Anda di halaman 1dari 35

PELATIHAN SISTEM

INFORMASI
GEOGRAFIS - DASAR

OLEH :
DR. BAMBANG MARHAENDRA DJAJA, S.SI., M.E.
BRANITYO JATI GUMILANG, S.SI.
SYLVIA D.W., S.SI.
YULIANTI NURKHAIRANI K.W.S.SI
OUTLINE
Pengantar ArcGIS
Memasukkan data spasial (Data Vektor dan Data Raster)
Melakukan editing data spasial
Georeferencing
Memasukkan data koordinat dari Excel ke ArcGIS
Melakukan konversi data spasial
PENGANTAR ARCGIS
ArcGIS adalah salah satu software yang
dikembangkan oleh ESRI (Environtment
Science & ResearchInstitute) yang
merupakan kompilasi fungsi-fungsi dari
berbagai macam software GIS yang
berbeda seperti GIS desktop, server
dan GIS berbasis web.
EMPAT APLIKASI DASAR ARCGIS

ArcMap
ArcCatalog
ArcGlobe
ArcScene
Untuk memulai ArcMap Start All Program ArcGIS ArcMap
Pada saat ArcMap dijalankan akan
muncul kotak dialog ArcMap Getting
Started yang akan memberikan pilihan
untuk memulai sebuah sesi pekerjaan

New Maps Blank Maps (membuka project


baru)
New Maps Templates (membuka format
yang telah disediakan atau Existing Maps
(membuka sebuah project yang telah dibuat
sebelumnya)
Menu dan
standard toolbar

Daftar layer
peta Tampilan Layout
Peta

Catalog windows
Daftar Layer Peta (Table Of
Contents/TOC) : memuat layer-layer
yang digunakan dalam project. TOC bisa
1 2 3 4 5 berisi berbagai macam format data
(shapefile, geodatabase, tabel dbf, dwg,
dxf, txt, image, dll).

1. List by drawing order : urutan tampilan di data frame


2. List by source : urutan menurut lokasi data file komputer
3. List by visibility : urutan menurut ditampilkan atau tidak
4. List be selection : urutan dan aturan seleksi & selectability
5. Option :untuk mengubah tampilan TOC
a. Zoom in Untuk perbesaran sekali dengan menempatkan posisi kursor sebagai titik sentral
b. Zoom out Untuk perkecilan sekali dengan menempatkan posisi kursor sebagai titik sentral
c. Pan Untuk menggeser-geser peta, dengan mengklik kiri dan menggeser pointer kearah yang diinginkan
d. Full Extent Memperlihatkan seluruhtampilan peta atau view pada layar
e. Fixed Zoom In Zoom in ke titik tengah view dengan besaran zoom 80% dari zoom semula
f. Fixed Zoom Out Zoom out ke titik tengah view dengan besaran zoom 125% dari zoom semula
g. Back Untuk kembali pada tampilan sebelumnya
h. Forward Untuk menuju tampilan selanjutnya
i. Select Features Digunakan untuk memilih features yang dinginkan
j. Clear Selected Features Untuk mebersihkan/menghilangkanseleksi pada features yang terseleksi
k. Select Element Digunakan untuk memilih object grafik seperti garis, titik, label atau arah utara dan lainnya, dengan
mengunakan tool ini bias dilakukan pengubahan ukuran menggambar dan menghapus objek tersebut
l. Identify Untuk menampilkan informasi mengenai features yang dipilih
m. Measure Untuk mengukur jarak pada peta, jarak akan muncul sebagai panjang dari segment garis pada status bar
n. Find Untuk mencari informasi yang terdapat pada suatu feature digunakan untuk mencari berdasarkan informasi
tertentu
Catalog Windows yang digunakan untuk mengatur
dan mengelola berbagai jenis informasi geografis,
misalnya, data, peta, dan hasil proyek GIS Anda saat
ini yang Anda bekerja dengan di ArcGIS.

Catalog Windows menyediakan tampilan treeview file


folder dan geodatabases. Folder file yang digunakan
untuk mengatur dokumen ArcGIS dan file
MEMASUKKAN DATA SPASIAL
(DATA VEKTOR DAN DATA RASTER)
Untuk memasukkan data spasial
(raster dan vector), klik pada add data
di menu bar

Kemudian pilih connect to folder


untuk menghubungkan ke tempat
folder dimana kita menyimpa file data
spasial
Masukkan data spasial (vector) dengan
mengklik tiap data da klik add.
Masing-masing data dimasukkan untuk
data vector garis (jalan), area
(penggunaan lahan dan kecamatan)
dan titik (fasilitas kesehatan,
pendidikan dan sarana ibadah
Pengaturan warna Tampilan data spasial
dan bentuk symbol (vector) yang sudah
dilakukan pada dimasukkan ke dalam
properties tiap layer layer
Tampilan data spasial
(raster) yang sudah
dimasukkan ke dalam
layer
EDITING ATRIBUT DATA
SPASIAL
Untuk melakukan editing atribut, arahkan ke
layer yang akan di edit kemudian klik kanan
pada salah satu layer kemudian pilih open
attribute table.
Dalam melakukan editing jangan lupa untuk
start editing pada menu editor di menu bar
Data pada atribut sudah
dapat di edit dan di ganti
sesuai dengan
kebutuhan
Untuk menambah field/kolom baru pada atribut table dapat dilakukan dengan mengklik
table options di pojok kiri atas kemudian add field. Perhatikan sebelum menambah field,
kondisi editor harus sedang tidak pada kondisi start editing. Kemudian isi field sesuai
kebutuhan, bias menambahkan field text/angka
GEOREFERENCING
Georeferencing (Registrasi Citra) adalah proses penempatan objek berupa raster atau
image yang belum mempunyai acuan system koordinat ke dalam system koordinat dan
proyeksi tertentu.

Secara umum tahapan georeferencing (dengan menggunakan ArcMap) pada data


raster adalah sbb:
Tambahkan data raster yang akan ditempatkan pada system koordinat dan proyeksi
tertentu.
Tambahkan titik control pada data raster yang dijadikan sebagai titik ikat dan
diketahui nilai koordinatnya.
Simpan informasi georeferensi jika pengikatan obyek ke georeference sudah
dianggap benar.
Citra belum terkoreksi tahun 2003

Citra terkoreksi tahun 2015


2 View Link Table
1
Add control points pada layer
Ubah georeferencing layer
Bandung 2003 ke layer Bandung
menjadi layer Bandung 2003
2015

Control Points yang dibuat pada citra minimal harus 4 titik dan tersebar. Titik acuan ini
yang akan menyamakan citra yang satu dengan citra lainnya. Objek yang bisa dijadikan
titik acuan/control points misalnya perempatan jalan, pertigaan jalan, bangunan unik
(masjid, gedung tinggi), lapangan dan lainnya.
Bila sudah terbentuk 4 titik acuan, lihat pada view link table di menu georeferencing dan
pastikan total RMS Errornya tidak melebihi 0,5
1
2 Hasil penampalan citra tahun 2003 yang
belum terkoreksi dengan citra tahun
2015 yang sudah terkoreksi.
Dari 4 titik acuan yang sudah dibuat,
nilai RMS Error yang dihasilkan sebesar
4 3 0,000173131. Berarti tingkat
kesalahannya kecil dan bisa dijadikan
acuan
Jika telah selesai georeferencing jangan
lupa untuk di update georeferencing
agar citra yang belum terkoreksi sudah
memiliki koordinat yang sesuai
Penambahan titik
acuan/control
points pada peta
analog
Penambahan titik acuan pada
peta analog disesuaikan dengan
titik koordinat yang tertera pada
tiap sudut peta.
Kemudian klik kiri dan langsung
klik kanan agar dapat mengisi
control points
Peta analog dan
citra sudah saling
menampal dan bila
sudah selesai
dapat di update
georeferencing
MEMASUKKAN DATA KOORDINAT
DARI EXCEL KE ARCGIS
Konversi koordinat DMS menjadi Decimal Degree agar
dapat dimasukkan ke dalam ArcGIS
Kemudian save file excel dengan type excel workbook
97 - 2003

Masukkan file excel dengan add data pada


ArcGIS kemudian export data agar menjadi
shapefile
KONVERSI DATA
KMZ/KML LAYER/shp

Konversi data dilakukan agar data spasial yang digunakan


kompatibel dengan software yang digunakan
Untuk mengubah format data kml/kmz menjadi
layer dapat menggunakan tools KML to Layer
yang terdapat pada ArcToolbox atau melalui
menu Search
Data hasil konversi dari
KML/KMZ menjadi Layer. Data
yang sudah di konversi sudah
dapat dibuka di ArcGIS dan
dapat dilakukan pengolahan