Anda di halaman 1dari 115

KONSELING KELUARGA

BERENCANA

dr. Fonda Octarianingsih, SpOG


Aksis Hipotalamus, hipofisis, dan ovarium proses ovulasi

Perubahan kadar hormon sepanjang siklus haid mekanisme


umpan balik antara hormon steroid dan gonadotropin
Mekanisme kerja estrogen
ovulasi, perjalanan ovum,
atau implantasi

Mekanisme kerja
progesteron
mengentalkan lendir
serviks, menghambat
kapasitasi progesteron
serta menghambat
perjalanan ovum dalam
tuba
JENIS- JENIS KONTRASEPSI NON
HORMONAL PADA WANITA
Metode Amenorea Laktasi (MAL)
Metode Keluarga Berencana Alamiah (KBA)
Sanggama terputus (coitus interuptus)
Metode barier (diafragma dan spermisida)
Alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR/IUD)
Tubektomi (Kontrasepsi Mantap)
METODE AMENOREA
LAKTASI
(MAL)
Metode Amenorea Laktasi (MAL)
Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif 6 bulan

Laktasi prolaktingonadotropin inhibitor


estrogen ovulasi (-)

diindikasikan pada ibu:


Menyusui secara penuh (full breast feeding), lebih
efektif bila diberikan minimal 8 kali sehari.
Belum mendapat haid.
Umur bayi kurang dari 6 bulan
PROFIL

Mengandalkan pemberian ASI


MAL sebagai kontrasepsi bila :
Menyusui secara penuh (full breast feeding)
Belum haid
Umur bayi < 6 bulan
Efektif sampai 6 bulan
Harus dilanjutkan dengan pemakaian kontrasepsi lain
Cara kerja : Penundaan/penekanan ovulasi
KEUNTUNGAN
Untuk bayi
Efektifitas tinggi (98%) Mendapat kekebalan pasif
Sumber asupan gizi yang
Segera efektif terbaik dan sempurna untuk
Tidak mengganggu tumbuh kembang bayi yang
optimal
senggama Terhindar dari keterpaparan
Tidak ada efek samping terhadap kontaminasi dari air,
secara sistemik susu lain atau formula atau
alat minum yang dipakai
Tidak perlu pengawasan
medis Untuk Ibu
Tidak perlu obat atau alat Mengurangi perdarahan
pasca persalinan
Tanpa biaya Mengurangi risiko anemia
Meningkatkan hubungan
psikologik ibu dan bayi
Konsensus Bellagio (1988) untuk
mencapai mencapai keefektifan 98%
Ibu harus menyusui secara penuh atau hampir penuh (hanya
sesekali diberi 1-2 teguk air/minuman pada upacara
adat/agama)
Perdarahan sebelum 56 hari pasca persalinan dapat diabaikan
(belum dianggap haid)
Bayi menghisap secara langsung
Menyusui dimulai dari sampai 1 jam setelah bayi lahir
Kolostrum diberikan kepada bayi
Pola menyusui on demand dan dari kedua payudara
Sering menyusui selama 24 jam termasuk malam hari
Hindari jarak menyusui > 4 jam
METODE
KELUARGA BERENCANA
ALAMIAH
(KBA)
PROFIL
Menghindari senggama pada
masa subur perempuan Metode Lendir Serviks
(Metode Ovulasi
Perempuan harus belajar
mengetahui kapan masa
Billing/MOB atau
suburnya berlangsung metode dua hari mukosa
serviks)
Efektif bila dipakai dengan
tertib Metode
Tidak ada efek samping
Simptomthermal
Metode Sistem Kalender
atau Pantang Berkala
Metode Suhu Basal
Cara Kerja Senggama dihindari pada masa subur yaitu
pada fase siklus menstruasi di mana kemungkinan terjadi
konsepsi/kehamilan
Manfaat
Dapat digunakan untuk menghindari kehamilan
Tidak ada risiko kesehatan yang berhubungan dengan
kontrasepsi
Tidak ada efek samping sistemik
Murah atau tanpa biaya
Metode Lendir Serviks Billings
Metode Ovulasi Billings (MOB)

cara mengenali masa subur dari siklus menstruasi


lendir serviks dan perubahan rasa pada vulva menjelang
hari-hari ovulasi
Ovulasi lendir leher rahim
lendir pada masa subur berperan menjaga kelangsungan
hidup sperma selama 3-5 hari
Pengamatan dilakukan sepanjang hari & ambil kesimpulan
pada malam hari
Periksa lendir dengan jari tangan atau tisu di luar vagina
dan perhatikan perubahan perasaan kering-basah
Gambar 2. Metode ovulasi billings
Dikutip dari Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi
Metode Simptomthermal
Metode simptothermal metode
suhu basal tubuh , mukosa serviks ,
dan perhitungan masa subur
(metode kalender)

Angka kegagalan 10-20 wanita


akan hamil dari 100 pasangan setiap
tahunnya
Metode Suhu Basal (MSB)
Ukur suhu tubuh pada waktu yang hampir sama setiap pagi
(sebelum bangkit dari tempat tidur) dan catat pada kartu MSB.
Pakai catatan suhu pada kartu MSB untuk 10 hari I dari siklus
haid untuk menentukan suhu tertinggi dari suhu yang normal,
rendah
Suhu normal tubuh (35,5-360 C). Ovulasi turun terlebih
dahulu dan naik menjadi 37-38 derajat kemudian tidak akan
kembali pada suhu 350C
Abaikan setiap suhu tinggi yang disebabkan oleh demam atau
gangguan lain
Tarik garis pada 0,05-0,1oC di atas suhu tertinggi dari 10 hari
tersebut. Ini dinamakan Garis Pelindung (Cover Line) atau
Garis Suhu
Masa Tidak Subur mulai pada sore hari setelah hari ke-3
berturut-turut suhu berada di atas garis pelindung (Aturan
Perubahan Suhu)
Basal Body Temperature Chart
Temp.
(Celsius)
37,1
37,0
36,9
36,8
36,7
36,6
36,5
36,4
36,3
36,2
36,1
36,0
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27

Day
SANGGAMA TERPUTUS
MANFAAT :
Metode KB tradisional Efektif bila digunakan
Pria mengeluarkan alat dengan benar
kelaminnya (penis) dari
vagina sebelum pria Tidak mengganggu
mencapai ejakulasi produksi ASI
Alat kelamin (penis) Dapat digunakan sebagai
dikeluarkan sebelum pendukung metode KB
ejakulasi sehingga lainnya
sperma tidak masuk ke Tidak ada efek samping
dalam vagina dan
kehamilan dapat Dapat digunakan setiap
dicegah waktu
Tidak membutuhkan biaya
Sistem Kalender atau Pantang
Berkala

pasangan suami istri tidak senggama pada masa subur


atau saat ovulasi terjadi
Knaus: ovulasi terjadi tepat 14 hari sebelum menstruasi
berikutnya.
Ogino dapat terjadi antara 12 atau 16 hari sebelum
menstruasi berikutnya
Gambar 3. Sistem Kalender atau Pantang Berkala
Dikutip dari wikipedia.com
AKDR
PROFIL

Sangat efektif, reversibel, jangka panjang (10


th)
Haid lama, banyak
Pemasangan/pencabutan pelatihan
Dapat dipakai semua wanita usia reproduksi,
kecuali pd PMS

CARA KERJA
Menghambat kemampuan sperma u/ masuk tuba
Mempengaruhi fertilisasi sebelum ovum mencapai kavum uteri
Mencegah sperma dan ovum bertemu
Mencegah implantasi telur dalam uterus
Cara Kerja

AKDR peradangan lokal pada endometrium


AKDR bertembaga sperma inaktif fertilisasi tidak
terjadi nidasi ovum
AKDR progesterone transportasi ireguler,
mengganggu implantasi telur, mengurangi jumlah sperma
yang mencapai tuba falopii dan menginaktifkan sperma
JENIS

CuT-380A
NOVA T
LL
Nova T
Multiload 375
KEUNTUNGAN KERUGIAN
Efektivitas tinggi Efek samping :
Efektif segera Perubahan siklus haid
Jangka panjang Haid lama, banyak
Spotting
Tidak mempengaruhi :
Hub. Seks
Komplikasi :
Kualitas & Vol. ASI Sakit, kejang 3-5 hr pasca insersi
Hormonal Perdarahan berat saat haid
Risiko perforasi uterus
Dpt segera dipasang
Translokasi IUD
pasca salin/abortus
Tidak mencegah PMS
Dpt digunakan sampai
menopause
TEKNIK PEMASANGAN CuT 380A

Pencegahan Infeksi Forseps


Persiapan peralatan dan Gunting
instrumen Mangkuk lar antiseptik
Bivalve speculum Sarung tangan steril/DDT
Tenakulum Cairan antiseptik
Sonde uterus Kain kassa atau kapas
Copper T 380A IUD
Sondase rahim tentukan ukuran dan arah
pemasangan
Pasang IUD secara gentle
Potong benang hingga 1 cm dr cervix

28
Pencabutan AKDR CuT 380A
Waktu Penggunaan

Setiap waktu
Pasca salin
Pasca abortus
1-5 hr pasca coitus yg tdk dilindungi
PASTIKAN TIDAK HAMIL
Hindari jika sering terjadi radang/infeksi panggul
METODE BARRIER
KONDOM
Mencegah kehamilan + PMS
Efektif bila dipakai dgn benar
Dapat dipakai bersama kontrasepsi lain u/
mencegah PMS

CARA KERJA :
Menghalangi pertemuan sperma dgn telur
Mencegah penularan mikroorganisme

MANFAAT :
Efektif bila dipakai dg benar (2-12 kehamilan
per 100 per tahun)
Tidak mengganggu ASI
Tidak mempengaruhi sistemik
Murah dan dpt dibeli scr umum
DIAFRAGMA
DIAFRAGMA
CARA KERJA :
Menahan sperma agar tidak mendapat
akses mencapai sal reproduksi bag atas
dan sbg alat tempat spermisida
MANFAAT :
Efektif bila dipakai dgn benar
Tidak mengganggu :
Prod. ASI
Hub. Seks
Kesehatan klien
Tidak mempengaruhi sistemik
Perlindungan thd PMS
SPERMISIDA
Bahan kimia (non oksinol-9)
digunakan untuk menon-aktifkan
atau membunuh sperma
Dikemas dlm bentuk :
Aerosol (busa)
Tablet vaginal, suppositoria
Krim

CARA KERJA :
Menyebabkan sel membran sperma
terpecah
Memperlambat pergerakan sperma
Menurunkan kemampuan pembuahan
sel
Tubektomi (Kontrasepsi Mantap)
Tubektomi
prosedur bedah
sukarela untuk
menghentikan
fertilitas wanita: KOMPLIKASI :
memotong dan Infeksi luka
mengambil sebagian
saluran telur Demam pasca operasi (>38C)
Tubektomi: Luka pada kandung kemih,
minilaparatomi atau intestinal Hematoma (subkutan)
laparoskopis Emboli gas yang diakibatkan oleh
Oklusi tuba falopii laparoskopi
sperma tidak Rasa sakit pada lokasi
dapat bertemu
dengan ovum pembedahan
Perdarahan superfisial
PEMBEDAHAN TUBEKTOMI

Minilaparotomi
operasi membuka rongga JENIS TUBEKTOMI
perut melalui irisan kecil Metode irving
yang tidak lebih dari 5 Pomeroy modifikasi
cm. Metode uchida
Metode parkland
Laparoskopi Koagulasi unipolar
melihat isi rongga perut Koagulasi bipolar
dengan menggunakan Gelang karet silikon
lensa, sejenis teleskop Spring clip
Menutup tuba dengan Filshie clip
bantuan laparoskop. Teknik essure
Metode Irving
Pomeroy modifikasi
Metode uchida
Metode parkland
Koagulasi bipolar
Gelang karet silikon
Spring clip method
Filshie clip method
Teknik essure
KONTRASEPSI HORMONAL

Kontrasepsi Kontrasepsi
Kombinasi Oral Suntikan Kombinasi

Kontrasepsi
Pil Progestin
Suntikan Progestin

Kontrasepsi
Implan/Susuk
Jenis-Jenis Kontrasepsi Kombinasi Oral
(KKO)
MONOFASIK
- Semua pil aktif yang mengandung Estrogen /
Progestin (E/P) dalam jumlah yang sama
BIFASIK
- 21 pil aktif mengandung 2 kombinasi E/P yang
berbeda (mis. 10/11)
TRIFASIK
- 21 pil aktif mengandung 3 kombinasi E/P yang
berbeda (mis. 6/5/10)
Mekanisme Kerja

Menekan Ovulasi

Mengurangi transpor sperma di


bagian atas saluran genital (tuba
fallopii)
Mengganggu pertumbuhan
endometrium, sehingga menyulitkan
proses implantasi
Memperkental lendir serviks
(mencegah penetrasi sperma)

49
Manfaat Kontraseptif
Efektivitasnya tinggi jika diminum setiap hari (0.1- 51
kehamilan per 100 wanita selama pemakaian di tahun
pertama)
Segera efektif jika dimulai di hari ke tujuh pada siklus
menstruasi
Pemeriksaan pelvik tidak diperlukan untuk memulai
penggunaan
Tidak mengganggu hubungan intim
Efek sampingnya sedikit
Nyaman dan mudah digunakan
Klien dapat berhenti menggunakannya
Dapat disediakan oleh petugas non medis yang terlatih

1Hatcher et al 1998.
KKO:Manfaat Non-Kontraseptif
Mengurangi aliran darah menstruasi (lebih sedikit,
periodenya lebih pendek)
Mengurangi kram akibat menstruasi
Dapat memperbaiki kondisi akibat anemia
Melindungi dari kanker ovarium dan endometrium
Mengurangi penyakit jinak payudara dan kista
ovarium
Mencegah kehamilan ektopik
Melindungi dari beberapa penyebab penyakit radang
panggul atau pelvic inflammation disease (PID)
KKO: Keterbatasan
Tergantung pengguna (membutuhkan motivasi terus
menerus dan pemakaian setiap hari)
Rasa mual, pusing, payudara terasa kencang, sakit kepala
dapat saja terjadi
Efektivitasnya bisa berkurang jika minum obat tertentu
Kebiasaan lupa dapat meningkatkan kegagalan metode ini
Dapat menunda kembalinya kesuburan
Kemungkinan efek samping yang serius sangat jarang
Suplai ulang harus siap dan dapat tersedia dengan mudah
Tidak memberi perlindungan terhadaap PMS (misalnya:
HBV, HIV/AIDS)
Siapa yang Dapat Menggunakan
Usia reproduksi atau paritas yang menginginkan perlindungan
maksimum yang efektif dari kehamilan
Yang menyusui (6 bulan atau lebih pada masa postpartum)
Dalam masa postpartum dan tidak menyusui (dimulai setelah
minggu ketiga)
Pada masa pascaabortus (dimulai segera atau dalam 7 hari
sesudah aborsi)
Dengan anemia
Dengan nyeri haid yang berat
Dengan siklus menstruasi tidak teratur
Dengan riwayat kehamilan ektopik
Yang membutuhkan alat kontrasepsi gawat darurat
PERLU KONSELING untuk yg sulit mengingat harus minum
setiap hari
Siapa yang Tidak Boleh Menggunakan
(WHO Kelas 4)
Hamil (diketahui atau dicurigai)
Menyusui (< 6 minggu
postpartum) Perokok dan berumur 35 tahun
Dengan diabetes (> 20 tahun)
Mengidap penyakit kuning
(hepatitis viral simptomatik atau Dengan sakit kepala (migraine)
sirrhosis) Dengan tekanan darah tinggi (>
Mengidap penyakit jantung 180/110)
iskemik atau stroke (baru atau Dengan kanker payudara
riwayatnya) Dengan tumor hati
Mengidap kelainan pembekuan Harus menjalani operasi besar
darah (trombophlebitis vena dengan masa istirahat yang
dalam atau embolus pulmoner) panjang

Sumber: WHO 1996.


KKO tidak direkomendasikan kecuali jika tidak ada
metode lain atau dapat diterima pada seorang wanita
yang (WHO Kelas 3):
Berada dalam masa < 3 minggu postpartum (meskipun
tidak menyusui)
Mengalami perdarahan pervaginam yang tidak dapat
dijelaskan sebabnya (jika masalah serius dicurigai telah
terjadi)
Mengidap tekanan darah tinggi (160/100 dan <180/110)
Mempunyai riwayat kanker payudara
Mempunyai gejala penyakit kantung empedu
Sedang menggunakan obat epilepsi (phenitoin atau
barbiturat) atau tuberkulosis (rifampisin)

Sumber: WHO 1996.


Kondisi yang Tidak Ada Batasannya
Umur
Diabetes (tidak ada komplikasi atau < 20 tahun lamanya)
Endometriosis
Kanker saluran genital (serviks, endometrium atau indung telur)
Tekanan darah tinggi (hipertensi ringan < 160/100)
Kehamilan-hubungannya dengan penyakit kuning yang tidak
berbahaya (kholestasis)
Penyakit trofoblastik (yang tidak berbahaya ataupun yang
berbahaya)
Kehamilan-hubungannya dengan penyakit kuning yang tidak
berbahaya (kholestasis)
Penyakit trofoblastik (yang tidak berbahaya ataupun yang
berbahaya)
Kapan Dimulai

Setiap saat bila diyakini bahwa klien tidak hamil


Hari ke 1-7 dari siklus menstruasi
Postpartum:
Setelah 6 bulan, jika menggunakan LAM
Setelah 3 minggu, jika tidak menyusui
Pasca aborsi (segera atau dalam waktu 7 hari setelah
aborsi)
Instruksi Bagi Klien
Minum 1 pil tiap hari, sebaiknya pada waktu yang sama setiap
harinya.
Minum pil pertama pada hari pertama hingga hari ke tujuh
(sebaiknya hari pertama) saat dimulainya periode menstruasi.
Terdapat kemasan berisi 28 dan 21 butir pil.
Pada saat kemasan yang berisi pil untuk 28 hari telah habis,
segera minum pil dari kemasan yang baru.
Jika pil untuk 21 hari telah habis, tunggu 7 hari dan mulailah
minum pil dari kemasan yang baru.
Jika ada muntah dalam waktu 30 menit setelah minum
pil, minumlah pil lagi atau gunakan metode pendukung
jika ada berhubungan seksual selama 7 hari berikutnya
Jika lupa meminum sebutir pil, minumlah pil yang
terlupa segera setelah ingat, meskipun ini berarti
bahwa klien minum 2 butir pil sehari.
Jika lupa minum 2 butir pil atau lebih, harus minum 2
butir pil setiap hari sampai kembali lagi ke jadwal
semula. Gunakan metode pendukung (mis.kondom)
atau jangan melakukan hubungan seksual selama 7
hari
Jika klien tidak mengalami menstruasi sebanyak 2
periode atau lebih, anjurkan untuk pergi ke klinik
untuk memeriksa kemungkinan adanya kehamilan.
Rasa mual, pusing, payudara terasa kencang dan sakit
kepala dan juga spotting atau perdarahan ringan
adalah hal-hal yang sering terjadi selama siklus
menstruasi (biasanya menghilang dalam waktu 2 atau
3 hari).
Obat tertentu (rifampisin dan kebanyakan anti-
epilepsi) dapat mengurangi efektivitas KKO.
Ceritakan kepada petugas jika klien mulai minum
obat-obatan baru apapun.
Efek Samping yang Umum Terjadi

Amenorrhea
Hubungi petugas kesehatan atau
Tekanan darah tinggi
klinik jika mengalami hal-hal di
Mual / pusing / muntah
bawah ini:
Perdarahan / penodaan
Nyeri berat di dada atau nafas sesak
Jerawat
Sakit kepala berat atau pandangan
Payudara terasa penuh atau yang tidak jelas
mengencang (mastalgia)
Nyeri berat pada kaki
Nyeri dada (khususnya jika
Tidak terjadinya perdarahan apapun
terjadi pada saat berolahraga)
atau bercak selama minggu bebas pil
Depresi (perubahan mood atau (kemasan 21 hari) atau saat tidak
kehilangan libido) minum pil selama 7 hari (kemasan
28 hari), kemungkinan merupakan
tanda kehamilan
KONTRASEPSI SUNTIKAN
KOMBINASI (KSK)

25 mg depo medroksiprogesteron asetat dan


5 mg estradiol valerat.
50 mg noretindron enantat dan 5 mg
estradiol valerat
MEKANISME KERJA
Menekan ovulasi

Mengurangi transpor
sperma di bagian atas
saluran genital (tuba
fallopi)

Mengganggu pertumbuhan
endometrium, sehingga
menyulitkan proses
implantasi

Mempertebal mukus
serviks (mencegah
penetrasi sperma)
KEUNTUNGAN
KONTRASEPTIF
Tidak berpengaruh pada hubungan suami isteri
Tidak memerlukan pemeriksaan dalam
Efek samping sangat kecil
Klien tidak perlu menyimpan obat
Mengurangi jumlah perdarahan mengurangi
anemia
Mengurangi nyeri haid
Mencegah kanker ovarium dan endometrium
Mencegah kehamilan ektopik
KERUGIAN
Perubahan pola haid
Awal pemakaian; mual, pusing, nyeri payudara
Efektivitas turun jika interaksi dengan obat;
epilepsi (fenitoin, barbiturat) dan rifampisin
Dapat terjadi efek samping yang serius; stroke,
serangan jantung, thrombosis paru
Terlambatnya pemulihan kesuburan setelah
berhenti
SIAPA YANG BOLEH MENGGUNAKAN
Memberikan ASI > 6 bulan
Pasca persalinan dan tidak menyusui
Nyeri haid hebat

TIDAK BOLEH DIGUNAKAN :


Hamil atau diduga hamil
Perdarahan pervaginam tak jelas penyebabnya
Perokok usia > 35 th
Riwayat penyakit jantung atau tekanan darah tinggi
(>180/110)
Riwayat Thromboemboli atau DM > 20 th
Penyakit hati akut
Keganasan payudara
KAPAN MULAI SUNTIKAN
7 hari pertama siklus haid
Setelah 7 hari 7 hari kemudian tak berhubungan atau
gunakan kontrasepsi lain
Tidak haid pastikan tdk hamil, 7 hari kemudian tidak
berhubungan atau gunakan kontrasepsi lain
Pasca salin 6 bulan, menyusui dan belum haid pastikan
tidak hamil
Pasca abortus berikan pada 7 hari pertama
Ganti cara :
Suntikan lain sesuai jadwal
Hormonal kombinasi lain, gunakan benar segera
berikan, jika ragu tes kehamilan
Non hormonal segera berikan asal tidak hamil,
bila diberikan hari 1-7 siklus tidak perlu kontrasepsi
lain
CARA PENGGUNAAN

Intra muskular, setiap bulan


Diulang tiap 4 minggu
7 hari lebih awal risiko gangguan
perdarahan
Setelah hari ke 7 tidak hubungan 7 hari
kemudian atau gunakan kontrasepsi lain
PERLU PERHATIAN KHUSUS
Tekanan darah tinggi < 180/110 dapat
diberikan, tetapi perlu pengawasan
Kencing manis (DM), dapat diberiklan jika tdk
ada komplikasi dan terjadi < 20 th
Migrain, jika tidak ada kelainan neurologik
dapat diberikan
Gunakan rifampisin / obat epilepsi, pilih dosis
etinil estradiol 50 ug atau pilih kontrasepsi lain
Anemi bulan sabit (sickle cell), jangan diberikan
PENGELOLAAN EFEK SAMPING
Singkirkan kehamilan
Amenorea
Jika hamil konseling
Konseling, bahwa darah tidak
Mual / pusing / terkumpul di rahim
muntah
Pastikan tidak hamil. Informasikan
hal tsb bisa terjadi.
Spotting Jika hamil konseling/rujuk
Jelaskan merupakan hal biasa
Berlanjut ganti cara
INSTRUKSI UNTUK KLIEN
Harus kembali untuk suntik ulang tiap 4 mg
Tidak haid 2 bulan pastikan tidak hamil
Harus menyampaikan obat lain yang sedang
diminum
ESO; mual, sakit kepala, nyeri ringan
payudara dan spotting sering ditemukan
pada 2-3 kali suntikan pertama
PROGESTIN INJECTION
CONTRACEPTIVE (PIC) / SUNTIKAN
PROGESTIN

Depo-Provera (DMPA): 150 mg depot-


medroxyprogesterone acetate yang diberikan setiap 3
bulan
Noristerat (NET-EN): 200 mg norethindrone enanthate
yang diberikan setiap 2 bulan
Mekanisme Kerja

Menekan ovulasi

Mengurangi pengangkutan
sperma dalam
tuba fallopii

Mengubah endometrium

Mempertebal lendir serviks


(Mencegah penetrasi
sperma)
Manfaat Kontraseptif
Sangat efektif (0.3 kehamilan per 100 wanita selama tahun
pertama penggunaan1)
Cepat efektif (< 24 jam) jika dimulai pada hari ke 7 dari
siklus haid
Metoda Jangka Waktu Menengah (Intermediate-term)
perlindungan untuk 2 atau 3 bulan per satu kali injeksi)
Pemeriksaan panggul tidak diperlukan untuk memulai
pemakaian
Tidak mengganggu hubungan seks
Tidak mempengaruhi pemberian ASI
Efek sampingnya sedikit
Klien tidak memerlukan suplai (pasokan) bahan
Bisa diberikan oleh petugas non-medis yang sudah terlatih
Tidak mengandung estrogen
Manfaat Nonkontraseptif
Mengurangi kehamilan ektopik
Bisa mengurangi nyeri haid
Bisa mengurangi perdarahan haid
Bisa memperbaiki anemia
Melindungi terhadap kanker endometrium
Mengurangi penyakit payudara ganas
Mengurangi krisis sickle sel
Memberi perlindungan terhadap beberapa penyebab
PID (Penyakit Inflamasi Pelvik)
Keterbatasan
Perubahan dalam pola perdarahan haid
Perdarahan/bercak tak beraturan awal pada sebagian
besar wanita
Penambahan berat badan ( 2 kg) merupakan hal biasa
Meskipun kehamilan tidak mungkin, namun jika terjadi,
lebih besar kemungkinannya berupa ektopik dibanding
pada wanita bukan pemakai.
Pasokan ulang harus tersedia
Harus kembali lagi untuk ulangan injeksi setiap 3
bulan(DMPA) atau 2 bulan (NET-EN)
Pemulihan kesuburan bisa tertunda selama 7-9 bulan
(secara rata-rata) setelah penghentian
Siapa Yang Boleh Menggunakan
Menginginkan metoda yang efektif dan bisa dikembalikan lagi
Sedang dalam masa nifas dan tidak sedang menyusui
Sedang menyusui (6 minggu atau lebih masa nifas)
Pasca aborsi
Perokok (dari semua umur, sebanyak apapun)
Tidak peduli dengan perdarahan atau amenorrhea yang tidak
teratur
Mengalami nyeri haid dari yang sedang hingga yang hebat
Makan obat untuk epilepsi atau tuberculosis
Mengalami Tekanan Darah Tinggi atau masalah pembekuan darah
Lebih menyukai untuk tidak atau tidak boleh menggunakan
estrogen
Tak bisa mengingat untuk makan pil setiap hari
Lebih menyukai metoda yang tidak berkaitan dengan hubungan
seks
Siapa Yang Seharusnya Tidak Boleh
Menggunakan (WHO Class 4)

Sedang hamil (diketahui atau dicurigai)


Sedang mengalami perdarahan vaginal
tanpa diketahui sebabnya (jika adanya
masalah serius dicurigai)
Mengalami kanker payudara

Source: WHO 1996.


Kondisi-Kondisi Yang Memerlukan Kehatian-
hatian (WHO Kelas) tidak dianjurkan kecuali tidak
ada metode lain
Sedang menyusui (< 6 minggu pasca persalinan)
Mengalami sakit kuning (hepatitis virus
simptomatik atau sirrhosis)
Menderita tekanan darah tinggi (180/110)
Menderita penyakit jantung iskhemik (sedang atau
sebelum sekarang ini)
Pernah mengalami stroke
Menderita tumor hati (adenoma atau hepatoma)
Menderita diabetes (selama > 20 tahun)

Source: WHO 1996.


Waktu Injeksi
Injeksi Awal:
Hari ke 1 sampai 7 dari siklus haid
Setiap saat selama siklus haid dimana anda merasa
yakin bahwa pasien tersebut tidak hamil
Postpartum:
Segera jika tidak sedang menyusui
Setelah 6 bulan jika menggunakan LAM
Paska aborsi: segera atau dalam waktu 7 hari
Injeksi ulang:
DMPA: hingga 4 minggu lebih awal atau terlambat
NET-EN: Hingga 2 minggu lebih awal atau terlambat

80
Efek Samping Yang Mungkin Memerlukan
Penatalaksanaan

Amenorrhea (tidak adanya perdarahan atau


spotting pervaginam)
Perdarahan hebat atau tidak teratur
Sakit Kepala
Mual / Pusing / Muntah
Pertambahan atau kehilangan berat badan
(perubahan nafsu makan)
Penatalaksanaan Perdarahan Yang Tak Teratur
Spotting yang berkepanjangan (> 8 hari) atau
perdarahan sedang:
Yakinkan dan pastikan
Periksa apakah ada masalah ginekologis
(mis.servisitis)
Pengobatan jangka pendek:
COCs (30-50 g EE) selama 1 siklus1, atau
Ibuprofen (hingga 800 mg 3 kali sehari x 5 hari)

1Ingatkan klien akan ada perdarahan setelah menyelesaikan COCs.


Penatalaksanaan Perdarahan Berkepanjangan atau
Perdarahan Hebat
Perdarahan yang dua kali sebanyak atau dua kali lama
perdarahan normal:
Tinjau riwayat perdarahan secara cermat dan periksa
hemoglobin (jika ada)
Periksa apakah ada masalah ginekologis
Pengobatan jangka pendek:
COCs (30-50 g EE) selama 1 siklus1, atau
Ibuprofen (hingga 800 mg 3 kali sehari x 5 hari)
Jika perdarahan tidak berkurang dalam 3-5 hari, berikan:
2 pil COC per hari selama sisa siklusnya kemudian 1 pil perhari dari
kemasan pil yang baru, atau
Estrogen dosis tinggi (50 g EE COC, atau 1.25 mg yang disatukan
1dengan estrogen) selama 14-21 hari
Ingatkan klien akan ada perdarahan setelah menyelesaikan COCs.
Instruksi Untuk Klien
Kembali ke klinik KB untuk injeksi ulang setiap 3
bulan sekali (DMPA) atau setiap 2 bulan (NET-EN).
Perubahan dalam pola perdarahan haid
(amenorrhea) merupakan hal biasa, terutama
setelah 2 atau 3 kali injeksi.
Jika menggunakan DMPA, pemulihan kondisi
kesuburan akan tertunda untuk sementara, tetapi
tidak mengurangi kesuburan dalam jangka panjang.
Jika menggunakan DMPA, 50% wanita akan
berhenti mengalami perdarahan apapun pada akhir
tahun pertama pemakaiannya
PICs tidak memberi perlindungan terhadap PMS
(seperti mis. HBV, HIV/AIDS).
Tanda-Tanda Peringatan
Masa haid yang tertunda setelah beberapa bulan
siklus teratur
Nyeri perut bagian bawah yang hebat
Perdarahan hebat
Abses atau perdarahan pada tempat suntikan
Migraine (vaskuler), sakit kepala yang berat dan
terus berulang atau pandangan yang kabur
KONTRASEPSI PIL PROGESTIN
(KPP)
Kemasan 35-pil: 300 g levonorgestrel atau 350 g
norethindrone
Kemasan 28-pil: 75 g norgestrel

Progestin only pills Kandungan Progestin Banyaknya g

Microlut Levonorgestrel 300


Micronor Norethindrone 350
Ovrette Norgestrel 75
Mekanisme Kerja

Menekan ovulasi

Mengurangi
transportasi sperma
dalam saluran genital
atas (tuba fallopian)

Perubahan
endometrium
membuat implantasi
lebih sulit

Mengentalkan lendir
serviks (mencegah
penetrasi sperma)
Manfaat Manfaat
Kontraseptif Nonkontraseptif

Efektif bila dimakan pada Bisa mengurangi kram haid


waktu yang sama setiap hari Bisa mengurangi perdarahan
(0.055 kehamilan per 100 haid
wanita selama tahun pertama Bisa memperbaiki kondisi
pemakaian) anemia
Pemeriksaan panggul tidak Memberi perlindungan
diperlukan sebelum pemakaian terhadap kanker endometrial
Tidak berpengaruh terhadap Mengurangi keganasan
pemberian ASI penyakit payudara
Segera bisa kembali ke kondisi Mengurangi kehamilan
kesuburan bila dihentikan ektopik
Tidak mengandung estrogen Memberi perlindungan
terhadap beberapa penyebab
PID
Siapa Yang Boleh Memakai
Dari semua usia subur
Dari semua paritas termasuk wanita nulipara
Sedang menyusui (6 minggu atau lebih postpartum) dan
membutuhkan kontrasepsi
Postpartum dan tidak sedang menyusui
Pasca-aborsi
Dengan tekanan darah tinggi < 180/110, masalah pembekuan
darah atau penyakit sel sikel
Dengan nyeri haid tingkat sedang sampai berat
Perokok (semua usia, seberapapun)
Yang lebih menyukai tidak atau tidak boleh menggunakan
estrogen
Yang menginginkan kontrasepsi progestin-only, tetapi tidak mau
injeksi atau susuk
Keterbatasan

Menyebabkan perubahan dalam pola perdarahan haid


Sedikit pertambahan atau pengurangan berat badan bisa
terjadi
Bergantung pada pemakai (memerlukan motivasi terus-
menerus dan pemakaian setiap hari)
Harus dimakan pada waktu yang sama setiap hari
Kebiasaan lupa akan menyebabkan kegagalan metoda
Pasokan ulang harus selalu tersedia
Interaksi dengan obat lain
Kondisi-Kondisi Yang Memerlukan Tindakan
Pencegahan
POPs tidak dianjurkan kecuali metoda-metoda lain tidak
tersedia atau dapat diterima jika wanita:
Sedang menyusui (< 6minggu postpartum)
Menderita perdarahan vagina yang tak diketahui penyebabnya
(hanya jika adanya masalah serius dicurigai)
Menderita kanker (saat ini atau ada riwayat terdahulu)
Menderita sakit kuning (aktif, simptomatik)
Sedang makan obat untuk epilepsi (phenytoin dan barbiturates)
atau tuberculosis (rifampisin)
Menderita sirrhosis berat
Menderita tumor hati (adenoma dan hepatoma)
Pernah mengalami stroke
Menderita penyakit jantung iskhemik (saat ini atau riwayat
terdahulu)
Kondisi yang Tidak Ada Batasan

Tekanan Darah (< 180/110)


Diabetes (tidak komplikasi atau < 20 tahun lamanya)
Pre-eklampsia (riwayat terdahulu)
Perokok (semua usia, seberapapun)
Bedah (dengan atau tanpa istirahat yang
berkepanjangan)
Kelainan Thromboemboli
Penyakit Jantung Vaskuler (simptomatik ataupun
asimptomatik)
Kapan Memulainya
Hari ke 1 dari siklus haid
Setiap saat anda merasa yakin klien tidak sedang hamil
Postpartum:
Setelah 6 bulan jika memakai Lactational Amenorrhea Method
(LAM)
Setelah 6 minggu jika sedang menyusui tetapi tidak
menggunakan LAM
Segera atau dalam tempo 6 minggu jika tidak menyusui
Pasca-aborsi (segera)
Ganti cara
Efek Samping Yang Mungkin Akan
Memerlukan Penatalaksanaan

Amenorrhea (tidak adanya perdarahan vaginal atau


bercak)
Perdarahan atau bercak
Perdarahan hebat atau berkepanjangan
Nyeri perut bagian bawah/panggul (dengan atau tanpa
gejala-gejala hamil)
Pertambahan atau kehilangan berat badan (perubahan
nafsu makan)
Sakit kepala
Mual / pusing / muntah
Interaksi Obat
Sebagian besar interaksi sering berkaitan dengan metabolisme
levonorgestrel hati yang meningkat:
Rifampisin (tuberculosis)
Anti-epilepsi (kejang-kejang):
Barbiturates, phenytoin, carbamzepine (tapi tidak valproic acid)
Griseofulvin (hanya pemakaian jangka panjang)

95
Instruksi Bagi Klien
Makanlah 1 pil pada saat yang sama setiap hari.
Makanlah pil pertama pada hari yang pertama masa haid
anda.
Jika anda memulai makan POPs anda setelah hari pertama
masa haid anda, tetapi sebelum hari ke 7, gunakan metoda
penunjang untuk 48 jam berikutnya
Habiskanlah semua pil dalam kemasan tersebut. Mulai dengan
kemasan baru lagi pada hari setelah anda memakan pil
terakhir dari kemasan terdahulu.
Jika anda muntah dalam waktu 30 menit setelah makan pil,
makanlah satu lagi atau gunakan metoda penunjang jika anda
akan berhubungan seks selama 48 jam berikutnya
Jika anda makan pil tiga jam terlambat dari waktu semestinya,
makanlah secepat yang anda ingat. Gunakan metoda
penunjang jika anda akan berhubungan seks selama 48 jam
berikutnya
Jika anda lupa makan 1 pil atau lebih, anda harus segera makan
pil berikutnya bila anda ingat. Gunakan metoda penunjang bila
anda akan berhubungan seks selama 48 jam berikutnya.
Jika anda tidak mengalami haid sebanyak dua kali atau lebih,
anda harus pergi ke klinik untuk memeriksakan apakah anda
hamil. Jangan berhenti makan pil kecuali jika anda sudah tahu
bahwa anda sudah hamil.
Informasi Umum
Perubahan-perubahan dalam pola perdarahan haid adalah hal
biasa, terutama selama 2 atau 3 siklus pertama Hal tersebut
hanya bersifat sementara dan tidak mengandung resiko bagi
kesehatan.
Efek samping ringan lainnya mungkin akan meliputi
penambahan berat badan, sedikit sakit kepala dan pelembutan
payudara. Gejala-gejala ini tidaklah berbahaya dan lambat laun
akan hilang.
Beberapa obat tertentu (rifampin dan sebagian besar obat anti-
epilepsy) bisa mengurangi keampuhan POPs. Beritahulah
pemberi asuhan anda jika anda menggunakan obat lain.
Gunakan kondom jika terdapat resiko ketularan Penyakit
Kelamin Menular (misalnya, HBV, HIV/AIDS).
Tanda-Tanda Peringatan
Kembalilah ke klinik jika ada tanda-tanda berikut ini:
Masa haid tertunda setelah beberapa bulan siklus teratur (bisa
merupakan pertanda kehamilan)
Nyeri di bagian bawah perut yang amat sakit
Perdarahan hebat atau berkepanjangan
Sakit kepala migraine
Norplant Implants

Norplant adalah merek terdaftar dari Population Council


untuk enam kapsul subdermal levonorgestrel implants.

100
Norplant Implants

Enam kapsul tipis, flesibel berisi


levonorgestrel (LNG) yang di
sisipkan dibawah kulit lengan
atas seorang wanita.
Norplant Implants: Cara kerjanya

Menghalang ovulasi

Mengurangi pergerakan tuba

Mengubah endometrium

Menebalkan mukus serviks


Keuntungan kontrasepsi Implant

Sangat efektif (0.0511 kehamilan per 100 wanita dalam tahun pertama
pemakaian)
Cepat bertindak secara efektif (< 24 jam)
Metode jangka panjang (perlindungan sehingga 5 tahun)
Pemeriksaan panggul tidak diperlukan sebelum pemakaian
Tidak mengganggu koitus
Tidak berpengaruh pada ASI
Segera kembali subur setelah dilepaskan
Sedikit kesan sampingan
Klien hanya kembali apabila ada masalah
Tidak perlu tambahan perawatan untuk klien
Dapat dilakukan oleh petugas terlatih yang bukan dokter (bidan atau
perawat)
Tidak mengandung estrogen
1Trussell et al 1998.
Keuntungan Nonkontrasepsi

Mengurangi kemungkinan KET


Dapat mengurangi kram menstruasi
Dapat mengurangi perdarahan menstruasi
Dapat memperbaiki anemia
Melindungi terjadinya kanker endometrium
Mengurangi penyakit buah dada bening
Melindungi dari beberapa penyebab penyakit radang
panggul
Keterbatasan
Mengubah pola pengeluaran darah haid (tidak
teratur/spoting) pada kebanyakan wanita
Memerlukan petugas terlatih khusus
Wanita harus kembali pada petugas atau klinik untuk
pemakaian set baru ataupun melepaskannya
Wanita tidak dapat menghentikan sendiri (tergantung
petugas)
Efektifitasnya dapat berkurang apabila bersamaan
menelan beberapa jenis obat seperti untuk epilepsi
(fenitoin dan barbiturat) atau tuberkulosis (rifampin)
Kos efektifnya tergantung pada lama pemakaian
Tidak melindungi terjadinya PMS (HBV, HIV/AIDS)
105
Siapa yang sesuai memakai Implan
Dalam usia reproduksi
Semua pariti termasuk nulipara
Menghendaki cara yang sangat efektif, perlindungan jangka panjang dari
kehamilan.
Sedang memberikan ASI (6 minggu atau lebih pasca persalinan) dan butuh
KB
Pada pascapersalinan yang tidak memberikan ASI
Pada pasca keguguran
Telah mencapai jumlah anak yang dikehendaki tetapi tidak mau kontap
Dengan sejarah KET
Mempunyai tekanan darah < 180/110, masalah pembekuan darah atau
penyakit sickle cell
Dengan kram menstruasi sedang atau berat
Yang merokok (semua umur, bermacam-macam jumlahnya)
Yang tidak ingin atau tidak boleh memakai estrogen
Pada yang seringkali lupa memakan pil setiap hari
Norplant implants tidak boleh dipakai, jika wanita tersebut:
Hamil (dipastikan atau kemungkinan)
Perdarahan vagina yang tidak jelas sehingga penyebabnya
diketahui dan masalah serius telah diatasi
Sedang sakit kanker payudara
Norplant implants adalah tidak dianjurkan kecuali apabila
metoda lain tidak ada atau dapat diterima, jika pada wanita
tersebut terdapat:
Jaundice (aktif simptomatik)
Penyakit jantung iskemia (dulu atau sekarang)
Kanker buah dada
Neoplasia hati (baru berupa hipotesis)
Pemakaian obat untuk epilepsi (fenitoin dan barbiturat) atau
tuberkulosis (rifampisin)
Source: WHO 1996.
Norplant implants dapat digunakan secara aman
pada klien yang ada:
Penyakit diabetes mellitus (tanpa komplikasi atau < 20
tahun lamanya)
Penyakit hepatitis (asimptomatik dan pembawa)
Tekanan darah tinggi (< 180/110)
Sejarah pre-eklampsia
Merokok (semua umur, apapun jumlahnya)
Akan dibedah (dengan atau tanpa istirahat lama di
ranjang)
Penyakit jantung valvular (termasuk yang
asimptomatik)
Penyakit thromboembolic vena (darah beku)
108
Kapan dapat memasang Norplant Implants

Setiap waktu wanita tersebut dinyatakan tidak


hamil
Hari ke 1dari 7 hari menstruasi
Pascapersalinan:
sesudah 6 bulan jika memakai metode laktasi
amenorea (LAM)
setelah 6 minggu jika memberikan ASI tetapi
tidak memakai LAM
Segera setelah 6 minggu jika tidak memberikan
ASI
Setelah pascakeguguran 11 hari pertama
109
Norplant Implants: Sepuluh kondisi yang sering
dilaporkan
Side Effects Percentage of Women
Vaginal Discharge 25.4
Headache 26.6
Pelvic Pain 15.9
Weight Increase 12.5
Dizziness 8.9
Breast Pain 8.7
Genital Itching 10.9
Nervousness 8.9
Cervicitis 9.0
Nausea 6.2

Source: Sivin 1997.


Efek samping umum
Side Effects Management
Irregular or heavy Check for gynecologic problem
bleeding Counseling and reassurance COCs,
NSAIDs or oral estrogens
Headache Nonnarcotic analgesics
Weight change Diet history, advice and exercise
Breast tenderness Support bra
Breast discharge Decreased nipple stimulation
Acne Diet, cleansers and topical
antibiotics
Interaksi dengan obat lainnya

Sebagian besar interaksi yang berkaitan


dengan metabolisma levonorgestrel:
Rifampin (tuberkulosis)
Anti-epilepsi (sawan):
Barbiturat, fenitoin, karbamazepin (tapi
bukan asam valproik)
Griseofulfin (Pemakaian lama)
Norplant Implants: Instruksi untuk klien
Jaga sekitar tempat penyisipan tetap kering selama 48 jam.
Biarkan balutan ketat selama 48 jam dan biarkan Band-Aid7 menutupi luka
hingga sembuh (35 hari).
Lebam, bengkak dan sedikit sakit pada tempat masuknya adalah biasa terjadi.
Kerja rutin dapat dilakukan segera, hindarkan menyentuh kawasan,
mengangkat beban berat atau menekan dengan kuat pada tempat luka.
Setelah sembuh, luka dapat di sentuh dan bilas seperti biasa.
Efektif kontrasepsi dimulai dalam 24 jam setelah dimasukkan dan hilang
efektifitasnya segera setelah dikeluarkan.
Perubahan pola menstruasi adalah biasa
Beberapa obat dapat mempengaruhi efektifitas implant. Beritahukan petugas
apabila anda mulai menggunakan suatu obat baru
Usahakan mengganti implant setiap 5 tahun sekali.
Setelah dikeluarkan, parut luka akan terjadi seperti biasa.
Gunakan kondom jika ada resiko PMS (HBV, HIV/AIDS).
Tanda bahaya
Kembali ke klinik jika:
Haid tertunda bebrapa bulan pada siklus yang teratur
(kemungkinan hamil)
Sakit perut bagian bawah yang tidak tertahankan
Perdarahan berat
Nanah atau berdarah pada luka bedah
Infeksi luka bedah
Kapsul mencuat keluar
Sakit kepala