Anda di halaman 1dari 92

BUMI

Bumi adalah planet


tempat tinggal
seluruh makhluk
hidup beserta
isinya.
BUMI SEMANGKIN TUA
SELAMATKAN
BUMI KITA
A. Bumi Sebagai Planet
Ptolomeus : Bumi sebagai pusat dr tata surya krn : matahari beredar
mengelilingi bumi (terbit dari timur tenggelam di sebelah
barat) (geosentris).
Copernicus : Bumi hanya salah satu planet yg bersama-sama dg planet2
lain bergerak mengelilingi matahari (heleosentris).
Mulai sejak abad 18, tp br abad 20 baru kesadaran itu kuat
krn adanya penerbangan ke luar angkasa.
Hukum Kepler I : bumi mengorbit matahari dlm lintasan berbentuk elips
dg jarak rata2 : 149,6 juta km (93 juta mil) jarak
bumi- matahari selalu berubah.
Jarak bumi terdekat (perihelion) pd 4 januari = 91,5 juta mil,
jarak terjauh (aphelion) pd 5 Juli = 94,5 juta mil.
Jarak rata-rata dr pusat matahari pusat bumi = 1 AU (Astronomical Unit)
jarak bumi matahari :
1 Januari = 147.001.000 km
1 April = 149.501.000 km
1 Juli = 152.003.000 km
1 Oktober = 149.501.000 km

Ekuator bumi tdk sebidang dg bidang orbit bumi ( 23 27)= miring


terjadi 4 musim : panas, gugur, dingin, semi.
Bola bumi dibagi secara horizontal 2 bagian sama besar :
- kutub utara , membentang 0 - 90 Lintang Utara (LU)
- kutub selatan , membentang 0 - 90 Lintang Selatan (LS)
dan dibagi : - 23,5 LU - 23,5 LS : Daerah tropika
- 23,5 LU - 66,5 LU : Daerah Subtropika Utara
- 66,5 LU - 90 LU : Daerah Kutub Utara
- 23,5 LS - 66,5 LS : Daerah Subtropika Selatan
- 66,5 LS - 90 LS : Daerah Kutub Utara
Indonesia terletak : 6 LU 11 LS : Daerah Tropika : beriklim
panas.
B. Teori Terbentuknya Bumi
Perhitungan penentuan umur lapisan bumi dan fosil :
1. Teori Sedimen
bdsrkan : ketebalan lapisan sedimen yg membtk batuan.
ketebalan sedimen rata/th : tebal batuan sedimen yg tdpt skrg umur lapisan tertua
kerak bumi = 500 jt th
2. Teori Kadar Garam
Awalnya air laut tawar, tp krn sirkulasi air di alam yg tjd terus menerus
meningkatkan kadar garam diperkirakan umur bumi = 1.000 juta th.
3. Teori Termal
bdsrkan suhu bumi ( mula2 sangat panas dingin spt skrg ) = 20.000 juta th.
4. Teori Radioaktivitas
dinggap plg akurat, bdsrkan waktu peluruhan unsur2 radioaktif = 5-7 ribu jt th
STRUKTUR BUMI
Bumi diselimuti o/ gas (atmosfer),
permukaan bumi terdpt lap. Air (hidrosfer), bag. Bumi yg
padat t/d: kulit/kerak (lithosfer) & bag. Inti (centrosfer)
a. Lithosfer(kerak) dan Centrosfer(inti)
Lithosfer tebal 20 mil = 30 km vital bagi kehidupan
Terdiri dari Silikon, alumunium dan magnesium.
Bagian tebal berupa Benua dan yang tipis di bawah samudra.
Centrosfer terdiri dari Nikel dan Besi, dgn bagian:
- Inti Dalam: 815 mil = 1320 km
- Inti luar: 1360 mil = 2160 km
- Mantel: 1800 mil = 3150 km
b. Hidrosfer
Semua bentuk air yg ada diatas muka bumi (Samudera, lautan, sungai, danau
71%-75% air menyelimuti bumi. Sumber siklus air.
Bagian terbesar: NaCl, MgSO4 kemudian O2 dan CO2.
Oksigen sangat penting bagi kehidupan di laut.
c. Atmosfer.
Lapisan gas yang menyelimuti bumi. Tebal 3000 mil = 4800 km dari
permukaan laut.
Lapisan Atmosfer:
1. Troposfer
- lapisan pertama dgn tebal 10 mil = 16 km
- mengandung semua uap air, adanya hujan, angin, badai
salju, awan.
- setiap kenaikan 1 mil, suhu turun 19 F, pada ketinggian 10
mil menjadi 0.
2, Stratosfer.
- mulai dari 10 mil sampai 50 mil = 80 km di atas bumi. Suhu 55 C.
- Terdapat lapisan ozon (O3) penyaring sinar ultraviolet letal efek
3. Ionosfer.
- Di atas 50 mil = 803km. Tekanan udara sgt rendah, partikel jd ion.
- Penting bagi komunikasi radio (pemantul gelombang radio)
Atmosfer

Centrosfer

Hidrosfer
Lithosfer
Atmosfer adalah lapisan udara yang menyelimuti bumi
secara menyeluruh dengan ketebalan lebih dari 650 km.
Gerakan udara dalam atmosfer terjadi terutama karena
adanya pengaruh pemanasan sinar matahari serta
perputaran bumi.

Perputaran bumi ini akan mengakibatkan bergeraknya masa


udara, sehingga terjadilah perbedaan tekanan udara di
berbagai tempat di dalam atmosfer yang dapat
menimbulkan arus angin.
Pada lapisan atmosfer terkandung berbagai macam gas.
Berdasarkan volumenya, jenis gas yang paling banyak terkandung
berturut-turut adalah :

1. nitrogen (N2) sebanyak 78,08%,


2. oksigen (O2) sebanyak 20,95%,
3. argon sebanyak 0,93%, serta
4. karbon dioksida (CO2) sebanyak 0,03%.
5. Berbagai jenis gas lainnya juga terkandung dalam atmosfer, tetapi
dalam konsentrasi yang jauh lebih rendah, misalnya neon (Ne), helium
(He), kripton (Kr), hidrogen (H2), xenon (Xe), ozon (O3), metan dan
uap air.

Di antara gas-gas yang terkandung di dalam atmosfer tersebut, karbon


dioksida dan uap air terkandung dalam konsentrasi yang bervariasi dari
tempat ke tempat, serta dari waktu ke waktu untuk uap air.
Peran atmosfer dalam mengurangi radiasi matahari sangat penting. Apabila
tidak ada lapian atmosfer, suhu permukaan bumi bila 100% radiasi matahari
diterima oleh permukaan bumi akan sangat tinggi dan dikhawatirkan tidak
ada organisme yang mampu bertaham hidup, termasuk manusia.

Dalam mendistribusikan air antar wilayah di permukaan bumi, peran


atmosfer ini terlihat dalam siklus hidrologi. Tanpa adanya atmosfer yang
mampu menampung uap air, maka seluruh air di permukaan bumi hanya
akan mengumpul pada tempat yang paling rendah. Sungai-sungai akan
kering, seluruh air tanah akan merembes ke laut, sehingga air hanya akan
mengumpul di samudera dan laut saja. Pendistribusian air oleh atmosfer ini
memberikan peluang bagi semua mahluk hidup untuk tumbuh dan
berkembang di seluruh permukaan bumi.

Selain itu, atmosfer dapat menyediakan oksigen bagi mahluk hidup.


Kebutuhan tumbuhan akan CO2 juga dapat diperoleh dari atmosfer.
Keberadaan atmosfer yang menyelimuti seluruh permukaan bumi
memiliki arti yang sangat penting bagi kelangsungan hidup
berbagai organisme di muka bumi. Fungsi atmosfer antara lain :

1. Mengurangi radiasi matahari yang sampai ke permukaan bumi


pada siang hari dan hilangnya panas yang berlebihan pada malam
hari.

2. Mendistribusikan air ke berbagai wilayah permukaan bumi

3. Menyediakan okisgen dan karbon dioksida.

4. Sebagai penahan meteor yang akan jatuh ke bumi.


Ozon adalah lapisan mantel bumi,yang berfungsi melindungi bumi beserta isinya
dari sinar ultra violet secara langsung. Bisa dibayangkan jika tidak ada lagi lapisan
ozon yang melindungi bumi, maka tidak akan ada lagi siklus kehidupan. Menurut
penelitian para ilmuwan dunia, lapisan ozon telah mengalami penipisan dari tahun
ke tahun. Bahkan katanya saat ini sudah ada lubang ozon di dareah Arizona. Lubang
ozon itu terbentuk karna adanya dampak dari pemanasan global (global
warming), efek rumah kaca

Bila ada lubang ozon berarti di situlah sinar UV memancarkan sinarnya secara
langsung, tanpa adanya penyaring (lapisan Ozon). Semua mahkluk hidup di bumi
tidak akan mampu bersentuhan langsung dengan sinar UV tersebut. Cahaya matahari
yang kita terima/rasakan setiap hari, sudah merupakan hasil penyaringan dari ozon.
Sehingga sudah tidak bebrbahaya lagi bagi manusia dan mahkluk hidup lainnya di
muka bumi.

Perubahan iklim yang tidak menentu akibat dari pemanasan global sudah banyak
dirasakan saat ini. Beberapa daerah di indonesia telah mengalami curah hujan yang
sangat rendah sehingga terjadi krisis air (kekeringan). Sedangkan di dareah lainnya
malah curah hujan yang sangat tinggi sehingga terjadi banjir dan tanah longsor.

Atmosfer : berguna untuk melindungi bumi dari sinar matahari yang berlebihan.
Seharusnya sinar matahari yang masuk ke bumi itu dipantulkan kembali ke angkasa untuk
mencegah panas yang berlebihan.

Hal ini tidak berjalan dengan baik akibat adanya gas-gas di atmosfer yang menghalangi.
Gas-gas di atmosfer yang menghalangi tersebut bisa kalian bayangkan seperti bumi
terselimuti oleh kaca, kaca tersebut sebagai gas-gas.
Penghalang tersebut menyebabkan sinar matahari yang seharusnya terpantul ke angkasa
kembali terpantul ke bumi (efek rumah kaca).
Gas-gas yang dimaksud seperti: karbondioksia (CO2), metana (CH4), dinitrooksida (N2O).
Gas-gas tersebut dihasilkan oleh aktivitas manusia (industri energi, transportasi, industri,
rumah tangga dan jas).

Akibatnya suhu di bumi mengalami kenaikkan, kenaikkan tersebut mengakibatkan


perubahan iklim.
Suhu bumi 33 derajat celcius awalnya, sekarang meningkat menjadi 1,5-40 derajat celcius
dengan peningkatan 0,5-0,6 derajat celcius tiap tahunnya.
Bisa kalian bayangkan jika suhu bumi tiap tahun meningkat, bumi kita bisa "terbakar" dan
kehidupan di bumi bisa musnah.
Hal diatas itulah yang disebut sebagai pemanasan global (global warming) meningkatnya
temperatur global akibat efek rumah kaca.
Pemanasan global menyebabkan:

-Pelelehan es di kutub
-Kenaikan muka air laut
-Perluasan gurun pasir
-Peningkatan hujan dan banjir
-Perubahan iklim
-Punahnya flora dan fauna tertentu
-Migrasi fauna dan hama penyakit, dsb
Sangat Bahaya hal-hal yang timbul akibat pemanasan global
kan?
Ironisnya, gas-gas yang menjadi penghalang tidak bisa
dihilangkan.
Gas-gas tersebut hanya bisa dikurangi oleh penghasilnya.
Penghasilnya adalah semua hal yang bergantung pada bahan
bakar fosil (batu bara dan minyak bumi), seperti sektor
industri dan tranportasi, karena 2 sektor itu yang paling besar
menghasilkan gas-gas penghalang tersebut.
a. Troposfer

Lapisan ini merupakan lapisan yang paling bawah, berada


antara permukaan bumi sampai pada ketinggian 8 km pada
posisi kutub dan 18 19 km pada daerah ekuator.
Pada lapisan ini suhu udara akan menurun dengan
bertambahnya ketinggian.
Setiap kenaikan 100 meter temperaturnya turun turun 0,5 oC.
Lapisan ini dianggap sebagai bagian atmosfer yang paling
penting, karena berhubungan langsung dengan permukaan
bumi yang merupakan habitat dari berbagai jenis mahluk
hidup termasuk manusia, serta karena sebagain besar
dinamika iklim berlangsung pada lapisan troposfer.
- Troposfer
@ terletak di daerah Khatulistiwa, menipis hingga hanya 5 mil (80 km).
@ hampir seluruh uap air terdapat di lapisan ini ( hujan, angin, badai salju, awan dsb).
@ suhu semakin ke atas akan turun secara teratur ( naik 100 m , turun rata2 = 0,6 C).
Gejala ini : Lapse rate.
ketinggian 10 mil ( 16 km) temp akan turun scr drastis = 0C, air membeku (salju)
Proses penurunan suhu : sangat sdkt menyerap radiasi gelomb pendek dr mthr
sdgkan permukaan tanah mbrk panas pd troposfer di atasnya ( pertukaran
panas terjadi pd lap bawah semakin tinggi tempat suhu akan turun.
Di atas troposfer ada tropopause : lap pemisah antara troposfer dg stratosfer

- Stratosfer
lapisan diatas tropopause, dr 10 mil ( 16 km) 50 mil ( 80 km) di atas bumi.
Suhu rata2 : 35C

- Ionosfer
- terdapat di lapisan ketinggian 50 mil ( 80 km)
- tekanan udara sangat rendah semua partikel terurai mjd ion-ionnya.
- lapisan ini sangat penting bg manusia terutama dlm komunikasi radio jarak jauh ( lap
ini dapat digunakan sbg lapisan pemantul gelombang radio).

Lapisan bumi yg meliputi : lithpsfer, hidrosfer dan troposfer ( dihuni berbagai makhluk hdp ):
BIOSFER
Susunan kimia udara troposfer terdiri dari 78,03% nitrogrn, 20,99 oksigen, 0,93%
argon, 0,03% asam arang, 0,0015% nenon, 0,00015% helium, 0,0001% kripton,
0,00005% hidrogen, serta 0,000005% xenon.

Di dalam lapisan ini berlangsung semua hal yang berhubungan dengan iklim.
Walaupun troposfer hanya menempati sebagian kecil saja dari atmosfer dalam,
akan tetapi, 90% dari semua masa atmosfer berkumpul pada lapisan ini. Di lapisan
inilah terbentuknya awan, jatuhnya hujan, salju, hujan es dan lain-lain.

Di dalam troposfer terdapat tiga jenis awan, yaitu


1. awan rendah (cumulus), yang tingginya antara 0 2 km;
2. awan pertengahan (alto cumulus lenticularis), tingginya antara 2 6 km;
3. awan tinggi (cirrus) yang tingginya antara 6 12 km.
Troposfer terbagi lagi ke dalam empat lapisan, yaitu :

1. Lapisan Udara Dasar

Tebal lapisan udara ini adalah 1 2 meter di atas permukaan bumi. Keadaan di dalam lapisan
udara ini tergantung dari keadaan fisik muka bumi, dari jenis tanaman, ketinggian dari
permukaan laut dan lainnya. Keadaan udara dalam lapisan inilah yang disebut sebagai iklim
mikro, yang memperngaruhi kehidupan tanaman dan juga jasad hidup di dalam tanah.

2. Lapisan Udara Bawah


Lapisan udara ini dinamakan juga lapisan-batasan planiter (planetaire grenslag, planetary
boundary layer). Tebal lapisan ini 1 2 km. Di sini berlangsung berbagai perubahan suhu
udara dan juga menentukan iklim.

3. Lapisan Udara Adveksi (Gerakan Mendatar)

Lapisan ini disebut juga lapisan udara konveksi atau lapisan awan, yang tebalnya 2 8 km. Di
dalam lapisan udara ini gerakan mendatar lebih besar daripada gerakan tegak. Hawa panas
dan dingin yang beradu di sini mengakibatkan kondisi suhu yang berubah-ubah.

4. Lapisan Udara Tropopouse

Merupakan lapisan transisi antara lapisan troposfer dan stratosfer terletak antara 8 12 km di
atas permukaan laut (dpl). Pada lapisan ini terdapat derajat panas yang paling rendah, yakni
antara 46 o C sampai 80o C pada musim panas dan antara 57 o C sampai 83 o C pada
musim dingin. Suhu yang sangat rendah pada tropopouse inilah yang menyebabkan uap air
tidak dapat menembus ke lapisan atmosfer yang lebih tinggi, karena uap air segera mengalami
kondensasi sebelum mancapai tropopouse dan kemudian jatuh kembali ke bumi dalam
b. Stratosfer

Merupakan bagian atmosfer yang berada di atas lapisan troposfer sampai


pada ketinggian 50 60 km, atau lebih tepatnya lapisan ini terletak di
antara lapisan troposfer dan ionosfer.

Pada lapisan stratosfer, suhu akan semakin meningkat dengan


meningkatnya ketinggian. Suhu pada bagian atas stratosfer hampir sama
dengan suhu pada permukaan bumi. Dengan demikian, profil suhu pada
lapisan stratosfer ini merupakan kebalikan dari lapisan troposfer.

Ciri penting dari lapisan stratosfer adalah keberadaan lapisan ozon yang
berguna untuk menyerap radiasi ultraviolet, sehingga sebagian besar tidak
akan mencapai permukaan bumi.

Serapan radiasi matahari oleh ozon dan beberapa gas atmosfer lainnya
menyebabkan suhu udara pada lapisan stratosfer meningkat.
Lapisanstratosfer tidak mengandung uap air, sehingga lapisan ini hanya
mengandung udara kering. Batas lapisan stratosfer disebut stratopouse.
Lapisan stratosfer dibagi dalam tiga bagian yaitu :

1. Lapisan udara isoterm; terletak antara 12 35 km dpl, dengan suhu


udara 50o C sampai -55o C.

2. Lapisan udara panas; terletak antara 35 50 km dpl, dengan suhu


50o C sampai + 50o C.

3. Lapisan udara campuran teratas; terletak antara 50 80 km dpl,


dengan suhu antara +50o C sampai -70o C. karena pengaruh sinar
ultraviolet, pada ketinggian 30 km oksigen diubah menjadi ozon,
hingga kadarnya akan meningkat dari 5 menjadi 9 x 10-2 cc di dalam 1
m3.
c. Mesosfer

Mesosfer terletak di atas stratosfer pada ketinggian 50 70 km. Suhu di lapisan ini
akan menurun seiring dengan meningkatnya ketinggian. Suhunya mula-mula naik,
tetapi kemudian turun dan mencapai -72 oC di ketinggian 75 km.

Suhu terendah terukur pada ketinggian antara 80 100 km yang


merupakan batas dengan lapisan atmosfer berikutnya, yakni lapisan
mesosfer. Daerah transisi antara lapisan mesosfer dan termosfer disebut
mesopouse dengan suhu terendah 110o C .

d. Lapisan Termosfer

Berada di atas mesopouse dengan ketinggian sekitar 75 km sampai pada


ketinggian sekitar 650 km. Pada lapisan ini, gas-gas akan terionisasi, oleh
karenanya lapisan ini sering juda disebut lapisan ionosfer. Molekul oksigen
akan terpecah menjadi oksegen atomik di sini. Proses pemecahan molekul
oksigen dan gas-gas atmosfer lainnya akan menghasilkan panas, yang akan
menyebabkan meningkatnya suhu pada lapisan ini. Suhu pada lapisan ini
akan meningkat dengan meningkaknya ketinggian
Ionosfer dibagi menjadi tiga lapisan lagi, yaitu :
1. Lapisan Udara E
Terletak antara 80 150 km dengan rata-rata 100 km dpl. Lapisan ini tempat
terjadinya proses ionisasi tertinggi. Lapisan ini dinamakan juga lapisan udara
KENNELY dan HEAVISIDE dan mempunyai sifat memantulkan gelombang
radio. Suhu udara di sini berkisar 70o C sampai +50o C .

2. Lapisan udara F

Terletak antara 150 400 km. Lapisan ini dinamakan juga lapisan udara
APPLETON.

3. Lapisan udara atom

Pada lapisan ini, benda-benda berada dalam lbentuk atom. Letaknya lapisan ini
antara 400 800 km. Lapisan ini menerima panas langsung dari matahari, dan
diduga suhunya mencapai 1200o C .
e. Ekosfer atau atmosfer luar
Merupakan lapisan atmosfer yang paling tinggi. Pada lapisan ini, kandungan
gas-gas atmosfer sangat rendah.

Batas antara ekosfer (yang pada dasarnya juga adalah batas atmosfer) dengan
angkasa luar tidak jelas.

Daerah yang masih termasuk ekosfer adalah daerah yang masih dapat
dipengaruhi daya gravitasi bumi.

Garis imajiner yang membatasi ekosfer dengan angkasa luar disebut


magnetopause.
Litosfer (1): Struktur Lapisan Bumi
Bumi terdiri dari berbagai lapisan yang secara umum bisa diklasifikasikan
menjadi 3 lapisan (kerak, mantel, inti).
1. Kerak Bumi (Litosfer)
Ketebalannya 30-70 km.
Terdiri atas kerak samudera yang tersusun dari unsur Silisium Magnesium (SiO2
dan MgO) dan kerak benua yang terdiri dari unsur Silisium Alumunium (SiO2
dan Al2O3).
Kerak samudera lebih tipis (hanya 5-10 km) daripada kerak benua (30-50 km)
namun lebih padat sehingga ketika keduanya bertabrakan lempeng samudera
menujam kebawah lempeng benua.

2. Mantel/Selubung Bumi
Ketebalannya 1200 km.
Terdiri dari mantel bawah (mesosfer) dan mantel atas (Astenosfer).

3. Inti Bumi (Barisfer)


Terdiri atas inti dalam (tebalnya 2.700 km, bersuhu 4.500C) dan inti luar (2.000
km, bersuhu 2.200C).
Terdiri dari Nikel dan Ferro (Besi).
2. Mantel Bumi
- yg terdiri dr : a. Mesosfer
b. Astenosfer
c. Lithosfer
a. Mesosfer
- wujudnya padat dg ketebalan 2400 2750 km.
- letaknya di atas centrosfer di bwh astenosfer.
- perbatasan antara mesosfer dan centrosfer tdpt lapisan transisi yaitu kecepatan
gelombang menurun dg tajam.

b. Astenosfer
- wujud lapisan ini agak kental dg ketebalan 100 400 km.
- diduga tempat formasi magma.
- lapisan terjadinya sintesis batuan dan mineral dan krn wujudnya yg tdk padat mk
massa yg di atasnya dpt bergerak (dsr pemikiran lempeng tektonik).

c. Lithosfer
- tebalnya hanya 32 km (tdk sama) berupa benua (tebalnya : 2,2 mil = 8 km dan
pulau2 tempat kita tinggal., sdgkan bag yg tipis (dsr laut tebalnya : 5 mil (3,5 km).
- merupakan bagian vital bg kehdpn manusia.
- terdiri dr 2 lapisan : bag atas terdiri dr Si dan Al dg BJ rata : 2,65
bag bwh terdiri dr Si dan mg dg BJ rata 2,9
Struktur Bumi
1. Inti Bumi (Centrosfer/Barisfer)
- terdiri dr : Inti luar ( tebal 2160 km) dan inti dalam ( tebalnya 1320 km)
- BJ inti bumi : 10,7 terdiri dr Ni dan Fe, lbh berat dr BJ inti luar (2,6) (cair)
- pengaruh panas matahari hanya pd ke dlman 20 m di bwh permukaan bumi,
di bwh 20m temperatur konstan ( krn tdk dipengaruhi o/ panas dan dingin).
- semakin dekat dg inti bumi temperatur mkn tinggi : tiap turun 33m temperatur naik
1C.
Gambar : Penyusun Lapisan Bumi
Semakin ke bawah, temperatur bawah permukaan bumi semakin meningkat atau
semakin panas.
Panas yang berasal dari dalam bumi dihasilkan dari reaksi peluruhan unsur-
unsur radioaktif seperti uranium dan potassium.
Reaksi nuklir yang sama saat ini masih terjadi di matahari dan bintang-bintang
yang tersebar di jagad raya.
Reaksi ini menghasilkan panas hingga jutaan derajat celcius. Permukaan bumi
pada awal terbentuknya juga memiliki panas yang dahsyat.
Namun setelah melewati masa milyaran tahun, temperatur bumi terus menurun
dan saat ini sisa-sisa reaksi nuklir tersebut hanya terdapat dibagian inti bumi
saja.
Pada kedalaman 10.000 meter atau 33.000 feet, energi panas yang dihasilkan bisa
mencapai 50.000 kali dari jumlah energi seluruh cadangan minyak bumi dan gas
alam yang masih tersimpan di dunia. Inilah yang menjadi sumber energi panas
bumi.
3. Kerak Bumi
- terletak di atas lapisan lithosfer dan mrpk lapisan teratas dr permukaan bumi.
- ketebalan rata2 : 10 -50 km ( di atas benua : 20 50 km dan padat : pasir tanah,
abu gn berapi, kerikil, tanah liat dll.
- menurut kejadiannya, batuan dibagi mjd 2 :
a. Batuan beku
- magma yg cair & panas, membeku di dlm /di luar bumi shg t nya turun drastis.
- menurut tempat terjadinya dibg 3 macam :
a1. batuan beku luar : magma panas -cair keluar dr kawah wkt meletus, dg t < .
a2. batuan beku sela : magma yg membeku di jln keluar mnj permukaan bumi.
a3. batuan beku dalam : mrpkn magma yg beku di dlm bumi.

b. Batuan sedimen (endapan)


- angin, air , es mengikis batuan.
- hsl kikisan diendapkan ke tempat lain ( ada yg gembur : misalnya pasir di pantai
dan sungai)dan ada yg mengeras krn tekanan dan waktu dr lapisan atasnya mis :
@ batuan konglomerat ( kumpulan batu kerikil yg menyatu & mengeras)
@ batuan pasir (kump pasir yg menyatu & mengeras).
pengamatan seismologi (hantaran gel gempa bumi), diket lapisan bumi :
- atmosfer ( lapisan yg diselimuti gas/udara)
- hidrosfer ( lapisan yg terdapat lapisan air).
- lithosfer ( lapisan padat yg terdiri dr kulit bumi)
- centrosfer (bagian inti bumi).

. Atmosfer
tebalnya : 3000 mil ( 4.800 Km) dr permukaan laut.
BJ : lapisan bawah : 0,013 semakin kea atas mendekati 0 (nol).
Tekanan udara : berkurang sesuai ketinggian.
Bersifat kompresibel (bisa dimampatkan) : meteor jatuh akan panas, hancur sblm
mencapai permukaan bumi.
Gas yg ada mrpkan campuran dr : N, O2, Argon (Ar), Neon (Ne), CO2, He,
Kr, H (hidrogen), Xe (Xenon), CH4 (metana),
Ozon (O3) dan uap air ( H2 O).
CO2, H2O (sinar matahari + klorofyl) fotosinthesis (pembentukan zat makanan) + O2.
CO2 : - dr hsl pembakaran, pernafasan manusia dan hewan (u/ tumbuhan)
- dpt mengakibatkan efek rumah kaca ( dpt menaikkan suhu permukaan ).

terbagi 3 lapisan : - lapisan terbawah : 10 mil ( 16 km) : troposfer


- Lapisan tengah diatas 10 mil ( 80 km) : stratosfer.
- Lapisan teratas diatas 50 mil : ionosfer.
- Troposfer
@ terletak di daerah Khatulistiwa, menipis hingga hanya 5 mil (80 km).
@ hampir seluruh uap air terdapat di lapisan ini ( hujan, angin, badai salju, awan dsb).
@ suhu semakin ke atas akan turun secara teratur ( naik 100 m , turun rata2 = 0,6 C).
Gejala ini : Lapse rate.
ketinggian 10 mil ( 16 km) temp akan turun scr drastis = 0C, air membeku (salju)
Proses penurunan suhu : sangat sdkt menyerap radiasi gelomb pendek dr mthr
sdgkan permukaan tanah mbrk panas pd troposfer di atasnya ( pertukaran
panas terjadi pd lap bawah semakin tinggi tempat suhu akan turun.
Di atas troposfer ada tropopause : lap pemisah antara troposfer dg stratosfer

- Stratosfer
lapisan diatas tropopause, dr 10 mil ( 16 km) 50 mil ( 80 km) di atas bumi.
Suhu rata2 : 35C

- Ionosfer
- terdapat di lapisan ketinggian 50 mil ( 80 km)
- tekanan udara sangat rendah semua partikel terurai mjd ion-ionnya.
- lapisan ini sangat penting bg manusia terutama dlm komunikasi radio jarak jauh ( lap
ini dapat digunakan sbg lapisan pemantul gelombang radio).

Lapisan bumi yg meliputi : lithpsfer, hidrosfer dan troposfer ( dihuni berbagai makhluk hdp ):
BIOSFER
@ Hidrosfer
- hanya 75% yg menyelimuti bumi, meliputi : samudera, lautan, danau, sungai, air
tanah, es.(di kedua kutub).
- sangat berpengaruh thdp keadaan atmosfer krn air yg menguap akan membtk awan,
hujan yg tjd sepanjang masa siklus air.
- kandungan grm mineral air laut saat ini : 3,5% NaCl ( grm dapur), MgSO4(grm inggris).
Gaya Gravitasi Terresial dari Bumi
Bumi kita ini mempunya gaya gerak atau gaya berat.
Gaya tarik bumi ini dinamakan gaya gravitasi terresial
bumi. Benda di bumi memiliki bobot karena pengaruh
gaya gravitasi tersebut.
Gaya gravitasi terresial inilah yang menahan semua materi
yang ada di bumi serta atmosfernya sehingga tidak hilang
melayang ke alam semesta.
Kutub utara magnet bumi berimpit dengan kutub selatan
geografis bumi. Sebaliknya, kutub selatan magnet bumi
berimpit dengan kutub utara geografis bumi.
g. Pembentukan Benua dan Samudra
Teori Mono Continental ( WEGENER)
- Teori Lempeng Tektonik
- 225 juta th yl. Hanya ada satu benua
- 200 juta th yl. Retak jadi 3 benua:
* Erasia, Afro Amerika, Astro Antartika
- 135 jt th yl: Erasia, Afrika, Amerika, AutroAntartika
- 65 jt th yl:Erasia, Afrika, Amerika, Australia, Antartika

9/21/2017 61
TERBENTUKNYA BENUA DAN SAMUDERA
Terbentuknya Benua dan Samudera
Pembentukan Benua dan Samudera
Teori Wegener.
- Pada 150 juta tahun yang lalu di bumi hanya terdapat 1 benua sgt
besar yang retak kemudian bergeser menjauhi satu sama lain.
- Terbentuklah benua Amerika, Afrika, Asia-Eropa, Australia dan
Antartika. Bagian yang ditinggalkan diisi air Samudera Atlantik.

Bukti lekukan antar benua mirip.


Pergeseran juga terjadi vertikal.
Terbentuknya gunung Himalaya dan Samudera Hindia.

Teori lepasnya bagian massa bumi lalu membentuk bulan, dgn bukti
besarnya lekukan pasifik kira-kira sama dengan massa bulan.
Batuan di bulan serupa dgn batuan di dasar samudera pasifik, yaitu
Silisium dan Magnesium.

Lapisan bumi meliputi litosfer, hidrosfer, dan troposfer yang dihuni


mahluk hidup disebut: BIOSFER.
1. Benua
Awalnya bumi yg mrpk benda alam semeste adalah berpijar mendinginterbentuk
kerak bumi yg keras = kulit bumi = lithosfer.
Bumi bergerak (rotasi) kulit yg br terbentuk mjd retak2 bergeser slg menjauhi.
Teori Wegener 1915 Ahli geografi,Jerman) pd 250 juta th yl terdiri dr satu benua yg sgt bsr
retak saling menjauhi terbentuklah benua2 Amerika, Asia, Eropa, Afrika, Australia
dan Antartika.

Pendapat ini ditunjang oleh kenyataan :


1. sepanjang timur Am-Selatan mempunyai bentuk dan lekukan yg sama (kr2 sama) pada
lekukan di benua Afrika sebelah barat.
2. Lekukan bagian selatan Australia cocok dg tonjolan benua Antartika.
3. Lekukan semenanjung India dan P> Madagaskar cocok dg teluk tg terbentuk antara Afrika
dan Antartika.
4. dr segi geologinya : jenis batuan serta umurnya kira2 sama.

Lempengan2 tsb akan mengalami gerakan horizontal yg menimbulkan : pemisahan benua


( Amerika semakin jauh dr Afrika, Australia makin dekat dg Indonesia).
Gerakan vertikal : desakan lava keluar dr lempengan di Samudera Indonesia anak benua
India semakin terdesak ke utara, tp krn Asia cukup kuat bertahan kerutan bumi = peg.Himalaya
(Plate Tektonic Theory).
Scr alami lempengan mengalaim kerusakan dan pembangunan (putus sambung)
gempa tektonik.

2. Samudera
- Teori Wagener : - pergeseran bagian bumi bersifat vertikal maupun horizontal dan msh
terus berlangsung hingga kini.
- terbentuknya pegunungan Himalaya diiringi dengan tbtknya Samudera
Indonesia ( contoh teori Wagener).
- Teori Tidal :Terbentuknya Samudera Fasifik /Lautan Teduh
krn massa bumi yg msh berupa cairan terlepas dr muka bumi disbbkan
rotasi bumi gaya sentripetal ( gaya menjauhi pusat ) dan gaya tairk benda
angkasa yg lain .
Maka terbentuklah Bulan ( buktinya ):
1. bsrnya lekukan Pasifik kr2 = jl massa dr bulan
2. Jenis Batuan di bulan = batuan Silisium Magnesium yg ada di Samudera Pasifik.
Tenaga eksogen yaitu tenaga yang berasal dari luar bumi. Sifat
umum tenaga eksogen adalah merombak bentuk permukaan bumi
hasil bentukan dari tenaga endogen.
Bukit atau tebing yang terbentuk hasil tenaga endogen terkikis oleh
angin, sehingga dapat mengubah bentuk permukaan bumi.
Secara umum tenaga eksogen berasal dari 3 sumber, yaitu:
Atmosfer, yaitu perubahan suhu dan angin.
Air yaitu bisa berupa aliran air, siraman hujan, hempasan
gelombang laut, gletser, dan sebagainya.
Organisme yaitu berupa jasad renik, tumbuh-tumbuhan, hewan,
dan manusia.
Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi yang
menyebabkan perubahan pada kulit bumi.
Tenaga endogen ini sifatnya membentuk permukaan bumi menjadi tidak
rata.
Mungkin saja di suatu daerah dulunya permukaan bumi rata (datar)
tetapi akibat tenaga endogen ini berubah menjadi gunung, bukit atau
pegunungan.
Pada bagian lain permukaan bumi turun menjadikan adanya lembah
atau jurang. Secara umum tenaga endogen dibagi dalam tiga jenis
yaitu tektonisme, vulkanisme, dan seisme atau gempa.
Tsunami merupakan perpindahan badan air yang disebabkan
oleh perubahan permukaan laut secara vertikal dengan tiba-tiba.
Perubahan permukaan laut tersebut bisa disebabkan antara lain
oleh :
gempa bumi yang berpusat di bawah laut,
letusan gunung berapi bawah laut,
longsor bawah laut,
atau dapat juga karena hantaman meteor dari angkasa yang jatuh
ke laut.
yang mengakibatkan gangguan keseimbangan air yang
berada di atasnya. Hal ini mengakibatkan terjadinya
aliran energi air laut, yang ketika sampai di pantai
menjadi gelombang besar sehingga terjadilah tsunami.
Diastropisme:
Yaitu semua peristiwa yang berhubungan dengan
kekuatan gaya tarik menarik pada bagian kulit muka bumi
sehingga menghasilkan bentuk patahan dan lipatan. Patahan
akan terjadi bila struktur batuan mendapatkan tekanan yang
sangat besar yang melewati batas titik patah batuan,
sedangkan akan terjadi lipatan jika tekanan horizontal saling
bertemu pada suatu titik batuan yang elastis.
Patahan
Patahan dibedakan dalam beberapa bentuk sebagai berikut:
1) Patahan normal yaitu patahan yang arah lempeng batuannya mengalami
penurunan yang mengikuti arah
gaya berat.
2) Patahan reverse yaitu patahan yang arah lempeng batuannya bergerak naik
berlawanan dengan arah gaya
berat.
3) Patahan slip fault yaitu patahan yang dipengaruhi oleh dua tenaga penggerak
lapisan batuan yang saling
bertemu berawanan arah.
Vukanisme
Yaitu peristiwa yang berhubungan dengan keluarnya
magma ke permukaaan bumi. Magma sendiri merupakan
campuran batuan cair pijar, liat, dan sangat panas yang
terdapat pada lapisan kerak bumi. Magma ketika sudah
sampai di permukaan bumi disebut sebagai lava.
SEKIAN
Semoga sukses
Pengertian batuan beku adalah jenis batuan yang terbentuk dari magma yang
mendingin dan mengeras dengan atau tanpa proses kritalisasi baik di bawah
permukaan sebagai batuan instrusif maupun di atas permukaan bumi sebagai
ekstrutif.

Sedangkan batuan belu ekstrusif adalah batuan beku yang terjadi


karena keluarnya magma ke permukaan bumi dan menjadi lava atau
meledak secara dahsyat di atmosfer dan jatuh kembali ke bumi sebagai
batuan.

Batuan beku insteusif atau instrusi atau plutonik adalah batuan beku
yang telah menjadi kristal dari sebuah magma yang meleleh di bawah
permukaan Bumi. Magma yang membeku di bawah tanah sebelum
mereka mencapai permukaan bumi disebut dengan nama pluton.