Anda di halaman 1dari 48

Manaj.

FT
Penyakit jantung Hipertensi (PJH)

KEL. 9

LEANDRA ERDINA
ANDI ISTIMRAR
ULFA DIYA ATIQA
JANNATIN ALIYAH
ANATOMI JANTUNG
JANTUNG

Jantung merupakan sebuah organ kuat dengan besar


sekitar kepalan tangan. Terletak tepat di sebelah kiri
tengah diantara paru-paru, jantung bertindak
sebagai dua pompa terkoordinasi yang mengirim
darah keseluruh tubuh.
RUANG JANTUNG
Jantung memiliki empat ruang:

1. Atrium kanan
2. Ventrikel kanan
3. Atrium kiri
4. Ventrikel kiri (ruang terkuat)
STRUKTUR DINDING JANTUNG
Struktur dinding jantung terdiri atas
tiga lapisan yaitu:

1. Epikardium
Epikardium adalah lapisan terluar dari dinding
2. Miokardium
Miokardium adalah lapisan tengah otot dinding
jantung yang berisi jaringan otot jantung.
3. Endocardium
Endokardium adalah sederhana skuamosa lapisan
endotel yang melapisi bagian dalam jantung.
KATUP JANTUNG
a) Jantung memiliki empat katup untuk mengatur
aliran darah
b) Setiap katup memiliki struktur dasar yang sama,
walaupun mereka memiliki rincian tertentu yang
berbeda
c) Katup atrioventrikel terletak diantara atrium dan
ventrikel
d) Katup semilunar terletak di pintu keluar ventrikel
SISTEM KONDUKSI JANTUNG
KOMPONEN

1. SA node, terletak di dinding atrium kanan inferior


vena kava superior.
2. AV node, terletak di atrium kanan di bagian
inferior septum interatrial.
3. Serat purkinje, Bercabang dari cabang-cabang
bundel kiri dan kanan membawa sinyal ke dinding
ventrikel
FISIOLOGI JANTUNG

BAGAIMANA JANTUNG BERDENYUT


Relaksasi Akhir (Diastol)

1. Dinding otot jantung


berelaksasi
2. Atrium mengembang
karena terisi darah
bertekanan rendah
dari vena utama
Kontraksi Atrium (Sistol Atrium)

1. Nodus menembakkan
impuls listrik
2. Sebagian impuls menyebar
melalui dinding atrium dan
merangsang kontraksi otot
jantung atrium
3. Aktivitas ini memeras darah
didalam atrium keluar
melalui katup atrioventrikel
masuk ke dalam ventrikel
4. Ventrikel tetap berelaksasi
Kontraksi Ventrikel (Sistol Ventrikel)

1. Tahap denyut jantung paling


aktif dan paling kuat
2. Ventrikel berkontraksi akibat
rangsangan dari impuls saraf
nodus atrioventrikel
3. Peningkatan tekanan
ventrikel
4. Katup semilunar terbuka
5. Darah didorong keluar ke
arteri utama
6. Katup atrioventrikel tertutup
Relaksasi (Awal Diastol)

1. Dinding ventrikel
relaksasi
2. Tekanan darah di arteri
meninggi
3. Katup semilunar tertutup
4. Katup atrioventrikel
terbuka
Patofisiologi
Definisi

Hipertensi atau penyakit darah tinggi merupakan suatu keadaan


dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah
diatas normal, yang ditunjukan oleh angka sistolik dan angka
diastolik pada pemeriksaan tensi darah (anonim, 2008)

Penyakit Jantung Hipertensi adalah penyakit jantung


yang terjadi akibat tekanan darah meningkat dan kelainan
metabolisme yang sering menyertai seperti gula darah yang
tinggi, asam urat, serta kolesterol yang tinggi
Epidemiologi
ETIOLOGI
patomekanisme
Klasifikasi
Komplikasi

Gagal
Manifestasi Klinik
Sianosis
Oedem
Muntah
Sesak
Mual
Wajah
Aritmia
Sakit

*gejala dari penyakit jantung hipertensi bergantung


dari durasi, keparahan dan tipe dari penyakit
ASSESSMENT FT
Data Umum

Nama : Bpk. Zulfan


Umur : 58 Tahun
Alamat : Jln. Perintis
Pekerjaan : Pengusaha
Hobi : Memancing
Vital Sign :
Suhu : 35 C
Denyut Nadi : 100 kali/menit
Frekuensi Pernapasan : 24 kali / menit
Tekanan Darah : 150/90 mmHg
BB : 80 kg
TB : 165 cm
Chief of Complain

Sesak napas disertai pusing ketika beraktivitas


History Taking

Sejak kapan Bapak merasakan gejalanya? Dua bulan yang lalu


Bagaimana sifat keluhannya? Saya merasakan sesak napas disertai pusing ketika
melakukan aktivitas
Apakah terdapat nyeri dada? Iya
Apakah Bapak sering merasa pusing? Iya
Apakah sering jantung terasa berdebar-debar dengan cepat? Iya
Apakah cepat merasa lelah? Iya
Sudah pernah berobat ke dokter? Iya, saya didiagnosis terkena penyakit jantung
hipertensi
Apakah sebelumnya pernah menderita suatu penyakit? Hipertensi
Bagaimana dengan riwayat penyakit keluarga? Adakah yang mengidap penyakit
jantung? Tidak
Pernah melakukan pemeriksaan radiologi atau lab? Sudah (Hasilnya ada hipertrofi
ventrikel kiri pada EKG dan radiologis)
Asymmetric

Inspeksi statis
Ekspresi : cemas
Postur : depresi shoulder sinistra
Pola pernapasan: tidak teratur
Spasme accessory muscle
Inspeksi dinamis
Terlihat sesak ketika berjalan dan kurang
mengayunkan lengan
Palpasi
Tenderness (-)
Oedem pada ekstremitas
suhu tubuh
Spasme (+) : m. upper trapezius
Kontur kulit : normal
PFGD
Terdapat limitasi pada semua gerakan aktif
Nyeri pada gerakan pasif
Restrictive

ROM : limitasi pada regio shoulder


ADL : limitasi ADL walking dan self care
Rekreasi : keterbatasan melakukan hobi memancing
Tissue Impairment and
Psychogenic Prediction

Hipertrofi ventrikel sinistra


Cemas
Specific Test

Pengukuran ekspansi thoraks


Upper : 1,6 cm (normal 2-3 cm) (hipoekspansi)
Middle : 2,5 cm (normal 4-6 cm)
Lower : 5 cm (normal 6-8 cm)
Auskultasi
Bunyi jantung meningkat
Sistolis bising
Perkusi
Kardiomegali
VAS
Nyeri diam : 0
Nyeri tekan : 0
Nyeri gerak : 5
HRS-A : 10 (depresi ringan)
Barthel Index : 98 (ketergantungan ringan)
BORG scale : 4 (agak berat)
Pemeriksaan ROM
Fleksi : 150
Ekstensi : 40
Abduksi : 150
Adduksi : 60
Internal rotasi : 70
Eksternal rotasi : 100
Pemeriksaan Laboratorium : elektrolit darah
Pemeriksaan EKG dan Radiologi
Zona latihan
DNL : DNI + ( 20% - 30%) x (DNM-DNI)
DNM = 220 58 = 162
Batas bawah : 90 + 16,4 = 106,4
Batas atas : 90 + 41 = 131

NYHA: sesak sesuai tingkatan aktivitas


Diagnosis

Gangguan aktifitas fungsional akibat


penyakit jantung hipertensi

Ex: akibat NYHA 2 e.c. HHD


Problem FT

Primer
- Sesak napas
Sekunder
- Kecemasan
- Gangguan ekspansi thoraks
- Limitasi ROM
Kompleks
- Gangguan ADL
Tujuan FT

Tujuan Jangka Panjang


Meningkatkan kapasitas fisik dan aktifitas fungsional
pasien

Tujuan Jangka Pendek


- Meminimalkan serangan sesak napas
- Meningkatkan ekspansi thoraks
- Mencegah Limitasi ROM
INTERVENSI
No. Problems Modalitas dosis
1. Kecemasan Komunikasi F : 3 x/ day
terapeutik I : Pasien Fokus
T : Interpersonal approach
T :5 minutes
3. Sesak napas dan Gangguan ekspansi Breathing exc. F : Setiap hari
thoraks I : 3-5 x repetisi
T : deep breathing
T : 3 minutes

5. Limitasi ROM shoulder Exc. therapy F: 3 kali/minggu


I : 8 hit. 3 rep.
T: PROMEX AROMEX
T: 3 menit
6. Gangguan ADL ADL exercise F : setiap hari
I : Pasien Fokus
T :jalan kaki, naik turun tangga
T : 30 menit
Evaluasi
Hasil
No Problem Parameter Interpretasi
Sebelum Sesudah
1 kecemasan HRS-A 10 5 Normal
2 Sesak nafas Borg Scale 4 2 Ringan
3 Gangguan Meteran U :1 U :2 Ekpansi toraks
ekspansi M:3 M:5 meningkat
thoraks L :5 L :6
4 Limitasi ROM Goniometer Fleksi : 150 Fleksi : 165 Normal
Ekstensi : 40 Ekstensi :60
Abd : 150 Abd : 170
Add : 60 Add : 90
Internal Internal rotasi
rotasi : 70 : 70
Eksternal Eksternal
Rotasi : 100 Rotasi : 100

5 ADL Indeks 98 100 Mandiri


Barthel
Home Pogram

Berolahraga secara rutin , tapi ketika berolah raga


pasien di anjurkan melalukan olah raga mulai dari
jalan kaki. Bila terjadi sesak napas atau muncul rasa
sakit, segera hentikan kegiiatan dan segera berbaring.

Penderita tidak boleh merokok, tidak minum kopi, dan


tidak meminum minumal beralkohol.

Sebaiknya gunakan oksygen untuk menghindari


serangan di waktu tidur

Jangan melakukan aktivitas yang terlalu berat


Dokumentasi
Data-data tentang riwayat medis klien, hasil-hasil pemeriksaan
klinis, program intervensi fisioterapi yang telah dilaksanakan pada
klien dan catatan penting tentang hasil perkembangan terapi,
dapat dilihat dan tercantum pada kartu kontrol pemeriksaan
kesehatan klien.

Modifikasi
Dalam modifikasi, fisioterapis melakukan modifikasi pada
program intervensinya apabila tidak terdapat peningkatan kondisi
yang baik pada pasien dengan melihat hasil evaluasi

Kemitraan
Dalam memberikan intervensi klien tersebut,
fisioterapis dapat bermitra dengan dokter spesialis saraf,
perawat, psikolog, dan paramedis lainnya
TERIMA
KASIH
TERIMA
KASIH
Diskusi

ima: assymetric dan ekspansi thorax tdk ada


interpretasi. Patomekanisme ?
Restu : kenapa bisa wajah kemerahan dan sianosis?
Manifestasi klinik?
Fitri : apakah sama penanganan sesuai klasifikasi?
Manajemen untuk klasifikasi apa?
Rani : wajah kemerahan, mual, muntah?
Zona latihan dilengkapi