Anda di halaman 1dari 32

REFERAT PNEUMOTORAKS

Pembimbing : Disusun oleh:


dr. Faida Susantinah, Sp.Rad Ghiyata Syadza Bahiriah (030.13.256)
dr. Paulus S, Sp.Rad Tiara Anggiana Ayu (030.12.270)
dr. Dina Lukitowati, Sp.Rad Aisyah Rahmadhani Ibnu (030.13.010)
Definisi
Pneumotoraks adalah kumpulan dari udara atau gas dalam
rongga pleura yang terletak di antara parenkim paru dan
dinding dada. Adanya udara di dalam rongga pleura akan
merubah tekanan intrapleura yang normalnya adalah
negatif sehingga akan menyebabkan paru-paru kolaps
Etiologi Klasifikasi
Pneumothoraks spontan Pneumotoraks tertutup
primer / sekunder (simple pneumothorax)
Pneumothoraks traumatik Pneumotoraks terbuka
Pneumothoraks iatrogenik (open pneumothorax)
Tension pneumotoraks
KLASIFIKASI

1. Pneumotoraks tertutup (simple pneumothorax)


KLASIFIKASI
2. Pneumotoraks terbuka (open pneumothorax)
KLASIFIKASI
3. Tension pneumotoraks
Manifestasi Klinis
ANAMNESIS:
Sesak nafas
Nyeri dada
Batuk
Riwayat penyakit paru (pneumothorax spontan sekunder)
Riwayat trauma (pneumothorax traumatik)
PEMERIKSAAN FISIK
Inspeksi
dapat terjadi pencembungan pada sisi yang sakit
pada waktu respirasi, bagian yang sakit gerakannnya tertinggal
trakea dan jantung terdorong ke sisi yang sehat.
Palpasi
pada sisi yang sakit, ruang antar iga dapat normal atau melebar
Iktus jantung terdorong ke sisi toraks yang sehat.
Fremitus suara melemah atau menghilang pada sisi yang sakit.
Perkusi
Perkusi pada sisi sakit terdengar hipersonor sampai timpani dan tidak menggetar
batas jantung bergeser ke arah toraks yang sehat, apabila tekanan intrapleura
tinggi
Auskultasi
- Pada bagian yang sakit, suara nafas melemah sampai menghilang
Pemeriksaan Penunjang

Foto Endoskopi
CT-Scan
thoraks (toraskopi)

EKG AGD
Foto thoraks
Foto thoraks

Pneumotoraks,
tampak bayangan
radiolusen seluruh
hemitoraks kanan
tanpa struktur
vaskuler paru dan
jaringan paru yang
kolaps di bagian
sentral
Foto thoraks

Gambaran small
pneumotoraks yang
menunjukkan garis
radioopak (pleura
viseralis) yang belum
sampai ke daerah
hilus
Foto thoraks

Gambaran large
pneumotoraks
yang menunjukkan
garis radioopak
(pleura viseralis)
yang kedalaman
nya mecapai >2
cm keaarah hilus
Foto thoraks
Foto thoraks
Foto thoraks

tampak jumlah
udara pada
hemitoraks yang
cukup besar
(hiperinflasi),
mediatinum
shifting
kontralateral,
pelebaran
intercostal space,
dan depresi pada
diafragma.
Foto thoraks
Foto thoraks
Foto thoraks
Foto thoraks
Foto thoraks
CT - scan
Pemeriksaan ini lebih spesifik untuk membedakan antara
emfisema bullosa dengan pneumotoraks, batas antara udara
dengan cairan intra dan ekstrapulmoner, serta untuk
membedakan antara pneumotoraks spontan primer atau
sekunder.
Endoskopi (Torakoskopi)
Endoskopi merupakan tindakan invasive, tetapi memiliki
sensitivitas yang lebih besar dibandingkan CT-scan. Hasil
pemeriksaan endoskopi dapat dibagi menjadi 4 derajat
yaitu :
I. Pneumotoraks dengan gambaran paru yang mendekati
normal
II. Pneumotoraks dengan perlengketan disertai
hematotoraks
III. Pneumotoraks dengan diameter bulla <2 cm
IV. Pneumotoraks dengan banyak bulla yang besar,
diameter >2 cm
EKG
Pneumotoraks primer paru kiri sering menimbulkan
perubahan aksis QRS dan gelombang T prekordial dan
dapat ditafsirkan sebagai infark miokard akut (IMA)

AGD
Analisa gas darah arteri memberikan gambaran
hipoksemia meskipun pada kebanyakan pasien tidak
diperlukan.
Tatalaksana
Mengikuti prinsip penatalaksanaan pasien trauma secara
umum (primary survey - secondary survey)
Lakukan pemeriksaan untuk mengetahui luas paru yang
mengalami pneumotoraks.
<15% dan asimtomatis observasi dan pemberian oksigen
>15% WSD
WATER SEALED DRAINAGE ( WSD )
Merupakan tindakan invasif yang dilakukan untuk
mengeluarkan udara, cairan (darah, pus) dari rongga
pleura, rongga thoraks, dan mediastinum dengan
menggunakan pipa penghubung.
Diagnosis banding

Artefak (lipatan tumpang tindih emfisema bulosa


kulit) margin payudara raksasa

Penyebab lain
gas abnormal di
pada hiperlusent
lokasi lain
hemitoraks
Komplikasi

Infeksi sekunder (pleuritis,


empiema, hidropneumotoraks)

Emfisema (emfisema kutis atau


emfisema mediastinalis)

syok kardiogenik
Prognosis
Bisa rekuren, biasanya dalam 6 bulan sampai 3 tahun
pertama.
Tingkat kekambuhan 5 tahun untuk pneumothoraks
spontan primer 28-32%, sedangkan pada pneumothoraks
spontan sekunder 43%.