Anda di halaman 1dari 6

Degenerasi

dan
Regenerasi dalam
Sistem Saraf
Oleh :
dr.Usman Gumanti Rangkuti, Sp.S.
ANATOMI NEURON
SUATU NEURON ADALAH SUATU SEL SARAF YANG LENGKAP,
TERMASUK TUBUH SEL ( SOMA = PERIKARYON ) DG STRUKTUR-
STRUKTUR DI DALAM NYA DAN TONJOLAN-TONJOLAN
PROTOPLASMANYA., YI DENDRIT-DENDRIT DAN AKSON SERTA
PERCABANGAN-PERCABANGAN AKHIR TONJOLA-TONJOLAN
PROTOPLASMANYA.

SATU SEL NEURON MEMPUNYAI SATU AKSON, AKAN TETAPI DAPAT


MEMPUNYAI SATU ATAU LEBIH BANYAK DENDRIT.

DENDRIT AD TONJOLAN- TONJOLAN PROTOPLASMA NEURON YG


MENGHANTARKAN IMPULS SARAF KE ARAH TUBUH SEL SARAF,
SEDANGKAN AKSON ( NEURIT = AXIS CYLINDER ) AD TONJOLAN
PROTOPLASMA YG MENGHANTARKAN IMPULS SARAF MENJAUHI
TUBUH SEL SARAF.
NEURON DI DL SSP DIBAGI ATAS :
BERDASAR UKURAN PERIKARYON : BESAR, SEDANG, DAN KECIL.

BERDASAR SUSUNAN TONJOLAN PROTOPLASMA :


I. NEURON MULTIPOLAR ; TUBUH SEL BERBENTUK POLIGONAL DG INTI
BULAT DI TENGAH-TENGAH DAN NUKLEOLUS YG JELAS.
TONJOLAN PROTOPLASMANYA ADA 2 YI :
a. DENDRIT YG TDD SEJUMLAH CABANG CABANG PENDEK YG RUMIT
DAN SERING BERBENJOL-BENJOL
b. SATU AKSON DG DIAMETER YG RELATIF UNIFORM DAN PANJANG
YG AMAT BERVARIASI.
CABANG AKHIR SUATU AKSON DIKENAL SBG TELODENDRIA.

ATAS DASAR PANJANG PENDEKNYA AKSON, NEURON MULTIPOLAR


DIBAGI : 2
1. DG AKSON PANJANG ( GOLGI TIPE I )
2. DG AKSON PENDEK ( GOLGI TIPE II )
II. NEURON UNIPOLAR ; DARI TUBUH SEL SARAF HANYA DIKELUARKAN
SATU TONJOLAN YANG HAMPIR SEGERA BERCABANG DUA, SATU KE
PERIFER ( FUNGSI SBG DENDRIT ) DAN SATU KE SENTRAL ( BERFS
SBG AKSON ).
III. NEURON BIPOLAR ; SATU TONJOLAN DENDRIT DAN SATU
TONJOLAN AKSON YG KELUAR DARI SISI YG BERLAWANAN DARI
TUBUH SEL.

TUBUH SEL BERBENTUK OVOID MEMANJANG.


SEMUA AKSON ; KECUALI YG PALING HALUS DIBUNGKUS SELUBUNG
MIELIN. AKSON YANG TEBAL MEMPUNYAI SELUBUNG MIELIN YG TEBAL.
SELUBUNG MIELIN MENGALAMI INTERUPSI PD TEMPAT-TEMPAT
TERTENTU UTK MEMBENTUK NODUS RANVIERI.
DI DALAM SSP SELUBUNG MIELIN DIBENTUK OLEH SEL-SEL
OLIGODENDROGLIA, SEDANG DI SS PERIFER DIBENTUK OLEH SEL
SCHWANN.
PROSES DEGENERASI DAN REGENERASI
AKSON DAN SELUBUNG MIELIN
APABILA SUATU AKSON MENGALAMI LESI PD SUATU TEMPAT, MK
TERJADI PERUBAHAN-PERUBAHAN DEGENERATIF :
1. AKSON DAN MIELIN SEB.DISTAL LESI AKAN MENGALAMI
DISINTEGRASI MENJADI BUTIR-BUTIR ATAU SEGMEN-SEGMEN KECIL
DAN PADA AKHIRNYA SISA-SISANYA AKAN DISINGKIRKAN SEL
PAGOSIT ( MICROGLIA PD SSP ).
APABILA AKSON-AKSON PERIFER YANG TERPUTUS, SERABUT-
SERABUT AKSON BARU AKAN TUMBUH DARI UJUNG PROKSIMALNYA
DAN MERAMBAT DI SEPANJANG NEURILEMMA ( SELUBUNG
SCHWANN ). DENGAN DEMIKIAN PERBAIKANPUN DAPAT TERJADI.
TETAPI AKSON-AKSON YG BERADA DI SSP, SELUBUNG NEURILEMMA
INI TIDAK DIMILIKINYA, SEHINGGA PERBAIKAN TIDAK PERNAH
TERJADI.
2. TUBUH SEL SARAF, PERUBAHAN YG TERJADI AKAN MENYEBABKAN
SELURUH SEL SARAF AKAN MUSNAH OLEH SEL-SEL PAGOSIT.
Terima Kasih
Atas
Perhatian
Anda