Anda di halaman 1dari 21

Pengertian dasar CVT

Transmisi CVT adalah transmisi otomatis yang tidak mempunyai step-step tingkatan gigi
percepatan, akan tetapi secara kontinyu tingkat gigi percepatan itu bisa berlangsung
dengan variasi yang sangat besar, makanya disebut Continous Variable Transmission CVT

adalah transmisi otomatis yang perubahan kecepatannya bervariasi dan


berkesinambungan. Perubahan kecepatan pada CVT sangat halus dan tidak ada hentakan
seperti pada transmisi manual
CVT
Continue Variable Transmision

CVT dapat menghasilkan Performa Pengendaraan yang Tinggi dan Konsumsi Bahan
Bakar yang Rendah dengan kombinasi antara Torque Converter dan Continously
variable Transmission dengan Steel Belt & Pulley .Yang secara otomatis akan memilih
gear ratio yang optimal secara terus menerus dari gear otomatis akan memilih gear
ratio yang optimal secara terus menerus dari gear rendah ke gear over drive sesuai
dengan kondisi pengendaraan
Pengendaraan yang halus tanpa sentakan ketika terjadi perpindahan gear dan respon
yang tinggi pada pedal gas dapat dirasakan oleh pengemudi
CVT
Continue Variable Transmision
Macam macam/ jenis CVT
1. Type sabuk (Belt CVT)
2. Type rantai (Chain CVT)
3. Type toroidal (Toroidal CVT
Type sabuk belt CVT
Tipe Rantai (Chain CVT)

Pada tipe ini pemindahan daya dari engine dilakukan melalui sebuah rantai lebar
tipe ini dipakai pada Audi
Tipe Toroidal (Toroidal CVT)

Menggunakan sebuah roller untuk memindahkan momen diantara plat


input (yang terhubung ke crankshaft) dan plat output ( yang terhubung ke
poros penggerak) Sudut perubahan roller berhubungan langsung pada poros
menghasilkan perubahan perbandingan roda gigi
Bagian Utama CVT
Sistem Transmisi CVT
Primary Shave/ Puli Primer
Secondary Shave/ Pully Primer
V-Belt
Gear Reduksi
Primary Shave

Disebut Juga Pully Primer yaitu komponen cvt yang menyatu dengan crankshaft.
Primary sheave bekerja akibat adanya putaran dari mesin melalui crankshaft
Secondary Shave

Disebut juga pulley sekunder, bekerja dengan meneruskan putaran mesin dari
primary sheave yang dihubungkan oleh V-belt kebagian gigi reduksi
Gear Reduksi

Fungsinya sendiri adalah sebagai menyeimbangkan putaran mesin dengan roda.selain


itu juga sebagai pendongkrak tenaga.bisanya ada oli khusus untuk melumasi gear
agar mengurangi gesekan.
Prinsip Kerja CVT
Prinsip kerja dari transmisi ini adalah merubah per bandingan roda puli, dimana diameter puli
penggerak dan diameter puli yang digerakan dapat dirubah saling berlawanan sehingga
didapatkan tingkat perbandingan putaran yang sangat ber variasi

Skema cvt putaran rendah Skema cvt putaran tinggi


Kontrol Elektronik
SISTEM KONTROL Fungsi utama dari Transmission Control Modul (TCM) adalah sebagai
berikut
Menerima sinyal input dari berbagai switch dan sensor
Menentukan line pressure yang diperlukan, shifting point dan lockup
Mengirimkan sinyal output yg diperlukan kestep motor dan solenoid lainnya. CVT
merasakan kondisi kerja kendaraan melalui berbagai sensor.Dan akan selalu dan
mengurangi sentakan ketika terjadi perpindahan atau lockup
Diagnosis, Pemeriksaan dan Perawatan
CVT Mobil
A. Penyebab Kerusakan
B. Masalah Umum
C. Kontrol serta Penanganan
A. Penyebab Kerusakan
B. Masalah Umum
C. Kontrol serta Penanganan

a. Reset ECUbila hasil tetap sama/tidak ada


perubahan, maka lanjut ke langkah berikutnya
b. Ganti / Kuras Oli Transmisi (CVTF) sesuai dengan
spesifikasi pabrikmembersihkan kotoran yang
bisa menyumbat lubang aliran oli matic.
c. Bersihkan Body Valve pada dan ganti Filter Oli
Transmisi (Strainer)
d. Over Houl Transmisi Otomatis CVT
Terima Kasih