Anda di halaman 1dari 27

KELOMPOK 6

ANGGOTA :
KELOMPOK 1.PRAMUDIA BAGAS SWASA (26)
6 2.NI NYOMAN PUJA ARTANI (27)
3.PUDYU RAISA PUTRI(28)
4.NI MADE RAI PARWATI (29)
5.MADE RISKY MAHENDRA (30)
KELOMPAK 6

1 PRAMUDYA BAGAS SWARA -26

2 NI NYOMAN PUJA ARTANI -27

3 PUTU RAISA PUTRI -28

4 NI MADE RAI PARWATI -29

5 MADE RISKY MAHENDRA -30

The Power of PowerPoint | thepopp.com 4


PENYAJI
TEKANAN

TEKANAN
UDARA

KETINGGIAN BAROMETER
PENYAJI
Tekanan (simbol: p atau P) adalah satuan
fisika untuk menyatakan gaya (F) per
satuan luas (A). Satuan tekanan sering
digunakan untuk mengukur kekuatan dari
suatu cairan atau gas. Satuan tekanan
dapat dihubungkan dengan satuan
volume (isi) dan suhu.
PENYAJI
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
TEKANAN UDARA

14
.

Semakin tinggi suatu tempat, lapisan udaranya


semakin tipis dan semakin renggang, akibatnya
TINGGI RENDANYA
TEMPAT tekanan udara semakin rendah.Tekanan udara di
suatu tempat pada umumnya dipengaruhi oleh
penyinaran matahari.

Jika temperatur udaranya tinggi, maka volume molekul


udara berkembang, sehingga tekanan udara menjadi
TEMPERATUR rendah, sebaliknya jika temperatur udara menjadi kecil,
maka tekanan udara menjadi tinggi.

Pengaruh sebaran daratan dan lautan ini sangat jelas pada lintang
SEBARAN LAUTAN DAN pertengahan, pada musim dingin benua relatif lebih dingin dan
DARATAN mempunyai tendensi membentuk pusat-pusat tekanan tinggi
PENYAJI
BAROMETER
Barometer adalah sebuah alat yang digunakan
untuk mengukur tekanan udara. Barometer
umumnya digunakan dalam peramalan cuaca,
dimana bila tekanan udara tinggi maka maka
kemungkinan cuaca cerah. Ini karena angin
bertiup dari daerah tersebut.. Sedangkan bila
tekanan udara rendah, maka kemungkinan besar
akan turun hujan. Karena angin akan melaju ke
tempat tersebut.
Barometer pertamakalinya ditemukan oleh
seseorang yang bernama Evangelista Torricelli
pada tahun 1643. Barometer terdapat dua
jenis yang umum dikenal sekarang ini, yakni
barometer raksa (Torricelli) dan barometer
logam.
JENIS-JENIS BAROMETER :

1. BAROMETER RAKSA
Barometer raksa menggunakan air raksa sebagai
pengukur tekanan yang pada dasarnya, barometer ini
adalah sebuah pipa kaca yang panjangnya sekitar 1
meter dan ujung atasnya tertutup sedangkan ujung
bawahnya terbuka. Pipa sebagian berisi raksa dan
bagian atas pipa hampa udara, bagian bawah
tercelup ke dalam bejana berisi raksa. Perbedaaan
tinggi raksa di dalam pipa itu dengan permukaan
raksa di dalam bejana menjadi ukuran tekanan
atmosfer.
2. BAROMETER LOGAM
Sedangkan untuk barometer logam menggunakan
logam yang berintikan sebuah ruang hampa yang
terbuat dari logam. Jika logam berongga mendapat
tekanan dari luar, logam akan mengempis.
Pengempisan logam akan memutar jarum skala,
sehingga tekanan udaranya dapat terbaca. Makin
besar tekanan udara makin besar pula pengempisan
logam. Akibatnya, perputaran jarum skala makin besar.
19
MODERATOR
Bagaimana menetukan tinggi suatu tempat bila diketahui tekanannya?
Bagaimana pula menentukan tekanan jika yang kita ketahui adalah tekanannya. Tekanan udara dipermukaan air laut
adalah 76 cmHg yang akan jadi patokan dan setiap perubahan tinggi 100 m maka akan terjadi perubahan tekanan
sebesaar 1 mmHg.
Ph = (Pu h/100) cmHg
Ph = tekanan pada ketinggian h
Pu = tekanan udara permukaan air laut
h = tinggi suatu tempat
Untuk mencari ketinggian :
h = (Pu-Ph) x 100 m
Contoh Soal :
Wilayah Jakarta utara memiliki ketinggian 10 m dibawah permukaan airl laut. Berapakah tekanan udara di tempat
tersebut.
Jawab :
Ph = (Pu h/100) cmHg
Ph = (76 10/100) = 76 0,1 = 75,9 ccmHg
jika disuatu puncak gunung tekanan udaranya adalah 45 cmHg, berapa ketinggian gunung tersebut dari permukaan air
laut?
h = (Pu-Ph) x 100
h = (76-45 x 100 = 31 x 100 = 3100 m di atas permukaan laut.

21
Ph = (Pu h/100) cmHg h = (Pu-Ph) x 100

KET :
Ph = Tekanan udara pada ketinggian tertentu(cm Hg)
Pu = Tekanan udara permukaan laut
h = Ketinggian suatu tempat(h)
Catatan :
Tekanan udara dipermukaan air laut adalah 76 cmHg yang akan jadi patokan dan
setiap perubahan tinggi 100 m maka akan terjadi perubahan tekanan sebesaar 1 mmHg.

23
a. Wilayah Jakarta utara memiliki ketinggian b. jika disuatu puncak gunung tekanan
10 m dibawah permukaan airl laut. udaranya adalah 45 cmHg, berapa
Berapakah tekanan udara di tempat ketinggian gunung tersebut dari permukaan
tersebut. air laut?
Jawab : Jawab :
Ph = (Pu h/100) cmHg h = (Pu-Ph) x 100
Ph = (76 10/100) h = (76-45) x 100
= 76 0,1 = 75,9 ccmHg h = 31 x 100
h = 3100 m di atas permukaan laut
24
TEKANAN UDARA ADALAH TENAGA YANG BEKERJA
UNTUK MENGGERAKKAN MASSA UDARA DI SETIAP
SATUAN LUAS, YANG DIPENGARUHI OLEH KETINGGIAN
SUATU TEMPAT, DAN TEMPERATUR SATUAN TEMPAT.
SATUAN TEKANAN UDARA ADALAH MILIBAR (mb),
ALAT UKURNYA PERSAMAAN TEKANAN UDARA
ADALAH Ph= (Pu-Ph)/100
DAN: JIKA SUHU UDARA PADA SUATU TEMPAT TINGGI
MAKA UDARANYA RENDAH, SEDANGKAN SUHU
UDARA RENDAH MAKA TEKANAN UDARANYA TINGGI
27