Anda di halaman 1dari 30

Prinsip Dasar Statistika

Kesehatan
Konsep
Statistika
Kesehatan
Pengertian
Statistika
Arti luas:
Arti Sempit: Ilmu yang mempelajari cara pengumpulan,
pengolahan, penyajian, analisis data,
Data ringkasan pengambilan kesimpulan dengan
berbentuk angka. memperhitungkan unsur ketidakpastian
berdasarkan konsep propabilitas.
Konsep Statistika
Pendekatan modern untuk
menyajikan konsep-konsep
dasar dan metode statistik
secara lebih jelas, dan dapat
membantu seseorang di
dalam pengambilan
keputusan dengan
menggunakan cara-cara
kuantitatif.
Jenis Statistika
a.Statistik Deskriptif b.Statistika Inferensial /
Induktif
Menyajikan susunan angka-angka
yang dalam bentuk naratif, tabel Berkaitan dengan dugaan populasi dan
atau diagram. pengujian hipotesa suatu data

Misalkan : Misalnya:
1. Angka kejadian penyakit TBC 1. Pengawas Minum Obat (PMO)
diwilayah Puskesmas A tahun 2010 berpengaruh terhadap tingkat
adalah 5/100.000 penduduk. kepatuhan pasien TBC dalam
2. Distribusi Frekuensi tingkat berobat.
pendidikan ibu hamil di Desa B 2. Umur pasien dan berat badan pasien
mempunyai efek sinergis terhadap
sebagian besar adalah SMP.
peningkatan tekanan darah pasien
Decompensatio Cordis.
Penulisan Data Statistika

an
k
a r
ra un
a s t a s
r d ifa C yu
e s
B en
1. Data nominal m
1. Data kontinu Data yang berdasarkan klasifikasi
Deretan angka yang sambung tertentu.
menyambung. 2. Data ordinal
Data yang berdasarkan urutan
kedudukan.
2. Data diskrit 3. Data interval
Data statistik yang tidak mungkin Data statistik dimana terdapat jarak
berbentuk pecahan yang sama diantara hal-hal yang sedang
diselidikiatau dipersoalkan.
Bagaimana cara penyajian
data ?
Penyajian dalam
Bentuk Tabel

Penyajian dalam Penyajian dalam


Bentuk Tekstular Bentuk Grafik
Apa Peran
Statistika?
sebagai bahan perencanaan

sebagai bahan monitoring

sebagai bahan evaluasi


Apa Peran Statistika Bagi Kesehatan?

melakukan pengkajian
data (assessment)

merumuskan
diagnosis

membuat perencanaan
kesehatan (intervensi)

melaksanakan kegiatan
bidang kesehatan
(implementasi)
membuat suatu penilaian
bidang kesehatan
(evaluasi).
Distri
busi
Distribusi frekuensi

freku
ensi
pengertian
Daftar nilai data yang
disertai dengan nilai
frekuensi yang sesuai.
Contoh: daftar nilai ujian mata kuliah statistik dari 80 mahasiswa.

Tabel 1. (tanpa memperhatikan sifat keragaman data)

79 49 48 74 81 98 87 80
80 84 90 70 91 93 82 78
70 71 92 38 56 81 74 73
68 72 85 51 65 93 83 86
90 35 83 73 74 43 86 88
92 93 76 71 90 72 67 75
80 91 61 72 97 91 88 81
70 74 99 95 80 59 71 77
63 60 83 82 60 67 89 63
75
76 63 88 70 66 88 79
Tabel yang sudah disusun dalam bentuk daftar
frekuensi

Tabel 2a.
No Merupakan daftar frekuensi dari data
Nilai Ujian tunggal
Frekuensi
xi fi
1 35 1
2 36 0
3 37 0
4 38 1
5 dst -
6 70 4
7 71 3
8 dst -
9 98 1
10 99 1
Total 80
Tabel 2b. Merupakan daftar frekuensi dari
data yang sudah dikelompokkan

Kelas ke- Nilai Ujian Frekuensi fi


1 31 40 2
2 41 50 3
3 51 60 5
4 61 70 13
5 71 80 24
6 81 90 21
7 91 100 12
Jumlah 80
Beberapa istilah yang harus dipahami
dalam menyusun daftar frekuensi:
Tabel 3.
Selang Nilai Kelas Frekuensi
Kelas ke- Batas Kelas
Nilai Ujian (xi) (fi)
1 31 40 30.5 40.5 35.5 2
2 41 50 40.5 50.5 45.5 3
3 51 60 50.5 60.5 55.5 5
4 61 70 60.5 70.5 65.5 13
5 71 80 70.5 80.5 75.5 24
6 81 90 80.5 90.5 85.5 21
7 91 100 90.5 100.5 95.5 12
Jumlah 80
Range Nilai tertinggi-
terendah

Batas bawah kelas Nilai


terkecil yang berada pada
setiap kelas

Batas atas kelas Nilai terbesar yang


berada pada setiap kelas

Batas kelas ( Class boundary ) Nilai yang digunakan untuk memisahkan antar
kelas, tapi tanpa adanya jarak antara batas atas kelas dengan batas bawah
kelas berikutnya. Batas kelas selalu dinyatakan dengan jumlah digit satu
desimal lebih banyak daripada data pengamatan asalnya.

Panjang/lebar kelas (selang kelas) Selisih antara dua nilai batas bawah
kelas yang berurutan atau selisih antara dua nilai batas atas kelas yang
berurutan atau selisih antara nilai terbesar dan terkecil batas kelas bagi kelas
yang bersangkutan
Nilai tengah kelas (batas atas kelas+batas bawah
kelas)
Nilai ini yang dijadikan pewakil dari selang kelas
tertentu untuk perhitungan analisis statistik selanjutnya

Banyak kelas

Frekuensi kelas: Banyaknya


kejadian (nilai) yang muncul
pada selang kelas tertentu.
Teknik pembuatan Tabel Distribusi
Frekuensi (TDF)
Urutkan data, biasanya diurutkan dari nilai yang paling kecil

Tentukan range (rentang atau jangkauan)

Tentukan banyak kelas yang diinginkan. Jangan terlalu banyak/sedikit,


berkisar antara 5 dan 20, tergantung dari banyak dan sebaran datanya.

Tentukan panjang/lebar kelas interval (p)

Tentukan nilai ujung bawah kelas interval pertama


Distribusi Frekuensi Relatif dan
Kumulatif
a. Relatif

b. Kumulatif (Standar) Nilai frekuensi


untuk kelas tersebut ditambah dengan
jumlah frekuensi semua kelas sebelumnya.
Cara Penyajian Data
Histogram
Poligon Frekuensi
Ogive
Ukuran-ukuran statistik kesehatan
Purata ( rate ) adalah ukuran umum yang sering
digunakan dalam analisis statistik, khususnya
statistik kesehatan. Rate adalah suatu jumlah
kejadian dihubungkan dengan populasi yang
bersangkutan.

Jumlah kasus
Rate (Purata) ------------------------------ x 1000
Populasi yang beresiko
Angka kasar yang sering digunakan dalam kesehatan
masyarakat :
1. Crude Rate
a. Crude birth rate
jumlah kelahiran hidup yg dilaporkan selama 1 tahun
----------------------------------------------------------------------------x 1000
jumlah penduduk pada pertengahan tahun tersebut

b. Crude death rate


jumlah kematian yang dilaporkan selama 1 tahun
------------------------------------------------------------------------x 1000
jumlah penduduk pada pertengahan tahun tersebut

c. Natural increase rate


jumlah kelahiran dikurangi jumlah kematian
----------------------------------------------------------------x 1000
jumlah penduduk pada pertengahan tahun
2. Spesific Rate
a. Berkaitan dengan bayi dan anak
1) Infat mortality rate
jumlah bayi mati umur dibawah 1 tahun
--------------------------------------------------------x 1000
jumlah kelahiran hidup selama 1 tahun

2) Neonatal mortality rate


jumlah bayi mati umur dibawah 1 bulan
---------------------------------------------------------x 1000
jumlah kelahiran hidup selama 1 tahun
3) Post neonatal mortality rate
jumlah anak mati umur 1 bulan-1 tahun
---------------------------------------------------------x 1000
b. Berkaitan dengan kehamilan dan kelahiran
1) Still birth rate
jumlah bayi lahir mati pada umur kehamilan cukup
----------------------------------------------------------------------x 1000
jumlah bayi lahir hidup dan lahir mati
2) perinatal mortality rate
jumlah bayi lahir hidup dan mati dibawah 1 tahun
---------------------------------------------------------------------x 1000
jumlah bayi hidup dan mati
3) maternal mortality rate
jumlah kematian ibu karena kehamilan,kelahiran
--------------------------------------------------------------------x 1000
jumlah lahir hidup dan lahir mati
4) Fertility rate
jumlah kelahiran dalam 1 tahun
c. Umum
1) age spesific death rate
jumlah kematian pada kelompok umur tertentu
----------------------------------------------------------------
x 1000
jumlah populasi pada kelompok umur tertentu

2) sex spesific death rate


jumlah kematian pada golongan seks tertentu
--------------------------------------------------------------x
1000
jumlah populasi pada golongan seks tertentu
Ukuran variabilitas

Pengertian
Suatu ukran yang menyatakan besar nilai-nilai dan data
berbeda atau bervariasi dengan nilai pusatnya atau seberapa
besar penyimpangan nilai-nilai data dengan nilai pusatnya
Cara menghitung variabilitas
1. Range (R)

R= SKOR MAKSIMUM SKOR MINIMUM

2. Keragaman

3. Standar deviasi
Pengukuran variasi
(penyebaran/dispersi)
RENTANG DATA/ RANGE

INTERQUARTILE RANGE (Q)

VARIANS

STANDAR DEVIASI

UKURAN LETAK