Anda di halaman 1dari 18

Metabolisme Jamur

Kelompok 1
Pengertian Metabolisme
Reaksi kimiawi yang terjadi di dalam sel yang
menghasilkan energi dan digunakan untuk sintesis
komponen-komponen sel dan untuk kegiatan-kegiatan
seluler yang menghasilkan zat sisa.
Metabolisme ini dapat dibagi menjadi dua :
1. Katabolisme
2. Anabolisme
Fungsi Metabolisme
Untuk memperoleh energi kimia dari degradasi zat
makanan yang kaya energi.
Untuk mengubah molekul nutrient menjadi precursor unit
pembangun bagi makromolekul sel.
Untuk menggabungkan unitunit pembangun ini menjadi
protein, asam nukleat, lipida, polisakarida dan komponen
sel lainya.
Untuk membentuk dan mendegradasi biomolekul yang
diperlukan di dalam fungsi khusus sel
Sumber Energi
Jamur diklasifikasikan menjadi 2:
1. Saprofit (tumbuh pada bahan organik mati).
2. Parasit (hidup pada zat hidup untuk mendapatkan
makanan dari inangnya).
Faktor yang dapat mempengaruhi penyerapan nutrisi :
seperti pH, temperatur, mineral
Jamur yang hidup di jaringan permukaan
keratin
Jamur yang hidup di jaringan permukaan keratin salah satunya
yaitu hidup di kuku.
Contoh jamur Trichophyton mentagrophytes, penyebab terjadinya
mikosis kutaneus. Mikosis kutaneus disebabkan oleh jamur
yang hanya menginfeksi jaringan permukaan berkeratin (kulit,
rambut, dan kuku).

Gambar 2. Jamur yang hidup di kuku


Gambar 1. Morfologi Jamur Trichophyton mentagrophytes
Jamur yang Hidup di Serbuk Kayu, Batang
Pohon

Serbuk kayu ataupun batang pohon merupakan tempat tumbuh


jamur kayu yang mengandung serat organik (selulosa,
hemiselulosa, dan lignin) sebagai sumber energi yaitu makanan
pada jamur.
Contoh jamur yang hidup di batang pohon yaitu Fungi pelapuk
putih C.Versicolor

Gambar 3. Jamur C.Versicolor yang tumbuh di batang pohon


Jamur yang hidup di Daerah Kapur
Kapur juga mengandung kalsium yang digunakan jamur untuk
pertumbuahannya.

Gambar 4. Jamur yang hidup di kapur


Jamur endofit : jamur yang hidup didalam jaringan tanaman salah
satunya yaitu dalam jaringan daun. Jamur ini dapat hidup karena yang
menghasilkan mikotoksin enzim serta antibiotik yang digunakan
jamur sebagai energi.
Jamur yang bersifat Parasit : jamur yang memperoleh makanan
langsung dari inangnya dan hidup sebagai parasit di dalam tubuh
inang. Contohnya jamur pada tanaman jagung yang menyerap nutrisi
dari jagung seperti karbohidrat, protein, lemak dan sebagainya yang
digunakan sebagai nutrisi untuk pertumbuhannya.

Gambar 7. Contoh
jamur parasit pada
jagung
Metabolisme Primer Pada Fungi

Metabolisme karbon berdasarkan kemampuan memperoleh


energy dari sumber karbon organisme di bedakan atas:
1. Autotrof memiliki kemampuan mengasimilasi karbon
anorganik (misal CO2,CO3), atau senyawa dengan satu karbon
(misalnya CH4) karbon organic.
2. Heterotrof: memiliki kemampuan mengasimilasi karbon
organic karbon organik lain.
Metabolisme karbon terdiri dari:
1) Metabolisme Karbohidrat

Ada dua peranan penting karbohidrat yaitu:

a. dapat dioksidasi menjadi energi kimia yang tersedia di dalam sel


bentuk ATP dan nukleotida phosphopyridine tereduksi
b. untuk asimilasi konstituen sel fungi yang mengandung
karbohidrat, lipid, protein, dan asam nukleat.
2) Metabolisme Protein

Fungi berfilamen: menguraikan protein, khamir jarang


menggunakan protein.
Fungi menguraikan protein dan menggunakannya
sebagai sumber nitrogen dan karbon (aktivitas enzim
proteolitik/protease) sekresi protease ke lingkungan
menguraikan protein menjadi asam-asam amino hasil
diangkut ke dalam sel (system transpor).
3) Metabolisme Lipid

Digunakan dalam bentuk: lemak dan minyak


sebagai sumber karbon.
Enzim yang diperlukan untuk menghidrolisis yaitu
lipase (triacylglycerol acylhydrolase) yang mengubah
lipid menjadi diasilgliserol, monoasilgriserol, gliserol
atau asam lemak.
B. Metabolisme Nitrogen

Asimilasi nitrat pada khamir dan kapang menggunakan proses yang


sama: nitrat ditranspor ke dalam sel diubah menjadi amonium
oleh enzim nitrat reduktasedan nitrit reduktase.
Nitrat reduktase: protein yang memerlukan kofaktor molibdopterin
dan FAD.
Enzim nitrit reduktase mereduksi nitrit menjadi aminium dan
memiliki ferredoksin, 2 kelompok protetik dan FAD
1. A.spergillus nidulans dan hansenula polymorpha dapat menggunakan
nitrit.

2. Saccharomyces dan zygosaccharomyces tidak dapat menggunakan


nitrat dan nitrit sebagai sumber nitrogen.
C. Metabolisme senyawa lain
Fungi dapat menghidrolisis senyawa-senyawa toksik yang sulit
diuraikan menjadi senyawa-senyawa yang lebih sederhana
dapat dimanfaatkan oleh mikroorganisme itu sendiri atau
lainnya.
Contoh, fenol dan derivatnya dapat di manfaatkan sebagai
sumber karbon dan energi oleh :
-Aspergillus
-Candida
-Clodosporium
-Monicillium
-Penicillium
Metabolisme Sekunder dan Hasil
Metabolisme Sekunder Pada Jamur

1. Antibiotik
2. Mikotoksin atau racun jamur
Beberapa jenis mikotoksin utama yang sering merugikan manusia,
yaitu aflatoksin, citrinin, ergot alkaloid, fumonisin, ochratoxin,
patulin, trichothecene, dan zearalenone.
Biodegradasi
Proses penguraian oleh aktivitas mikroba yang mengakibatkan
transformasi struktur suatu senyawa sehingga terjadi
perubahan integritas molekul.
Biodegradasi Pada Jamur
1. Degradasi Lemak
2. Degradasi Lignin, Selulosa pada jamur.
3. Jamur yang hidup Pada Makanan atau Minuman.
Gambar Mocur racemus
(Tzean dkk., 1994)

Gambar Clasdoporium
herbarium ( Tzean dkk.,
1994)

Gambar Dichomitus squalens


(Cvancarov et al., 2012)

Gambar Phanerochaete
chrysosporium (Senthilkumar
et al., 2011)

Gambar Aspergillus flavus


(Perlatti et al.,2013)
Faktor yang mempengaruhi degradasi
1. Substrat
2. Sumber Nitrogen
3. pH
4. Suhu
5. Kelembapan