Anda di halaman 1dari 24

Presented by :

Imam Rully

Heni, Dwi, Anes

Rida
Review Journal
Formulation and Evaluation of Buccal
Patch of Simvastatin by Using Different
Polymers
Penulis :
Shalini Mishra, G. Kumar, P. Kothiyal
The Pharmajoural Vol. 1 No. 7 2012
Page : 87 - 92 www.thepharmajournal.com
ISSN : 2277-7695
BUCCAL PATCH
Sediaan yang terdiri dari dua lapisan, lapis
pertama mengandung polimer adhesive yang di
tempelkan pada lapisan kedua yang tidak dapat
ditembus. Lapisan polimernya dapat di
tempelkan pada daerah bukal dan bertahan
sampai 12 jam walaupun terkena cairan.
Mengapa Simvastatin?
Simvastatin mengalami first-pass metabolisme
yang tinggi di Hati.
bioavailabilitas yang buruk ( 5 %) dan sangat
bervariasi jika diberikan melalui oral.
waktu paruh yang pendek ( 2 - 3 jam )
Dosis yang kecil.
Berat molekular yang rendah
FORMULASI
DAN
METODE
METODE PEMBUATAN
Solvent Casting (Pelarutan)

Menyiapkan larutan polimer


Masing-masing polimer yang akan digunakan
didispersikan kedalam 5 % ethanol.
Ditambahkan Eudragit RS 100 sesuai kebutuhan.
Diamkan 24 jam dalam sonicator.
Filtrasi dengan muslin cloth.
Pembuatan Sedian.
Mendispersikan simvastatin pada larutan polimer.
Menambahkan glycerine 50% (plastisizer) kemudian diaduk
homogen.
Larutan diatas dituang kedalam cetakan khusus dan
dipanaskan dalam oven dengan suhu 45 0C selama 24 jam.
Patch yang terbentuk diangkat dan di simpan dengan
pelapis yang tidak bisa ditembus dalam desicator.
Sonicator Desicator

Mucin Cloth
EVALUASI
SEDIAAN
1. Uji Ketebalan.
2. Folding Endurance
5 patch tiap
formulasi

Sampai patah /
200 300 kali

Jumlah pelipatan tanpa mematahkan patch


= Nilai folding endurance.
3. Swelling Index Cara 1 (Raghavendra, 2013)
Cara 2 (Shalini, 2012)

Cara 1
37 0C 1 0C
W1 1 3 jam

Cara 2
+ 50 ml Buffer
fosfat pH 6,6

Hitung dengan rumus :


W2
=

4. Uji Keseragaman Kandungan.
HCL 0,1 N
10 ml

1 x 1 cm2
248 nm
Cylomixer
5. Tensile Strengh/ Kekuatan peregangan.

5 x 3 cm2

Digital tensile tester : Terdiri dari 2


handle, bergerak dan diam.
Sensitifitasnya (1 10) Newton
Konversi ke Kilogram
6. Uji Pelepasan Obat (IN VITRO) Circulating
waterbath
suhu 370

Berdirikan
dgn sudut
450
Buffer fosfat
pH 7,2
Slide diambil
tiap (10 90)
menit.

1 x 1 cm2
100 ml Buffer
fosfat pH 7,2 248 nm
HASIL
EVALUASI
Pembahasan
Pada penelitian sebelumnya, penggunaan 50% glycerin w/w ditemukan memiliki
karakteristik fisik yang bagus.
Formulasi dengan Eudragit-RS 100 dan EC (1:2) memiliki ketebalan maksimum.
Sediaan patch bukal Eudragit-RS 100 dan EC memiliki swelling index terbaik.
Folding endurance Eudragit-RS 100 dan EC memiliki nilai terbaik diikuti Eudragit-RS
100 dan HPMC , Eudragit-RS 100 dan PVA dan terakhir Eudragit-RS 100 dan PVP.
F1 menunjukkan pelepasan tercepat dan maksimal dimana T50% nya dicapai dalam
waktu 1.7 jam dan dalam 8 jam sudah dapat lepas sebanyak 99.95 % yang kemudian
diikuti oleh F2, F3 dan F5.
Pada F12 maksimalnya 50% (7.6 jam), F9 (6.5 jam), F11 (6.2 jam). Ketiganya
menunjukkan pelepasan terlambat dan terkecil.
Tensile strength tertinggi pada F12, diikuti F11 dan F10. Terkecil pada F1.
Tertinggi
F1 > F2, F3, F5

F12
Terendah
F12 < F11, F9
DAFTAR PUSTAKA
El-Maghraby, Gamal M. et al, Formulation and Evaluation of Simvastatin Buccal
Film, Journal of Applied Pharmaceutical Science Vol. 5 (04), 201, 070 077.
(http://www.japsonline.com)
Mishra, Shalini et al, A Review Article : Recet Approaches in Buccal Patches, The
Pharma Innovation Vol. 1 No. 7, 2012, 78 86. (www.thepharmajournal.com)
Mishra, Shalini et al, Formulation and Evaluation of Buccal Patch of Simvastatin by
Using Different Polymers, The Pharma Innovation Vol. 1 No. 7, 2012, 87 92.
(www.thepharmajournal.com)
Rao, N. G. Raghavendra et al, Overview on Buccal Drug Delivery Systems, J.
Pharm. Sci. & Res. Vol 5 (4), 2013, 80 88. (www.jpsr.pharmainfo.in)
Tarai, Magdaline et al, Nove, Bucco-compatible Simvastatin Buccal Film : An
Integratieve Study of The Effect of Formulation Variable, Journal of Science and
Innovative Research 2013, Vol. 2 (5), 903 913. (www.jsirjournal.com)
TERIMAKASIH
KESIMPULAN
Ketebalan meningkat sesuai dengan peningkatan persentase
jumlah polimer yang digunakan

Perentase swelling index menunjukkan peningkatan sesuai


dengan peningkatan polimer hidrofilik.

Hasil release menunjukkan penurunan dari persentase


pelepasan obat sejalan dengan bertambahnya jumlah polimer.