Anda di halaman 1dari 19

MENUJU WISUDA 2016

ANALISIS LEVERAGE
FIKRI IRWANDA B41112024
M. REZKY MEYDIANTO B41112085
M. RILLO SEGARA B41112112
FAJAR JUARDI B41112127
SYARIZAL B41112110
WANDI B41112121

Ketika Tuhan mengambil sesuatu dari genggamanmu, Dia


tdk bermaksud utk menghukum kamu. Dia hanya mmbuka
tangnmu utk menerima sesuatu yg lebih baik lagi.
ANALISIS LEVERAGE

Analisis Leverage adalah analisis dimana


untuk mengukur sejauh mana aktiva
perusahaan dibiayai dengan hutang.
Analisis ini digunakan untuk mengukur
seberapa banyak dana yang disupply oleh
pemilik perusahaan dalam proporsinya
dengan dana yang diperoleh dari kreditur
perusahaan atau untuk mengukur sampai
berapa jauh perusahaan telah dibiayai
dengan utang-utang jangka panjang.
Analisis Operating Leverage
dan Financial Leverage

Dalam manajemen keuangan, Leverage


adalah penggunaan assets dan sumber
dana (sources of founds) oleh
perusahaan yang memiliki biaya tetap
(beban tetap) dengan maksud agar
meningkatkan keuntungan potensial
pemegang saham. Jika semua biaya
bersifat variabel, maka akan
memberikan kepastian bagi perusahaan
dalam menghasilkan laba
Pengertian Biaya Tetap

Biaya tetap adalah biaya yang tidak


terkait dengan operasi perusahaan,
sehingga tidak ada kaitannya dengan
penjualan perusahaan. Biaya tetap
perusahaan dapat dibedakan menjadi
tiga, yaitu:
1.Biaya tetap operasi
2.Biaya tetap keuangan
3. Biaya tetap total
BIAYA VARIABEL

Biaya variable adalah biaya yang dalam


jangka pendek berubah karena perubahan
operasi perusahaan. Biaya variable
tersebut meliputi biaya bahan baku, biaya
tenaga kerja langsung dan biaya
pemasaran langsung.Biaya semivariabel
adalah biaya yang meningkat secara
bertahap dengan kenaikan output.
Contohnya adalah gaji manajer
Operating Leverage
Apabila perusahaan memiliki biaya operasi
tetap atau biaya modal tetap, maka dikatakan
perusahaan menggunakan operating leverage.
Dengan menggunakan operating leverage,
perusahaan mengharapkan bahwa perubahan
penjualan akan mengakibatkan perubahan
laba sebelum bunga dan pajak yang lebih
besar. Multiplier effect hasil penggunaan biaya
operasi tetap terhadap laba sebelum bunga
dan pajak disebut dengan degree of operating
leverage atau disingkat menjadi DOL.
Atau

Atau
Financial Leverage
Financial leverage adalah penggunaan
sumber dana yang memiliki beban tetap
dengan harapan bahwa akan
memberikan tambahan keuntungan yang
lebih besar daripada beban tetapnya
sehingga akan meningkat keuntungan
yang tersedia bagi pemegang saham.
Penggunaan financial leverage ini
dengan harapan agar terjadi
perubahan laba per lembar saham
(EPS) yang lebih besar daripada
perubahan laba sebelum bungan dan
pajak (EBIT). Multiplier effect yang
dihasilkan karena penggunaan dana
dengan biaya tetap ini disebut dengan
degree of financial leverage (DFL).
Atau

Atau
Combined Leverage

Leverage kombinasi terjadi apabila


perusahaan memiliki baik operating
leverage maupun financial leverage
dalam usahanya untuk meningkatkan
keuntungan bagi pemegang saham
biasa. Degree combined leverage
adalah multiplier atas perubahan laba
per lembar saham (EPS) karena
perubahan penjualan.
Setelah menghitung nilai DCL,
selanjutnya menganalisis hasil dari
perhitungan DCL. DCL dapat diartikan,
jika volume penjualan berubah
(naik/turun) sebesar m%, maka EPS
akan berubah searah sebesar m% x
DCL. Jadi DCL menunjukkan tingkat
sensitivitas volume penjualan terhadap
EPS.
Atau

Atau
Contoh Soal :
The Corciva Inc. mempunyai data penjualan
payung sebagai berikut :
Harga jual payung $50/unit.
Harga variabel sebesar 10% dari harga jual
dan biaya tetap sebesar $3000.

Hitunglah :
A. Jika pada tahun 2004 terjual 1000 unit
payung, berapakah DOL ?
B. Jika interest yang harus dibayar sebesar
$5000, berapakah DFL ?
C.Berapakah DCL perusahaan ?
JAWABAN (P-V) Q
A. DOL =
(P-V) Q F

1.000($50-$5) 45.000
= = = 1,07
1.000(45)-3000 45.000-3.000
Artinya : perubahan terhadap 1% penjualan
akan mempengaruhi perubahan sebesar
1,07% pada operating income
B. (P-V) Q - F
DFL =
(P-V) Q F I

(50-5)1000 3000 42.000


= =
= 1,14
(50-5)1000 3000 5000 42.000 5.000

Artinya : perubahan 1% pada EBIT


mempengaruhi perubahan EPS sebesar
1,14%.
C.

DCL = DOL x DFL = 1,07 x 1,14 =


1,22

Artinya : setiap perubahan 1% penjualan


akan mempengaruhi perubahan pada
EPS sebesar 1,22%.
KESIMPULAN
Konsep operating dan financial Leverage adalah
bermanfaat untuk analisis, perencanaan dan pengendalian
keuangan. Anaisis Leverage adalah analisis dimana untuk
mengukur sejauh mana aktiva perusahaan dibiayai dengan
hutang
Inti dari Operating Leverage yaitu perusahaan
mengharapkan bahwa perubahan penjualan akan
mengakibatkan perubahan laba sebelum bunga dan pajak
yang lebih besar
Penggunaan financial leverage ini dengan harapan agar
terjadi perubahan laba per lembar saham (EPS) yang lebih
besar daripada perubahan laba sebelum bungan dan pajak
(EBIT), untuk Combined Leverage ialah
penggabungan/kombinasi antara Operating Leverage dan
Financial Leverage dalam usahanya untuk meningkatkan
keuntungan bagi pemegang saham biasa.
DAFTAR PUSTAKA
S. Munawir. (2004). Analisa Laporan
Keuangan. (Edisi keempat). Yogyakarta :
Liberty.
http://dewiseptianawati.blogspot.com/2012
/06/analisis-leverage-dan-bep.html
http://endang.staff.umm.ac.id/files/2010/02
/BAB-II-ANALISIS-LEVERAGE
http://thedaisyneverdies.files.wordpress.co
m/2012/06/analisis-dan-pengaruh-leverage
http://jkljklkkjlll.blogspot.com/2013/01/leve
rage-operasi-dan-leverage-keuangan.html