Anda di halaman 1dari 32

GONORRHEA

Oleh:
Bianti Nuraini, S.Ked
Rossadea Atziza,S.Ked

Pembimbing:
dr. M. Syafei Hamzah, Sp.KK, FINS-DV
dr. Arief Effendi, Sp.KK
dr. Yulisna, Sp.KK
dr. Hendra Tarigan Sibero, M.Kes,Sp.KK
KASUS

Laki-laki Tn. Y berusia 35 tahun datang ke poli penyakit kulit dan


kelamin dengan keluhan keluar nanah dari ujung kemaluan
semenjak 3 hari yang lalu, keluhan ini dirasakan semakin hari
semakin memberat sehingga pasien datang berobat. Pasien
mengeluhkan cairan nanah ini keluar terus menerus dan
melengket pada celana dalam milik pasien, keluhan ini
diperberat pada saat pasien ingin buang air kecil sehingga
pasien merasakan sensasi nyeri yang luar biasa dan perih.

2
RIWAYAT PERJALANAN PENYAKIT

1 hari
keluhan keluar nanah
dari ujung kemaluan SMRS
Keluhan disertai nyeri
yang diperberat saat keluhan dirasakan
buang air kecil semakin memberat
sehingga pasien
Pasien tidak melakukan memutuskan untuk
pengobatan berobat
3 hari
SMRS

Pasien belum pernah menderita penyakit seperti ini


sebelumnya 3
Riwayat penyakit dahulu
Pasien mengaku tidak pernah mengalami
penyakit atau kelainan kelamin yang seperti
ini.

Riwayat penyakit keluarga : (-)

Riwayat pengobatan (-)


Riwayat sosial dan lingkungan
Pasien dan istri tidak tinggal satu rumah
sejak 6 bulan yang lalu. Istri pasien bekerja
sebagai TKI di Malaysia.
PEMERIKSAAN FISIK

Status Present : Dalam batas normal


Status general : Dalam batas normal
Status venereologi
Tampak OUE oedem, eritem, keluar discharge berwarna
kekuningan kental, jumlah banyak

Pemeriksaan penunjang
Pada sediaan langsung dengan pewarnaan gram
ditemukan gonokokus gram negatif
RESUME

Laki-laki Tn. Y berusia 35 tahun datang ke poli


penyakit kulit dan kelamin dengan keluhan keluar
nanah dari ujung kemaluan dan nyeri saat berkemih
semenjak 3 hari yang lalu.

1 hari SMRS keluhan dirasakan semakin memberat


sehingga pasien ingin berobat.

8
Pada pemeriksaan fisik, didapatkan keadaan umum tampak sakit
ringan, kesadaran compos mentis, status gizi cukup, tanda vital
dalam batas normal.

Pada status venereologi tampak OUE oedem, eritem, keluar


discharge berwarna kekuningan kental, jumlah banyak

Pada sediaan langsung dengan pewarnaan gram ditemukan


gonokokus gram negatif

9
DIAGNOSIS BANDING

Gonore

Uretritis Non Spesifik

Kandidiasis

DIAGNOSIS KERJA
Gonore
10
PENATALAKSANAAN

UMUM KHUSUS

Tidak berganti ganti Sefiksim 400 mg per oral


pasangan dosis tunggal
Mengganti celana dalam
minimal 2 kali sehari
Pasien diminta agar tidak
melakukan hubungan pasutri
untuk sementara waktu
Gunakan kondom sebagai
pencegah infeksi
PROGNOSIS
Quo ad vitam : bonam
Quo ad functionam : dubia ad bonam
Quo ad sanationam : dubia ad bonam

12
DEFINISI
Gonore
Mrp. penyakit hubungan seksual
disebabkan oleh Neisseria
gonorrhoeae

Ditandai dgn rasa nyeri waktu kencing


dan keluarnya duh tubuh berupa
nanah dari urethra
ETIOLOGI

Neisseria
Gonorrhoeae
(bakteri)
Grup Neisseria :
N Gonorrhoeae
N Meningitidis
N Catarrhalis
N Pharyngis
Sicca
ETIOLOGI
Neisseria gonorrhoeae
Ditemukan oleh Neisser (1879)
Tergolong diplokokus, bentuk. seperti biji kopi
Lebar 0,8, panjang 1,6
Sifat :
- tahan asam
- tidak tahan di udara bebas
- cepat mati dlm kondisi kering
- tdk tahan suhu > 390
- tdk tahan desinfektan
Kuman terlihat berpasangan terletak di dalam / luar
lekosit
EPIDEMIOLOGI

INSIDEN
- Umur : Dws & bayi baru lahir
- AS 700.000 insiden baru tiap tahunnya

F/. Yg mempengaruhi :
- Bangsa : semua bangsa
- Daerah : urbanisasi
- Pengawasan : kurangnya pengawasan
ortu/masy thd anak muda
- Pengobatan : tdk memadai
CARA PENULARAN

Kontak langsung
Hub. Seksual
Selaput lendir sehat dg sakit
Selaput yang dpt diserang selaput berlapis
silindris atau kubus yg belum berkembang /
imatur
Jalan Lahir
Pada neonatus
Kontak tdk langsung Alat mandi (handuk,
spons, dll.)
GEJALA KLINIS

Masa inkubasi bervariasi (2-5) hari


Pada wanita infeksi bisa tanpa gejala subjektif
pada pria:
Diawali rasa panas dan gatal diujung uretra
Kencing nanah
Disuria, polikisuria
DUH TUBUH (Morning drop)

19
LAKI - LAKI

Komplikasi Lokal :
Tysonitis : Inf.pd kel tyson penghasil
smegma. Px Fisik : butir pus/pembengkakan
& nyeri tekan pada frenulum.
Parauretritis
Infertile
LAKI - LAKI
KOMPLIKASI ASENDENS :
- Prostatitis : Px pembesaran prostat konst. kenyal,
nyeri tekan, ada fluktuasi bila abses. Tak diobati abses
pecah uretra posterior/rektum proktitis
- Vesikulitis : Px vesikula seminalis membengkak dan
keras, memanjang diatas prostat
- Vas deferenitis/funikulitis
- Epididimitis : Px tali spermatika membengkak,teraba
panas,jg testis menyerupai hidrokel sekunder
LAKI - LAKI
Infeksi akut 3 stadium
1. Std. Prodormal
Gatal &panas bgn distal uretra
2. Std. Floritionis
Nyeri pd penis
Keluhan Berkemih disuri dan polikisuri
Keluarnya sekret tubuh purulen dan seropurulen
3. Std. Regresionis
Nyeri pd penis berkurang
Sekret tubuh serous
Pd. Std ini beberapa kasus ditemukan dpt sembuh dgn
sendirinya atau menimbulkan komplikasi dan penyakit mjd
kronis shg sulit diobati
LAKI - LAKI
Infeksi kronis
Karena penyakit tidak diobati atau pengobatan
tidak adekuat
Kel. Miksi anyang-anyangan di pangkal penis
Keluarnya nanah dalam jumlah yg sedikit dari
lubang uretra waktu pagi hari (morning drop)
GONORE PADA WANITA
Sulit diketahui tidak segera menimbulkan keluhan
dan gejala klinis
1. Servisitis
Sering terjadi
Kel: nyeri panggul bawah
Px/ inspekulo: portio servik merah, sekret
mukopurulen
2. Uretritis
Timbul bersamaan servisitis
disuri
Orifisium uretra eksternum tampak merah dan
bengkak ditekan keluar sekret
mukopurulen
GONORE PADA WANITA

Komplikasi Lokal :
Bartholinitis
Parauretritis

Komplikasi Asendens :
Salpingitis
P.I.D
GONORE NON GENITAL
Proktitis :
Rasa terbakar pada anus
Orofaringitis :
Faringitis,tonsilitis, gingivitis, stomatitis, laringitis
Konjungtivitis : Fotofobia, konjungtiva bengkak,
merah, eksudat mukopurulen
DIAGNOSIS

1. Ax/, Px/ Klinis


2. Px/ Penunjang
A. Sediaan Langsung
Preparat Gram
B. Kultur dengan pembenihan
Thayer Martin
C. Enzyme Immunoassay
D. Polimerase Chain Reaction (PCR)
DIAGNOSIS BANDING

Uretritis Non Spesifik :


OUE tak merah dan tak
ada oedem;sekret
seropurulen
Kandidiasis : OUE merah
disertai rasa gatal dan
sekret serosa
PENGOBATAN

Gonore tanpa komplikasi

Golongan cephalosporin:
CEFIXIME 400 mg per oral
SEFTRIAKSON 250 mg inj IM
Golongan quinolone:
OFLOKSASIN 400 mg, per oral
CIPROFLOKSASIN 500 mg, per oral
SPEKTINOMISIN 2 gr inj IM Alergi dgn Cephalosporin atau
Quinolon
KANAMISIN 2 gr inj IM
PENGOBATAN

PADA GONORE DENGAN KOMPLIKASI


SIPOFLOKSASIN 500 mg, per oral ( 5 hari )
OFLOKSASIN 400 mg, per oral ( 5 hari )
SEFTRIAKSON 250 mg inj IM ( 3 hari )
KANAMISIN 2 gr inj IM ( 3 hari )
SPEKTOMOSIN 2 gr inj IM ( 3 hari )
TERIMA KASIH