Anda di halaman 1dari 76

OLEH

Dr. Bambang Marhaendra Djaja, S.Si.,M.E.


Branityo J.G. S.Si
Sylvia D.W. S.Si
Yulianti C.K.W. S.Si.
A MAP MEANS

thousand information
so
Think spatial to be special
Untuk MENGHINDARI kesalahan yang sangat fatal maka perlulah diketahui hal-
hal yang sangat MENDASAR dan SEKECIL apapun dari SUMBER DATA yang
akan dipergunakan , jadi jangan asal bagus dan terlihat benar namun esensinya
adalah hal tersebut SALAH BESAR dan akan menghasilkan hal yang sangat fatal
bagi pengambilan keputusan dan kebijakan

TUGAS KITA HARUSLAH BISA MEMBUAT GAMPANG,


WALAUPUN MEMBUAT GAMPANG TIDAKLAH GAMPANG,
NAMUN JANGAN SEKALI-KALI KITA MENGGAMPANGKAN
( Prof Dr. I Made Sandy Guru Besar Geografi UI)

MARI KITA MULAI


MEMBIASAKAN HAL YANG BENAR
JADI KITA JANGAN
MEMBENARKAN HAL YANG BIASA
SILABUS TRANING DASAR GIS
Oleh : Dr. BAMBANG MARHAENDRA DJAJA SSi., ME.
Universitas Indonesia

Tema Item Keterangan


Dasar-dasar GIS/SIG Pengertian Sistem Informasi Geografis Peserta mendapatkan pengetahuan
Data Spasial mengenai konsep dasar GIS
Format Data Spasial
Vektor
Raster
Sumber Data Spasial
Peta Analog
Data Sistem Penginderaan Jauh
Data Hasil Pengukuran di Lapangan
Data GPS
Pengantar Operasi Membuka Data Spasial atau Peta yang Telah Ada Peserta diperkenalkan dengan konsep
GIS Melihat Data Atribut Sebuah Layer Menggunakan Map Tips opersi dasar proses manajemen data
Penyusunan Layer spasial dasar
Mengaktifkan dan Menonaktifkan Layer
Perbedaan View pada Data Anda
Mengolah Peta
Melihat Atribut Data
Mengaktifkan Map Tips
Mencari Feature dan Membuat Bookmark
Mengukur Jarak dan Membuat Skala
Pengelompokan Layer
Mengubah Tampilan Layer
Mengubah Tampilan dengan Skala
Membuat data Pengertian Digitasi Peta Peserta dapat membuat data spasial
Spasial Metode Digitasi
Menambah Data Gambar
Membuat Layer/Shapefile
Menentukan Sistem Koordinat Shapefile
Digitasi
Snapping
Memulai Digitasi
Menyimpan Hasil Digitasi
Membuat Annotation Sederhana
Membuat Layer Point dari Teks File
Membuat Link ke Database Acces
Data dari Sumber lain (Autocad, mapinfo dll)
Labelling Lanjutan
Pengaturan Advance Simbol Layer untuk Titik

Editing data Spasial Mengedit Data Vektor Peserta dapat melakukan proses
Membuat Setting Snap editing data spasial sesuai dengan
Menambah Feature Linier kebutuhan user
Menambah Feature Titik Menggunakan Koordinat Absolut
Menampilkan Data Menampilkan Data Berdasarkan Kategori Data Atribut Peserta mampu menampilkan hasil
Menampilkan Data dalam Semua Kategori pengolahan data menurut kategori data
Menampilkan Data Berdasarkan Kategori yang Diinginkan
Membuat Layer Transparan
Menampilkan Data dalam Beberapa Kelompok (Class)
Menampilkan Data dengan Gradasi Warna
Menampilkan Data dengan Gradasi Simbol
Menampilkan Data dengan Grafik
Menampilkan Tabel Atribut dan Mengubah Tampilan
Menampilkan Tabel Atribut
Mengubah Atribut Data
Memilih Features
Query data Identifikasi Sebuah Feature Peserta mampu melakukan analisis
Mencari Feature Tertentu sederhana atau dasar dari pekerjaan GIS
Melakukan Query Secara Interaktif
Melakukan Query Spasial
Select By Attributes
Select By Location
Select By Graphics
Query Lanjutan
Membuat Calculated Field
Menggunakan Definition Query
Latihan Tambahan
Pembuatan Point
Membuat Sebuah Joint
Membuat Ringkasan Data
Query Attributes
Membangun Query Spasial
Menampilkan data Menampilkan atau Mengatur Peta Peserta mampu membuat tampilan
Spasial sebagai Mengatur Proyeksi peta sesuai dengan keinginan User
laporan Mengatur Halaman Layout melalui layouting data spasial
Langkah-langkah untuk Menambahkan Koordinat Peta
Langkah-langkah untuk Menambahkan Skala
Langkah-langkah untuk Menambahkan Panah Penunjuk arah
Langkah-langkah untuk Menambahkan Judul Peta
Menambahkan Objek pada Layout
Menambahkan Teks pada Layout
Membuat Extent Rectangle
Langkah-langkah untuk Menambahkan Legenda
Menyimpan Peta
Ekspor peta
Mencetak Peta
GIS ADALAH

GIS sebagai suatu sistem yang berbasis komputer dan


memiliki kemampuan dalam menangani data bereferensi
geografis yaitu penyimpanan data, manajemen data
(penyimpanan dan pemanggilan kembali), manipulasi dan
analisis data, serta keluaran sebagai hasil akhir (output).
Hasil akhirnya dapat dijadikan acuan untuk pengambilan
keputusan.

JADI

GIS itu artinya BUKAN


GAMBARNYA INDAH SEKALI
Pembangunan GIS

Applications
Data

GIS
Software

People
Hardware
Sistem Informasi Geografi

Hal yang harus diperhatikan


dalam membagun SIG :
1.Hardware
2.Software
3.Brainware
4.Data
5.Keorganisasian (team work)
6.Penyajian user friendly

Source : Bobby D.P


Konsep GIS

Secara umum pengertian SIG sebagai berikut:

Suatu komponen yang terdiri dari perangkat keras,


perangkat lunak, data geografis dan sumberdaya manusia
yang bekerja bersama secara efektif untuk memasukan,
menyimpan, memperbaiki, memperbaharui, mengelola,
memanipulasi, mengintegrasikan, menganalisa dan
menampilkan data dalam suatu informasi berbasis
geografis .
Sistem Informasi Geografi

Sistem Informasi Geografis (SIG)


Basis data spasial Keluaran
Data masukan (input) (output)
peta, foto udara, data peta, laporan,
statistik, tabel, dsb gambar 3D, dsb
Sistem Pengelolaan Basis Data
Penyimpanan Manipulasi
(storage) Analisis
Pemodelan
(modeling)

Source : Albertus

sebuah sistem informasi yang didesain untuk mengatur, menyimpan, menganalisis dan menyajikan data/informasi
geografis (spasial) dengan stand alone dan network
Tujuan

diharapkan dapat:

Mengetahui sumber data spasial dan non


spasial

Mengetahui bagaimana koleksi data

Mengetahui integrasi beberapa data

Melakukan pengolahan dan analisis sesuai


dengan kebutuhan

Menyajjikan hasil survey dengan akurat dan


benar
Program

Monitoring

Baseline Tools

Spasial Tabular GIS


Bagaimana Cara Belajar GIS

SENANG
TIDAK CEPAT
PUAS ATAU
BOSAN

SEMANGAT

TERUS BERLATIH
Semangat
Kerjasama/ Teamwork
Fokus
Bagaimana survey lapang yang benar

Lakukan pengamatan objek Catat, Rekam dan Terintegrasi, mudah


dengan Teliti dan benar masukkan data dipahami & aplikatif
Inputing Data dalam Format Spasial

Telliti hasil Survei Kompilasi hasil survei dengan Masukkan data dengan cermat dan
dengan benar kebutuhan kajian teliti

Hasil sempurna

Hasil tidak sempurna

Pengolahan data
Analisis data
Tahapan Kerja GIS

DATA PROSES OUTPUT


Keuntungan Menggunakan GIS

Memudahkan didalam pemutakhiran data ataupun editing

Efektif dan efisien didalam mendukung pekerjaan

Menghemat waktu

Data dapat selalu up to date

Data terintegrasi secara menyeluruh

Dapat menyimpan data-data spatial dan tabular sehingga


mudah untuk divisualisasikan

Dapat selalu dikembangan dan customizing sesuai dengan


kebutuhan

Kemudahan dalam pengambilan keputusan atau Spatial


Decision Support System (SDSS)
Data Spasial

Sebuah data yang berorientasi geografis, memiliki sistem


koordinat tertentu sebagai dasar referensinya dan
mempunyai dua bagian penting yang membuatnya berbeda
dari data lain, yaitu informasi lokasi (spasial) : berkaitan
dengan suatu koordinat (koordinat geografi (lintang dan
bujur) dan koordinat XYZ, proyeksi, datum dan informasi
deskriptif (attribute) : informasi non spasial
Jenis Data dalam GIS
Jenis Data Spasial

RASTER IMAGE VEKTOR


Jenis Data Spasial
Jenis Data Spasial
Penyusunan Basis Data Spasial
Persiapan Data Spasial
Peta Dasar
Digitasi/Konversi Data
Dan
Peta Tematik

Topologi

Editing/Verifikasi

Tidak
Sumber Data
Uji Ketelitian
Primer & Sekunder

Transformasi

Mapjoin

Clipping

Coding

Link Database

Layout Desain

Peta Siap Dianalisis


Quality Control
dan Siap Cetak
Software GIS
Geo-Spatial Database Concept

1 DaerahLuas ID
Menteng 250 4
Tebet 200 5
Sunter 150 6

Relational
Structure
ID Jenis ATM
5 Mukim ada
5 Kantor ada
5 Sekolah tidak
one to many
relation

GEO-SPATIAL DATABASE TEXTUAL (ATTRIBUTE) DATABASE


(Topological Data Structure) (Relational Data Structure)
Metode Pengambilan Data Spasial
Pengambilan data menggunakan LIDAR
Tahapan Survey Lapang
Isi data survey untuk GIS
Penggunaan alat ukur dengan
ketelitian dan presisi yang tinggi
Data (geo)-spasial (peta) &
Proses pengambilan keputusan

REAL WORLD - 1
Pengukuran/pengu
mpulan data
Data
Sumber
Tindaka Data masukan
n
REAL WORLD - 2

Manjemen
Data

Pengguna Informasi
untuk
Pengambilan
Keputusan
Analisis
Pemilihan Data
& Analysis
Fungsi Data Spatial

Pendekatan keruangan (spatial) merupakan salah


satu pendekatan yang dapat digunakan untuk
mengintegrasikan berbagai aspek; baik aspek fisik
maupun aspek aktifitas kota. Di dalam
mengintegrasikan aspek-aspek tersebut, sudah
sepatutnya kita menggunakan suatu sistem
informasi agar usaha untuk memetakan dan
memberikan pelayanan informasi detil mengenai
suatu permasalahan dapat diketahui secara tepat,
cepat dan akurat.
Proses Aplikasi GIS
Gambar Perencanaan Pengembangan SIG secara umum
Membaca Peta

Beberapa hal yang perlu diperhatikan :

Skala peta, erat kaitanya dengan ukuran


geometri bumi, misalnya perbandingan jarak di
lapangan dengan jarak di peta.

Simbol, merupakan penggambaran dari


kenampakan yang ada di permukaan bumi.

Arah Utara, panduan arah ke target Utara di


peta dan dipakai sebagai penunjuk arah ke utara
bila kita berada di lapangan.
Skala Peta

Jarak merupakan bagian penting dalam hal hubungan spasial diantara unsur-unsur geografik. Jarak sering
perlu diketahui/dihitung.
Untuk mengetahui ukuran (jarak) di peta haruslah diketahui perbandingan jarak di peta dengan jarak di
lapangan (real world).
Perbandingan jarak di peta dengan jarak di lapangan didefinisikan sebagai skala peta.

perbandingan angka --- 1:100.000

kesamaan nilai --- 1 cm sama dengan 100.000 Cm

0 5 10 15 20 25 km
grafis

Pada sistem digital skala ini terkait dengan resolusi yaitu kepadatan informasi unit satuan luas tertentu.
Meskipun pada sistem digital secara visual peta adalah scale-less, namun kulitas informasi (mis. Ketelitian
geometrik) tetap terkait dengan resolusi data pada saat dilakukan pengukuran (acquisition).
Skala Peta

Skala peta adalah angka perbandingan antara jarak dua titik di atas peta dengan jarak tertentu di
permukaan bumi.

Ada dua (2) cara menyatakan skala pada peta, yaitu:

Cara numerik atau angka, misalnya 1:25.000, 1:50.000, 1:100.000, dan lainnya.

Andaikan kita mengukur jarak = 3 cm di peta skala 1:50.000, ini berarti jarak di lapangan adalah:

3 cm peta = 3 x 50.000 cm atau 150.000 cm atau

= 1500 meter = 1,5 Km di lapangan

Skala Peta Jarak 1 cm di peta mewakili jarak horizontal di lapangan


1:10.000 100 meter

1:25.000 250 meter = Km

1:50.000 500 meter = Km

1:100.000 1.000 meter = 1 Km

1:250.000 2.500 meter = 2 Km


Sistem Proyeksi/Koordinat

0
o
equator
0
o

Posisi suatu unsur geografik di permukaan bumi dapat dinyatakan oleh nilai lintang
(latitude) dan bujur (longitude) unsur tersebut dengan unit satuan derajat.

Selain itu dapat juga dinyatakan dalam sistem proyeksi peta; mis. Mercator, Transvers
Mercator, dll.
Sistem
SISTEM
Proyeksi/Koordinat
PROYEKSI/KOORDINAT

Yang dipakai di
Indonesia

o 0
o
equator
0

Indonesia menganut sistem proyeksi Tranvers Mercator (TM 6o) dengan sistem koordinat
UTM (Universal Tranvers Mercator).
Sistem
SISTEM
Proyeksi Universal
PROYEKSI/KOORDINAT

Dalam sistem UTM dikenal adanya sistem pembagian zona koordinat. Setiap zona
mempunyai lebar 6o sepanjang garis Bujur.

96 102 108 114 120 126 132 138

UTM ZONE 47 UTM ZONE 48 UTM ZONE 49 UTM ZONE 50 UTM ZONE 51 UTM ZONE 52 UTM ZONE 53
6 6

0 0

6 6

96 102 108 114 120 126 132 138


One map policy
Why one map policy

Un standarrize standartize
DAMPAK JIKA TIDAK DALAM FORMAT ONE MAP POLICY
DAMPAK JIKA TIDAK DALAM FORMAT ONE MAP POLICY
DAMPAK JIKA TIDAK DALAM FORMAT ONE MAP POLICY
DAMPAK JIKA TIDAK DALAM FORMAT ONE MAP POLICY
Geographics information system (gis) in supporting geospatial
for one map policy
Cartography in layout of map
Penggabungan Data Spasial Dan Tekstual

Nomor Bidang Joint database ke


data spasial bidang

BASIS DATA DIGITAL


Database Kepemilikan

RW 08
The role of geospatial

source: BIG
Contoh Foto Udara & Peta Garis
Remote sensing / Penginderaan jauh

Apa penginderaan jauh ? Penginderaan jauh adalah ilmu dan teknologi pengumpulan informasi
tentang permukaan bumi berdasarkan perekaman enerji pantul dan pancaran obyek, pemrosesan,
analisis dan pengaplikasian informasi tersebut.

D
A
H
E

B G
B

F
C
(A) Sumber enerji atau iluminasi (E) Transmisi, penerimaan dan pengolahan
(B) Radiasi dan atmosfer (F) Stasiun bumi dan penyimpanan data
(C) Interaksi dengan obyek (G) Interpretasi dan analisis
(D) Perekaman enerji oleh sensor (H) Aplikasi Source : Wikantika
Contoh citra satelit

Citra satelit LANDSAT


Resolusi 30 meter

Citra satelit ASTER JAPAN


Resolusi 15 meter

Citra satelit SPOT FRANCE


Resolusi 5 meter
Contoh citra satelit

QUICKBIRD USA Resolusi 60 cm


Source : Wikantika
Contoh : PENGGUNAAN SUMBER DATA YANG SALAH
DAN DIKOREKSI DENGAN SURVEY YANG BENAR

Apa yang SALAH dari hasil survey pada peta ini?


Apa Benar puskeskel ini di tengah hutan?
Matur suwun
Contoh Data Foto Lidar
True color and high resolution
Foto
Foto
3D - DTM
3D - Foto
3D DTM - Kontur
Counting Trees perkebunan kelapa sawit
Overlay Kontur - Foto