Anda di halaman 1dari 18

REPRODUKSI

COELENTERATA
DISUSUN OLEH
ALIFIA ROSIDATUZ Z.
160341606005
DHITA AYU R.
160341606018
LAILATUL MAGHFIROH
160341606105
MAISUNA KUNDARIATI
160341606075
Kelas
Hydrozoa
Reproduksi

Reproduksi dari kelas Hydrozoa


terdiri dari reproduksi aseksual dan
reproduksi seksual
Reproduksi secara aseksual
1. Membentuk kuncup
2. Membelah diri

Hydra sp.
Reproduksi secara seksual
Pada umumnya bersifat hermaprodit,
spermatozoa yang telah masak akan
berenang diseputar ujung distal testes yang
akhirnya akan keluar melalui lubang-lubang
kecil yang terdapat pada kulit penutup
testes (sel-sel jantan terbentuk dibawah
lekukan konus). Setelah diluar tubuh
spermatozoa akan berenang menuju
ovarium untuk menemui ovum. Pembuahan
terjadi terjadi selama kurang lebih 2 jam
setelah spermatozoid menembus telur
(penetrasi)
Zigot yang terbentuk akan
mengalami proses pembelahan
menjadi blastula yang dibungkus
kista. Embrio terbentuk kista keluar
dan jatuh dalam air. 10-70 hari
akan menetas dan muncul spesies
baru yang muda dan lengkap
dengan tentakel pendek.
Reproduksi seksual
Hydra sp.
Reproduksi
Scyphozoa
Reproduksi terjadi melalui 2 cara yaitu
secara generatif dan secara vegetatif
(Pergiliran Keturunan)
Secara generatif
Secara vegetatif
Terjadi melalui
Zigot yang telah dikeluarkan dari tubuh
peleburan/fertilisasi antara betina akan berkembang menjadi larva
sperma dengan sel telur. berambut getar (planula)
Setelah mendapat substrat yang cocok,
Terjadi di dalam rongga planula akan mengikatkan diri pada
enteron betina substrat tersebut dan melepaskan rambut-
rambut getarnya.
Zigot yang merupakan hasil Tumbuh menjadi polip baru
peleburan akan dikeluarkan dari disebut(scyphistoma)
tubuh betina melalui mulutnya. Scyphistoma akan membelah secara
transfersal, sehingga terbentuk setumpuk
ruas-ruas yang masing-masing berbentuk
seperti cakram
Efira yang telah tua akan melepaskan diri
dan berenang bebas untuk hidup secara
mandiri dan menjadi medusa muda
Berkembang dan menjadi dewasa
ANTHOZOA
ASEKSUAL

Kuncup Fragmentasi
Timbul tonjolan pada Memutuskan bagian
kolumna diskus pedal
Terus berkembang Masing-masing diskus
hingga terbentuk pedal dan oral yang
Metridium baru. terputus akan tumbuh.
Akan lepas dari Bisa terjadi secara
induknya dan hidup membujur atau
mandiri. membelah secara biner.
SEKSUAL

1. Umumnya hermaprodit 6. Kemudian berkembang


menjadi
2. Pekembangan sel telur
zigot
dan sel sperma
berbeda. 7. Zigot terbelah membentuk

3. Perkawinan dua sel coeloblastula.


kelamin tersebut secara 8. Tumbuh menjadi larva
besilangan. berambut getar disebut
4. Sel kelamin yang telah planula
masak dikeluarkan 9. Tumbuh berenang renang,
lewat mulut. dan
5. Terjadinya perkawinan kemudian menempel
pada
eksternal
substrat yang cocok
KELAS
CUBOZOA
Cubozoa memiliki fase seksual dan aseksual.
Secara seksual adalah dengan fertilisasi sperma dan
sel telur dari Cubozoa. Selama perkawinan Cubozoa
jantan akan menggerakkan tentakelnya ke arah
Cubozoa betina agar oral openingnya terbuka
Cubozoa jantan memberikan sperma dan akan
disalurkan oleh Cubozoa betina menuju manubrium.
Selanjutnya, Cubozoa betina akan mengeluarkan
embrio sebagai Planuae
Secara Aseksual

Planulae yang bersifat motil aan bergerak menuju


temapt yang kondusif, mencari substrat untuk
menempel dan selanjutnya berkembang sebagai
polip. Polip bersifat sesil