Anda di halaman 1dari 13

By : drg.

Savitri H
BAU MULUT
Halitosis adalah istilah yang digunakan
untuk bau mulut, merupakan masalah ya
ng sering dialami banyak orang dan men
jadi hal yang dianggap memalukan.
Penyebab
Bau mulut timbul karena adanya kandun
gan sulfur dalam napas.
PENYEBAB HOLITOSIS

Kebersihan mulut yang buruk, sehingga


jumlah bakteri sangat banyak dalam mul
ut dan di permukaan lidah.
Pembersihan gigi tiruan yg kurang baik .
Penyakit gusi atau jaringan periodontal
(jaringan penyangga gigi).
Count

Penyakit sistemik. Bau mulut dapat merupaka


n salah satu gejala dari penyakit tertentu
Xerostomia (mulut kering).
Pemakaian beberapa obat-obatan tertentu
dapat menyebabkan mulut menjadi kering, ter
utama obat-obatan u/ mengatasi depresi dan
tekanan darah tinggi.
Merokok.
Membersihkan mulut
Membersihkan mulut tidak cukup hanya d
engan menyikat gigi, tapi juga meliputi pe
mbersihan lidah. Lakukan pembersihan m
ulut secara rutin setiap pagi dan malam ha
ri termasuk setelah selesai makan
Pasta gigi triclosan
Gunakan pasta gigi yang mengandung tric
losan. Triclosan adalah senyawa antibakte
ri yang berguna untuk mengurangi bau mu
lut.
Dental floss
Benang gigi (dental floss) dpt digunakan u/
membersihkan sisa-sisa makanan dari sel
a-sela gigi. Lanjutkan dengan berkumur m
enggunakan larutan penyegar mulut (mout
hwash)
Hindari makanan berbau menyengat
Makanan yg memiliki aroma khas seperti b
awang putih, bawang merah merah, petai,
atau durian adalah jenis makanan yg seba
iknya dihindari
Banyak minum air putih
Banyak minum air putih dapat menjaga ke
lembapan mulut. Mulut kering dapat meni
mbulkan bau nafas tak sedap.
Meniup hidung
Sering-seringlah meniupkan udara keluar
dari hidung, terutama ketika menderita flu
atau alergi, untuk mencegah bau nafas tid
ak sedap.
Sikatgigi dua kali sehari, pada pagi hari s
etelah sarapan dan malam hari sebelum ti
dur.
Lakukan flossing sekali dalam sehari untu
k mengangkat plak dan sisa makanan yan
g tersangkut di antara celah gigi-geligi.
Pembersihan permukaan lidah secara tera
tur. Ini dapat dilakukan dengan mengguna
kan sikat gigi yang lembut atau kassa.
Pemakaian obat kumur anti bakteri untuk
mengurangi pertumbuhan bakteri dalam m
ulut, misalnya obat kumur yang mengandu
ng chlorhexidine.
Scaling (pembersihan karang gigi).
Perbaikan dan penambalan gigi-gigi yang
berlubang.
Berhenti merokok
Lakukan kunjungan secara teratur ke dokt
er gigi setiap 6 bulan sekali untuk kontrol r
utin dan pembersihan.
Lakukan konsultasi dengan dokter bila hali
tosis berkaitan dengan penyakit sistemik.