Anda di halaman 1dari 24

Cedera pergelangan kaki (cedera ankle)

terjadi ketika ligamen, yang mendukung


tulang-tulang pergelangan kaki teregang
atau robek. Cedera ankle merupakan jenis
cedera yang paling sering terjadi pada
atlet, anak-anak dan orang dewasa

Keseleo (cedera ankle) pada dasarnya


terdiri dari 2 jenis yaitu strain
ankle dan sprain ankle injury.
Strain Ankle terjadi ketika otot atau
tendon kita terlalu renggang.
Sprain Ankle, merupakan cedera yang
lebih serius, dimana terjadi ketika ada
peregangan pada ligamen (jaringan
ikat yang menghubungkan antar
tulang).
Sprain ankle merupakan gangguan atau kerusakan pada
ligamen sendi ankle akibat peregangan yang melebihi batas
normal yang menyebabkan kerusakan pada ligamen atau
tempat melekatnya ligamen.

Sprain Ankle
Penyebab sprain ankle yang terbanyak
adalah trauma atau adanya
penekanan paksa langsung.
Biasanya terjadi apabila posisi kaki
belum siap sementara kaki
mendapatkan tekanan yang tiba-tiba
sehingga menyebabkan cedera pada
pergelangan kaki
Faktor Eksternal : Lingkungan,
pemakaian sepatu hak tinggi

9
Dolor
(sakit)

Kalor
Functio
laesa (panas)
INFLAMASI
(Peradangan)

Tumor Rubor
(bengkak) (kemerahan)
APA YANG DILAKUKAN
JIKA CEDERA??
H:
Heat

A:
Alcohol
HINDARI
HARM !!
R:
Running

M:
Massage
1.
Protection

6. Referral 2. Rest

PRICER

5.
Elevation 3. Ice

4. Compression
Dilindungi

Letakkan area yang mengalami cedera


pada tempat yang nyaman

Menggunakan benda disekitar kita yang


memiliki permukaan empuk, seperti di atas
kain, handuk, baju, dll
REST (Istirahat)

Bagian yang cedera tidak boleh digerakkan

Tujuan : pendarahan lekas berhenti dan


mengurangi pembengkakan.
Tujuannya : menghentikan
pendarahan, mengurangi
pembengkakan, mengurangi rasa
sakit

Kompres es selama 20-30 menit


setiap 4 jam sekali
Tujuan : mengurangi pembengkakkan
sebagai akibat pendarahan

Balut tekan dgn suatu ikatan yg terbuat dari


bahan elastis. Seperti : elastis bandage

Jangan terlalu kencang !


Mengangkat bagian cedera lebih tinggi dari letak jantung.

Tujuannya : pendarahan berhenti dan pembengkakan segera


berkurang.

Karena aliran darah arteri menjadi lambat (melawan gaya tarik


bumi) sehingga pendarahan mudah berhenti.

Aliran vena menjadi lancar, sehingga pembengkakan


berkurang.
Rujuk temanmu/rekanmu
yang cedera langsung ke
ahli medis seperti
Fisioterapis, Dokter, dan
Perawat ataupun ke klinik
terdekat.

Agar mendapatkan
penanganan yang lebih
tepat dan lebih aman dari
pada di pijat.
PRICER YES
HARM NO
Latihan Tahap I
Setelah 48 Jam : Kompres Es sehari 3 kali dan
elevasi. Alphabet Exercise dan Motion Exercise.
Latihan Tahap II
Apabila kaki sudah dapat digerakkan. Latihan
Fleksibilitas (peningkatan kelenturan otot,
ligamen) berupa : Stretching, Aktif Assisted
Exercise. Latihan Penguatan Otot (Latihan
Jinjit).
Latihan Tahap III
Stabilisasi
Istirahatkan kaki selama proses
penyembuhan
Tidak melakukan aktifitas yang terlalu
berat terutama jika menggunakan ankle
yang sakit
Melakukan latihan yang disarankan
untuk dilakukan di rumah
Olahraga dengan Warming Up yang
baik dan benar.
Latihan Stabilisasi