Anda di halaman 1dari 14

Regional Training on Drug Treatment, Rehabilitation and Aftercare

14th to 25th May 2007: Bangkok, Thailand

12 Fungsi Inti
Kompetensi Inti untuk Counsellor Alcohol dan Narkoba

Fredy Hartono-Babes BNN

Regional Training on Drug Treatment, Rehabilitation and Aftercare @ Bangkok May 2007
REPORT &
KONSULTASI SCREENING INTAKE
RECORD KPG

REFERRAL ORIENTASI

12 CORE
PENDIDIKAN
KLIEN
FUNCTIONS PENILAIAN

CRISIS PENGELOLAAN
COUNSELING TX PLANNING
INTERVENTION KASUS

Regional Training on Drug Treatment, Rehabilitation and Aftercare @ Bangkok May 2007
I. SCREENING

Proses yang menentukan bahwa seorang Klien memenuhi


syarat untuk masuk ke dalam program

Kriteria Umum
1.Mengevaluasi tanda-tanda psikologis, fisiologis, dan sosial
atas pemakaian alkohol dan narkoba lain.
2.Menentukan kelayakan Klien untuk masuk ke dalam
program atau referral.
3.Menentukan sifat memenuhi syarat untuk masuk program
atau referral.
4.Menjelaskan kondisi lain (medikal, psikologis, fisik, dll.) yang
menunjukkan kebutuhan untuk servis professional tambahan.
5.Mengikuti polisi, regulasi dan peraturan agensi tentang
alkohol dan narkoba lain.

Regional Training on Drug Treatment, Rehabilitation and Aftercare @ Bangkok May 2007
II. INTAKE

Administratif dan penilaiian awal prosedur untuk masuk


ke program

Kriteria Umum
6. Menyelesaikan dokumen penting untuk masuk ke dalam
program.
7. Menyelesaikan dokumen lain untuk memenuhi syarat
masuk program
8. Mendapatkan ijin bertanda tangan pada saat memberi
informasi ke pihak luar untuk melindungi hak-hak klien.

Regional Training on Drug Treatment, Rehabilitation and Aftercare @ Bangkok May 2007
III. ORIENTATION

Menjelaskan kepada klien hal-hal tersebut: sifat umum dan


target progam; peraturan mengenai perilaku klien dan
pellangaran yang bisa mengakibatkan pengeluaran klien
dari program; di dalam program non-residensial, jam jam
servis; harga treatment yang ditanggung klien; Dan hak-
hak klien

Global Criteria
9.Memberikan gambaran kepada klien secara menjelaskan
target dan sasaran program.
10.Memberikan gambaran kepada klien secara menjelaskan
peraturan, kewajiban dan hak-hak klien.
11.Memberikan gambaran kepada klien tentang cara operasi
program.

Regional Training on Drug Treatment, Rehabilitation and Aftercare @ Bangkok May 2007
IV. ASSESSMENT

Prosedur dimana seorang counselor mengetahui dan menilai


kekuatan, kelemahan, masalah dan kebutuhan klien untuk
membuat treatment plan.

Kriteria Umum
12.Mengumpulkan sejarah penting dari klien seperti penggunaan
alkohol dan narkoba secara menggunakan teknik interview yang
sesuai.
13.Mengenali metode dan prosedur untuk mendapatkan informasi
yang benar dari pihak luar mengenai penggunaan alkohol, narkoba
dan sejarah psikologis lainnya oleh sang klien.
14.Mengenali alat-alat penilaian yang sesuai.
15.Menjelaskan kepada klien alasan untuk teknik penilaian untuk
membantu klien mengerti.
16.Membuat evaluasi mengenai pemakaian sang klien dan kondisi
lain berdasarkan hasil tes untuk memberikan pendekatan ke rencana
perawatan berdasarkan dari kekuatan, kelemahan, masalah dan
kebutuhan lain oleh sang klien.
Regional Training on Drug Treatment, Rehabilitation and Aftercare @ Bangkok May 2007
V. TREATMENT PLANNING
Proses dimana seorang counselor dan klien mengenali dan
meningkatkan masalah yang butuh solusi;
memperkenalkan target yang telah disetujui, jangka-
panjang dan jangka pendek; dan memutuskan proses
perawatan dan peralatan yang dibutuhkan.

Global Criteria
17.Menjelaskan hasil tes ke klien dengan cara yang mudah
dimengerti.
18.Mengidentifikasi dan memberikan tingkatan berdasarkan
kebutuhan klien yang ditulis di dalam rencana perawatan.
19.Membuat target jangka panjang dan pendek yang telah
disetujui berdasarkan dari tingkah laku di rencana perawatan.
20.Mengidentifikasi cara-cara perawatan dan peralatan yang
perlu di pakai sesuai dengan kebutuhan klien.
Regional Training on Drug Treatment, Rehabilitation and Aftercare @ Bangkok May 2007
VI. COUNSELING
(Individu, Grup, dan Pasangan): Pemakaian kemampuan spesial
untuk membantu individu, keluarga, atau kelompok dalam
mencapai target dengan mengexplorasi masalah dan
percabangannya; analisa tingkah laku dan perasaan;
pertimbangan solusi alternatif; dan menyelasaikan masalah.

Global Criteria
21.Memilih teori counseling yang tepat.
22.Menggunakan teknik untuk membantu klien, kelompok, dan
keluarga dalam mengetahui masalah dan percabangannya.
23.Menggunakan teknik untuk membantu klien, kelompok, dan
keluarga dalam memeriksa tingkah laku dan perasaan jika
dibutuhkan di dalam setting perawatan.
24.Counseling pribadi berdasarkan budaya, gender dan perbedaan
gaya hidup.
25.Interaksi dengan klien dengan cara therapy yang pantas.
26.Mendapatkan solusi dan pilihan dari klien.
27.Melaksanakan rencana perawatan.
Regional Training on Drug Treatment, Rehabilitation and Aftercare @ Bangkok May 2007
VI. CASE MANAGEMENT

Aktifitas yang membawa pelayanan, agensi, dan sumber


atau kelompok bersama yang direncanakan untuk
mencapai target. Mungkin melibatkan jaminan.

Global Criteria
28.Koordinasi pelayanan untuk perawatan klien.
29.Menjelaskan alasan tata-cara kasus dan aktifitas ke klien.

Regional Training on Drug Treatment, Rehabilitation and Aftercare @ Bangkok May 2007
VIII. CRISIS INTERVENTION

Pelayanan yang membantu melawan kemauan untuk


memakai alkohol dan narkoba pada saat keadaan yang
susah.

Kriteria Umum
30.Mengenali elemen dari krisis klien
31.Menerapkan pembantuan krisis
32.Menembah perawatan secara memakai krisis.

Regional Training on Drug Treatment, Rehabilitation and Aftercare @ Bangkok May 2007
IX. CLIENT EDUCATION

Penentuan informasi individu dan kelompok mengenai


alkohol dan narkoba dan pelayanan yang tersedia.

Kriteria Umum
33.Menunjukkan informasi yang berhubungan dengan
penggunaan alkohol dan narkoba ke klien melalui proses
formal dan tidak formal.
34.Menunjukkan informasi mengenai alkohol dan narkoba dan
pelayanan yang tersedia.

Regional Training on Drug Treatment, Rehabilitation and Aftercare @ Bangkok May 2007
X. REFERRAL

Mengidentifikasi kebutahan klien yang tidak bisa dipenuhi


oleh counselor atau agensi dan membantu klien untuk
menggunakan pelayanan lain yang tersedia.

Kriteria Umum
35.Mengidentifikasi kebutuhan dan masalah yang tidak bisa
dipenuhi oleh counselor dan agensi.
36.Menjelaskan alasan untuk referral
37.Mencocokan kebutuhan klien ke resource yang tepat.
38.Mengikuti aturan agensi mengenai prosedur yang
melindungi kepribadian klien.
39.Membantu klien memakai sistem support.

Regional Training on Drug Treatment, Rehabilitation and Aftercare @ Bangkok May 2007
XI. REPORT AND RECORD KEEPING

Menulis hasil tes dan menulis rencana perawatan,


menulis report, catatan kemajuan, penyimpulan
pemberhentian dan data-data lainnya.

Kriteria Umum
40.Menyediakan report dan catatan lainnya berhubangan
dengan informasi yang membantu perawatan.
41.Menulis informasi berhubungan dengan klien.
42.Menggunakan informasi dari dokumen perawatan klien.

Regional Training on Drug Treatment, Rehabilitation and Aftercare @ Bangkok May 2007
XII. CONSULTATION WITH OTHER PROFESSIONALS
IN REGARD TO CLIENT TREATMENT/SERVICES

Berhubungan dengan staff rumah atau profesional luar


untuk memastikan perawatan berkualitas untuk klien.

Kriteria Umum
43.Mengenali masalah yang tidak bisa di selesaikan oleh
counselor.
44.Berunding dengan sumber lain untuk memastikan
perawatan efektif.
45.Mematuhi atura agensi mengenai penutupan data klien.
46.Menjelasi alasan untuk konsultasi ke klien, kalau
dibutuhkan.

Regional Training on Drug Treatment, Rehabilitation and Aftercare @ Bangkok May 2007