Anda di halaman 1dari 48

TANGKI PENYIMPAN

(STORAGE TANK)
TANGKI PENYIMPAN
Tangki penyimpan bagian yang penting dalam suatu
proses industri kimia.
Tanki penyimpan merupakan :
Tempat penyimpan bahan baku (reaktan)
Tempat penyimpan produk antara
Tempat penyimpan produk utama dan produk samping
Menjaga ketersediaan produk dan bahan baku
Menjamin kontinuitas produksi
Menjaga produk atau bahan baku dari kontaminan
Menjaga kualitas dari produk atau bahan baku
TANGKI PENYIMPAN
Jumlah bahan yang perlu disimpan disesuaikan
dengan konsumsi (keperluan perhari, stok wajib)
atau dengan kondisi pengiriman (tanggal,harga).
Cara penyimpanan juga tergantung pada sifat
bahan yang disimpan (misalnya daya tahan
terhadap udara dan air, korosivitas, kemudahan
terbakar dan beracun ), jenis penggunaan dan
lamanya penyimpanan serta jumlahnya
PENYIMPANAN BAHAN PADAT
Penyimpanan Bahan Padat tergantung
karakteristik bahan padat tersebut.
Partikel zat padat secara individu
dikarakteristikan dengan :
ukuran,
bentuk dan
densitasnya
PENYIMPANAN BAHAN PADAT
Pada umumnya bentuk partikel bahan padat
dikarakteristikan sebagai bentuk bola
(spherical), sedangkan ukuran partikel pada
umumnya diameter dapat ditentukan untuk
setiap partikel yang ekidimensional.
Partikel yang tidak ekidimensional , yaitu lebih
panjang pada satu arah ketimbang pada arah
yang lain.
PENYIMPANAN BAHAN PADAT
Sifat-sifat partikel padat
a. Densitas : massa persatuan volume.
b. Gravitasi spesifik adalah rasio antara densitas
material terhadap densitas bahan referen dan
tidak mempunyai satuan.
c. Bulk Density massa per satuan total volume.
d. Kekerasan adalah ketahanan bahan untuk
indentitasnya Kekerasan bahan mineral atau logam
biasanya dinyatakan dalam skala Mohs, dimana makin
besar skalanya, maka semakin tinggi kekerasannya
PENYIMPANAN BAHAN PADAT
Penyimpanan Bahan Padat
Penyimpanan bahan padat dalam
storage sering mengalami kesukaran pada
saat pengeluaran kembali partikel padat
tersebut.
PENYIMPANAN BAHAN PADAT
Faktor-faktor yang harus diperhatikan terhadap zat padat
dalam penyimpanan agar aliran pengeluarannya dapat
lancar adalah:
Ukuran zat padat yang disimpan
Ukuran partikel merupakan faktor yang paling
umum dan dapat dikendalikan serta
merupakan faktor yang berpengaruh terhadap
kemampuan alir dari material.

Pada mumnya, makin kecil ukuran partikel, maka makin


mudah material mengalir
PENYIMPANAN BAHAN PADAT
Kelembapan zat padat tersebut
Kebanyakan material menyerap uap air sampai batas tertentu,
tetapi penyerapan uap air lebih lanjut akan menyebabkan
masalah yang tak dapat diabaikan pada aliran zat padat
tersebut. Kadar uap air yang terkandung dapat dihilangkan
dengan cara pemanasan.
Temperatur
Temperatur tinggi akan merupakan masalah bagi pengaliran
material yang mempunyai titik leleh rendah.
PENYIMPANAN BAHAN PADAT
Peralatan Penyimpanan bahan padat untuk jumlah besar
dapat dilakukan di:
Alam bebas
Bahan-bahan yang stabil terhadap cuaca dapat
disimpan/ditumpuk dialam bebas.
Yang perlu diperhatikan :
1. Sudut kemiringannya,
Bila terlalu besar bisa terjadi kecelakaan.
2. Tinggi penimbunan bahan-bahan tertentu, misal bahan
organik, karbon, dan briket harus diperhatikan karena pada
tumpukan yang tinggi menjadi panas karena beratnya dan
dapat menyala.
PENYIMPANAN BAHAN PADAT
Tempat yang beratap/hanggar
Penyimpanan bahan-bahan yg berpengaruh
terhadap perubahan cuaca secara tidak
langsung harus ditempatkan pada hanggar
terbuka.
Contoh bahan-bahan ini: batu-batu, kayu,
kardus, & produk dalam drum.
PENYIMPANAN BAHAN PADAT
Penyimpanan di gudang tertutup
Penyimpanan bahan-bahan yang berpengaruh
terhadap perubahan cuaca secara langsung
Contoh :produk-produk dalam drum, karung,
kotak logam, karton, dsb. Gudang ini dapat
bertingkat atau hanya berlantai satu.
PENYIMPANAN BAHAN PADAT
Bunker/Silo
Silo adalah bejana tegak lurus untuk penyimpanan
bahan-bahan padat yang mudah mengalir, misalnya:
serbuk/butir.
Pengisian dilakukan memakai peralatan transportasi
tertentu dan lubang pengeluaran terletak disebelah
bawah, biasanya dihubungkan dengan unit penyedot.
Dalam silo hanya bisa disimpan bahan-bahan yang tidak
melekat.
Contoh: pupuk atau bahan sintetik disimpan dg cara ini.
PENYIMPANAN BAHAN PADAT
Gambar Silo
PENYIMPANAN BAHAN PADAT
Silo biasanya terbuat dari stainless steel
(berlapis enamel) dimana bagian bawah
berbentuk kerucut untuk mempermudah
pengeluaran bahan.
Frame penyangga dibuat dari rangka baja
dengan kekuatan yang sesuai.
Prinsip kerja silo : Silo selalu diisi dari atas dan
pengeluarannya melalui sebuah lubang pada
sisi sebelah bawah.
PENYIMPANAN BAHAN PADAT
Storage Piles
Storage Piles merupakan cara penyimpanan
yang murah dan sederhana.
Prinsip Kerja : bahan yang akan disimpan dibuat
dalam tumpukan-tumpukan (piles) ditempat
terbuka.
Tumpukan-tumpukan tersebut dibuat langsung
dari bahanbahan yang keluar dari belt
conveyor
PENYIMPANAN BAHAN PADAT
Bahan-bahan yang dapat disimpan dengan
cara seperti ini adalah bahan-bahan padat
yang tak berpengaruh terhadap keadaan
cuaca.
Contoh dari bahan tersebut adalah batubara,
kerikil, pasir
PENYIMPANAN BAHAN PADAT
Bin
Alat ini berupa bejana berbentuk silinder atau
segi empat terbuat dari beton atau baja yang
biasanya tidak terlalu tinggi dan agak besar.
Prinsip Kerja : Pengeluaran zat padat pada bin
dapat melalui setiap bukaan yang terdapat di
dekat dasar bin, dimana tekanan pada sisi keluar
lebih kecil dari tekanan vertikal pada ketinggian
yang sama sehingga bukaan tidak dapat
tersumbat.
PENYIMPANAN BAHAN PADAT
Hopper
Hopper adalah Silo kecil dengan dasar agak
miring dan digunakan untuk menyimpan
sementara sebelum zat diumpan ke dalam proses
alat penyimpan bahan cair.
Prinsip Kerja :
Untuk mempermudah aliran padatan keluar
dengan memberi getaran Hooper ,yaitu getaran
yang dikenakan tegak lurus terhadap saluran arus
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
Tangki penyimpan atau storage tank menjadi bagian
yang penting dalam suatu proses industri kimia karena
tanki penyimpanan tidak hanya menjadi tempat
penyimpanan bagi produk dan bahan baku, tetapi juga
menjaga kelancaran ketersediaan produk dan bahan
baku serta dapat menjaga produk atau bahan baku dari
kontaminan ( kontaminan tersebut dapat menurunkan
kualitas dari produk atau bahan baku ).
Pada umunya produk atau bahan baku yang terdapat
pada industri kimia berupa liquid atau gas.
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
Tangki pada dasarnya dipakai sebagai tempat
penyimpanan material baik berupa cair, maupun
gas.
Dalam mendesain tangki, konsultan perencana
harus merencanakan tangki dengan baik
terutama untuk menahan gaya gempa yang
mungkin terjadi.
Jika tangki tidak direncanakan dengan baik, maka
kerusakan pada tangki dapat mengakibatkan
kerugian jiwa maupun materi yang cukup besar.
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
Jenis Jenis Tangki Storage tank atau tangki
dapat memiliki berbagai macam bentuk dan tipe.
Tiap tipe memiliki kelebihan dan kekurangan
serta kegunaannya sendiri.
Berdasarkan Letaknya
1. Aboveground Tank, yaitu tangki penimbun yang
terletak di atas permukaan tanah.
2. Underground Tank, yaitu tangki penimbun yang
terletak di bawah permukaan tanah
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
1. Aboveground Tank, yaitu tangki yang terletak di atas
permukaan tanah.
Tangki ini bisa berada dalam posisi horizontal dan dalam
keadaan tegak (vertical tank).
Dapat dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan cara perletakan di
atas tanah, yaitu :
1. Tangki di permukaan tanah dan
2. Tangki menara.

Ciri-ciri yang membedakan jenis tangki menara dengan tangki


di permukaan tanah adalah bentuk bagian bawah tangki.
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
Tangki Di Permukaan Tanah

Penyimpanan Bahan Cair/ Gas


Tangki Menara
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
Seperti yang telah tercatat dalam peraturan,
bentuk bagian bawah tangki menara adalah
bentuk piring.
Desain tangki dengan bagian bawah rata
untuk tangki menara tidak akan memberikan
hasil yang baik, dengan melihat bahwa bentuk
dasar yang demikian akan menyebabkan
dibutuhkannya balok penopang yang besar
untuk menahan tekuk.
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
2. Underground Tank, yaitu tangki yang terletak
di bawah permukaan tanah.
Tangki ini bisa berada dalam posisi horizontal.
Dapat digunakan untuk menyimpan semua
jenis produk, seperti crude oil, gasoline ,
benzene, fuel dan lain lain
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
Berdasarkan Bentuk Atapnya
1. Fixed Roof Tank,
2. Cone Roof Tank
3. Dome Roof Tank
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
1. Fixed Roof Tank,
Pada umumya atap tangki berbentuk piring
(dished head) atau 1/2 elips
Dapat digunakan untuk menyimpan semua jenis
produk, seperti crude oil, gasoline , benzene, fuel
dan lain lain termasuk produk atau bahan baku
yang bersifat korosif , mudah terbakar, ekonomis
bila digunakan hingga volume 2000 m3, diameter
dapat mencapai 300 ft (91,4 m) dan tinggi 64 ft
(19,5 m).
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
Fixed Roof Tank
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
2. Cone Roof Tank,
Jenis tangki ini mempunyai kelemahan, yaitu
terdapat vapor space antara ketinggian cairan
dengan atap.
Jika vapor space berada pada keadaan mudah
terbakar, maka akan terjadi ledakan.
Oleh karena itu cone roof tank dilengkapi dengan
vent untuk mengatur tekanan dalam tangki,
sehingga mendekati tekanan atmosfer. Jenis
tangki ini biasanya digunakan untuk menyimpan
kerosene, air, dan solar.
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
Cone Roof Tank
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
Terdapat dua jenis tipe cone roof berdasarkan
penyanggga atapnya yaitu:
a. Supported Cone Roof adalah suatu atap yang
berbentuk menyerupai konis dan ditumpu pada
bagian utamanya dengan rusuk di atas balok
penopang ataupun kolom
b. Self-supporting Cone Roof adalah atap yang
berbentuk menyerupai konis dan hanya
ditopang pada keliling konis.
Atap langsung ditahan oleh dinding tangki.
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
3. Dome Roof adalah atap yang dibentuk
menyerupai permukaan bulatan (1/2 elips
atau bola) dan hanya ditopang pada
keliling kubah.yang biasanya digunakan untuk
menyimpan cairan kimia dan cairan dan gas
yang bertekanan.
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
Dome Roof Tank
TANGKI PENYIMPAN
Jenis/Tipe, Tangki penyimpan
Berdasarkan tekanannya ( tekanan internal )
dibagi menjadi 2, yaitu :
1. Tangki Atmosferik (Atmospheric Tank)
2. Tangki Bertekanan (Pressure Tank)
Masing masing tipe memiliki kelebihan dan
kekurangan serta kegunaan masing masing .
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
TANGKI ATMOSFERIK
Jenis dari tanki tekanan rendah ini yaitu :
1. Fixed cone Roof tank , digunakan untuk
menyimpan berbagai jenis fluida dengan
tekanan uap rendah atau amat rendah
(mendekati atmosferik ) atau dengan kata lain
fluida yang tidak mudah menguap.
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
Fixed Cone Roof Tank
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
2. Fixed Dome Roof Tank
Bentuk tutupnya cembung ,ekonomis bila
digunakan dengan volume > 2000 m^3 dan
bahkan cukup ekonomis hingga volume 7000
m^3 ( dengan D < 65 m ) , kegunaanya sama
dengan fix cone roof tank.
Dome Roof tank , untuk menyimpan bahan
bahan yang mudah terbakar, meledak , dan
mudah menguap seperti gasoline, bahan
disimpan dengan tekanan rendah 0.5 15 psig.
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
Dome Roof Tank
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
Baik Fixed Cone Tank dan Dome Roof
Tank dapat memiliki internal floating roof
untuk penyimpanan bahan bahan yang
mudah terbakar atau mudah menguap.
Kelebihan dari penggunaan internal floating
roof adalah :
1. Level atau tingkat penguapan dari produk
bisa dikurangi
2. Dapat mengurangi resiko kebakaran
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
3. Tanki Horizontal
Tangki ini dapat menyimpan bahan kimia yang
memiliki tingkat penguapan rendah ( low
volatility ) , air minum dengan tekanan uap
tidak melebihi 5 psi, diameter dari tanki dapat
mencapai 12 feet ( 3.6 m ) dengan panjang
mencapai 60 feet ( 18.3 m ).
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
Tangki Horisontal
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
PRESSURE TANK
Dapat menyimpan fluida dengan tekanan
uap lebih dari 11,1 psi
Pada umumnya fluida yang disimpan
adalah produk produk minyak bumi.
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
1. Tanki Peluru ( Bullet Tank ) ,
Tangki ini sebenarnya lebih sebagai pressure
vessel berbentuk horizontal dengan volume
maksimum 2000 barrel biasanya digunakan
untuk menyimpan LPG, LNG , Propane, Butane ,
H2, NH3 dengan tekanan diatas 15 psig.
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
Tangki Peluru
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
Tangki Bola ( Spherical Tank )
Pressure vessel yang digunakan untuk menyimpan gas
yang dicairkan seperti LPG, LNG, O2, N2 dll.
Bahkan dapat menyimpan gas cair tersebut hingga
mencapai tekanan 75 psi
Volume tangki dapat mencapai 50.000 barrel, untuk
penyimpanan LNG dengan temperatur -190oC
( cryogenic )
Tangki dibuat berdinding double dimana diantara
kedua dinding tersebut diisi dengan isolasi seperti
polyurethane foam , tekanan penyimpanan diatas 15
psig.
Penyimpanan Bahan Cair/ Gas
Tangki Bola