Anda di halaman 1dari 30

REFERAT

Ulkus Varicose (Ulkus Varises)


Oleh:
Hanna Wijaya (42160084)

Pembimbing: 1
dr. Gapong Sukowiratmo, Sp.B
Latar Belakang
Varises berasal dari kata latin yaitu varicous yang berarti vena melebar.
Varises tidak hanya menimbulkan pelebaran vena melainkan juga berliku-liku dan memanjang.

Prevalensi penyakit varises lebih tinggi di negara-negara barat dan negara industri, diperkirakan
sekitar 25%-30%, kebanyakan disebabkan oleh aktivitas dan gaya hidup.
Prevalensi di Amerika 23% dari keseluruhan populasi.
Prevalensi di Indonesia 4,5% dari keseluruhan populasi.

Alasan utama varises menjadi perhatian masyarakat adalah karena mengganggu kosmetik.
Varises juga memiliki gejala seperti rasa nyeri, tajam, terbakar, kram, berdenyut dan kelelahan
otot.
Rasa tidak nyaman akibat keluhan-keluhan ini akan menyebabkan penurunan kualitas hidup pada
penderita.
2
Latar Belakang
Ulkus Varises merupakan manifestasi akhir dari insufisiensi vena yang berat yang
menyebabkan hilangnya membran mukosa dan permukaan kulit.

Jika dibiarkan akan menimbulkan konsekuensi serius dan dapat


menyebabkan hilangnya anggota tubuh atau nyawa.

Ulkus varises bertanggung jawab atas 70% dari ulkus kronis di ekstremitas
bawah setelah ulkus neurotrofik, ulkus arteriosum, dan ulkus tropikum.

Umumnya ulkus ini ditemukan pada orang dewasa dan usia lanjut, lebih
sering ditemukan pada wanita dengan perbandingan 2:1 pada pria dengan
usia rata-rata di atas 37 tahun. 3
Perumusan Masalah
Apa definisi Ulkus Varises?
Apa manifestasi klinis Ulkus Varises?
Bagaimana dasar penegakan diagnosis Ulkus Varises?
Apa tatalaksana Ulkus Varises?
Apa prognosis Ulkus Varises?

4
Tujuan Penulisan
Dokter muda memahami definisi Ulkus Varises
Dokter muda memahami manifestasi klinis Ulkus Varises
Dokter muda memahami dasar penegakan diagnosis Ulkus Varises
Dokter muda memahami penatalaksanaan Ulkus Varises
Dokter muda memahami prognosis Ulkus Varises

5
6
Fisiologi Vena
Selain tekanan pendorong yang ditimbulkan kontraksi jantung, 5 faktor lain
yang meningkatkan aliran balik vena:
1. Efek aktivitas simpatis pada aliran balik vena
Vasokonstriksi Tekanan vena meningkat Aliran balik
Volume diastol meningkat Curah jantung
Mengurangi kapasitas vena
Kontraktilitas jantung meningkat
2. Efek aktivitas otot rangka
Memeras
Kontraksi otot Kapasitas vena Tekanan vena
cairan vena ke
menekan vena menurun meningkat 7
jantung
Fisiologi Vena
3. Melawan efek gravitasi
Saat gravitasi:
Tekanan hidrostatik meningkat kapasitas meningkat
vena teregang banyak darah di kapiler terkumpul di vena
tidak kembali ke jantung curah jantung menurun
Cairan keluar dari anyaman kapiler edem
Kompensasi
Saraf simpatis vaso konstriksi
Pompa otot rangka mengosongkan segmen atau kaos kaki
8
varises sebagai kompresi eksternal
Fisiologi Vena
4. Efek katup vena
Memungkinkan darah mengalir maju menuju jantung,
tetapi menghambatnya mengalir kembali ke jaringan

5. Efek aktivitas pernapasan


Pompa respirasi: vena bawah (pada tekanan atmosfer)
menuju vena dada (5 mmHg lebih rendah). Peningkatan
aktivitas pernapasan aliran balik meningkat 9
Fisiologi Vena
6. Efek penghisapan jantung
Kontraksi ventrikel katup AV tertarik ke bawah
memperbesar rongga atrium tekanan atrium turun
< 0mmHg tekanan vena terhadap atrium meningkat
aliran balik meningkat rongga ventrikel relaksasi
tekanan (-) darah tersedot

10
Definisi Ulkus

Ulkus adalah
ekskavasi yang berbentuk lingkaran
maupun ireguler akibat dari hilangnya
epidermis dan sebagian atau seluruh
dermis

11
Proses Terjadinya Ulkus
Komposisi jaringan lunak bervariasi pada satu anggota tubuh dengan
anggota tubuh lainnya sehingga pada aktivitas normal dapat
melakukan adaptasi pada tekanan yang beragam tanpa terjadi
kerusakan.
Kolagen dan elastin merupakan dua komponen yang memperkuat
jaringan lunak.

12
Proses Penyembuhan Ulkus

(1) (2) (3)

1. Fase aktif
2. Fase prolifersi
13
3. Fase maturasi atau remodelling
Varises
Varises adalah
Pelebaran pembuluh balik (vena)
yang berkelok-kelok dan ditandai
oleh katup di dalamnya yang tidak
berfungsi lagi.

Derajat Insufisiensi Vena Gradasi Keluhan Klinis


Kronik Varises Vena Tungkai
Derajat I Stadium I
Derajat II Stadium II
Derajat III Stadium III 14
Stadium IV
Pemeriksaan Fisik
Pembuluh darah melebar, distribusi
Inspeksi dan derajat varises

Menemukan dan menentukan lokasi


Palpasi vena yang normal dan abnormal

Melacak jalan vena yang sudah


Perkusi tedeteksi saat palpasi

Jika ada bruit, terdapat fistula arteri-


Auskultasi vena
15
Pemeriksaan Trendelenburg
Untuk menilai fungsi katup

Berbaring Tungkai yang akan


diperiksa dinaikkan 30-45
selama beberapa menit
pasang ikatan di paha berdiri
dan perhatikan Apabila
fungsi katup baik, vena terisi
setelah 25-30 detik Ikatan
dibuka dan diperhatikan, dilihat
kecepatan pengisian bertambah
atau tetap
16
Pemeriksaan Perthes
Untuk menilai katup vena
penghubung atau vena dalam

Cara:
Berdiri beberapa saat
Pasang ikatan vena dibawah lutut
yang fungsinya membendung
vena tepi
Melakukan gerakan jinjit.
Apabila distal ikatan kosong
berarti normal tidak ada 17
sumbatan
ULKUS VARISES 18
Definisi dan Etiologi
Ulkus varicose adalah ulkus pada tungkai bawah yang
disebabkan oleh gangguan aliran darah vena.

Gangguan aliran Pembuluh darah (Trombosis)

darah balik Bendungan daerah proksimal

Vena superfisialis melebar dan memanjang berkelok-kelok


seperti cacing (varises).
19
Faktor Resiko

Kehamilan
Genetik
Usia
Jenis Kelamin
Berat badan yang
berlebih
Sering berdiri lama
Paparan sinar UV

20
Patogenesis
Adanya bendungan di
daerah proksimal

Kerusakan katup
Tekanan kapiler vena
vena tungkai bawah
meningkat
(terutama profunda)

Sel darah merah


masuk dalam
Edema jaringan

Purpura, yang lama


21
kelamaan berubah
hitam
Patogenesis
Vena superfisialis melebar dan memanjang berkelok-kelok
seperti cacing (varises). Keadaan ini lebih jelas terlihat pada
saat penderita berdiri.
Apabila telah berlangsung lama, jaringan yang semula sembab
akan diganti oleh jaringan fibrotik, sehingga kulit teraba kaku
atau mengeras.
Tempat tersering ialah sedikit proksimal dari malleolus
medialis karena pada tungkai bawah bagian medial terdapat
vena safena magna, sedangkan di lateral terdapat vena safena 22
parva yang lebih kecil.
Manifestasi Klinis
Edema
Kaki terasa pegal
Gatal
Rasa terbakar
Tidak nyeri dan berdenyut
Ulkus dikelilingi oleh eritema dan hiperpigmentasi
Ulkus soliter tetapi dapat pula multipel
Bentuk ulkus bulat atau oval, kadang-kadang berbentuk tidak teratur
Tepi luka lunak dan meninggi oleh karena radang akut dan dasar
kotor
Ulkus tidak terasa nyeri, kecuali bila disertai selulitis atau infeksi 23
sekunder lainnya
Diagnosis Klinis
Pada tungkai bawah dan betis

Terdapat ulkus di kelilingi eritema


dan hiperpigmentasi Pemeriksaaan Penunjang
Ulkus soliter dan bisa multipel Pemeriksaan Darah Lengkap
Ultrasonografi Doppler
Pada umumnya tidak terasa nyeri, Duplex ultrasonography
namun dengan adanya selulitis dan Plebography
infeksi sekunder, nyeri akan terasa
lebih hebat
24
Tatalaksana
Medikamentosa
Tinggikan letak tungkai saat berbaring untuk mengurangi hambatan aliran pada
vena, sementara untuk varises yang terletak di proksimal dari ulkus diberi bebat
elastin agar dapat membantu kerja otot tungkai bawah memompa darah ke
jantung.
Konsul pasien ke Bagian Penyakit Dalam untuk mengobati penyebab.

Penatalaksanaan Khusus
Pengobatan Sistemik:
Seng Sulfat 2x200 mg/hari
Pentoxifylline 3x400 mg/hari
Aspirin 300 mg/hari
Iloprost 25
Pengobatan Topikal: Bila terdapat pus kompres dengan larutan permanganas
kalikus 1:5000 atau larutan perak nitrat 0,5% atau 0,25%.
Tatalaksana

Non medikamentosa
Perbaiki keadaan gizi
Hindari suhu yang dingin
Hindari rokok
Menjaga berat badan
Jangan berdiri terlalu lama
dalam melakukan pekerjaan

26
Konseling dan Edukasi

Edukasi perawatan kaki


Olah raga teratur dan menjaga berat badan ideal
Menghindari trauma berulang
Menghentikan kebiasaan merokok.
Merawat kaki secara teratur setiap hari

27
Komplikasi

Hematom dan infeksi pada luka


Thromboembolisme (resiko muncul akibat
dilakukan pembedahan)
Terjadi kelainan trofik dan oedem secara spontan
Resiko amputasi jika keadaan luka memburuk

28
Prognosis

Ad vitam : Dubia
Ad functionam : Dubia
Ad sanationam : Dubia

29
Terima Kasih

30