan bayi
2.Frekuensi pemberian sesuai
3.Jumlah sesuai porsi
4.Nilai protein & kalori mencukupi
5.Komposisi seimbang (KH, protein, lemak)
DEFINISI PREBIOTIK
Prebiotik adalah komponen makanan yang
tidak dapat dicerna
Selektif menstimulir pertumbuhan dan /
aktivitas satu atau beberapa bakteri di
kolon manfaat penjamu
MEKANISME PREBIOTIK
Prebiotik (asupan)

Kolon (bentuk utuh)

Fermentasi (asam lemak rantai pendek )


(laktat, asetat, propionat & butarat)

PH intraluminal

Menghambat pertumbuhan & stimulasi pertumbuhan prebiotik


Aktivitas kuman patogen (kompetisi nutrisi & adesi pada
epitel sel cerna)
STIMULASI BIFIDOBACTERIAE
& LACTOBACILI
Bersifat dose dependent dan frekuensi
BAB dengan konsistensi feses lebih lunak
Pola defikasi bukan diare
Kejadian atopik 50 % resiko tinggi (90 %
galakto oligosakarida rantai pendek dan 10 %
frukto oligosakarida rantai panjang)