Anda di halaman 1dari 13

MISIOLOGI

PENGERTIAN MISIOLOGI
Misi Allah ( Misio Dei). Arie de Kuiper
mengatakan dalam buku Misiologia
bahwa:
Misio Dei adalah keseluruhan pekerjaan
Allah untuk menyelamatkan
dunia: pemeliharaan Israel, pengutusan
para nabi kepada Israel dan kepada
bangsa-bangsa di sekitarnya, pengutusan
Kristus kepada dunia, pengutusan rasul-
rasul, pekabaran- pekabaran Injil kepada
bangsa-bangsa.
Misio Dei berarti berbicara tentang
keseluruhan misi di tengah-tengah dunia
dan
Berbicara tentang misi di dunia berarti
berbicara tentang pengutusan Israel dan
berbicara tentang pengutusan Israel
Berarti berbicara tentang kedatangan
Kristus dalam melaksanakan tugas-Nya
dan berbicara tentang Kristus berarti
Berbicara tentang para Pekabar Injil
Gereja Tuhan di dunia.
Etimologi Misi
Kata Misi yang dipakai di sini merujuk pada
keseluruhan tugas/misi Alkitabiah dari gereja
Yesus Kristus.
Mision merupakan istilah yang komprehensif,
mencakup pelayanan gereja ke atas, ke dalam
dan keluar.
Gereja diutus seperti seseorang yang
melakukan perjalanan rohani, seorang asing,
seorang saksi, seorang nabi, dan seorang
hamba, sebagai garam dan terang ke dalam
dunia ini (Mat.5:13-16).
Allah mempunyai misi (Misio Dei)untuk
memahami gereja sebagai agen misi
secara etimologi dari bahasa :Latin
Misio sama dengan pengutusan;
Arie de Kuyper menulis Bahasa Latin
Misio= pengutusan.
Inggris/Jerman/Prancis Mision
;Belanda Misie dipergunakan dalam
gereja Roma Katolik, gereja Protestan
pada umumnya memakai kata Zending
Dalam bahasa Inggris dalam bentuk
Tunggal Mision berarti karya Allah
(Gods Mision) atau tugas yang
diberikan Tuhan kepada kita (Our
Mision), sedangkan bentuk jamak
menandakan kenyataan praktis atau
pelaksanaan pekerjaan itu
untuk Foreign Mision(Lembaga PI di
luar negeri ); Histori of mision
(Sejarah PI).
Maka dapatlah dimegerti bahwa
pemilihan Israel, pengutusan para
nabi, pengutusan Kristus ke dunia,
pengutusan para rasul dan
pekabaran Injil kepada bangsa-
bangsa melalui gereja Tuhan
dapatlah dikatakan sebagai
Misio Ecclesae (Pengutusan gereja
= pekerjaan misioner dari jemaat
Kristen sepanjang sejarah dunia.
Jadi Misi adalah keseluruhan karya Allah atas
dunia dalam pengutusanNya yang diwujudkan
dalam
Self revelation of God yaitu penyataan diri Allah
dalam melaksanakan rencana Allah yang kekal.
Misi tidak terlepas dari Allah, karena berkaitan
dengan
Misio Dei. Allah adalah Allah yang hidup, Allah
yang bertujuan dan Allah yang terlibat dalam
sejarah dunia, Allah yang ada sekarang di sini,
Allah adalah Allah yang sekarang sedang
mengerjakan rencana-Nya dan Dia adalah Allah
yang tidak berdiam diri di tempat, Ia adalah Allah
Misi
Dalam hubungan Misiologi ini dapat
membicarakan Missio Ekklesia artinya
pengutusan gereja, pekerjaan yang dikerjakan
oleh para misionaris dari jemaat Kristen
sepanjang sejarah dunia. Atau selain itu
Missio Apostolorum pengutusan para Rasul
dan Missio Christi
pengutusan Kristus dalam arti :
a.Kritus mengutus murid-muridNya.
b.Kristus diutus oleh Allah (Yoh.20:21 Sama
seperti Bapa mengutus Aku,demikian juga
sekarang Aku utus kamu).
Missio Dei artinya seluruh pekerjaan
Allah untuk menyelamatkan dunia. Ini
berarti Missio Dei adalah teosentris dan
khristocentris bukan ekklesiocentris atau
anthropocnetris.
a. Pemilihan Israel.
b. Pengutusan para nabi kepada Israel dan
kepada bangsa-bangsa sekitarnya.
c. Pengutusan Kristus kepada dunia.
d. Pengutusan Rasul-rasul dan pekabar Injil
kepada bangsa-bangsa.
Jadi Misiologi adalah Ilmu Pekabaran Injil yang
mempunyai sangkut pautnya dengan semua Ilmu
Teologia. (Arie de Kuiper) . Bertitik tolak dari
sini, maka jelas bahwa MISIOLOGI mempunyai
dasar Alkitab (Keluaran 19:5-6). Terminologi
Misi dan Gereja Menurut Widi Artanto
berdasarkan Pemaparan David J. Bosch:
Misi lebih luas dari Penginjilan. Penginjilan
adalah Misi, tetapi Misi tidak hanya Penginjilan.
Misi adalah Tugas Total dari Allah yang
mengutus gereja demi Keselamatan dunia.
Gereja diutus kedalam dunia untuk Mengasihi,
Melayani, Mengajar, Menyembuhkan dan
Membebaskan
Hakikat Misi
Menurut D. W. Ellis, Hakekat Misi Mencakup 3
Hal:
1. Proklamasi
2. Kesaksian
3. Pelayanan
Ketiga Aspek Hampir sama juga diungkapkan
oleh Ch. Abineno, yaitu
1. Pemberitaan Firman
2. Persekutuan
3. Pelayanan
Lingkup Misiologi
1. Teologi Misi
2. Sejarah
3. Ekklesiologi
4. Apologia
5. Metodik
6. Sosiologi Lintas Budaya
7. Etnologi.