Anda di halaman 1dari 67

PERENCANAAN PROGRAM GIZI

Fungsi Manajemen :
Perencanaan,
Pengorganisasian,
Pengarahan,
Pengendalian
1. Fungsi Perencanaan / Planning

Fungsi perencanaan adalah suatu


kegiatan membuat tujuan
perusahaan/organisasi dan diikuti
dengan membuat berbagai rencana
untuk mencapai tujuan yang telah
ditentukan tersebut.
2. Fungsi Pengorganisasian /
Organizing
Fungsi pengorganisasian adalah suatu
kegiatan pengaturan pada sumber daya
manusia dan sumberdaya fisik lain yang
dimiliki perusahaan untuk menjalankan
rencana yang telah ditetapkan serta
menggapai tujuan perusahaan.
3. Fungsi Pengarahan / Directing /
Leading
Fungsi pengarahan adalah suatu fungsi
kepemimpinan manajer untuk
meningkatkan efektifitas dan efisiensi
kerja secara maksimal serta
menciptakan lingkungan kerja yang
sehat, dinamis, dan lain sebagainya.
4. Fungsi Pengendalian / Controling

Fungsi pengendalian adalah suatu


aktivitas menilai kinerja berdasarkan
standar yang telah dibuat untuk
kemudian dibuat perubahan atau
perbaikan jika diperlukan.
Pengertian
Kemampuan untuk memilih satu kemungkinan dari
berbagai kemungkinan yang tersedia dan yang
dipandang paling tepat untuk mencapai tujuan (Billy
E. GoetZ)
penyususunan konsep serta kegiatan yang akan
dilaksanakan untuk mencapai tujuan yang telah
ditetapkan demi masa depan yang lebih baik (Le
Breton)
Upaya menyusun berbagai keputusan yang bersifat
pokok yang dipandang paling penting yang akan
dilaksanakan menurut urutannya guna mencapai
tujuan yang telah ditetapkan (Maloch dan Deacon)
proses mendefinisikan tujuan organisasi,
membuat strategi untuk mencapai tujuan itu,
dan mengembangkan rencana aktivitas kerja
organisasi
tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain
pengorganisasian, pengarahan, dan
pengontrolantak akan dapat berjalan.
- Perencanaan merupakan fungsi terpenting
dalam manajeman
proses menetapkan berbagai hambatan
yang diperkirakan ada dalam menjalankan
suatu program guna dipakai sebagai
pedoman dalam suatu organisasi (Ansoff
dan Brendenbrg)
Perencanaan adalah suatu cara untuk
merencanakan perjalanan kita
dari satu tempat ke tempat berikutnya,
dari satu kondisi atau keadaan ke kondisi
atau keadaan yang diinginkan
Dalam perencanaan tersebut, kita
putuskan

apa yang harus dilakukan,


kapan melakukannya,
bagaimana melakukannya, dan
siapa yang melakukannya .
Pentingnya Perencanaan
Perencanaan sangatlah penting.
Bahkan perencanaan merupakan fungsi
dasar atau fundamental manajemen.
Orang pun mengenal apa yang disebut
POAC
(Planning, Organizing, Actuating, and
Controlling).
Artinya sebelum organizing, actuating,
and controlling dilakukan,
orang terlebih dahulu harus membuat
perencanaan.
Bahkan ketiga fungsi dasar manajemen
yang lain pun harus juga direncanakan.
Manfaat Perencanaan

Membantu kita untuk segera menyesuaikan


diri dengan perubahan-perubahan
lingkungan di sekeliling kita
Membantu kita untuk memahami
keseluruhan gambaran operasi lebih jelas
Membantu penempatan tanggung jawab
lebih tepat
Memudahkan dalam melakukan koordinasi
di antara berbagai bagian organisasi
Membuat tujuan lebih khusus, rinci dan lebih
mudah dipahami
Meminimalkan pekerjaan yang tidak pasti
Menghemat waktu, usaha dan dana
Tujuan Perencanaan
memberikan pengarahan baik untuk manajer
maupun karyawan nonmanajerial. Dengan
rencana, karyawan dapat mengetahui apa
yang harus mereka capai, dengan siapa
mereka harus bekerja sama, dan apa yang
harus dilakukan untuk mencapai tujuan
organisasi. Tanpa rencana, departemen dan
individual mungkin akan bekerja sendiri-
sendiri secara serampangan, sehingga kerja
organisasi kurang efesien.
Meminimalisir pemborosan.

Dengan kerja yang terarah dan terencana,


karyawan dapat bekerja lebih efesien dan
mengurangi pemborosan.
Selain itu, dengan rencana, seorang manajer juga
dapat mengidentifikasi dan
menghapus hal-hal yang dapat menimbulkan
inefesiensi dalam perusahaan
Untuk mengurangi ketidakpastian.

Ketika seorang manajer membuat rencana, ia


dipaksa untuk melihat jauh ke depan,
meramalkan perubahan, memperkirakan efek dari
perubahan tersebut, dan menyusun rencana untuk
menghadapinya.
Elemen perencanaan

Sasaran (goals)
Rencana itu sendiri (plan)
Sasaran
Sasaran adalah hal yang ingin dicapai oleh
individu, grup, atau seluruh organisasi.
Sasaran sering pula disebut tujuan.
Sasaran memandu manajemen membuat
keputusan dan membuat kriteria untuk mengukur
suatu pekerjaan.
Ciri ciri Perencanaan yang baik
Bagian dari sistem administrasi
Dilaksanakan secara terus-menerus dan
berkesinambungan
Berorientasi pada masa depan
Mampu menyelesaikan masalah
Mempunyai tujuan
Bersifat mampu kelola
Tahapan Perencanaan
TAHAPAN DAN SIKLUS PERENCANAAN PROG GIZI

a.PROFIL DINAS KES


1.ANALISIS SITUASI CAKUPAN DAN KUALITAS

DATA GEOMEDIK

2.PENENTUAN PRIORITAS MASALAH

4.PENENTUAN PENYEBAB MASALAH

5.PENENTUAN ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH (SOLUSI)

6.SOLUSI TERPILIH

7.PENYUSUNAN RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN TERPADU

8. RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN (RPK)

9. MONEV
Tahapan Perencanaan
Problem solving cycle merupakan
proses yang terdiri dari langkah
langkah berkesinambungan
Meliputi analisa situasi, perumusan
masalah secara spesifik, penentuan
prioritas masalah, penentuan tujuan,
memilih alternatif terbaik, menguraikan
alternatif terbaik menjadi rencana
operasional dan melaksanakan rencana
kegiatan
Identifikasi Masalah

Pengecekan thd sekumpulan data yg


berkaitan dg masalah yg dikoreksi dg
standart/target
Masalah, adanya kesenjangan antara
hasil dan target
Aspek telaah analisis keadaan dan
masalah
Analisis tentang masalah kesehatan
Analisis tentang faktor-faktor yang
mempengaruhi masalah kesehatan
tersebut
HL Blum telah mengembangkan suatu
kerangka konsep tentang hubungan
antar faktor-faktor yang mempengaruhi
derajat kesehatan
Konsep HL Blum
genetika

Lingkungan Status Pelayanan


kesehatan kesehatan

Perilaku
Analisis situasi
kesehatan
Analisis derajat kesehatan
Analisis aspek kependudukan
Analisis pelayanan/upaya kesehatan
Analisis perilaku kesehatan
Analisis lingkungan
Analisis derajat
kesehatan
Angka kematian bayi
Kematian balita sangat berkaitan
dengan kualitas sanitasi rumah tangga
dan keadaan gizi anak
Angka kematian menurut penyebab
berguna untuk melihat penyebab-
penyebab atau penyakit apa yang
menjadi penyebab utama angka
kematian
morbiditas
Incidence rate
jumlah kasus baru suatu penyakit
tertentu yang terjadi dalam suatu
kelompok masyarakat tertentu, dalam
masa waktu tertentu pula
Prevalence rate
jumlah orang yang menderita sakit pada
umumnya atau mmenderita penyakit
tertentu dalam suatu kelompok penduduk
tertentu dalam suatu masa tertentu
morbiditas
utk penyakit akut maka indikator yang
baik digunakan adalah angka incidance
Untuk penyakit kronis , penggunaan
angka incidence maupun prevalence
penting utk mengambarkan keadaan
penyakit
Case Fatality rate
Analisis kependudukan
Jumlah penduduk
Pertumbuhan penduduk
Struktur umur
Mobilitas penduduk
pekerjaan
Manfaat ukuran
demografis
Sebagai denominator ukuran masalah
kesehatan
Sebagai prediksi beban upaya/program
kesehatan
Sebagai prediksi masalah kesehatan
yang dihadapi
Ukuran demografis
Jumlah penduduk
Kesuburan : angka kelahiran kasar, angka
kesuburan
Kesehatan : angka kematian kasar, angka
kematian menurut kelompok umur
Laju petumbuhan penduduk
Struktur umur
Angka ketergantungan
Distribusi penduduk
Mobilitas penduduk
Analisis pelayanan
kesehatan
Pelayanan atau upaya kesehatan
meliputi upaya promotif, preventif, kuratif
maupun rehabilitatif
Analisis ini menghasilkan data tau
informasi tentang input, proses, out put
dan dampak dari pelayanan kesehatan
Analisis pelayanan
kesehatan
Input
aspek ketenagaan kesehatan, biaya,
sarana dan prasarana kesehatan
Proses pelayanan
pengorganisasian, koordinasi, supervisi
Output pelayanan
cakupan pelayanan, pemanfaatan
pelayanan
Analisis perilaku
kesehatan
Analisis ini memberikan gambaran
tentang pengetahuan, sikap dan
perilaku masyarakat sehubungan
dengan kesehatan maupun upaya
kesehatan
Dapat menggunakan teori pengetahuan,
sikap praktek, atau health belief model
atau teori lainnya
Analisis perilaku
kesehatan
PSP masyarakat tentang pelayanan
kesehatan
PSP tentang pola pencarian pelayanan
kesehatan
PSP tentang penanganan penyakit
Peran serta masyarakat atau ukbm
PSP masyarakat tentang kesehatan ibu
dan anak
Analisis lingkungan
Analisis lingkungan fisik
Analisis lingkungan biologis
Analisis lingkungan sosial
Analisis lingkungan fisik
Mengambarkan masalah air bersih
Keadaan rumah dan pekaranagan
(ventilasi, lantai, pencahayaan maupun
kebisingan)
Limbah rumah tangga (SPAL)
Limbah industri
dll
Analisis lingkungan
biologi
Analisis lingkungan biologi
mengambarkan vektor penyakit, ternak
dansebagainya
Analisis sosial budaya
Gotong royong
Arisan
Dsb dengan bidang kesehatan
TAHAP I. ANALISIS SITUASI:

a. Profil kinerja DKK dengan menggunakan


analisa SWOT
(sumberdaya: tenaga, bahan, peralatan,
transportasi, biaya,Peran Serta Masyarakat)
b. Masalah: kesenjangan kinerja dalam hal ini
CAKUPAN DAN KUALITAS PELAYANAN (termasuk
sumberdaya, tenaga, bahan, peralatan, biaya dll)
dibandingkan target yang ingin dicapai antara lain:
- Cakupan SKDN
- Cakupan Vit A, Cak Fe, Cak ASI Eksklusif,
Cakupan garam, Cak Kapsul Iodium, Cak
K1, K4 dll
- Rata2 konsumsi Energi dan protein
- PHBS, Kadarzi, IR diare, KESLING DLL

c. DATA GEOMEDIK: KLB/BENCANA,


TENAGA, ALAT, BAHAN sarana transport
MENURUT LOKASI
Tahap: Penentuan Prioritas
Masalah
Kualitatif
Kuantitatif
MeTodE HANLON (KuANtItATiF)

A : bsr mslh; skor 0 10 ( kecil besar)

B : kegwtn mslh; Skor 0-10 (tdk gwt-sgt gwt)

C : efektifitas/kemdhn Skor 0-10 (sulit-mdh)

D: PEARL
ptmbngan dlm kemgknan pemechan mslh.
skor 0 = tdk, 1 = ya
P= Propiatnes = kesesuaian, kesesuaian mas
dg
prioritas berbagai kebijakan / program
kegiatan instansi/organisasi terkait
E= Economic feasibility = kelayakan dr segi
pembiaan
A= Acceptabilitay = situasi penerimaan masy &
inst terkait/instansi diatasnya
R= Resources availability = ketersediaan
sumberdaya un memecahkan mas
L= Legality = dukungan aspek hukum /per-
undangan/juklak/juknis/protap
Kmd hitung NPD dan NPT
NDP=Nilai Prioritas Dasar = (A+B) x C
NPT= Nilai Prioritas Total = (A+B) x C x D

Prioritas I is mas dg skor NPT tertinggi


Inventris A= B= C= NPD PEARL NPT Priori
mslh Bsr Kegw Kemdh tas
Mslh tan n
1. Gizi
a. D/S 9 9 8 144 11111 144 I

b. N/D 9 8 8 136 11111 136 II

c. Vit A 8 7 7 105 11111 105 IV

d.Fe 30 8 8 7 112 11111 112 III


METODE CARL
Metode ini merup metode yg baru di bidang
kesehatan
Juga didasarkan pd penentuan skor ( 0 10 )
C = Capability, ketersediaan SDA
A = Accesibility, kemudahan masalah unt diatasi
atau tdk. Kemudahan dpt didsrkan pd
ketersediaan metode/cara/teknologi serta
penunjang pelaksanaan spt jiklak/ peraturan
R = Readiness, kesiapan dr tenaga pelaksana
maupun kesiapan sarana spt
keahlian/kemampuan dan motivasi
L = Leverage, seberapa besar pengaruh kriteria yg
satu dg yg lain dlm pemecahan mas yg
dibahas
Nilai total= C x A x R x L
METODE REINKE
Memberi skor 1 5
M= Magnitude of the problem, besarnya mas
I = Importancy, kegawatan masalah
V = Vulnerability, sensitif atau tdk Sensitivitas
dpt diketahui dr perkiraan hsl output yg
diperoleh dibandingkan dg input yg
digunakan
C = Cost, biaya, semakin >>> biaya skor
semakin kecil
P = Prioritas

P = ( M x V x I) : C
Penentuan Penyebab Masalah

Analisis penyebab masalah :

Identifikasi determinan langsung dan


tidak langsung (gambar dengan skema)
Analisis masalah secara kuantitatif
Memantapkan bobot dan hubungan
determinan utama dengan masalah
Profil keluarga dan masyarakat
(klasifikasi fungsional)
IDENTIFIKASI FAKTOR PENYEBAB

DAMPAK
STATUS GIZI

MAKAN TIDAK PENYAKIT PENYEBAB


SEIMBANG INFEKSI LANGSUNG

TIDAK CUKUP POLA ASUH SANITASI & PELAYANAN PENYEBAB


PERSEDIAAN PANGAN ANAK BURUK KESEHATAN TDK TIDAK
MEMADAI LANGSUNG

PENDIDIKAN, PENGETAHUAN, KETRAMPILAN RENDAH

KURANG PEMBERDAYAAN/ POKOK


PEMANFAATAN S.DAYA MASALAH

PENGANGGURAN, INFLASI, KEMISKINAN

EKONOMI, SOSIAL AKAR


MASALAH
POLITIK
Kemiskinan

Asupan Sering sakit Buruh/ Sering hamil Besarnya jumlah


Makan rendah infeksi pekerja Anggota keluarga
kasar

Status gizi

Menurunkan Menurunkan Tingginya pengeluaran


Produktivitas Produktivitas untuk biaya kesehatan
karena status fisik karena rendahnya
yang buruk status pendidikan
dan kecerdasan

Gambar Keterkaitan kemiskinan dan status gizi (Bank Dunia, 2006)


Cara mencari penyebab

Analisa akar masalah


Diagram tulang ikan
Tulang Ikan

DIAGRAM INI MENUNJUKKAN ANTARA


SEBAB DAN AKIBAT.
5 FAKTOR UTAMA :
1.MANUSIA
2.MATODE KERJA
3.LINGKUNGAN
4.MESIN / ALAT
5.MATERIAL / BAHAN
Tahap: Penentuan Tujuan

SMART :
Specific, Measurable, Achievable,
Realistic, Timebound
Tahap: Penentuan Kegiatan
V. PENENTUAN ALTERNATIF PEMECAHAN
MASALAH (lanjutan)

Misalnya masalah prioritas adalah tingginya


prevalensi gizi buruk, dan akar masalah yang
ditemukan sebagai penyebab tersebut adalah:
1. Ekonomi
2. Pengetahuan ibu tentang gizi rendah
3.Cakupan D/S , N/D rendah,

Dan alternatif pemecahan masalah adalah :


A. Peningkatan ketrampilan,
B.Penyuluhan kesehatan
C.Meningkatkan cakupan D/S, N/D
TAHAP VI.SOLUSI TERPILIH

Selanjutnya untuk memilih prioritas pemecahan


masalah perlu dipertimbangkan faktor Efektifitas
dan Efisiensi

A. EFEKTIFITAS meliputi
Besarnya masalah yang dapat diselesaikan
(M=Magnitude)
Pentingnya jalan keluar (I=Important)
Sensivitas jalan keluar (V=Vulnarability)

B.EFISIENSI (C) meliputi


waktu, biaya, tenaga, bahan dan peralatan

Pemilihan prioritas pemecahan masalah dengan


mempertimbangkan faktor efektifitas dan efisiensi
dapat dilihat pada contoh matriks berikut ini:
PRIORITAS PEMECAHAN MASALAH

Daftar EFEKTIFITAS EFISIENSI JUMLAH


NO Alterna MxIxV
tif C
Jalan M I V C
keluar

1 A 4 3 2 3 8
2 B 3 2 4 4 6
3 C 5 4 5 2 50

Nilai M,I,V dan C adalah 1-5


Penetapan nilai M,I,V dan C untuk tiap aleternatif jalan keluar menggunakan metoda NGT
Hasil M dikalikan dengan I dan V kemudian dibagi dengan C
Maka hasil perkalian tertinggi adalah prioritas jalan keluar yang terpilih yaitu: peningkatan
Cakupan imunisasi TT untuk bumil
TAHAP VII.PENYUSUNAN RENCANA
KEGIATAN DAN ANGGARAN TERPADU
Pada tahap ini dilakukan
RAPAT SEMUA STAF DI DINKES-
RAKERKESDA DAN DI
PUSKESMAS MICRO PLANNING
1. Mendiskusikan peran masing-
masing program dan petugas DKK
& Pusk untuk meningkatkan
cakupan D/S, misalnya:
TAHAP VI.PENYUSUNAN RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN
TERPADU

N PROGRAM /PETUGAS KEGIATAN BAHAN/ BIAY


O ALAT A
1 Bidang Promkes &
Pemberdayaan
a.Sie Promkes KIE Leaflet,
lembar
balik
b. Sie Pembedayaan
2 Bidang Kesehatan Keluarga
a. Sie Gizi
b. Sie Anak
c. Sie Ibu
3. dst

4 Lintas Sektoral
Stekholder,dll
3. untuk Masyarakat dan Lintas sector
diuraikan dalam table berikut
n Masyarakat Upaya Sasaran Target Jadwal lokasi
o Dan linsek *) kegiatan
TOMA
TOGA
LSM
BATTRA
UNIT YANKES
SWASTA
PRAKTEK
SWASTA
DIKNAS
CAMAT
KADES
*) Tuliskan nama TOMA , LINSEK dll
Tentukan rencana kebutuhan kegiatan tahun yang
akan datang

Jenis kegiatan terpadu yang akan


dilakukan
Sasaran
Indikator keberhasilan
Target yang akan dicapai
Bahan, peralatan dan biaya yang
diperlukan
2. Selanjutnya Kegiatan tersebut di atas, di uraikan dalam tabel
Gantts chart berikut ini:

Kegiatan pemecahan masalah (terpadu)

n Kegiatan Rincian sasaran Target Volume lokasi Penang Kebutu jadwal


o pelaksanaan kegiatan gung jawab han
pelaksa
naan
9. PEMANTAUAN HASIL KEGIATAN MELALUI
KORD LINPRO & LINSEK

1. KORDINASI LNPRO TIAP BULAN


2. KORDINASI LINSEK 3 BULAN
SEKALI .
EVALUASI
HASIL KEGIATAN SETAHUN DI
EVALUASI MELALUI KINERJA
DINAS KESEHATAN (SPM)
YANG DIGUNAKAN UNTUK
MERENCANAKAN
PROGRAM/KEGIATAN TAHUN
BERIKUTNYA