Anda di halaman 1dari 8

Oleh kelompok 4

CICI SRI NOVIYANTI YUDI SRI ROBIATUL

RINA LUSI RENDI KARINA CLARA


Pendahuluan

Era globalisasi dan terbukanya pasar bebas


berakibat pada tingginya kompetisi dalam
memberikan pelayanan kesehatan yang menuntut
peningkatan kualitas serta profesionalisme
sumber daya manusia SDM kesehatan termasuk
SDM keperawatan (Kusnanto, 2004).
Peningkatan kualitas keperawatan ditandai
dengan kemampuan perawat dalam memberikan
asuhan keperawatn bermutu. Salah satu peran
perawat professional adalah bertindak sebagai
advokat pasien.
Peran advokasi yang paling penting
dilakasanakan yaitu diruangan Intensive Care Unit
(ICU).
Tinajuan Teori

A. Definisi ICU
Intensive Care Unit (ICU) Unit perawatan kritis atau ICU adalah
merupakan unit perawatan khusus yang membutuhkan keahlian
dalam penyatuan infromasi, membuat keputusan dan dalam membuat
prioritas, karena saat penyakit menyerang sistem tubuh, sistem yang
lain terlibat dlam upaya mengatasi adanya ketidakseimbangan.
(Hudak & Gallo, 2012)

B. Peran Advocasi Perawat ICU


1. Pengertian Peran
Peran pada dasarnya adalah seperangkat tingkah laku yang
diharapkan oleh orang lain terhadap seseorang, sesuai
kedudukannya dalam suatu sitem. (Kozier & Barbara, 2004)
LANJUTAN

2. Pengertian Advokasi Perawat di Ruang ICU


Perawat adalah tenaga profesional yang mempunyai pendidikan dalam sistem
pelayanan kesehatan. Kedudukannya dalam sisitem ini adalah anggota tim
kesehatan yang mempunyai wewenang dalam penyelenggaraan pelayanan
keperawatan ( Kozier, Barbara 2004)
Advokasi secara harfiah berarti pembelaan, sokongan atau bantuan terhadap
seseorang yang mempunyai permasalahan.
Tindakan seorang advocator adalah menginformasikan hak-hak klien dalam
situasi apapun sehingga klien dapat mengambil keputusan sendiri dan
mendukung secara obyektif , berhati-hati agar tidak bertentangan dengan setuju
atau tidak setuju suatu keputusan yang dipilih klien. Fokus peran advokasi
perawat adalah menghargai keputusan klien dan meningkatkan otonomi klien.
PEMBAHASAN

1. Persepsi Perawat Swedia Influencer Pada Advokasi Pasien: Sebuah


Studi Phenomenographic
2. Persepsi Perawat Tentang Hambatan Advokasi Pasien Pediatrik Di
Perawatan Akhir Hidup
3. Advokasi Pasien Dari Sudut Pandang Perawat Klinis: Sebuah
StudiKualitatif
4. Sebuah Studi Dari Pengalaman Hidup Perawat Terdaftar Yang
Telah Memberikan Perawatan Akhir Hidup Dalam Unit Perawatan
Intensif
5.Efek Dari Program Pendidikan Di Unit Perawatan Intensif Perawat
Sikap Dan
Perilakuniat Untuk Menganjurkan Almarhum Donor Donor Organ
LANJUTAN

6. Sikap Terhadap Advokasi Donor Organ Antara Perawat Swedia


Di Ruang Perawatan Intensif
7. Konflik dalam perawatan intensifunit: advokasi keperawatan
dan spesialis bedah
8. Berkembang Peran Advokasi Pasien Di Departemen Darurat:
Pengalaman Dari Satu Community Hospital
9. Advokasi pasien dan terjangkau perawatan UU: meningkatnya
kebutuhan perawat untuk menyadari budaya
10. Perawat Atribusi Untuk Peran Advokasi Pasien DiUnit
Perawatan Intensif Rumah Sakit Universitas
TeheranIlmu Kedokteran
KESIMPULAN

Terdapat tiga jurnal yang menjelaskan tentang persepsi perawat terhadap


advokasi pasien, dimana advokasi pasien dianggap sebagai tindakan penting
dalam keperawatan. Dari hasil ke tiga penelitian tersebut menunjukan advokasi
pasien dilakukan karena adanya hubungan ikatan antara perawat dan pasien,
dimana fungsi advokasi pada pasien yaitu untuk melindungi hak pasien, dan
memberikan informasi tentang hak- hak pasien, seperti pengambilan keputusan
dalam tindakan pengobatan yang akan diberikan. Hambatan perawat untuk
melakukan advokasi terhadap pasien salah satunya yaitu orang tua/wali tidak
siap untuk mengaui keluarga mereka memiliki penyakit yang tidak
tersembuhkan.
Advokasi yang dilakukan oleh perawat terhadap pasien dan keluarga pasien
yang sedang diberikan perawatan akhir hidup yaitu dengan carakomunikasi yang
baik dan efektif dimana untuk mengurangi timbulnya konflik pendapat antara
keluarga dan staf medis lainnya. Peran advokasi perawat yang dilakukan pada
pasien yang diberikan anjuran donasi organ, perawat wajib menunjukan
dukungan positif terhadap hukum peraturan tentang organ donor dan privasi
almarhum.
Lanjutan...

Advokasi yang dilakukan oleh perawat


terhadap pasien dan keluarga pasien yang
sedang diberikan perawatan akhir hidup
yaitu dengan carakomunikasi yang baik
dan efektif dimana untuk mengurangi
timbulnya konflik pendapat antara
keluarga dan staf medis lainnya. Peran
advokasi perawat yang dilakukan pada
pasien yang diberikan anjuran donasi
organ, perawat wajib menunjukan
dukungan positif terhadap hukum
peraturan tentang organ donor dan privasi
almarhum.