Anda di halaman 1dari 16

Oklusi arteri dan vena

retina sentralis
dr. Noor Hafizah Nst
OKLUSI ARTERI RETINA SENTRALIS

Def : hambatan aliran darah arteri ke retina

Etiologi :
sering oleh trombosis yg berhub dgn aterosklerosis di dekat
lamina kribrosa.
Emboli pd byk kasus (20 % dr seluruh mata dgn OARS)
Peny jantung (infark miokard, PJR)
Peny aterosklerosis karotis.
Peny vaskuler sistemik (hipertensi, aterosklerosis, giant cell
arthritis)
Hiperviskositas darah
Trauma (fraktur tlg pjg emboli lemak)
Kontrasepsi oral
Peny. sistemik (DM, sifilis)
Gambaran klinik:
- Gejala subyektif : visus hilang-timbul (amourosis fugaks)
- Gejala obyektif : Pupil refleks , anisokoria

Funduskopi :
- retina pucat cherry red spot (refl merah dr p.drh koroid
di bwh fovea yg kontras dgn retina sekitarnya yg pucat)
- papil pucat, batas kabur, atropi
- retina milky white appearance (retina berwarna kelabu
spt susu)
- boxcar phenomenon (arteri sgt menciut, mengempes
tanpa darah, kdng terputus-putus)
- tiny thread like (p.drh kolaps, mengecil spt benang &
halus)
- neovaskularisasi iris tjd pd 18% akut OARS 1-12 mgg set
OARS; rata2 : 4 - 5 mgg.
Setelah bbrp minggu :
- atrofi papil dgn batas tegas
- edem menghilang
- arteri menciut & tampak sbg
garis-garis putih
Diagnosis berdasarkan : - anamnesis
- gambaran klinik
Penanganan:
memuaskan masih dipertanyakan
Menurunkan TIO : Massage bola mata emboli
lepas
Parasentesis BMD
Anastesi retrobulbar
T/ inhalasi (95% Oksigen
dicampur dgn
5% CO2)
asetazolamid oral & aspirin.
Prognosis
Tergantung :
- kausa
- derajat obstruksi lamanya oklusi menetap

Komplikasi :
glaukoma neovaskuler
OKLUSI VENA RETINA SENTRALIS
Def : hambatan aliran darah vena dari
retina

Etiologi :
- arteriosklerosis & hipertensi
- trombus peny jantung, DM
- perubahan viskositas darah

Gambaran fundus khas berupa dilatasi dan


berkelok-keloknya p. drh vena, edema papil
N.optik, perdarahan intraretina dan edema
retina.
Ada 2 klasifikasi OVRS yi

1. noniskemik , btk lbh ringan kadang dikenal sbg


partial, perfused atau retinopati venus statis.

2. iskemik, st bentuk yg khas dmn plng sdkt area


yg terkena 10 disk,dgn FFA kapiler retina
nonperfusi di pole posterior shg dikenal juga sbg
nonperfused, complete atau hemorrhagic.

Mekanisme diduga tjd trombosis di posterior pd


lamina kribrosa menyebabkan turbulensi,
kerusakan endotel dan pbtk thrombus
NONISKEMIK OVRS.

- p. drh dilatasi ringan dan berkelok-kelok pd


semua cab VRS
- perdarahan retina btk dot dan flame shape di
semua kuadran.
- edema makula dgn penurunan visus dgn atau
tanpa edema papil.
- FFA:
waktu sirkulasi retina memanjang dgn pecahnya
permeabilitas kapiler ttp daerah nonperfusi
sedikit.
- Jarang tjd neovask di segmen ant.
ISKEMIK OVRS.

- perdarahan lbh ekstensif di 4 kuadran dan


edema retina.
- ada dilatasi vena dan cotton wool spot.
- FFA: kapiler nonperfusi luas, perpanjangan
sirkulasi intraretina.
- Prognosis biasanya jelek.
- Neovask. iris > 60%, tjd 3 5 bln ssdh onset.
- Defek aferen pupil (pupil Markus Gunn)
Gambaran klinik:
# Subyektif : - visus bertahap
- mata merah
- fotofobia
- nyeri
# Obyektif :
- Flame shape hemorrhage
- Vena retina kongesti & berkelok- kelok
- Perdarahan pd membran hyaloid & vitreus
- Neovaskularisasi di sekitar n.optik & iris
- Defek lapang pandang sesuai cabang oklusi
Diagnosis
Anamnesis : KU, rwyt.pykt sistemik
gejala klinik : - funduskopi
- FFA
Lab mendukung peny sistemik

Evaluasi : - TIO
- Gonioskopi
- FFA
Penanganan :

Kausal, tdk ada t/ efektif utk noniskemik OVRS.


Fotokoagulasi utk edema makula.
Kortikosteroid & terapi utk me(-) adhesi platelet.

Komplikasi
Trombotik glaukoma (glaukoma sekunder)
Retinal detachment

Prognose
Komplikasi jelek