Anda di halaman 1dari 22

Fraktur antebrachii

Skenario
Seorang wanita 60 tahun dibawa keluarganya
ke UGD RS dengan keluhan nyeri pada lengan
bawah sebelah kanan, setelah jatuh di kamar
mandi dengan posisi tangan menahan berat
tubuhnya 2 jam yang lalu. Pada pemeriksaan
fisik, tanda tanda vital dalam keadaan
normal. Tampak ada edema dan deformitas
pada regio antebrachii dextra 1/3 distal. Pada
palpasi teraba adanya penonjolan fragmen
tulang pada bagian dorsal os radius 1/3 distal,
nyeri tekan (+), tidak dapat di gerakkan.
Anamnesis
Wanita 60 tahun
Keluhan: Nyeri regio antebrachii distal
dextra
Jatuh dikamar mandi dengan posisi
menopang berat badan
Tangan tidak dapat di gerakkan
Pemeriksaan

Pemeriksaan fisik
TTV dalam batas normal
Pemeriksaan lokal
Inspeksi edema dan deformitas pada reg.
antebrachii dextra 1/3 distal
Raba adanya penonjolan fragmen tulang
pada bahagian dorsal os radius 1/3 distal
(dextra)
Gerak - lengan bawah kanan tidak dapat
digerakkan
Pemeriksaan penunjang
Pemeriksaan radiologis
Rontgen (AP &lateral)
CT scan
MRI
Arteriogram
Pemeriksaan laboratorium
Darah lengkap
CT (clotting time)
BT (bleeding time)
Kreatinin
Golongan darah
Diagnosis

Definisi fraktur
Fraktur atau patah tulang adalah
terputusnya kontinuitas jaringan tulang
dan/atau tulang rawan yang umumnya
disebabkan oleh rudapaksa.
Fraktur dapat dibagi menjadi:
Terbuka (open fracture)
Tertutup (closed fracture)
Jenis jenis fraktur regio
antebrachii
Menurut Mansjoer (2000), ada empat
jenis fraktur antebrachii yang khas
beserta penyebabnya yaitu :
Fraktur Colles
Fraktur Smith
Fraktur Galeazzi
Fraktur Montegia
Working diagnosis

FRAKTUR
COLLES
Fraktur colles
Dikenali juga sebagai
dinner-fork deformity
Patah terjadi metafisis
distal radius
dijumpai pada penderita-
penderita wanita > umur
50 tahun
Fraktur Colles
Biomekanisme
penderita jatuh terpleset sedang tangan
berusaha menahan badan dalam posisi
terbuka dan pronasi
Gaya akan diteruskan ke daerah metafisis
distal radius yang akan menyebabkan patah
radius distal 1/3 distal dimana garis patah
berjarak 2 cm dari permukaan persendian
pergelangan tangan.
Fragment bagian distal radius terjadi
dislokasi ke arah dorsal, radial dan supinasi.
Fraktur Colles
Biomekanisme
Gerakan ke arah radial
sering menyebabkan
fraktur avulsi dari
procesus styloid ulna
Dislokasi bagian distal
ke dorsal dan gerakan
ke arah radial
menyebabkan
subluksasi sendi radio
ulna distal
Differential Diagnosis

FRAKTUR SMITH

FRAKTUR
GALEAZZI

FRAKTUR MONTEGIA
Fraktur Smith
fraktur dislokasi ke
arah anterior (volar),
karena itu sering
disebut reverse Colles
fracture
Banyak dijumpai
pada penderita laki-
laki muda
Fraktur Smith

Biomekanisme
Pasien jatuh dengan tangan menahan
badan sedang posisi tangan dalam
keadaan volar fleksi pada pergelangan
tangan dan pronasi
Garis patahan biasanya transversal,
kadang-kadang intraartikular
Fraktur Galeazzi

fraktur radius distal disertai dislokasi


sendi radius ulna distal
Biomekanisme
Saat pasien jatuh dengan tangan terbuka
yang menahan badan, terjadi pula rotasi
lengan bawah dalam posisi pronasi waktu
menahan berat badan yang memberi gaya
supinasi.
Fraktur Montegia

merupakan fraktur sepertiga proksimal


ulna disertai dislokasi sendi radius ulna
proksimal.
Terjadi karena trauma langsung
Etiologi Manifestasi Radiologis
klinis
F. Colles terjatuh dalam Fraktur metafisis
keadaan tangan distal radius
terbuka dan dengan jarak
pronasi 2,5 cm dari
tubuh beserta permulaan sendi
lengan endorotasi distal radius
Tangan terbuka Dislokasi
yang terfiksasi fragmen distalnya
eksorotasi/supina ke arah posterior
si atau dorsal
Subluksasi sendi
radioulnar distal
F. Smith dislokasi ke arah Tangan bagian
anterior (volar) distal dalam
Garis patahan posisi angulasi ke
biasanya dorsal
transversal, Pada
kadang-kadang pergelangan
intraartikular tangan dapat
diraba tonjolan
ujung distal ulna
Epidemiologi Manifestasi Radiologis
klinis
F. Galeazzi fraktur radius Tangan bagian
distal disertai distal dalam
dislokasi sendi posisi angulasi
radius ulna ke dorsal
distal pergelangan
rotasi lengan tangan dapat
bawah dalam diraba tonjolan
posisi pronasi ujung distal
waktu menahan ulna
berat badan
yang memberi
gaya supinasi
F. Montegia fraktur tipe ekstensi
sepertiga ( lebih sering )-
proksimal ulna ulna
disertai hiperekstensi
dislokasi sendi dan pronasi
radius ulna tipe fleksi
proksimal ulna angulasi ke
trauma posterior
Penatalaksanaan

F. Colles tanpa dislokasi hanya diperlukan imobilisasi dengan


pemasangan gips sirkular di bawah siku selama 4 minggu
dislokasi diperlukan tindakan reposisi tertutup
dorsofleksi fragmen distal -> traksi ->posisi tangan volar
fleksi
deviasi ulna (untuk mengoreksi deviasi radial) dan
diputar ke arah pronasio (untuk mengoreksi supinasi)
Imobilisasi dilakukan selama 4 6 minggu
F. Smith dengan posisi tangan diletakkan dalam posisi dorsofleksi
ringan
deviasi ulnar, dan supinasi maksimal (kebalikan posisi
Colles)
imobilisasi dengan gips di atas siku selama 4 6 minggu.
F. Galeazzi reposisi dan imobilisasi dengan gips di atas siku
posisi netral untuk dislokasi radius ulna distal, deviasi
ulnar, dan fleksi
F. Montegia reposisi tertutup
Asisten memegang lengan atas, penolong melakukan
tarikan lengan bawah ke distal, kemudian diputar ke arah
supinasi penuh
. Imobilisasi gips sirkuler dilakukan di atas siku dengan
posisi siku fleksi 90 dan posisi lengan bawah supinasi
penuh
Stadium penyembuhan
fraktur
Stadium penyatuan: absorpsi energi pada tempat fraktur.

Stadium inflamasi: hematoma, nekrosis tepi fraktur, pelepasan sitokin,


jaringan granulasi dalam celah-celah dan berlangsung selama sekitar 2
minggu.

Stadium reparatif: kartilago dan tulang berdiferensiasi dari periosteal


dan sel-sel mesenkim; kartilago mengalami kalsifikasi endokondral, dan
tulang membranosa yang dibentuk oleh osteoblas pada perifer dari kalus,
secara bertahap mengganti kartilago yang berkalsifikasi dengan tulang.
Proses ini berlangsung satu sampai beberapa bulan.

Stadium remodeling: tulang yang berongga-rongga berubah menjadi


tulang lamelar melalui resorpsi dan pembentukan ganda; tulang
cenderung untuk mempunyai bentuk aslinya melaui remodeling di bawah
pengaruh dari stres mekanik; berlangsung berbulan-bulan sampai
bertahun-tahun.
Komplikasi
Immediate complication yaitu komplikasi awal dengan
gejala:
Syok neurogenik.
Kerusakan organ syaraf.
Early complication:
Kerusakan arteri.
Infeksi.
Sindrom kompartemen.
Nekrosa vaskuler.
Syok hipovolemik.
Late complication:
Mal union.
Non union.
Delayed union.
Kesimpulan
Pasien wanita 60thn diduga mengalami
fraktur colles regio antebrachii dextra