Anda di halaman 1dari 7

DIARE

Defenisi
Diare diartikan sebagai buang air besar yang
tidak normal atau bentuk tinja yang encer
dengan frekuensi buang air besar sudah lebih
dari 4 kali perhari sedangkan untuk bayi
berumur lebih dari 1 bulan dan anak, bila
frekuensinya lebih dari 3 kali perhari (Iskandar,
2007)
Etiologi/ penyebab
Infeksi bakteri dari pembuangan tinja, sampah
Sumber air tidak bersih
Bahan yang terkontaminasi seperti:
botol susu
alat makan
tangan ibu yang terkontaminasi
Lingkungan yang tidak sehat
Patogenesis
mikroorganisme mengkontaminasi usus
menimbulkan diare:
- mekanisme toksikologik dari bakteri, mukosa usus
berubah integrasinya sekresi air dan elektrolit ^
- invasi, penetrasi dan pengrusakan (distruption)
mukosa usus.
Racun merangsang mekanisme sel-sel epitel
mukosa usus yang memproduksi adenil siklase (Cyclic
AMP) berpengaruh v penyerapan ion natrium dari
lumen usus ^ pengeluaran ion khlorida dan air dari
kriptamukosa dalam lumen usus.
Gejala
BAB > 3 x
BAB cair
Penilaian A B C

Keadaan umum Baik, sadar Gelisah, rewel Lesu, tidak sadar

Mata Normal Cekung Sangat cekung

Air mata Ada Tidak ada Tidak ada

Mulut, lidah Basah Kering Sangat kering

Rasa haus Minum seperti biasa Haus, ingin minum banyak Malas minum, tidak bisa minum

Periksa : Turgor kulit Kembali cepat Kembali lambat Kembali sangat lambat

Hasil pemeriksaan Tanpa dehidrasi Dehidrasi ringan/ sedang Dehidrasi berat Bila ada 1 tanda
Bila ada 1 tanda ditambah ditambah 1/lebih tanda lain
1/lebih tanda lain
Terapi Rencana pengobatan A Rencana pengobatan B Rencana pengobatanC
Pengobatan
Pilar pertama adalah penggunaan oralit
Pilar kedua pengobatan zink selama 10 hari
berturut-turut
Pilar ketiga adalah tetap memberikan air susu
ibu (ASI) dan makanan
Pilar keempat adalah tidak dianjurkan
penggunaan antibiotik untuk diare non-
spesifik
Pilar kelima adalah menasihati ibu

Anda mungkin juga menyukai