Anda di halaman 1dari 49

Standar Baku Penatalaksanaan

Karsinoma Esofagogastric Junction

ELN
Esofagogastric junction (EGJ) adalah daerah di
mana mucosa esophagus yang dilapisi epitel
squamous berakhir dan mucosa gaster yang
dilapisi epitel columnar berawal.
Karsinoma esofagogastric junction
(Ca EGJ)
Tumor ganas di mana garis tengahnya berada
dia antara 5 cm proksimal dan distal kardia

(Annals of Surgery 2000)


Klasifikasi Siewert
Tipe 1: adenocarcinoma esophagus distal
Biasanya tumbuh dari daerah dengan metaplasia
esophagus (Barretts esophagus) dan
menginfiltrasi EGJ dari atas
Tipe 2: carcinoma cardia
Tumbuh dari epitel cardia atau metaplasia short
segment pada EGJ
Tipe 3: carcinoma gaster subcardial
Menginfiltrasi EGJ dan esophagus distal dari bawah
(From Siewert JR, Stein HJ: Carcinoma of the cardia: Carcinoma of the
gastroesophageal junctionclassification, pathology and extent of resection.
Dis Esoph 9:173182, 1996.)
Japanese classification
(Nishis classification)

Menurut klasifikasi ini, kanker esofagogastric


junction didefinisikan sebagai tumor di mana
garis tengah tumor terletak antara 2 cm
proksimal dan distal dari esopfagogastric
junction secara histologist

(Nishi, 1973)
Walter Reed Army Medical Center
Washington DC 1999
Dari 47 pasien dengan SIM EGJ, 2 di antaranya
memiliki dysplasia low grade dan pada satu
pasien satu nodule pada EGJ terdiagnosa
sebagai adenocarcinoma. Dari 67 pasien
dengan SSBE, 4 pasien memiliki dysplasia dan
1 pasien dengan gejala klinis berupa disfagia
memiliki tumor yang terdiagnosa
adenocarcinoma. Dari 40 pasien dengan LSBE,
2 di antaranya memiliki dysplasia, satu low
grade dan satu high grade, dan 2 lagi memiliki
tumor yang telah dikonfirmasi sebagai tumor
ganas
Gambaran klinis
Disfagia
odinofagia.
Regurgitasi cukup sering didapatkan bila
massa menyebabkan obstruksi esophagus.
Penurunan berat badan biasanya
berhubungan dengan menurunnya intake, dan
pada kanker stadium lanjut juga berhubungan
dengan toksisitas tumornya.
pemeriksaan fisik
tidak didapatkan kelainan.
Pada kasus stadium lanjut bisa didapatkan
pembesaran kelenjar getah bening pada
perabaan di daerah supraclavicula atau colli
Barrium swallow
berguna untuk mengevaluasi topografi yang
berkaitan dengan struktur penting di rongga
thorax dan memudahkan identifikasi level
tumor terhadap carina, mengingat
hubungannya dengan kepentingan terapi,
terutama akses pembedahan.
biasanya menunjukkan gambaran massa
dengan tepi ireguler.
Endoscopy
Endoscopy dapat memberikan gambaran
visual secara langsung terhadap tumor dan
memungkinkan kita melakukan biopsy.
Japanese macroscopic classification
Secara histologist, mayoritas karsinoma GEJ
berdiferensiasi baik dan berbentuk tubular
adenocarcinoma (93%). Sebagian kecil berupa
papillary adenocarcinoma (1%), mucinous
carcinoma (1%), dan signet ring cells
carcinoma (5%)
Staging yang dipakai adalah berdasarkan
American Joint Committee on Cancer (AJCC)
Cancer Staging Manual 7th edition
Persiapan preoperasi yang hati-hati sama
pentingnya dengan teknik operasi dalam
mencapai hasil yang baik
Perawatan anestetik dan post operasi yang
baik, disertai dengan teknik operasi yang tepat
dapat menurunkan komplikasi perioperatif
sampai 3-5% dan morbiditas sampai 60%.12

12. Nishi M, Kajisa T, Akune T, et al. Cardia cancer proposal of


cancer in the esophagogastric junction (in Japanese). Geka
Shinryo (Surgical Diagnosis and Treatment) 1973;15:1328-38
Persiapan operasi
staging yang adekuat
mengevaluasi kondisi umum pasien
mempertimbangkan teknik reseksi dan
rekonstruksi
mengedukasi pasien untuk perubahan post
operasi yang akan berlangsung untuk jangka
panjang dan mempengaruhi diet dan gaya
hidupnya.
Evaluasi kondisi umum pasien
Umur : di atas 70 tahun hasil buruk
faal paru : operasi yang melibatkan dua
rongga, keterlibatan limfatik, kerusakan otot
pernapasan, penempatan conduit di rongga
thorax, dan cedera nervus laryngeus recurrens
fungsi jantung : aritmia atrial adalah
komplikasi yang cukup sering
status nutrisi : Penurunan berat badan severe
didefinisikan sebagai penurunan lebih dari 1%
dalam waktu 1 minggu, lebih dari 5% dalam
waktu 1 bulan, lebih dari 7,5% dalam waktu 3
bulan, dan lebih dari 10% dalam waktu 6
bulan

Donington JS. Preoperative preparation for esophageal surgery.


Thorac Surg Clin 15 (2005) 277-285
Kriteria resektabel
Tumor T1a, yaitu tumor yang melibatkan
mucosa tapi tidak menginvasi submucosa,
dipertimbangkan untuk esofagectomy
Tumor di submucosa (T1b) atau lebih dalam
dapat dilakukan esofagektomi.
Tumor T1-T3 resektabel, walaupun ada
metastase KGB Regional (N+)
Tumor T4 dengan keterlibatan pericardium,
pleura, atau diafragma dimasukkan
resektabel.
Kriteria unresectable

Tumor T4 dengan keterlibatan jantung,


pembuluh darah besar, trachea, hepar,
pancreas, paru, dan lien termasuk
unresectable
Metastase KGB Multi station
Pasien dengan metastase KGB Supraclavicula
Pasien dengan metastase jauh (stadium 4)
Pemilihan teknik operasi
Secara umum, esofagektomi radikal dengan
reseksi gaster proksimal en bloc
transmediastinal atau trans thoracal
merupakan prosedur pilihan pada pasien
dengan Siewert tipe 1
Pemilihan teknik operasi
Pada pasien dengan Siewert tipe 2 dan 3,
teknik untuk mencapai reseksi komplit tumor
dengan melakukan gastrektomi extended
dengan reseksi transhiatal dari esophagus
distal.
Lymphadenectomy
Untuk tumor pada 1/3 distal esophagus dan
GEJ, limfadenektomi two field merupakan
suatu keharusan.
Rekonstruksi
Rekonstruksi setelah esofagektomi
transmediastinal atau transthoracic dilakukan
dengan pipa lambung ukuran kecil atau
interposisi colon dan anastomosis servikal
atau intrathoracal tinggi
Rekonstruksi
Esofagojejunostomy end to side dilakukan
dengan circular stapler dan diversi bile Roux
en Y adalah prosedur rekonstruksi pilihan
setelah total gastrectomy extended
Kemoterapi
MRC melakukan penelitian yang dinamakan
MAGIC Trial untuk membandingkan survival
rate antara pasien yang diberi terapi
pembedahan saja dengan kemoterapi
perioperatif cisplatin based dan pembedahan.
Hasilnya didapatkan perbaikan survival
sebanyak 13% dalam waktu 5 tahun pada
pasien yang mendapat kemoterapi
Didapatkan efek downsizing yang signifikan
pada kemoterapi preoperative, sehingga dapat
disimpulkan bahwa terdapat peningkatan
survival sampai 15%
guideline National Comprehensive
Cancer Network (NCCN)

Docetaxel Cisplatin 5FU (DCF)


Docetaxel 75 mg/m2 IV Cisplatin 75 mg/m2 IV
Hari pertama, 5FU 1000 mg/m2 IV Kontinu
selama 24 jam hari pertama sampai kelima.
Siklus tiap 28 hari
Guideline European Society of Medical
Oncology (ESMO)
Regimen yang digunakan adalah Oxaliplatin
5FU atau Carboplatin Paclitaxel
Japanese guidelines
5FU 400 mg/m2 selama hari pertama sampai
kelima, 8-12, 36-40, dan 43-46, serta Cisplatin
40 mg/m2 pada hari pertama, kedelapan, 36,
dan 43
Radioterapi
Radioterapi yang dikombinasikan dengan
pembedahan dan kemoterapi terbukti
meningkatkan hasil akhir
Prognosis
Ca EGJ merupakan penyakit yang agresif
dengan prognosis buruk. Meskipun
pembedahan merupakan modalitas utama
untuk penyembuhan pasien, mayoritas pasien
kembali dengan tumor rekuren dan meninggal
dalam waktu 2 tahun setelah operasi
five year survival rate untuk adenocarcinoma
GEJ sekitar 30%
Dengan adanya kelenjar getah bening intra
thoracal, five year survival rate menjadi 10%
Terima kasih