Anda di halaman 1dari 30

Sistem Bahan Bakar PLTU Batu Bara

(Coal Handling System)


SISTEM BAHAN BAKAR PLTU BATU BARA = COAL HANDLING SYSTEM

WHAT
Sistem yang menangani transportasi bahan bakar (Batu bara) dari Tongkang / Tanker
sampai pada unit utama (Silo Boiler).

HOW
Batu bara dari tambang (Kalimantan dan Sumatera) diangkut dengan Tongkang / Tanker,
dibongkar dengan Ship Unloader, Disimpan pada Coal yard / stockpile dan dan
ditransportasikan dengan Belt conveyor menuju silo boiler.

WHY Important
Sebagai sistem utama untuk mensuplai bahan bakar dalam menunjang kelangsungan
operasi PLTU Batu bara
Karakteristik bahan bakar PLTU Batu bara

Batu bara = bahan bakar fosil = sumber energi tidak terbarukan (habis terpakai)
Berasal dari tumbuhan mati yang tertimbun dalam tanah dalam waktu lama
Tersedia dalam jumlah besar di Indonesia (Kalimantan & Sumatera)
Ditambang dalam bentuk bongkahan (bulk material) dengan properties yg bervariasi
Beberapa sifat penting Batubara yg berkaitan dengan bahan bakar PLTU
1.) Kalori (Jumlah energi yg terkandung dalam batu bara) (KKcal / kg)
2.) Moisture (Kelembaban / berhbungan dengan proses pengeringan) (%)
3.) Kadar abu (berkaitan dengan proses pembakaran dalam boiler) (%)
4.) Ukuran / lump size (berkaitan dengan proses transportasi) (mm)
5.) HGI (Hard Grove Index = nilai yg berkaitan dengan proses penggilingan)
SHIP UNLOADER
Peralatan untuk membongkar batu bara dari tongkang / tanker
Type umum = Type Grab bucket
1. Cabin operator..
2. PLC dan Electric room.
3. Panel operasi local dan telephone lantai 1 (satu).
4. Machine room.
5. Hopper.
6. Grab.
7. Gantry motor.
8. Barge ( tongkang) batu bara.
9. Boom.
10. Trolley.
11. Anti-spill plate.
12. Feeder.
13. Cable reel.
14. Anchor dan Rail Clamping
15. Gantry Brake
Anchor lift
Digunakan saat Ship Unloader dalam kondisi standby untuk safety jika terjadi
cuaca buruk agar ship unloader tidak bergaser dari posisi semula.
Rail claimp
Alat untuk menahan ship unloader supaya tidak bergeser saat beroperasi .
Safety hook
Dipasang saat ship unloader standby dalam waktu yang agak lama atau saat
cuaca buruk untuk safety ship unloader.
Gantry brake
Digunakan untuk menghentikan (rem)laju ship unloader saat bergerak maju atau
mundur.
Hopper
Digunakan untuk menampung batu bara yang telah di unloading batu bara dari
tongkang.
Vibrating feeder
Digunakan untuk mengumpankan batu bara yang ada di hopper ke belt
conveyor.
Cablee reel
Digunakan untuk menggulung kabel power maupun control di ship unloader.
Anti spill plate
Untuk mencegah pencemaran air laut yang di sebabkan oleh batu bara yang
tumpah kelaut saat proses unloading.
PLC and power room
untuk back up power PLC & SU
Machine room
berisi motor, gearbox, wire drum dll
Water spray
Digunakan untuk mengurangi bahaya polusi debu pada saat unloading.
Grab
untuk mengambil batu bara dari tongkang ke hopper.
Cabin room
untuk mengoperasikan ship unloader dari ruang panel kabin.
STACKER RECLAIMER
alat yang digunakan untuk memindahkan batubara (coal) dari belt
conveyor menuju ke Coal Yard ( disebut Stacking ), maupun dari
Coal Yard menuju belt conveyor (disebut Reclaiming).
A. Ruang panel utama
Tempat main power supply dari source ke stacker reclaimer.
B. Boom tripper
Boom tripper adalah lengan conveyor bagian belakang stacker reclaimer. Boomtripper ini
bisa diubah posisi sesuai kondisi kerja dari stacker reclaimer, saat stacker reclaimer ( SR )
digunakan untuk stacking maka boom tripper posisi ujungnya diatas hopper,jika SR
digunakan untuk reclaiming maka boom tripper posisi ujungnya di bawah hopper.
C. Counter weight
Counter weight berfungsi sebagai stabilizer saat boom bucket bergerak keatas (luffingup)
maupun bergerak ke bawah (luffing down) agar kerja dari sistem hidrolik tidak berat.
D. Hopper
Hopper adalah wadah (chute) yang menghubungkan ujung boom tripper dan boom
bucket.
E. Kabin Operator
Operating cabinet adalah ruang kabin tempat operator mengendalikan StackerReclaimer.
F. Boom Bucket
Boom bucket adalah lengan yang menghubungkan Bucket wheel dengan Hopper. Boom
bucket ini bisa digerakkan luffing up, luffing down, slewing kanan maupun kiri sesuai
posisi kerja dan ketinggian tumpukan batubara di coal yard.
G. Mekanisme Travel ( Sistem Roda )
Traveling mechanism berfungsi sebagai sistem penggerak utama stacker
reclaimer dengan menggunakan roda yang berputar di rel supaya SR bisa Take
Up adalah alat bergerak maju dan mundur.
H. Cable reel
Cable reel adalah gulungan kabel yang bisa berputar sesuai pergerakan SR
maju dan mundur agar kabel tertata rapi.
I. Bucket wheel
Bucket wheel adalah roda pengambil batubara di coal yard.
J. Tanki water spray
Tanki ini berisi air yang digunakan untuk spray / menyirami material / coal yang jatuhdi
boom conveyor agar material tidak mudah terbakar
K. Take Up
sistem yang digunakan untuk mengatur ketegangan dari belt conveyor.
BELT CONVEYOR SYSTEM
Merupakan sistem transportasi utama batu bara dr satu tempat ke tempat lain

pita besarterbuat dari karet dan terbentang antara dua pulley atau lebih dengan
kecepatan tertentumembawa material dengan jumlah tertentu.
Elemen utama Belt conveyor

1. Belt conveyor: berupa permukaan gerak dimana material diletakkan


2. Pulley: penggerak belt dan menjaga tingkat ketegangan pada konveyor
3. Penggerak (Drive system) : memberikan daya pada satu pulley atau
lebih untuk menggerakkan conveyor
4. Struktur : memberikan support dan mengatur posisi rolling
5. System support belt : memberikan support pada idler
6. Sistem transfer : titik pemberian muatan atau pelepasan muatan (Head
chute, transfer chute dan skirtboard)
Bagian bagian dari belt conveyor yaitu :

Belt Conveyor
Merupakan ban berjalan yang berfungsi untuk membawa material dan
meneruskan gaya.
Carrying idler
Berfungsi untuk menjaga belt pada bagian yang berbeban Posisi dari Carrying
idler berada di atas conveyor table. Komposisinya terdiri dari 3 buah roll V
Impact idler
untuk menahan belt agar tidak sobek/rusak akibat batu bara yang jatuh dariatas.
Return idler
Berada di bawah belt pada sisi balik conveyor.
Steering idler
Merupakan idler yang berfungsi untuk menjaga kelurusan belt agar tidak jogging
(bergerak ke kiri/kanan). Posisinya di bagian pinggir belt.
Macam - macam Pulley
Drive pulley
Memutar belt menuju ke depan.Posisi drive pulley tidak harus selalu di depan,
bisa dipasang dimana saja yang dianggap memungkinkan (transfer daya dari
motor ke belt conveyor)
Take up pulley
Pulley yang berfungsi untuk menjaga tingkat kekencangan belt. Take up pulley
terhubung dengan counter weight.
Counter weight
Merupakan bandul yang terhubung dengan take up pulley yang berfungsi untuk
memberi/menjaga ketegangan belt.
Bend pulley
Pulley yang berfungsi untuk menikungkan atau membelokkan arah belt.
Head pulley
Pulley terakhir yang berada pada ujung depan conveyor. Tidak semua head
pulley dapat dipakai sebagai drive pulley. head pulley yang tidak dapat
dihubungkan dengan drive pulley tidak dapat disebut sebagai drive pulley.
Snub pulley
Pulley yang digunakan untuk memperbesar sudut llitan kontak antara
pulley dengan belt (wrap angle)
Tail pulley
Berada di sisi belakang conveyor. Berfungsi untuk memutar kembali belt
conveyor menuju ke arah drive pulley
Drive system (sistem penggerak BC)
1. Motor
Sebagai pengerak utama belt conveyor system dengan putaran dan daya
tertentu
2. Speed Reducer / Gear Reducer / Gearbox
Menyesuaikan putaran dan torsi dari motor agar sesuai dengan kebutuhan.
3. Fluid Coupling
Kopling untuk proteksi overload dan ada juga yang dapat mengatur speed belt
conveyor
4. Kopling Grid dan Gear kopling
Penghubung antara motor dan fluid coupling dan penghububg antara gearbox
dan drive pulley
5. Brake system
Menghentikan putaran conveyor dan sebagai pengaman putaran balik conveyor
yg mempunyai inklinasi
COAL TRANSFER SYSTEM ( pada Junction Tower / Transfer House)

1. Head Chute
Berada di sisi atas sebagai penerima beban impact pertama dari curahan batu
bara (tempat terpasangnya beberapa belt cleaner)
2. Transfer chute system
Pengarah batu bara dari satu conveyor ke conveyor lainnya
3. Skirt board
Area penerima curahan batu bara dari conveyor sebelumnya (tempat rubber
skirt / penahan debu batubara terpasang)
4. Diverter gate
Untuk mengatur arah aliran batu bara (Two way / three way chutes)
5. Rubber skirt (front, rear and side / appron seal)
Rubber yang mencegah keluarnya debu batu bara dari skirtboard
BELT CLEANING SYSTEM
1. Pre cleaner / Primary scraper
Terletak pada sisi Head / drive pulley pada bagian top cover belt
conveyor untuk mencegah carryback terikut pada sisi balik Belt
conveyor
2. Secondary dan tertiary scraper
Terletak setelah Primary scraper untuk menyempurnakan proses
pembersihan carryback pada sisi top cover BC
3. V Plough Scraper
Belt cleaner pada sisi dalam terletak sebelum take up dan tail pulley
sebagai pembersih sisi bottom cover BC
PERALATAN PENDUKUNG COAL HANDLING SYSTEM
1. Magnetic Separator
Menarik material asing (ferrous) yg tercampur pada aliran batu bara
2. Tramp Metal Detector
Memberi tanda atau sinyal bila ada material ferrous yang terikut pada aliran batu
bara
3. Belt scale / belt weigher
Peralatan pengukuran aliran batu abara diatas BC secara online
4. Telescopic chute
Perlatan bantu untuk mencurahkan batu bara dari ketinggian tertentu agar debu
BB tidak berterbangan kemana mana
5. Reclaim Hopper & Vibrating feeder
Emergency reclaim system untul loading batubara dari coal yard yg berad dalam
tanah, dibantu vibrating feeder untuk menyaring dan mengatur aliran BB (Ton/h)
6. Coal Crusher
Merupakan peralatan untuk mengurangi ukuran bongkahan batu bara yang
terlalu besar setelah diseparasi oleh vibrating screen / feeder dari ukuran diatas
100 mm menjadi ukuran sekitar 30 mm
PERALATAN PENGAMAN BELT CONVEYOR SYSTEM
Pullcord Switch
Untuk menghentikan laju sistem belt conveyor jika keadaan bahaya.Dalam satu
line Belt conveyor ada 2 sampai 3 belt
Belt sway swicht
sendiri berfungsi untuk memberi tanda/sinyal pada operator jika sistem belt
conveyor bergeser.Jika belt conveyor bergeser melebihi batas yang di ijinkan
secara otomatis belt conveyor tersebut akan berhenti
Belt Rip detector
Mendeteksi belt conveyor yang sobek waktu beroperasi dan akan memberi
sinyal alarm pada system operasi di CHCB.
Chute blok switch / Chute pluged detector
Untuk memberikan alarm jika terjadi buntu pada chute (chute block),
menghentikan BC
Zero speed swicth / Underspeed sensor
Untuk untuk mancatat kecepatan per menit belt conveyor dan mendeteksi
apabila terjadi abnormal pada kecepatan belt conveyor (belt slip)
DUST SUPRESSION SYSTEM
merupakan suatu metode untuk mengaplikasikan kabut air atau larutan bahan
kimia lain, agar dapat membentuk gumpalan dengan partikel debu untuk
meningkatkan masanya agar tidak menyebar keluar. Semakin kecil partikel dari
air, maka semakin efektif kemampuannya untuk menangkap debu yang ada.
Keuntungan dari system ini adalah tidak lagi diperlukan perlakuan lanjutan untuk
menangani debu yang telah menggumpal tersebut, karena akan mengendap
kembali pada laju aliran batu bara.

DUST COLLECTING SYSTEM (DCS)


Berfungsi untuk menangkap udara dan memisahkannya dengan udara, dengan
menggunakan fan sebagai penarik udara dan disaring pada bag filter yag di
cleaning secara periodik oleh reverse jet system