Anda di halaman 1dari 44

Obesitas

Blok endokrin
DEFINISI

Suatu kelainan yang ditandai dengan


penimbunan jaringan lemak tubuh secara
berlebihan
(WHO,2000; Syarif, 2002, 2003)

Peningkatan berat badan melebihi batas


kebutuhan skeletal dan fisik sebagai akibat
akumulasi lemak berlebihan dalam tubuh
(Kamus Kedokteran Dorland)
Klasifikasi
Klasifikasi berat badan lebih dan obesitas berdasarkan IMT
dan lingkar perut menurut kriteria Asia Pasifik

Klasifikasi IMT (kg/m2) Risiko Ko-Morbiditas

Lingkar Perut

< 90 cm (Laki-laki) 90 cm (Laki-laki)


< 80 cm 80 cm
(Perempuan) (Perempuan)

Berat badan kurang < 18.5 Rendah Sedang

Kisaran normal 18.5 22.9 Sedang Meningkat

Berat badan lebih 23.0

Berisiko 23.0 24.9 Meningkat Moderat

Obes I 25.0 29.9 Moderat Berat

Obes II 30 Berat Sangat berat


Perbedaan klasifikasi bentuk tubuh pada penderita obes

Bentuk tubuh Ciri fisik resiko

Gynoid Lemak disimpan di sekitar pinggul dan Resiko terhadap penyakit


(bentuk Peer) pada tipe gynoid umumnya
bokong Tipe ini cenderung dimiliki wanita. kecil, kecuali resiko terhadap
penyakit arthritis dan varises
vena (varicose veins).
Apple Shape Biasanya terdapat pada pria. dimana lemak Resiko kesehatan pada tipe
( Android ) tertumpuk di sekitar perut. Pria kurus ini lebih tinggi dibandingkan
dengan perut gendut lebih beresiko dengan tipe Gynoid, karena
dibandingkan dengan pria yang lebih gemuk sel-sel lemak di sekitar perut
dengan perut lebih kecil lebih siap melepaskan
lemaknya ke dalam pembuluh
darah dibandingkan dengan
sel-sel lemak di tempat lain.
Ovid ( bentuk Ciri dari tipe ini adalah besar di seluruh Resiko sama dengan tipe
kotak buah ) bagian badan. Tipe Ovid umumnya Gynoid
terdapat pada orang-orang yang gemuk
secara genetik
KLASIFIKASI
Tipe Android Apple Tipe Genoid Pear
Tempat bagian tubuh sebelah atas bagian tubuh sebelah bawah,
penumpukan (dada, pundak, leher, dan muka) yaitu sekitar perut, pinggul,
Lemak paha, dan pantat
Sering ditemukan pria dan wanita yang sudah Wanita
mengalami menopouse
Jenis lemak Lemak jenuh yang mengandung lemak tidak jenuh serta sel
sel-sel besar banyak menumpuk lemak kecil dan lembek
Resiko lebih tinggi penyakit yang lemak tidak jenuh serta sel
berhubungan dengan metabolisme lemak kecil dan lembek
lemak dan glukosa seperti penyakit
gula, jantung koroner, stroke,
pendarahan otak, dan tekanan
darah tinggi, dan kanker payudara
lebih mudah menurunkan berat lebih sukar menurunkan
tubuh kelebihan berat tubuh pada
tipe ini karena lemak-lemak
tersebut lebih sukar
mengalami proses
metabolisme
Etiologi
Genetik
Nutrisi
Eksogen
Aktifitas fisik
Lingkungan Trauma
neuropsikologis
Medikasi
Sosial-ekonomi
Obesitas

Hormonal
Sindrom
Endogen
Defek gen
(leptin, 3
reseptor
adrenergik)
OBESITAS ENDOGEN
Penyebab hormonal Temuan diagnostik
Hipotiroidisme TSH, tiroksin (T4)
Hiperkortisolisme Uji supresi steroid abN,
kortisol bebas urine (24
jam)
Hiperinsulinisme primer Insulin plasma, C-peptide
Pseudohipoparatiroidisme Hipokalsemia,
hiperfosfatemia, PTH
Manifestasi Klinik
Pendulous abdomen
Striae putih atau merah lembayung
Genitalia anak laki2 tanpak kecil (sebenarnya
berukuran rata2) penis sering terbungkus dalam
lemak pubis
Pubertas dapat terjadi awal (berakibat akhirnya
ketinggian anak gemuk mungkin < tinggi akhir
sebayanya yang dewasa lebih lambat)
Ekstremitas biasanya lebih besar dilengan atas dan
paha
Genu valgum
Patogenesis Obesitas
Diagnosis
Penggunaan IMB
BODY MASS INDEX (BMI)
BMI merupakan suatu pengukuran yang
menghubungkan (membandingkan) berat
badan (Kg) dengan tinggi badan (m2).

Berat badan (Kg)


Indeks Masa Tubuh =
Tinggi Badan (m)
Klasifikasi BMI pada Anak dan Remaja

Kategori BB/TB IMT TLK


Gizi kurang < 80% < P50
Gizi baik 80-110% P50-85
Gizi lebih 110-120% P85-95
Obesitas > 120% P95 P95
Penatalaksanaan Obesitas pada Anak
Tujuan terapi :
mengurangi masukan energi dan memperbesar
penggunaan energi

Analisis :
Umur dimulainya obes
Obesitas dari keluarga
Kebiasaan makan dan aktivitas sehari-hari
Kelainan endokrin
STRATEGI TATALAKSANA OBESITAS
Umur < 7 tahun Umur > 7 tahun

IMT P85-95 IMT > P95


Komorbid (+) Komorbid (-) Komorbid (-) Komorbid (+)

MEMPERTAHANKAN BERAT BADAN

MENURUNKAN BERAT BADAN


AAP. Pediatrics. 2003;112-424-430
Penatalaksanaan
1. Olahraga dan Modifikasi Pola Hidup
Olahraga
=> Meningkatkan gerak tubuh dan meningkatkan aktivitas fisik
sehari hari. Misalnya : memilih naik tangga dibandingkan naik lif
=> melakukan olahraga secara teratur (20-30 menit/hr)
Modifikasi tingkah laku dan pola hidup
=> kurangi sedentary activity ( < screen time)
2. Terapi Gizi pada Anak
Target penurunan BB kec 0,5-2 kg/bln
Pengaturan diet
Pengurangan 200-500 kal/hr
Komposisi seimbang : KH 50-60%, lemak 30%,
protein 15-20% KH <48%, lemak <30% (PUFA
<10%, kolesterol <300 mg/hr), vitamin & mineral
(Fe, Ca, fluor), tinggi serat (n+5 g)
2. Terapi Gizi pada Anak
PeBB harus <500gr/minggu
1,4 g Jar.lemak = 1g lemak : 9kkal
=> jumlah energi yang harus dikurangi setiap minggu
= (500 : 1,4) x 9 = 3250 kkal/mg atau 450-500 kkal/hr
Extreme Low Calorie Diet : 800 kkal/hr hanya
digunakan untuk obesitas parah yang harus segera
di BBnya
2. Terapi Gizi pada Anak
Anak2 masih bertumbuh, BB secara drastis
menghentikan juga pertumbuhannya.
PeBB hanya boleh dilakukan pada anak yang
pertumbuhan tulangnya sudah matang dan pada
obesitas dengan komplikasi serius
Anak2 biasanya makan tidak terlalu banyak tetapi
aktivitas <
Jika makanan di< maka pertumbuhan tinggi terhambat
=> seimbangkan intake & expenditure dengan OR intensif
Initial goal : Pe 10% BB
=> terlihat perbaikan keadaan yang signifikan
3. Farmakologi
Kriteria dilakukan dengan obat obat an :
Metode lain untuk menurunkan berat tidak bekerja
BMI > 27 dan ada komplikasi (misal : DM, hipertensi).
Sibutramine (Meridia).
Mengurangi rasa lapar. BB yang hilang sekitar 5-10 % dari
BB awal, setelah pengobatan 1 th
E.S : tekanan darah, detak jantung, sakit kepala,
mulut kering, insomnia, konstipasi
Orlistat (Xenical).
pencernaan dan penyerapan lemak di lambung dan
usus.
BB yg turun sekitar 5- 10 % dari BB awal, setelah
pengobatan 1 th.
E.S : diare dan tinja berlemak, sering flatus
3. Farmakologi
Derivat amfetamin (dexfenfluramin, fenfluramin)
menekan nafsu makan tapi sudah ditarik dari
peredaran karena ES valvulopati jantung
Obesitas Dewasa
Lemak Tubuh

Perempuan >30 % lemak


tubuh obese
Pria >25% lemak
tubuh obese
ETIOLOGI
Gejala
Difficulty sleeping
Snoring
Sleep apnea
Pain in your back or joints
Excessive sweating
Always feeling hot
Rashes or infection in folds of your skin
Feeling out of breath with minor exertion
Daytime sleepiness or fatigue
Depression
PENDEKATAN KLINIS
Pemeriksaan Lab
Trigliserida > 150 mg/dl
HDL < 50 mg/dl pada pria dan < 40 mg/dl pada
wanita
GDS > 126 mg/dl
Tekanan darah > 135/85 mmHg
Pembedahan
Kriteria dilakukan operasi :
Obesitas berat, BMI > 40
BMI 35-39.9, disertai komplikasi (misal : DM,
hipertensi)
Gastric bypass surgery.
Laparoscopic adjustable gastric banding
(LAGB).
Biliopancreatic diversion with duodenal
switch.
KOMPLIKASI
Lo 2
Pengendali rasa lapar dan kenyang

Hipotalamus Neukleus
Ventromedial
Pusat kenyang
Neukleus Nukleus Nukleus
lateralis Dorsomedial Paraventrikular

Pusat lapar

Sekresi air liur Orexigenic

menjilat Substansi biokim


Batang otak
anorexigenic
mengunyah
menelan
Asupan energi FISIOLOGI Kebutuhan energi
LAPAR &
jaringan adiposa jaringan adiposa
KENYANG
kadar leptin kadar leptin
merangsang merangsang
satiety center / anorexigenic center feeding center / orexigenic center di
di hipotalamus hipotalamus

Neuro Peptide Y Neuro Peptide Y


(NPY) (NPY)

nafsu makan nafsu makan

Pada sebagian besar penderita obesitas terjadi resistensi leptin, sehingga


tingginya kadar leptin tidak menyebabkan penurunan nafsu makan.
DEFINISI SINDROM METABOLIK
Kondisi di mana seseorang memiliki tekanan
darah tinggi, kegemukan, kadar gula darah
tinggi, dan kadar lemak darah tidak normal.
Ketika kondisi-kondisi tersebut berada pada
waktu yang sama pada satu orang, maka
orang tersebut memiliki risiko menderita
penyakit jantung koroner, stroke, dan
diabetes.
KRITERIA SINDROM METABOLIK
Berdasarkan pedoman dari Kolesterol Nasional 2001
Program Pendidikan Dewasa Perlakuan Panel (ATP III),
jika ditemukan 3 dari 5 kriteria berikut:
1. Abdominal kegemukan: lingkar pinggang yang lebih
dari 102 cm (di 40) dan laki-laki di atas 88 cm (35
inci) di perempuan.
2. Serum triglycerides 150 mg / dl atau di atas.
3. HDL kolesterol 40mg/dl atau lebih rendah di
50mg/dl atau laki-laki dan perempuan di bawah.
4. Tekanan darah 130/85 atau lebih.
5. Puasa glukosa darah dari 110 mg / dl atau >>