Anda di halaman 1dari 22

PENERAPAN

FUNGSI LINEAR
DAN NON LINEAR
KELOMPOK 4
ROSMAWATY SIMATUPANG
SITI RUKMANA YUS
NOVIA EKA PUTRI
PENERAPAN FUNGSI LINEAR
Fungsi Permintaan
Fungsi Penawaran
Fungsi Keseimbangan Pasar
Fungsi Konsumsi dan Tabungan
PAJAK
Fungsi Permintaan

Dimana : Qd = Jumlah produk yang diminta


Qd = a bP a = Konstanta
b = parameter (b>0)

Contoh:
Sepatu merek tertentu akan terjual sebanyak 20 pasang, jika harga nya Rp.150 (dalam
ribuan).dan 30 pasang sepatu akan terjual bila harga nya Rp.100(dalam ribuan).
Tentukan :
a. Bentuk fungsi permintaan nya dan gambar kan grafik nya
b. Berapa jumlah yang diminta konsumen bila harganya Rp.10(dalam ribuan)
c. Berapa harga teringgi dimana konsumen masih mau membayarnya
d. Hitunglah jumlah sepatu yang diminta, seandainya sepatu itu diberikan secara cuma-
cuma(gratis)
Penyelesaian:
Diketahui: P1 = 150; P2 = 100; Q1 = 20; Q2 = 30
Dengan menggunakan rumus : y y1 = (x x1)
Jika x diganti dengan Q dan y diganti dengan P sehingga :P P1 = (Q Q1)
P 150 = (Q-20) P 150 = (Q-20)
P 150 = -5Q + 200
5Q = 200 P + 150
Q = -5P + 70 atau Q = 70 5P
Bila P = 10, maka : Q = 70 5P
= 70 (5x10) = 20
Jadi jumlah yang diminta pada harga Rp.10(dalam ribu) ada 20 unit
Jika Harga tinggi, maka konsumen tidak mau membeli barang atau Q=0
0 = 70 5P P = 14
Jadi pada tingkat harga Rp.14(dalam ribu) tidak ada yg dibeli oleh konsumen, Jadi harga ter tinggi
yang dapat terjadi dipasar dimana konsumen masih mau bersedia membeli harus lebih rendah dari
Rp.14(dalam ribu)
Seandainnya sepatu berikan secara gratis, maka P=0. Apabila di subtitusi kedalam persamaan maka
Q = 70-5P
Q = 70 5(0)
Q = 70
Jadi umlah maksimum yang dibutuhkan oleh konsumen adalah 70 unit
Fungsi Penawaran

Dimana : Qs = JumlahProduk yang ditawarkan


Qs = a + bP a = konstanta
P = HargaBarang per unit
b = parameter (b>0)

Contoh:
Jika harga suatu produk adalah Rp. 500 maka jumlah yang akan terjual sebanyak 60 unit. Untuk
setiap kenaikan Rp.20 maka ada tambahan 1 unit. Tunjukkanlah fungsi penawarannya dan
gambarkanlah dalam satu diagram.
Penyelesaian:
Diketahui: P1 = 500; Q1 = 60; m
= 20, menggunakanrumus y y1
= m (x x1)
Maka : P - P1 = m (Q - Q1)
P 500 = 20 (Q 60)
P 500 = 20Q 120
P = 20Q 120 + 500
P = 20Q + 380 atau
P 20Q 380 = 0

Titik potong dengan sumbunya :


Bila P = 0 Q = -19
Bila Q = 0 P = 380
Fungsi Keseimbangan Pasar
Di mana: Qd = Jumlah produk yang diminta
Qs = Jumlah produk yang ditawar
Qd = Qs E = Keseimbangan pasar
Qe = Jumlah keseimbangan
Pe = Harga keseimbangan

Contoh :
Bila diketahui fungsi permintaan dari suatu barang adalahQd = 6 0,75 P dan
fungsi penawaran dari suatu baranga dalah Qs = -5 + 2P.
Berapa harga dan jumlah keseimbangan pasar?
Tunjukkan lah secara geometri keseim Bangan pasar tersebut!
Penyelesaian:
a) Syarat keseimbanganQd = Qs
BilaQd= Qs, maka 6 0,75P = -5 + 2P
-2,75P = -11
P =4
Untuk memperoleh nilai Q substitusikan nilai P = 4 kedalam
salah satu persamaan permintaan atau penawaran sehingga,
Q=3. Titik keseimbangan pasar adalah E (3,4). Jadi
keseimbangan terjadi padaharga 3 dan jumlah barang 4.
b) Menggambarkan keseimbangan pasar:
Untuk fungsi permintaan Q = 6 0,75 P
Jika P = 0, maka Q = 6,titik potong dengan sumbu Q adalah
(6,0)
Jika Q = 0, maka P = 8,titik potong dengan sumbu P adalah
(0,8)
Untuk fungsi permintaan Q = -5 + 2P
Jika P = 0, maka Q = -5,titik potong dengan sumbu Q
adalah (-5,0)
Jika Q = 0, maka P = 2,5,titik potong dengan sumbu P
adalah (0,)
Fungsi Konsumsi dan Tabungan

C = a + by ; (a > 0, dan b>0) Contoh:


Dimana: Bila diketahui fungsi konsumsi
C = tingkat konsumsi ditunjukkan oleh persamaanC =
y = tingkat pendapatan 15 + 0,75y, maka tentukanlah:
a = tingkat konsumsi pada saat pendapatan 0 Fungsi Tabungan
b = kecenderungan konsumsi marginal (MPC) Berapa besarnya konsumsi bila
Hubungan antara pendapatan, konsumsi dan tabungan pendapatannya = 0
adalah: Berapa titkimpas tabungannya?
Y = C + S Berapa tabungannya bila
Y = (a + b y) + S pendapatannya 80?
S = Y - (a + by) Berapa tingkat pendapatannya
S = -a + (1 b) y bila tabungan masyarakat adalah
Dimana: 60?
S = tingkat tabungan Gambarkan grafik fungsi
(1 b) = kecenderungan menabung marginal (MPS) konsumsi dan tabungan
Penyelesaian:
a. Tabungan S = y c S = y (15 + 0,75y)
S = y 15 0,75y
S = -15 + 0,25y
Fungsi tabungan adalah C = -15 + 0,25y
b. Fungsi Konsumsi : C = 15 + 0,75y Bila pendapatan = 0
atau y = 0 maka konsumsi c = 15
c. Keseimbangan pendapatan terjadi bila S = 0, jadi
C = -15 + 0,25y
0,25y = 15
y = 60
d. Bila pendapatan =80, maka S = -15 + 0,25y S = 5,
bila pendapatan 80 maka tabungan 5
e. Bila tabungan 60, maka S = -15 +0,25y
60 = -15 +0,25y
y = 300
Jadi bila tabungannya 60, maka tingkat pendapatan
masyarakat adalah 300
Pajak
Atas setiap penjualan suatu barang, pemerintah
mengenakan pajak (yang dulu disebut pajak penjualan dan
sekarang disebut pajak pertambahan nilai = PPN) misalnya
pajak penjualan rokok, tekstil, buku. Dalam hal ini, si wajib
pajak harus menyetor pajaknya ke kantor pajak. Dalam
prakteknya, si penjual akan menggeser pajak ini kepada
barang atau jasa yang dijual. Dengan kata lain, pajak
tersebut dikenakan pada pihak pembeli atau konsumen. Jadi
si wajib pajak tidak menanggung sepenuhnya pajak tersebut.
Pajak per-unit
Jika fungsi penawaran (So) berbentuk P=f(Q)
Pajak per-unit adalah pajak

yang dikenakan atas sesuatu Maka fungsi penawaran setelah pajak (St) => PT=Po + t
barang tertentu, besarnya
Jika fungsi penawaran berbentuk Q= f(P)
ditentukan dalam jumlah uang

yang tetap untuk setiap unit Maka fungsi penawaran setelah pajak (St)=> Qt= (Pt-t) + C
barang yang dihasilkan.
(jadi setiap variabel Po dalam persamaan
Adanya pajak per unit sebesar

t ini mengakibatkanharga Q= f(P) tersebut diganti menjadi (Pt-t). Karena nilai Po (harga sebelum
pajak) = Pt-t
barang yang ditawarkan
produsen naik sebesar t untuk Total pajak yang diterima pemerintah => T= t.Qt
setiap unit jumlah yang
(Jumlah total pajak yang ditanggung konsumen dan produsen)
ditawarkan, P adalah per unit

barang dan t merupakan Total pajak yang ditanggung konsumen => t.kons.Qt
besarnya pajak per unit, maka
Total pajak yang ditanggung produsen => t.prod.Qt
kurva fungsi penawaran akan

bergeser keatas sebasar t


Contoh:
Fungsi permintaan (D): P=10-Q, fungsi penawaran : P=Q+2, jika pajak 2 per unit maka carilah:
a.Keseimbangan pasar sebelum dan sesudah pajak
b.Total pajak yang diterima pemerintah
c.Beban pajak yang ditanggung oleh konsumen dan produsen
d.Gambar

Jawab:
b. Total pajak =t.Qt
Langkah 1:
=2.3
D => P = 10-Q
=6
S => P = Q + 2 c.Pajak konsumen =1.3=3

T = 2/ unit Pajak produsen =1.3=3

a. Eo => 10-Q = Q+2 St=>Pt=(Q+2)+2

2Q = 8 pt=Q+4

Q=4 Et=>Q+4=10-Q

P=6 2Q=6

Jadi E0=(4,6) Q=3 dan P=7


Jadi Et (3.7)
PENERAPAN FUNGSI NON LINEAR

1. FUNGSI PERMINTAAN KUADRAT


2. FUNGSI PENAWARAN KUADRAT
3. KESEIMBANGAN PASAR
4. PENERIMAAN TOTAL
FUNGSI PERMINTAAN KUADRAT
Bentuk umum fungsi permintaan
kuadrat P = f (Q) adalah sebagai
berikut.

P = aQ2+bQ+c

Dimana:
P = Harga Produk
Q = jumlah produk yang diminta
a, b, dan c adalah konstanta, dan a< 0
Contoh :
Jika fungsi permintaan adalah P = 16 Q2, gambarkanlah fungsi permintaan
tersebut dalam satu diagram!

Penyelesaian:

Jika Q = 0, maka P = 16, sehingga titik potong sumbu P adalah (0, 16)

Jika P = 0, maka 0 = 16 Q2

Q2 = 16

Q1 = + 4

Q2= -4 (tidak memenuhi)

Jadi, titik potong dengan sumbu Q adalah (4,0) dan ( -4, 0). Jika Q = 3,
maka P = 7, sehingga titik koordinatnya (3,7).

Berdasarkan titik - titik potong dengan sumbu Q dan P serta titik


koordinat, dari fungsi permintaan P = 16 Q2
FUNGSI PENAWARAN KUADRAT
Bentuk umum fungsi penawaran Sedangkan, bila fungsi penawaran
kuadaratP = f (Q) adalah sebagai kuadrat berbentuk Q = f(P), maka
berikut:
bentuk umumnya adalah:
P = c + bQ + aQ2 Q = c + bP + aP2
Dimana : Dimana P = harga produk
P = harga product Q = jumlah product yang ditawarkan
Q = jumlah product yang ditawarkan a, b dan c adalah konstanta, dan a >
0.
a, b dan c adalah konstanta, dan a> 0.
Contoh :
Diketahui fungsi penawaran akan suatu barang ditunjukkan oleh
persamaan P = Q2 +6Q+8. Gambarkan kurva penawarannya !
Penyelesaian :
a.Titik potong pada sumbu P, Bila Q = 0, maka P = 8. Jadi titik Potong (0,8).
b.Titik potong pada sumbu Q, Bila P = 0, maka :
Q2 +6Q+8 = 0
(Q + 4) (Q+ 2) = 0
Q1 = -4 dan Q2 = -2
Jadi titik potong adalah (-4,0) dan (-2,0)
c.Titik Puncak
d. Persamaan sumbu simetri adalah Q = -3
KESEIMBANGAN PASAR
Contoh
Penyelesaian:
Carilah secara aljabar dan geometri Syarat keseimbangan pasar adalah Pd = Ps
harga dan jumlah keseimbangan dari 24 - 3Q2 = Q2 + 2Q + 4
fungsi permintaan dan penawaran 4Q2 + 2Q 20 = 0
berikut ini.
Q1,2 =
Pd = 24 3Q2 Q1,2 =
Ps = Q2 + 2Q + 4 Q1,2 = = 2
Q1,2 = = - 2,5 ( tidak memenuhi)
Subsitusikan nilai Q yang memenuhi ke dalam
salah satu persamaan permintaan atau
penawaran,sehingga diperoleh nilai P, yaitu:
P = 24 3 (2)
P = 24 12 = 12
Jadi, jumlah dan harga keseimbangan pasar
adalah E ( 2,12).
PENERIMAAN TOTAL

Peneriman total dari suatu perusahaan (produsen) adalah


hasil kali antara harga per unit produk dengan jumlah
produk yang dijual, atau rumusnya adalah sebagai berikut :

TR = P.Q
Dimana:
TR = Penerimaan total
Q = Jumlah produk yang dijual
P = Harga produk per unit
Contoh:
Diketahui fungsi permintaan P = 20 2Q, carilah penerimaan total maksimum dan
gambarkanlah kurva permintaan dan penerimaaan total dalam satu diagram!

Penyelesaian

TR = PW

TR = (20 2Q)Q

TR = 20Q 2Q2

TR maksimum (5,50)

Jika TR = 0, maka 20Q 2Q2 =0

2Q(10 Q) = 0

Q1 = 0

Q2 = 10