Anda di halaman 1dari 11

KELOMPOK 2

Kedudukan Bahasa Indonesia

Disusun oleh:
Galang Baruna Perkasa
Irma Madaniyah Fatimah
Sri Hartati
Yulia Rahmawati
PENGERTIAN BAHASA
INDONESIA

FUNGSI BAHASA SEJARAH


PERKEMBANGAN
INDONESIA BAHASA INDONESIA

Peristiwa Penting dalam


KEDUDUKAN BAHASA
Perkembangan Bahasa
INDONESIA
Indonesia
PENGERTIAN BAHASA INDONESIA

Bahasa Indonesia adalah bahasa melayu yang


dijadikan sebagai bahasa resmi Republik
Indonesia dan bahasa persatuan bangsa
Indonesia. Bahasa Indonesia diresmikan
penggunaanya setelah Proklamasi kemerdekaan
Indonesia, tepatnya sehari sesudahnya,
bersamaan dengan mulai berlakunya konstitusi.
Di Timor Leste, bahasa indonesia berstatus
sebagai bahasa kerja.
SEJARAH PERKEMBANGAN
BAHASA INDONESIA
Bahasa Indonesia secara resmi diakui sebagai "Bahasa
Persatuan Bangsa" pada saat Sumpah Pemuda tanggal 28
Oktober 1928. Penggunaan bahasa Melayu sebagai bahasa
nasional atas usulan Muhammad Yamin, seorang politikus,
sastrawan, dan ahli sejarah. Dalam pidatonya pada Kongres
Nasional kedua di Jakarta, Yamin mengatakan,
"Jika mengacu pada masa depan bahasa-bahasa yang ada di
Indonesia dan kesusastraannya, hanya ada dua bahasa yang
bisa diharapkan menjadi bahasa persatuan yaitu bahasa
Jawa dan Melayu. Tapi dari dua bahasa itu, bahasa
Melayulah yang lambat laun akan menjadi bahasa pergaulan
atau bahasa persatuan."
Selanjutnya perkembangan bahasa dan kesusastraan Indonesia
banyak dipengaruhi oleh sastrawan Minangkabau, seperti Marah
Rusli, Abdul Muis, Nur Sutan Iskandar, Sutan Takdir Alisyahbana,
Hamka, Roestam Effendi, Idrus, dan Chairil Anwar. Sastrawan
tersebut banyak mengisi dan menambah perbendaharaan kata,
sintaksis, maupun morfologi bahasa Indonesia
Pada tahun 2008 dicanangkan sebagai Tahun Bahasa 2008.
Oleh karena itu, sepanjang tahun 2008 telah diadakan kegiatan
kebahasaan dan kesastraan. Sebagai puncak dari seluruh kegiatan
kebahasaan dan kesastraan serta peringatan 80 tahun Sumpah
Pemuda, diadakan Kongres IX Bahasa Indonesia pada tanggal 28
Oktober-1 November 2008 di Jakarta. Kongres tersebut akan
membahas lima hal utama, yakni bahasa Indonesia, bahasa daerah,
penggunaan bahasa asing, pengajaran bahasa dan sastra, serta
bahasa media massa. Kongres bahasa ini berskala internasional
dengan menghadirkan para pembicara dari dalam dan luar negeri.
Para pakar bahasa dan sastra yang selama ini telah melakukan
penelitian dan mengembangkan bahasa Indonesia di luar negeri
sudah sepantasnya diberi kesempatan untuk memaparkan
pandangannya dalam kongres ini.
Peristiwa Penting dalam
Perkembangan Bahasa Indonesia
Tanggal 16 Juni 1927 Jahja Datoek Kajo menggunakan
bahasa Indonesia dalam pidatonya. Hal ini untuk
pertamakalinya dalam sidang Volksraad, seseorang
berpidato menggunakan bahasa Indonesia.
Tanggal 28 Oktober 1928 secara resmi Muhammad
Yamin mengusulkan agar bahasa Melayu menjadi bahasa
persatuan Indonesia.
28 Oktober s.d. 1 November 1954 terselenggara
Kongres Bahasa Indonesia II di Medan, Sumatera Utara.
Kongres ini terselenggara atas prakarsa Menteri
Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan, Mr. Mohammad
Yamin
KEDUDUKAN BAHASA
INDONESIA
Maka kedudukan Bahasa Indonesia sebagai:
1. Bahasa Nasional
Kedudukannya berada diatas bahasa- bahasa daerah. Hasil
Perumusan Seminar Politik Bahasa Nasional yang diselenggarakan
di Jakarta pada tanggal 25-28 Februari 1975 menegaskan bahwa
dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia
berfungsi sebagai :
a. Lambang kebanggaan Nasional.
b. Lambang Identitas Nasional
c. Alat pemersatu berbagai masyarakat yang berbeda-
beda latar belakang sosial budaya dan bahasanya
d. Alat penghubung antarbudaya antardaerah
2. Bahasa Negara (Bahasa resmi Negara Kesatuan Republik
Indonesia)
Dalam Hasil Perumusan Seminar Politik Bahasa Nasional yang
diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 25 s.d. 28 Februari
1975 dikemukakan bahwa di dalam kedudukannya sebagai bahasa
negara, bahasa Indonesia befungsi sebagai :
a. Bahasa resmi kenegaraan
b. Bahasa pengantar resmi dilembaga-lembaga
pendidikan
c. Bahasa Indonesia dipakai dalam hubungan
antarbadan pemerintah dan penyebarluasan
informasi kepada masyarakat
d. Bahasa resmi di dalam pengembangan kebudayaan
dan pemanfaatan ilmu pengetahuan serta teknologi
modern
Fungsi Bahasa Indonesia
1. Fungsi Bahasa Indonesia Baku :
Sebagai pemersatu : dalam hubungan sosial antar manusia
Sebagai penanda kepribadian untuk mengungkapkan perasaan & jati diri
Sebagai penambah wibawa : menjaga komunikasi yang santun
Sebagai kerangka acuan : dengan tindak tutur yang terkontrol
2. Secara umum sebagai alat komunikasi lisan maupun tulis.
a. Menurut Santoso, dkk. (2004) bahwa bahasa sebagai alat komunikasi
memiliki fungsi
sebagai berikut:
Fungsi informasi mengungkapkan perasaan
Fungsi ekspresi diri perlakuan terhadap antar anggota masyarakat
Fungsi adaptasi dan integrasi berhubungan dengan sosial
Fungsi kontrol social mengatur tingkah laku
b. Menurut Hallyday (1992) Fungsi bahasa sebagai alat
komunikasi untuk keperluan:
Fungsi instrumental untuk memperoleh sesuatu
Fungsi regulatoris untuk mengendalikan prilaku orang lain
Fungsi intraksional untuk berinteraksi dengan orang lain
Fungsi personal untuk berinteraksi dengan orang lain
Fungsi heuristik untuk belajar dan menemukan sesuatu
Fungsi imajinatif untuk menciptakan dunia imajinasi
Fungsi representasional untuk menyampaikan informasi
TERIMAKASIH