Anda di halaman 1dari 17

MODEL PRAKTIK

DOKTER GIGI
P U S P I TA S A R I
160110140035
MODEL PRAKTIK DOKTER GIGI

Sendiri Bersama

Dokter
Keluarga
PRAKTIK
SENDIRI
Pada praktek sendiri, dokter memiliki kontrol penuh dan penghasilannya juga biasanya lebih
besar dari pada yang associateship
Keuntungan dari model praktek sendiri antara lain:
Privasinya terjaga
Pengambilan keputusan secara penuh
Menerima pendapatan secara utuh
Kemudahan untuk memilih sendiri alat-alat dan bahan untuk praktek
Kemudahan untuk menentukan sendiri jam praktek
Lebih mudah untuk pindah tempat praktek atau pensiun
Kerugian dari model praktek sendiri antara lain:
Modal awal ditanggung sendiri
Tanggung jawab manajemen tempat praktek besar
Kesempatan untuk konsultasi ke rekan sejawat terbatas
Tidak ada pemasukan bila tidak praktek (tidak ada pengganti)
PRAKTIK
BERSAMA
Terdiri dari tiga atau lebih dokter gigi yang saling membantu untuk modal awal. Praktek bersama
menyebabkan tanggung jawab manajemen terbagi, sehingga tidak terlalu berat, namun dapat juga
menggunakan jasa manajer professional.
Keuntungan dari model praktek bersama antara lain:
Pengeluaran modal awal dari masing-masing dokter gigi dapat menjadi lebih sedikit
Pendapatan kemungkinan lebih besar
Ada pengganti jika tidak dapat praktek karena suatu halangan
Konsultasi ke rekan sejawat lebih mudah
Dalam satu grup, ada kemungkinan terdapat dokter spesialis yang dapat diandalkan
Tanggung jawab manajemen tempat praktek lebih kecil
Kerugian dari model praktek bersama antara lain:
Mudah terjadi konflik
Kontrol yang terbagi-bagi
Harus mematuhi keputusan kelompok
Bisa ada kesenjangan pendapatan antara dokter yang satu dengan yang lain
ASSOCIATESHIP
Asosiasi merupakan praktek bersama dalam skala besar yang dibiayai sebuah instansi atau
perusahaan. Dokter satu dengan yang lainnya sama-sama jabatannya sebagai karyawan. Model
praktek ini jarang digunakan.
Keuntungan dari model ini:
Modal awal tidak ada atau sangat kecil
Pengalaman yang didapatkan sesuai yang dibutuhkan
Pendapatan cepat didapat
Tanggung jawab manajemen kecil
Kerugian dari model ini:
Ada peraturan yang harus ditaati
Dokter gigi berstatus sebagai pegawai kantor
Pendapatan kemungkinan lebih kecil (dipotong biaya administrasi, komisi ke perusahaan,dll)
DOKTER GIGI
KELUARGA
PENGERTIAN

Pelayanan yang memusatkan layanannya kepada setiap individu dalam keluarga binaan meliputi
upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitative dalam bentuk rawat jalan maupun rawat
inap.
Dokter gigi keluarga adalah dokter gigi yang mempunyai pengetahuan, sikap dan perilaku
professional dalam menjaga dan memelihara kesehatan gigi dari keluarga binaannya dengan
menyelenggarakan upaya pemeliharaan kesehatan dasar dan pemecahan masalah kesehatan yang
dihadapi keluarga yang memilihnya.
VISI DAN MISI

Visi pelayanan kedokteran gigi keluarga adalah kemandirian keluarga dalam upaya pemeliharaan
kesehatan gigi dan tercapainya derajat kesehatan gigi dan mulut setinggi-tingginya, melalui pelayanan
dokter gigi keluarga secara efisien, adil, merata, aman dan bermutu.
Misi
Mendorong kemandirian keluarga dalam menjaga dan memelihara kesehatan gigi dan mulut,
Mengusahakan tersedianya pelayanan dokter gigi keluarga yang merata, bermutu dan terjangkau,
Memberikan pelayanan, memelihara dan meningkatkan kesehatan gigi perorangan serta masyarakat
(keluarga binaan) sehingga tercapai derajat kesehatan gigi dan mulut yang diharapkan
Meningkatkan profesionalisme dokter gigi keluarga dalam mengemban peran, tugas dan fungsinya
Meningkatkan kemitraan dengan profesi, institusi pendidikan dan pihak-pihak terkait
TUJUAN

Tujuan Penyelenggaraan pelayanan kedokteran gigi keluarga:


Terselenggaranya pelayanan kedokteran gigi keluarga yang terstandardisasi dengan mutu, keamanan,
biaya yang terkendali serta relevan dengan kebutuhan masyarakat di tingkat pelayanan kesehatan
primer.
Terselenggaranya pembinaan, pengendalian dan evaluasi teknis fungsional atas penyelenggaraan
pelayanan kedokteran gigi keluarga.
Tersedianya panduan untuk melaksanakan penyelenggaraan pelayan kedokteran gigi keluarga di
provinsi dan kabupaten/kota.
PRINSIP PELAYANAN DOKTER GIGI
KELUARGA
Dokter gigi kontak pertama (First Contact)
Dokter gigi keluarga adalah pemberi layanan kesehatan (provider) yang pertama kali ditemui
oleh pasien/klien dalam menyelesaikan masalah kesehatan gigi dan mulut.
Layanan bersifat pribadi (Personal Care)
Dokter gigi keluarga memberikan layanan kepada perorangan (pribadi) dengan memperhatikan
aspek sosial, budaya dan ekonomi si pasien beserta keluarganya.
Pelayanan paripurna (Comprehensive)
Dokter gigi keluarga memberikan pelayanan menyeluruh dengan pendekatan promotif,
preventif, kuratif, dan rehabilitatif
Dokter gigi keluarga mampu mendorong masyakarat untuk bersikap mandiri dalam menjaga
kesehatan mereka sendiri melalui kesadaran yang tiinggi pada pentingnya pelayanan kesehatan
yang bersifat promotif dan preventif.
Pelayanan berkesinambunngan (Continous care)
Pelayanan kedokteran gigi keluarga berpusat pada pasien (patient-oriented)
Dokter gigi keluarga bertindak sebagai coordinator mengurusi segala hal yang berkaitan dengan
kesehatan gigi dan mulut pasien.
Family and community oriented