Anda di halaman 1dari 19

KIMIA TEKNIK

By. Angga Septiyanto


Lab.Otomotif Jurusan Teknik Mesin
Unnes
1
Materi

Punya massa
= Ukuran :
Jumlah penyusun

Kelembaman

Perlu ruang

2
Klasifikasi Materi

Materi

Tunggal/
Campuran
Murni

Homogen/
Unsur Senyawa Heterogen
Larutan
3
UNSUR
Zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi
secara kimia menjadi zat-zat lain yang lebih
sederhana.
Contoh : Hidrogen, Carbon, Nitrogen

4
Lambang Unsur
Menurut Jons Jakob Berzelius
Setiap unsur dilambangkan dengan satu
huruf awal dari nama latin unsur dan ditulis
dengan huruf kapital

Jika huruf awal sama, maka ditambahkan


satu huruf lain dari nama latinnya

Contoh: Carbon (C), Hidrogen (H), Cuprum


(Cu), Aluminium (Al),
5
SENYAWA
Senyawa terbentuk oleh perikatan kimia
dari 2 atau lebih unsur. Sifat suatu
senyawa berbeda dengan sifat unsur
penyusunnya

Contoh : H2O (l) dan NaCl (s)

6
CAMPURAN
Materi yang terdiri atas 2 atau lebih zat
dan masih mempunyai sifat zat asalnya.

Contoh : larutan garam, air lumpur

7
Partikel Dasar Penyusun Materi
a. Atom = Partikel terkecil dari suatu
unsur yang masih mempunyai sifat-
sifat unsur itu
b. Molekul = Partikel netral yang terdiri
dari 2 atau lebih atom, baik atom
sejenis (Molekul unsur) maupun
berbeda (Molekul senyawa)
c. Ion = Atom atau kumpulan atom
yang bermuatan listrik
8
PARTIKEL UNSUR
a. Setiap unsur termasuk unsur logam
mempunyai partikel berupa atom
b. Hanya beberapa unsur non logam
yang partikelnya berupa molekul
c. Molekul terdiri atas 2 atom disebut
molekul diatomik
d. Molekul yang terdiri lebih dari 2
atom molekul poliatomik

9
PARTIKEL SENYAWA
a. Dapat berupa molekul (senyawa
molekul
b. Dapat berupa ion (senyawa ion)
c. Senyawa dari unsur logam termasuk
senyawa ion (CaCO3)
d. Senyawa dari unsur non logam
termasuk senyawa molekul (H2O)

10
Energi menyebabkan perubahan

Zat Semula

a. Perubahan Fisika b. Perubahan Kimia

Zat masih sama Menjadi zat lain

11
Sifat-sifat
Materi

dikaitkan dikaitkan
dengan dengan
perubahan ukuran

Sifat Sifat Sifat Sifat


Fisika Kimia Intensif Ekstensif

12
SIFAT EKSTENSIF
Sifat yang besarnya tergantung dari
jumlah atau ukuran materi
Contoh : massa, volume, berat

13
SIFAT INTENSIF
Sifat yang besarnya tidak tergantung
dari jumlah atau ukuran materi
Contoh : suhu, bau, titik didih, massa
jenis

14
Hukum Kekekalan Massa
(Antoine Laurent Lavoiser)

C2H5OH + O2 CO2 + H2O


massa C2H5OH + massa O2 = massa CO2 + massa H2O

CaCO3 CaO + CO2


massa CaCO3 = massa CaO + massa CO2

Fe + 2 S FeS2
massa Fe + massa S = massa FeS2
15
Hukum Perbandingan Tetap
(Joseph Proust)
Dalam senyawa FeS
massa Fe (g) massa S (g) Massa Fe : massa S
56 32 7:4
28 16 7:4
14 8 7:4
massa Fe : massa S = selalu tetap 7:4

(1 x Ar Fe) + (1 x Ar S) = (1 x 56) : (1 x 32)


=7:4 16
Hukum Perbandingan Tetap
(Joseph Proust)
Dalam senyawa FeS2
massa Fe (g) massa S (g) Massa Fe : massa S
56 64 7:8
28 32 7:8
14 16 7:8
massa Fe : massa S = selalu tetap 7:8
(1 x Ar Fe) + (2 x Ar S) = (1 x 56) : (2 x 32)
=7:8
17
Hukum Perbandingan Berganda
(Dalton)

Dalam senyawa FeS dan FeS2

massa S dalam FeS : massa S dalam FeS2 = 1 : 2


massa Fe dalam FeS : massa Fe dalam FeS2 = 1 : 1

18
Soal
Massa atom relatif (Ar) N = 14, O = 16, S = 32

1. Berapa perbandingan massa S : massa O dalam senyawa :


SO2
SO3
2. Berapa perbandingan massa O dalam SO2 : massa O dalam SO3
3. Berapa perbandingan massa S dalam SO2 : massa S dalam SO3
4. Berapa perbandingan massa N : massa O dalam senyawa :
NO2
N2O5
5. Berapa perbandingan massa N dalam NO2 : massa N dalam N2O5
6. Berapa perbandingan massa O dalam NO2 : massa O dalam N2O5

19