Anda di halaman 1dari 61

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

3.1 Menganalisis 3.1 Melakukan Analisis


Lingkungan Bisnis Lingkungan Bisnis
RUANG LINGKUP DAN
TUJUAN BISNIS &
PENGELOLAAN USAHA
PENGERTIAN dan RUANG LINGKUP BISNIS

a. PENGERTIAN BISNIS
Menurut Hughes dan Kapoor:
Business is:
1. The organized effort of individuals
2. To produce and sell for a profit
3. The goods and service
4. That satisfy societys needs
Menurut Brown and Pretello
Business is:
1. An institution which Produces goods and service Demanded by
people
Pengertian Bisnis
Hughes dan Kapoor mengemukakan
bahwa bisnis ialah suatu kegiatan usaha
individu yang terorganisasi untuk
menghasilkan dan menjual barang dan
jasa guna mendapatkan keuntungan guna
memenuhi kebutuhan masyarakat.
Brown dan Petrello (1976)
mengemukakan bahwa bisnis ialah suatu
lembaga yang menghasilkan barang dan
jasa yang dibutuhkan masyarakat.
Pengertian bisnis
Bisnis berasal dari kata business/busy yang berarti sibuk. Sibuk
mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan
keuntungan. Suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada
konsumen atau bisnis lainnya.
Bisnis dalam arti luas adalah istilah umum yang menggambarkan
semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang dan jasa
untuk memuaskan kebutuhan masyarakat.
Business is then simply a system that produces goods and service to
satisfy the needs of our society bisnis merupakan sistem secara
sederhana yang memproduksi barang dan jasa untuk memenuhi
kebutuhan masyarakat. (Huat, T Chwee, 1990)
Bisnis merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang atau
jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. (Griffin &
Ebert)
b. PERANAN PENTING BISNIS
1. Bisnis yang berorientasi pada laba
Tujuan Utama Bisnis
Untuk memenuhi kebutuhan (needs) keinginan (wants)
manusia
Tujuan Lain
Untuk memperoleh keuntungan (laba/profit)
Berani memikul resiko menanam modal dalam kegiatan bisnis
2. Bisnis yang tidak mengejar keuntungan (laba)
Tujuan Utama Pelayanan
Tujuan Lain Adanya sumber dana untuk menjaga
kelangsungan bisnis/usahanya
Ex: bisnis kantor pemerintah yg memberikan layanan jasa utk
masyarakat, bisnis RS pemerintah, bisnis yg dilakukan oleh yayasan
amal dan sosial spt. Pemadam kebakaran.
RUANG LINGKUP BISNIS
Bisnis adalah semua aspek kegiatan untuk menyalurkan barang-
barang melalui saluran yang produktif dari membeli bahan mentah
sampai dengan menjual barang jadi.
Kegiatan bisnis meliputi:
Perdagangan
Pengangkutan
Penyimpanan
Pembelanjaan
Pemberian informasi, dll
QUIS
Jawablah pertanyaan berikut ini pada buku latihan
kalian.
Jelaskan 5 perbedaan antara bisnis yang berorientasi
pada laba dengan bisnis yang tidak berorientasi pada
laba ditinjau dari :
1. Subjek/orang yang mendirikan bisnis tersebut,
2. Bentuk usaha yang dijalankan,
3. Tujuan pendirian usaha,
4. Bentuk pelayanan,
5. Sumber dana/permodalan
SEJARAH PERKEMBANGAN
BISNIS
Dimulai dengan :
Kegiatan bisnis sebelumnya terbatas pada
bidang yang sangat kecil (lingkungan
keluarga & kelompok keluarga)
Terjadi Revolusi industri
Muncul penggunaan teknologi dan tenaga
kerja yang menerima upah
Ekonomi bertambah pesat dan muncul
kegiatan perdagangan
MENGAPA BISNIS
PENTING?
Alasannya karena bisnis secara umum:
diperlukan untuk memenuhi kebutuhan
dan keinginan (needs & wants) manusia.
Bertujuan untuk memperoleh keuntungan.
USAHA Bisnis
Bergerak dalam bidang memenuhi
kebutuhan konsumen akan barang dan
jasa. Usaha Bisnis ini ialah
memproduksi barang dan jasa dan
dapat pula berbentuk usaha jasa.
Persaingan Yang Sehat Akan
Menimbulkan Keuntungan, yaitu :
1. Harga bagi konsumen bisa lebih
rendah
2. Bisnis berusaha meningkatkan
pelayanan bagi konsumen
3. Bisnis berusaha menciptakan barang
baru dan dengan mutu yang baik
4. Menghilangkan bisnis yang tidak
mampu bekerja secara efisien dan
yang memboroskan sumber daya
Laba sangat penting baik bagi
bisnis sendiri maupun bagi
pemerintah, yaitu :
1. Laba menjadi tujuan dari kegiatan bisnis
2. Laba adalah sebagai intensif atau
pendorong untuk bekerja lebih efisien
3. Laba yang dicapai merupakan ukuran
standar perbandingan dengan bisnis
lainnya
4. Laba akan merupakan penghasilan bagi
pemerintah maupun diri sendiri
DISKUSIKAN DALAM KELOMPOK, 1
KELOMPOK 5-6 ORANG
JAWABLAH, PERTANYAAN BERIKUT :
1. Lihat lingkungan sekitar kalian, bagaimana kondisi ekonomi
masyarakat yang ada di sekitar rumah kalian ?
2. Peluang bisnis apa yang dapat kalian buka, contohnya :
a. bisnis pulsa,
b. bisnis kue, dll.
3. Seberapa besar modal yang kalian butuhkan, dan dari mana
sumber modal tersebut kalian peroleh ?
4. Apa yang kalian lakukan jika :
a. usaha yang kalian buat sudah ada yang sama di tempat
kalian?
b. ada orang lain (baru) yang membuka usaha yang sama
dengan kalian ?
5. Strategi apa yang akan kalian lakukan untuk memasarkan
atau memperkenalkan usaha kalian tersebut ?
1. Pengertian dan
macam lingkungan
bisnis

2. Faktor ekonomi
pengaruhi kinerja bisnis
Lingkungan
bisnis dan
ekonomi 3. Faktor yang
mempengaruhi harga
pasar

4. Pengaruh kebijakan
moneter dan fiskal pada
kondisi ekonomi
1. Lingkungan Mikro
Bisnis

2. Lingkungan Makro
Bisnis
Macam2
Lingkungan
Bisnis
3. Lingkungan
Demografis

4. Lingkungan Ekonomi
Elemen Aksi Langsung
Elemen Aksi Langsung A. Pengertian lingkungan bisnis
Elemen Aksi Langsung

Lingkungan bisnis adalah keseluruhan hal-hal


mengenai keadaan internal maupun eksternal
yang berpengaruh terhadap Bisnis.

macam

a. Direct b.In-Direct Action


Action Elements (Unsur
Elements Aksi Tidak
(Elemen Aksi Langsung)
Langsung)
Kajian Konsep Lingkungan Bisnis

Wilson (1992) mengemukakan bahwa lingkungan bisnis


memiliki tiga konsep yang luas:
1. Fakta objektif realitas yang diukur dan didefinisikan.
2. Fakta subjektif merupakan karakteristik khusus
tergantung dari interprestasi dan persepsi individu.
3. Pembagian antara organisasi dan lingkungan tidak jelas,
dan lingkungan tercipta dan didefinisikan oleh individu.

Lingkungan Bisnis terdiri dari semua pelaku dan kekuatan


yang mempengaruhi kemampuan Bisnis untuk melakukan
transaksi bisnis secara efektif dengan pasar sasarannya.
Bisnis harus terus mengamati dan mengelola lingkungan
Bisnis untuk mencari peluang dan mencegah ancaman.
28
1. Lingkungan Mikro Bisnis
Lingkungan mikro Bisnis terdiri dari pelaku lain yang dekat
dengan Bisnis dan bergabung untuk membentuk jaringan
penghantar nilai Bisnis atau mempengaruhi kemampuannya
untuk melayani pelanggannya.
Lingkungan mikro : faktor lingkungan yang berdampak
langsung terhadap kinerja bisnis (perusahaan dan
kegiatannya).
Lingkungan Mikro Bisnis terdiri dari :
1. Lingkungan Internal
2. Resource-Based View
3. Sumber Daya, Kapabilitas dan
4. Kompetensi Inti 29
Lingkungan Mikro Bisnis
Internal dan Saluran Bisnis

1. Lingkungan mikro meliputi lingkungan internal Bisnis


beberapa departemen dan tingkat manajemennya karena
lingkungan internal itu mempengaruhi pengambilan keputusan
Bisnis

2. Firma saluran Bisnis pemasok dan perantara Bisnis,


termasuk penjual perantara, firma distribusi fisik, agen jasa
Bisnis, dan perantara keuangan bekerja sama untuk
menciptakan nilai pelanggan

30
Lingkungan Mikro Bisnis
Pasar, Pesaing, dan Masyarakat
3. Lima jenis pasar pelanggan meliputi
konsumen, bisnis, penjual perantara,
pemerintah, dan pasar internasional
4.Pesaing menantang Bisnis dalam
usahanya melayani pelanggan dengan
lebih baik
5. Pelanggan (Pembeli) cenderung melakukan pembelian
secara selektif, apalagi pembeli mempunyai informasi
yang lengkap tentang permintaan, harga pasar dan harga
pemasok, sehingga posisi tawar menawar pembeli
semakin kuat.
6.Terakhir, beragam masyarakat mempunyai kepentingan
aktual atau potensial atau dampak bagi kemampuan
Bisnis untuk memenuhi tujuannya
31
Persaingan di kalangan anggota industri terjadi karena mereka
berebut posisi dengan menggunakan taktik seperti persaingan harga,
introduksi produksi, dan perang iklan.

Apakah ini
sumber
persaingan ????
KESALAHAN2 YG LAZIM TERJADI DALAM
MENGIDENTIFIKASI PESAING
1. Terlalu memperhatikan pesaing yg ada tanpa
memperhatikan pendatang baru.
2. Terlalu memperhatikan pesaing besar,dan mengabaikan
pesaing kecil.
3. Mengabaikan pesaing internasional potensial
4. Menganggap perilaku pesaing sama dengan perilakunya
dimasa lalu.
5. Salah membaca isyarat akan adanya perubahan strategi
lawan.
6. Terlalu menekankan pada sumber daya keuangan, posisi
pasar, dan strategi pesaing + aset tak wujud mereka (mis.
tim manajemen puncak)
7. Menganggap bahwa semua perusahaan dalam industri
menghadapi kendala atau memiliki peluang yang sama.
8. Percaya bahwa tujuan strategi adalah mengalahkan
pesaing, bukan memenuhi kebutuhan dan harapan
pelanggan
Lingkungan Makro, merupakan tempat di mana bisnis
(perusahaan) harus memulai pencariannya atas
peluang dan kemungkinan ancaman. Lingkungan ini
terdiri dari semua pihak dan kekuatan yang
mempengaruhi operasi dan prestasi bisnis
(perusahaan). Bisnis (perusahaan) perlu untuk
memahami kecenderungan akan lingkungan saat ini.
Lingkungan makro terdiri dari kekuatan sosial yang
lebih besar yang mempengaruhi keseluruhan
lingkungan mikro
34
Kekuatan-kekuatan
ini membentuk peluang dan
menempatkan ancaman bagi Bisnis
Enam kekuatan yang membentuk lingkungan makro
Bisnis meliputi kekuatan:
1. Demografis
2. Ekonomi
3. Alam
4. Teknologi
5. Politik
6. Budaya

LINGKUNGAN MAKRO
ENAM KEKUATAN PEMBENTUK
35
LINGKUNGAN MAKRO
ENAM KEKUATAN PEMBENTUK
1. Lingkungan demografis, memperlihatkan pertumbuhan
penduduk dunia yang tinggi, perusahaan distribusi, umur,
etnis, dan pendidikan, jenis rumah tangga baru,
pergeseran populasi secara geografi, dan perpecahan
dari pasar masal menjadi pasar-pasar mikro.
2. Lingkungan ekonomi, memperlihatkan suatu
perlambatan dalam pertumbuhan pendapatan riil, tingkat
tabungan yang rendah dan hutang yang tinggi, dan
perubahan pola pengeluaran konsumen.
3. Lingkungan alam, memperlihatkan kekurangan potensial
dari bahan baku tertentu, biaya energi yang tidak stabil,
tingkat populasi yang meningkat, dan gerakan hijau
yang berkembang untuk melindungi lingkungan.
36
LINGKUNGAN MAKRO
ENAM KEKUATAN PEMBENTUK
4. Lingkungan teknologi, memperlihatkan perubahan
teknologi yang semakin cepat, kesempatan inovasi
yang tak terbatas, anggaran riset dan
pengembangan yang tinggi, konsentrasi pada
perbaikan kecil daripada penemuan besar, dan
pengaturan yang meningkat terhadap perubahan
teknologi.
5. Lingkungan politik, memperlihatkan pengaturan
bisnis yang substansial, peranan badan pemerintah
yang kuat, dan pertumbuhan kelompok
kepentingan umum.
6. Lingkungan budaya, memperlihatkan
kecenderungan jangka panjang menuju realisasi diri,
kepuasan langsung, dan orientasi yang lebih sekuler.
37
LINGKUNGAN DEMOGRAFIS

Demografi adalah studi karakteristik


populasi manusia
Saat
ini lingkungan demografis
memperlihatkan:
1. Struktur usia yang berubah
2. Perubahan profil keluarga
3. Perubahan populasi geografis
4. Populasi terdidik dan pekerja kerah
putih yang lebih banyak
38
5. Peningkatan keragaman
LINGKUNGAN EKONOMI

Lingkungan
ekonomi terdiri dari faktor-faktor yang
mempengaruhi daya beli dan pola pembelian

Lingkungan ekonomi cenderung ditentukan oleh


perhatian konsumen pada nilai dan perubahan pola
belanja konsumen

39
PERUBAHAN LINGKUNGAN DEMOGRAFIS
DAN LINGKUNGAN EKONOMI (1)

Saat ini konsumen yang terperas secara


finansial sedang mencari nilai yang lebih
besar kombinasi yang tepat dari kualitas
dan jasa yang baik pada harga yang wajar.

40
PERUBAHAN LINGKUNGAN
DEMOGRAFIS
DAN LINGKUNGAN EKONOMI (2)
Distribusi pendapatan juga berubah
Orang kaya semakin kaya, kelas
menengah menurun, dan orang miskin
tetap miskin, menghasilkan dua tingkat
pasar.
Sekarang banyak Bisnis melakukan
penawaran Bisnis mereka pada dua
pasar yang berbeda orang kaya dan
orang miskin.
41
Lingkungan alam memperlihatkan tiga
gejala utama:
1.Kelangkaan bahan mentah tertentu
2.Tingkat polusi yang lebih tinggi
3.Semakin banyaknya intervensi pemerintah
dalam manajemen sumber daya alam

Kepedulian
lingkungan menciptakan
peluang pasar bagi Bisnis yang waspada.

LINGKUNGAN ALAM
42
LINGKUNGAN TEKNOLOGI

Lingkungan teknologi menciptakan peluang


dan tantangan.

Bisnis
yang gagal mengikuti perkembangan
teknologi akan kehilangan peluang produk
dan Bisnis baru.

43
44
45
46
Lingkungan budaya memperlihatkan:
1. Kecenderungan menuju "kepompong" digital.
2. Kepercayaan kepada institusi yang semakin
berkurang.
3. Peningkatan rasa patriotisme.
4. Kepedulian terhadap alam yang semakin
besar.
5. Spiritualisme baru.
6. Pencarian nilai yang lebih berarti dan abadi.

47
48
49
B. Faktor ekonomi pengaruhi kinerja
bisnis

1.
Pertumbuhan ekonomi

2.
inflasi

3.
Suku bunga
C. Faktor yang mempengaruhi
harga pasar

1 1. Pendapatan
konsumen

2 2. Preferensi
konsumen

3 3. Biaya produksi
D. Pengaruh kebijakan moneter dan
fiskal pada kondisi ekonomi
1. Adalah keputusan pada tingkat persediaan uang di dalam suatu
Kebijakan Negara. Contoh persediaan uang di amerika dikendalikan oleh
moneter Federal Reserve System, bank sentral Amerika. The Fed
menentukan kebijakan moneter, yang mewakili keputusan pada
tingkat persediaan uang di AAmerika. Hal ini akan mempengaruhi
tingkat suku bunga, yang mngkin mempengaruhi permintaan
produk Bisnis (jika pembelian kadang dibayar dengan dana
pinjaman). Dengan memperngaruhi tingkat suku bunga, kebijakan
moneter juga mempengaruhi biaya bunga yang ditanggung Bisnis,

Kebijakan fiskal mewakili keputusan bagaimana pemerintah federal


2. seharusnya menentukan serangkaian tingkat pajak dan
Kebijakan membelanjakan uangnya. Keputusan ini sangat relevan untuk bisnis
fiskal karena mereka mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan dengan
demikian dapat mempengaruhi permintaan barang atau jasa Bisnis.
Adapun kebijakan tersebut adalah :
1.Revisi dari tingkat pajak pendapatan pribadi
2. Revisi atas pajak korporasi
3. Revisi dalam pajak cukai
4. Revisi dalam defisit anggaran belanja
PENDIRIAN USAHA DAN PENGEMBANGAN USAHA

Orientasi pasar: yaitu memproduksi barang yang


dibutuhkan masyarakat. Keputusan berdasar
orientasi produk sudah tidak relevan lagi

Tujuan: BISNIS TUMBUH DAN


BERKELANJUTAN
RENCANA BISNIS
1. What: Produk apa yang akan dibuat

2. Why: Mengapa produk itu dibuat

3. How: Bagaimana membuat produk

4. Who: Siapa pasarnya/pembelinya

5. When: Kapan produk itu harus dibuat

6. Where: dimana produk akan dibuat atau dimana bisnis akan


dilakukan?
ANALISIS LINGKUNGAN
BISNIS
Dalam merumuskan strategi, maka terlebih dahulu harus
melakukan analisis lingkungan bisnis dengan maksud
untuk untuk menyesuaikan dengan keunggulan dan
kelemahan yang dimiliki perusahaan.Sebelum
membicarakan segala sesuatu mengenai lingkungan
bisnis, maka hendaklah dimengerti terlebih dahulu
beberapa istilah, yaitu sebagai berikut :
1. Analisis : penelusuran peluang atau ancaman
sampai kepangkalnya.
2. Analisis lingkungan bisnis : adalah suatu proses
yang digunakan perencana-perencana strategi
untuk memantau lingkungan bisnis dalam
menentukan peluang atau ancaman.
Lingkungan bisnis perlu dianalisis
karena :
Agar pembuat strategi dapat mengantisipasi setiap
1.
kesempatan dan membantu mengembangkan sistem
pemecahan sedini mungkin terhadap faktor-faktor
lingkungan yang dianggap mengancam tujuan
perusahaan (early warning systems).

2. Untuk dapat mengefektifkan proses manajemen


strategi, karena dengan melakukan analisis lingkungan
yang akan diperoleh lebih efektif.

3. Untuk membantu manajer dalam meramalkan dampak


lingkungan bisnis terhadap perkembangan perusahaan.
Terkumpulnya berbagai informasi dari lingkungan
memudahkan untuk membuat perencanaan jangka
panjang
Analisis Lingkungan Bisnis itu dilakukan :
Proses analisis lingkungan dilakukan oleh perencanaan strategi dengan
urutan sebagai berikut :
1.Pertama : menganalisis hubungan antara strategi perusahaan dan
tanggapan terhadap lingkungan, yang dapat dipakai sebagai landasan
untuk membandingkan strategi yang sedang berjalan dengan strategi
yang potensial yang akan datang.
2.Kedua : menganalisis kecenderungan faktor dan masalah utama yang
diperkirakan mempunyai dampak penting terhadap perumusan strategi.
3.Ketiga : mencoba meramalkan kemungkinan yang akan terjadi pada
masa yang akan datang terhadap lingkungan bisnis.
C. Faktor yang mempengaruhi
harga pasar

1 1. Pendapatan
konsumen

2 2. Preferensi
konsumen

3 3. Biaya produksi
Bisnis makro = Sebuah proses sosial yang
terjadi antara produsen dan konsumen.
Lebih tepatnya antara banyak individual
produsen dan konsumen. Contoh usaha
makro : Perdagangan, jasa, keuangan, dsb

Bisnis mikro = Bisnis hanya dianggap


sebagai alat yang dipakai oleh organisasi
untuk mendapatkan laba. Aktifitas itu
mencakup penciptaan barang/jasa,
menyerahkan kepada konsumen, dan
memberikan harga untuk barang/jasa
yang akan dikonsumsi konsumen. Contoh
usaha mikro : Pedagang di pasar, toko,
pabrik, dsb.
Klasifikasi jenis
usaha
Klik disini