Anda di halaman 1dari 15

DOSIS OBAT

Satuan Berat Dan Isi

Satuan berat yang di gunakan dalam perhitungan dosis obat adalah 1 kg = 1000 g

(gram), 1 g = 1000 mg (milligram), dan 1 mg = 1000 mcg (mikrogram).

Sedangkan satuan yang digunakan untuk dosis obat ini adalah 1 L = 1000 ml (milliliter).

Konversi Gram ke Milligram dan Sebaliknya

1 g = 1000 mg

2 g = (2 X 1000) mg = 2000 mg

2,165 g = ( 2,165 X 1000) mg = 2165 mg

1, 23 g = ( 1,230 X 1000) mg = 1230 mg

2060 mg =
Menyatakan Persentase dengan Istilah Kuantitatif

Sejalan dengan ketentuan yang kini berlaku bagi label bahan

terapeutik, sejumlah produk kini mencantumkan kadar dengan

istilah kuantitatif, bukan istilah persen, misalnya krim 1% berlabel

10 mg/g. dalam praktiknya ini hanya berlaku untuk obat luar,

seperti krim dan obat tetes mata, karena mungkin terdapat lebih

dari satu kekuatan / kadar untuk satu produk.


Contoh mengonversi kekuatan 1% kedalam istilah kuantitatif

satuan untuk benda padat adalah gram dan


untuk preparat cair adalah mililiter . ungkapan 1%
berarti satu bagian dari seratus, diucapkan dalam
gram atau milliliter.

1% = X 1 = 0,01 g/g atau 10 mg/g

Larutan 1% = 10 mg/ml
Perhitungngan Dosis Tablet/ Kapsul / Obat Cair/Suntikan

Soal 1

Berapa tablet digoxin diperlukan ntuk mendapat dosis 0,125 mg ? 1 tablet


mengandung 62,5 mcg dan diperlukan X tabletuntuk mencapai dosis 125 mcg,
maka

X.62,5 = 125

X=

Jadi diperlukan 2 tablet.

Jawab : pakai rumus berikut ini

Kuantitas yang di minta = X 1 (tablet)

0,125 mg = (0,125 x 1000) mcg = 125 mcg

Isi rumus diatas

x 1 tablet = 2 tablet
Soal 2

Pasien diinturksikan untuk di beri 75 mg pethidin. Tersedia ampul berisikan 100 mg dalam 2 ml.
berapa ml yang perlu disuntikan?

Jawab :

Jika 2 ml larutan untuk diberikan 100 mg pethitidin. An X ml larutan mengandung 75 mg pethidin,


maka

X = X 2 ml

= 1,5 ml

Atau memakai rumus

X = X volume dosis yang tersedia

= X 2 ml

= 1,5 ml
Soal 3

Diinstruksikan untuk menyuntik 150 mg penisilin V. tersedia flakon dengan label


125 mg/5 ml. berapa ml harus diberikan ?

Jawab

Jika 5 ml larutan mengandung 125 mg penisilin V dan X ml mengandung 150 mg,


maka

X= X 5 ml

= 6 ml

Atau

= x 5 ml

= 6 ml
Soal 4

Diperlukan larutan betadine 1 : 2.000 dan tersedia larutan 20 % berapa banyak


larutan Betadine 20 % ini diperlukan untuk membuat 2 L Betadine 1 : 2.000?

Karena konsentrasi dinyatakan sebagai rasio dan yang lain sebagai persentase,
salah satunya harus dikonversikan. 20% = 20 bagian perseratus = 20 : 100 = 1 : 5

Jawab : memakai rumus

X= X jumlah yang diminta

= X 2.000 ml

= 1/400 x 2000 ml = 5 ml

Jadi diperlukan 5 ml betadine 20% untuk membuat 2 L larutan 1 : 2.000


Kalkulasi Kecepatan Infus

Pemberian obat secara intraverna dihitung


berdasarkan jumlah tetes per milliliter larutan. Karena
instruksi diberikan berupa volume yang harus diberikan
dalam waktu tertentu (misalnya 500 ml dalam 4 jam),
maka diperlukan kemampuan untuk menghitung
konversi dari tetes per menit, dan sebaliknya.
Soal 5

Berapa kecepatan aliran diperlukan untuk memasukan 500 ml dekstrosa 5% dalam


air selama 8 jam? Larutan itu memberi 15 tetes/ml

Jawab :

Langkah 1

Konversi jam, ke menit

8 jam = 8 x 60 = 480 menit

Langkah

Menghitung kecepatan yang dibutuhkan dalam ml/menit. Jika 500 ml harus


diberikan dalam 480 menit, dan X ml akan diberikan dalam 1 menit, maka

X= x ml

= 1 ml (dibulatkan)
Langkah 3

Konversi tetes per menit. Kecepatan pemberian adalah 1 ml/ menit (kurang lebih). Larutan itu

mengandung 15 tetes /ml, maka jumlah tetes per menit menjadi 1 X 15 tetes permenit atau

15 tetes/menit

Soal 6

Berapa kecepatan harus kita berikan larutan yang mengandung 1.000 mg lignocain dalam 500

ml larutan agar pasien mendapat 3 mg/ menit bila 1 ml larutan itu mengandung 60 tetes?

Langkah 1

Hitung berapa banyak larutan yang mengandung 3 mg lignokain. Jika 500 ml larutan

mengandung 3 mg, maka perhitungannya sebagai berikut.

X= X tetes

= 90 tetes per menit


Kalkulasi Dosis Berdasarkan Berat Badan

Kadang-kadang dosis diucapkan sebagai : beri 1 mg/kg berat badan. Jadi


berat badan pasien harus di ketahui dulu, misalnya 60 kg, maka dosisnya adala 60
mg.bila permintaanya adalah : berikan 1 mg /kg berat badan/hari, maka dosis tadi
harus dibagi dalam beberapa kali dosis, misalnya dibagi 3, maka menjadi 3 kali
minimum @ 20 mg.

Dosis pediatric

Dosis tepat penting untuk pasien pediatri. Anda apat mengoversi dosis
dewasa menjadi dosis pediatric dengan sejumlah formula : dua diantaranya
adalah sebagai berikut.
Rumus Clarke

Dosis pediatrik = X dosis dewasa

Rumus young

Dosis pediatrik = X dosis dewasa

Indicator yang lebih tepat dari berat badan dan umur adalah luas permukaan
badan.

Rumus Luas permukaan Clarke

Dosis pediatrik = X dosis dewasa


Berdasarkan berat badan

Rumus Clark :

DM anak = x DM dosis dewasa

W dalam pon ( 1 Kg = 2 pon, 1 pon = 454 g )

Jika w dalam kg rumus :

DM anak = x DM dosis dewasa


Berdasarkan umur anak

Rumus Young

DM anak = x DM dosis dewasa, n = umur anak 1 8

Rumus Fried

DM bayi = x DM dosis dewasa, m = umur dalam bulan

Rumus Dilling

DM anak = x DM, dewasa n = umur anak > 8 tahun